ORANG KE 3

ORANG KE 3
ORANG KE TIGA EPISODE 82


__ADS_3

ORANG KE TIGA EPISODE 82


Maya curiga ada sesuatu yang mengganjal di keluarga nya. Karena tidak mungkin ada sesuatu yang bisa membuat Kartika kabur dari rumah.


"Pasti ada sesuatu yang terjadi dan aku tidak tau itu apa tapi aku yakin bahwa ini ada kaitannya dengan Mama dan Papa. Karena aku dengar Mama dan Papa selalu memaksa Kartika untuk menikah dengan Zaky. Apakah aku harus menemui Zaky, agar aku tahu Sebenarnya apa yang terjadi? Ya Tuhan... Aku harap tidak ada apapun yang terjadi." Ucap Maya dalam hati.


"Maya, besok lusa adalah ulang tahunnya Nayla, apakah kamu dengan Arya tidak mempersiapkan kejutan untuknya?" Diana tiba-tiba bertanya kepada Maya dan Arya.


"Sudah Ma, aku, Mas Arya, Bram dan Raya akan memberikan kejutan spesial buat Nayla. Sebentar lagi Nayla akan ulang tahun yang ke sebelas tahun dan tidak terasa sekarang Nayla sudah berusia sebelas tahun." Ucap Nayla sambil tersenyum kepada Diana.


"Semua itu memang tidak terasa Maya... Apalagi kami ini orang tua kalian juga tidak menyadari bahwa kalian sudah dewasa." Ucap Diana kepada Maya.


"Iya Bu Diana, semua itu tidak terasa, apalagi anak-anak kita sudah dewasa sekarang." Ucap Rani sambil tersenyum kepada Diana.


"Di hari ulang tahun Nayla, harus ada yang spesial yaitu, kedua orang tua kandungnya dan orang tua sambung nya berkumpul bersama dengan seluruh keluarga agar, Nayla tidak merasa bahwa kita tidak mencintai nya. Kita harus membuat Nayla tidak merasa kekurangan apapun dari kita semua." Ucap Arya kepada semua orang.


"Kakak setuju... Apalagi Nayla sebentar lagi, Nayla menginjak remaja dan jangan sampai di usia remaja nya itu merupakan masa yang membuat dia tertekan." Ucap Arka kepada Arya.


"Sudah dua tahun tidak merayakan ulang tahun Nayla dan aku harap di ulang tahunnya ini merupakan yang spesial apalagi ada Om Papa nya." Ucap Maya sambil tersenyum kepada Arya.


"Ehmmm pasti Nayla akan sangat bahagia sekali karena, Nayla adalah anak yang paling beruntung." Ucap Ria sambil tersenyum kepada Maya.


Seluruh keluarga sangat bahagia dan akhirnya mereka menikmati makan siang bersama.


******


Malam harinya di Restoran


Keluarga Nugraha makan bersama di restoran untuk merayakan hari ayah bersama-sama di sana juga Raya memberikan hadiah untuk Papa nya.


"Terima kasih sayang atas kadonya Papa sangat senang sekali dan kau adalah Putri kesayangan Papa." Ucap Dika sambil peluk dan cium kening Raya.


"Raya juga sangat menyayangi Papa mencintai Papa karena Papa adalah Cinta pertamanya Raya." Ucap Raya sambil peluk Dika.


"Kau tidak ingin peluk Mama? Mama juga sangat menyayangimu dan mencintaimu kau adalah anak satu-satunya di keluarga dan kebanggaan kami." Ucap Gita sambil peluk dan cium kening Raya.


"Pa, sekarang ayo kita makan-makan bersama Nayla sudah lapar." Ucap Nayla dengan polosnya.


"Nayla sebentar lagi menginjak remaja tidak terasa, padahal saat aku bertemu dengannya Sepertinya dia masih kecil." Ucap Gita kepada Bram.


"Semua itu memang tidak terasa apalagi sebentar lagi Nayla akan ulang tahun dan kita akan memberikan kejutan kepadanya. Nayla suka kan kejutan Nanti Papa, Tante Mama, Mamanya Nayla dan juga Om Papa akan memberikan kejutan buat Nayla." Ucap Bram sambil tersenyum kepada Nayla.


"Wahhh ada kejutan untuk Nayla? Nayla sangat menyukai kejutan. Tapi sayangnya tidak ada tante Kartika Coba aja ada tante Kartika pasti seru." Ucap Nayla dengan perasaan kecewa.


"Memangnya Kartika ke mana Sayang?" Tanya Raya kepada Nayla.


"Nayla tidak tahu karena Kata Oma dia pergi dengan Om Rio dan sudah satu minggu Mereka pergi dan tidak ada kabar sama sekali." Ucap Nayla kepada Raya.


"Pasti ada sesuatu yang terjadi dan mengapa Kartika pergi bersama dengan Rio? Atau jangan-jangan Rio yang membawa Kartika pergi. Tapi sudahlah sekarang yang penting kita akan membahas tentang kejutan ulang tahunnya Nayla dan Nayla Harus Bahagia tidak boleh sedih. Jadi Biarkan saja tante Kartika jika memang dia tidak ada di rumah." Ucap Bram sambil tersenyum kepada Nayla.


"Baiklah Pa tetapi, adik Rena juga ikut di ulang tahunnya Nayla, biar semua lengkap dan kita akan bahagia selamanya." Ucap Nayla dengan polosnya.


"Itu pasti sayang kita semua akan bahagia selamanya dan kita akan menikmati ulang tahunnya Nayla. Papa janji kejutan kali ini merupakan yang sangat spesial untuk Nayla." Ucap Bram sambil tersenyum kepada Nayla.


"Nayla... Mulai sekarang Nayla tidak boleh sedih lagi dan jangan pernah merasa kesepian. Karena kami semua baik Oma dan Opa akan selalu ada untuk Nayla dan mencintai Nayla selamanya." Ucap Lina kepada Nayla.


"Iya Nayla, apalagi sekarang Nayla sudah besar dan sudah punya adik kembar jadi Nayla harus bisa menjadi kakak yang baik dan menjaga adik-adiknya yaitu Rena, Arpen dan Arnav. mereka adalah adik-adik Nayla yang pastinya akan sangat menyayangi Nayla." Ucap Roy kepada Nayla.


"Iya Oma, Opa Nayla akan berusaha untuk menjadi kakak yang baik dan menjaga adik-adik Nayla. Nayla sayang banget sama mereka dan akan menjaga mereka serta melindungi mereka. Apalagi sebentar lagi adik Balon Hijau akan segera lahir dan Nayla juga akan sangat menyayanginya dan mencintainya serta melindunginya." Ucap Nayla dengan polosnya.


"Adik Balon Hijau? Nayla... Kamu ini ada-ada saja menamakan Adik kamu." Ucap Raya sambil peluk Nayla.

__ADS_1


"Papa yang ngajarin dia bilang adik Balon Hijau." Ucap Nayla dengan polosnya.


Semua tertawa dan bahagia karena tingkahnya Nayla Kemudian mereka pun makan malam bersama dengan penuh bahagia.


******


Besok harinya di rumah keluarga Reynaldi


Sebelum berangkat ke kantor Arya mencium anak kembarnya sambil mengatakan bahwa Arya akan segera kembali.


"Arpen, Arnav Papa akan segera kembali sayang, tunggu Papa di rumah bersama dengan Mama kalian." Ucap Arya sambil peluk dan cium kening Arnav dan Arpen.


"Sayang nanti kamu akan terlambat apalagi katamu akan membuat kejutan untuk Nayla. Cepatlah pulang karena kita akan membuat kejutan itu apalagi, besok adalah ulang tahun Nayla dan kita harus mencari tempat, di mana kita harus merayakan ulang tahunnya Nayla." Ucap Maya kepada Arya.


"Aku sudah mendapatkan tempat itu dan Mama sudah memesannya dia mengatakannya kepadaku tadi. Dan ternyata Mama diam-diam sudah memesannya. Kita tidak bisa menolaknya sayang tetapi aku sangat bahagia akhirnya Mama perhatian kepada Nayla dan ini untuk pertama kalinya dia perhatian kepada Nayla. Karena Mama mengatakan bahwa dia bersama dengan Mama kamu yang mencari tempat untuk ulang tahun Nayla." Ucap Arya sambil tersenyum kepada Maya.


"Benarkah seperti itu sayang? Tapi bagaimana dengan Mamanya Bram, dia pasti akan tersinggung jika Mama dengan Mamaku berdua memuat sesuatu tanpa sepengetahuan mereka. Aku harus mencari cara agar mereka tidak berpikir yang macam-macam karena ini semua demi kebahagiaan Nayla." Ucap Maya dengan perasaan kecewa.


"Maya, Mama kamu mencoba untuk bicara kepada Mamanya Bram, tetapi apa yang terjadi, mereka bertengkar. Tetapi Untung saja Mama datang dan bicara kepada Mamanya Bram untuk membicarakan tentang ulang tahunnya Nayla. Akhirnya Mamanya Bram menyetujui ide dari Mama dan ini semua juga kan untuk Nayla. Agar Nayla tidak kekurangan kasih sayang dari kita semua. Jadi kau jangan khawatir kalau siap-siapkan saja kejutan yang lainnya karena tempatnya sudah disiapkan oleh Mama." Ucap Diana yang tiba-tiba datang dan tersenyum kepada Maya.


"Terimakasih ya Ma..." Ucap Maya sambil peluk Diana.


"Ayo kita sarapan setelah itu kita akan persiapkan semuanya untuk besok." Ucap Diana sambil tersenyum kepada Arya dan Maya.


Diana, Arya dan Maya yang turun ke bawah untuk sarapan bersama dengan anak-anak mereka. Setelah itu mereka berangkat ke kantor masing-masing sementara Maya dengan Diana mempersiapkan ulang tahunnya Nayla.


******


"Pokoknya aku tidak mau ada yang tertinggal di hari ulang tahunnya Nayla Aku mau itu yang sangat spesial buat Nayla dan terkenang untuk selamanya." Ucap Diana kepada seseorang.


"Baik Nyonya kami akan melakukan sesuai dengan perintah anda dan itu akan terjadi." Ucap seseorang kepada Diana.


"Baiklah kalau begitu dan jangan lupa seperti apa yang aku katakan." Ucap Diana sambil tutup telponnya.


"Itu pasti dan Nayla Pasti akan sangat senang dan bahagia sekali Ayo kita ke Mall dan berbelanja yang banyak." Ucap Diana sambil tersenyum kepada Maya.


Diana dengan Maya kemudian berangkat ke Mall, namun disaat itu Rima datang bersama dengan Tina untuk mengganggu dan menghalangi Mereka pergi.


"Mau apa lagi kau kembali apakah kau belum puas untuk mengganggu keluarga kami? Lebih baik kau pergi saja dari sini karena kau tidak dibutuhkan di rumah ini." Ucap Diana kepada Rima.


"Sekali pelakor tetap pelakor dan aku yakin kau saat ini sedang bahagia di atas penderitaan orang lain dan pastinya kau akan sangat menyesal. Kemari memberitahukan kepada Maya menantumu itu akan dia berhati hati dengan wanita sepertimu karena wanita sepertimu adalah seorang pelakor yang tidak punya harga diri sama sekali dan sudah menghancurkan kebahagiaan orang lain." Ucap Rima kepada Diana.


"Kau dengarkan itu Maya berarti kenyataannya adalah tante Diana ini sudah merebut kebahagiaan Arya karena sesungguhnya Arya hanya milikku dan dia sudah membuat Arya menderita serta, memaksa Arya untuk menikah dengan bukan pilihannya. Sekarang semuanya sudah jelas dan terbukti, seperti apa yang dia katakan oleh Risma bahwa, wanita ini tidak pantas menjadi Ibunya Arya karena Arya tidak pernah bahagia bersama dengannya. Jadi mulai sekarang kau lupakan saja Arya karena Arya tidak pernah bahagia bersama denganmu hanya tante Diana yang bahagia. Karena itu adalah keinginannya yaitu membuat Arya menderita selamanya jadi lebih baik kau lupakan Arya tinggalkan Arya karena Arya hanya milikku untuk selamanya." Ucap Tina kepada Maya.


Maya kemudian menampar Tina dan juga Risma dengan mengatakan mereka adalah seorang pelacur dan pelakor.


"Kalian berdua tidak lebih daripada seorang pelakor dan juga seorang pelacur serta merusak kebahagiaan orang lain lebih baik kalian pergi dari sini dan aku tidak akan pernah percaya dengan omongan kalian berdua. Dan kau Tina harusnya kau sadar diri Mas Arya adalah suamiku dan akan selamanya seperti itu dan dia tidak pernah menderita dan tertekan akan sesuatu yang dilakukan oleh Mamanya dan dia bahagia bersama denganku. Karena kami saling mencintai sementara kau, dia tidak pernah mencintaimu dan sama sekali dia tidak pernah mencintaimu harusnya kau sadar diri dan menerima kenyataan bahwa dia tidak pernah mencintaimu sama sekali. Jadi lebih baik kalian pergi dari sini kalau tidak aku akan memanggil Rumah Sakit jiwa atau membawa kalian ke rumah sakit jiwa Karena kalian itu sudah gila dan tidak mau menerima kenyataan itu adalah kalian berdua. Lebih baik kalian pergi dari sini dan jangan pernah datang lagi kemari atau tidak aku akan membuat perhitungan kepada kalian dengan memanggil polisi dan kalian akan dipenjara atau dimasukkan ke rumah sakit jiwa Karena tempat itu sangat pantas untuk kalian berdua. Ma, jangan didengarkan omongan mereka karena mereka itu tidak ada yang benar salah satunya kita pergi saja dengan apa yang ingin kita lakukan itu lebih baik daripada kita mendengarkan omongan mereka karena itu tidak penting sama sekali." Ucap Maya dengan perasaan emosi.


Maya dengan Diana tidak menghiraukan apa yang dikatakan Risma dan juga Tina. Mereka pun kemudian pergi begitu saja hingga membuat Risma dan Tina sangat kesal atas apa yang telah dilakukan Maya dan juga Diana.


"Biarkan saja mereka dulu seperti itu nanti kita akan kembali lagi untuk menghancurkan mereka karena mereka pantas untuk menderita selamanya." Ucap Tina dengan perasaan emosi.


"Itu benar sekali dan mereka akan sangat menderita karena kita akan buat mereka menderita selamanya dan mereka memang pantas untuk menerimanya." Ucap Risma dengan perasaan emosi.


Risma dengan Tina kemudian pergi begitu saja meninggalkan rumah Reynaldi dengan perasaan emosi dan kesal dikarenakan tidak berhasil membuat Maya membenci Diana.


******


Di rumah keluarga Hutama


Zaky datang ke rumah keluarga utama dengan mengatakan bahwa dia tidak menemukan di mana Kartika berada.

__ADS_1


"Keterlaluan sekali mereka itu! Tante harap mereka tidak menikah diam-diam. Karena tante sama sekali tidak menyukai Rio dan tante berharap mereka tidak melakukan hal seperti itu." Ucap Rani dengan perasaan kesal.


"Aku tidak tahu tante tetapi yang pasti, mungkin mereka bersama-sama pergi. Namun kita tidak tahu gimana Mereka berada dan sampai sekarang pun kita tidak tahu di mana mereka berada." Ucap Zaky kepada Rani.


"Tante sudah lelah dengan semua ini dan berharap Kartika secepatnya kembali setelah itu tante akan membuat Rio di penjara selamanya. Karena telah membawa kabur Kartika dan itu pantas untuknya." Ucap Rani dengan perasaan kesal.


"Sekarang Apa yang harus kita lakukan karena kita tidak tahu di mana Kartika berada dan aku juga tidak tahu apa yang harus aku lakukan Karena aku berharap Kartika secepatnya kembali." Ucap Zaky kepada Rani


"Untuk sekarang tidak ada yang bisa kita lakukan kita biarkan saja dulu dan kita lihat sampai berapa lama mereka kabur dari rumah. Jika mereka nanti kembali dan tante akan membuat Rio di penjara selamanya.


Rani begitu sangat kesal dikarenakan Kartika belum saja kembali pulang ke rumah bersama dengan Rio. Disamping itu Zaky berharap Kartika tidak melakukan kesalahan apapun yang akan membuat keluarganya malu meskipun akhirnya dia bersama dengan Rio.


******


Di rumah keluarga Nugraha


Lina begitu sangat bahagia dikarenakan Besok adalah hari ulang tahunnya Nayla dan berharap di hari ulang tahunnya Nayla merupakan hari yang paling bahagia buat Nayla. Lina kemudian mempersiapkan hadiah yang spesial untuk Nayla dan berharap Nayla akan menyukainya.


"Nayla Pasti sangat menyukai kado ini dan dia akan memakainya karena ini sangat spesial untuknya. Nayla... Besok adalah hari ulang tahunmu dan Oma berharap kau selalu bahagia dan besok benar-benar kebahagiaan. Karena Oma tidak mau kau menderita karena, kau tidak pantas untuk menderita. Nayla... Oma sangat menyayangimu dan Oma berharap kau selalu bahagia karena itu adalah harapan terbesar Oma untuk mu." Ucap Lina dalam hati.


Lina berharap di hari ulang tahun Nayla merupakan hari yang penuh bahagia buat Nayla karena Nayla pantas untuk bahagia.


******


Di Mall


Diana dengan Maya memberikan hadiah yang sangat spesial untuk Nayla dan berharap Nayla menyukai kado yang sangat spesial yang telah mereka siapkan untuk Nayla.


"Mama harap Nayla menyukai apa yang Mama berikan kepadanya karena, ini adalah yang pertama kalinya Mama memberikan hadiah untuknya." Ucap Diana kepada Maya.


"Nayla pasti menyukai pemberian dari Mama karena, dia sangat menyayangi Mama apalagi, ini adalah yang pertama kalinya. Sekarang kita pilih yang lain karena, aku ingin memilih yang lain untuk Nayla dan pasti dia sangat menyukainya." Ucap Maya sambil tersenyum kepada Diana.


Diana dengan Maya kemudian melanjutkan berbelanja di mall sampai ke toko perhiasan karena Diana ingin membelikan sesuatu untuk Nayla.


"Maya, Mama ingin membelikan kalung untuknya untuk pertama kalinya Apakah kamu keberatan?" Tanya Diana kepada Maya.


"Ini sebenarnya terlalu berlebihan Ma, tetapi jika Mama senang, tidak masalah dan Nayla juga tidak akan keberatan. Dia pasti akan senang sekali apa lagi di kalung itu ada namanya Nayla." Ucap Maya sambil tersenyum kepada Diana.


"Ya sudah kalau begitu Mama pesan satu tolong dibungkus satu ya karena ini untuk cucuku namanya Nayla dia adalah anak kesayangannya Arya." Ucap Diana kepada penjual perhiasan.


"Baik Bu Diana akan kami bungkus perhiasannya." Ucap Penjual perhiasan kepada Diana.


"Ma... Terima kasih karena sudah perhatian kepada Nayla. Selama ini Mama tidak pernah perhatian kepada Nayla tetapi sekarang, Mama sudah mulai menerimanya dan aku sangat bahagia sekali. Mas Arya juga pasti akan sangat bahagia melihat ini apalagi Mama sudah menerima Nayla." Ucap Diana sambil tersenyum kepada Maya.


"Maya, Semua itu butuh proses hingga akhirnya Mama bisa menerima Nayla dengan baik. Maya semua adalah masa lalu sekarang masa depan jadi kita tidak perlu lagi mengingat masa lalu itu karena saat ini kita sedang berada di masa depan. Ayo kita lanjutkan lagi perjalanan kita untuk merayakan ulang tahun Nayla besok yang sangat spesial." Ucap Diana sambil tersenyum kepada Maya.


"Bu Diana perhiasannya dan ada nama Nayla." Ucap Penjual perhiasan kepada Diana.


"Baiklah kalau begitu terima kasih kami permisi dulu." Ucap Diana kepada penjual perhiasan.


Diana dengan Maya kemudian pergi dari toko perhiasan. Setelah itu mereka melanjutkan pergi ke salon untuk berdandan agar terlihat elegan di acaranya Nayla.


******


Di rumah Kamila


Kamila masih saja memikirkan apa yang dilakukan Rio bersama dengan Kartika dan di mana mereka sekarang. Namun di samping itu Kamila meminta Fandy untuk meminta mencari tahu dimana keberadaan Rio dan Kartika.


"Ini pasti sangat sulit apalagi kita tidak tahu di mana keberadaan mereka apalagi, terakhir mereka menghubungi kita tetapi, sekarang ponsel mereka tidak aktif." Ucap Fandy kepada Kamila.


"Cari tahu adikmu melalui nomor ponsel itu. Pasti kau akan mengetahuinya dan kita akan sama-sama tahu di mana mereka berada, coba saja cari tahu di mana keberadaan nomor ponsel itu. Mama berharap mereka tidak melakukan apapun maupun menikah secara diam-diam. Jika mereka melakukan hal itu maka masalah akan terjadi. Karena orang tua Kartika tidak merestui hubungan Rio dengan Kartika itulah yang terjadi." Ucap Kamila dengan perasaan kesal.

__ADS_1


Kamila khawatir dan kesal jika nantinya Kartika dengan Rio menikah diam-diam tetapi Kamila berharap mereka tidak melakukan hal itu. Karena jika mereka melakukan hal itu maka masalah akan terjadi.


#BERSAMBUNG


__ADS_2