
ORANG KE TIGA EPISODE 91
Reza dan Syafira kemudian peluk Nayla dengan perasaan terharu hingga membuat semua tepuk tangan. Namun di saat itu semua terhenti karena tiba-tiba seseorang menghentikan acara tersebut.
"Tina..." Ucap Diana kepada Tina.
"Selamat buat Nayla cucu kesayangan dari keluarga Reynaldi tapi sayangnya dia bukan lah cucu kandung dari keluarga Reynaldi." Ucapan Tina membuat semua kaget mendengarnya.
"Apa maksud dari perkataan mu?" Tanya Syafira kepada Tina.
"Nayla itu bukanlah anaknya Arya tetapi anaknya Maya dengan orang lain yaitu Bram. Itu adalah yang sebenarnya dan kau Nayla, harusnya kau berkata jujur kepada kami semua yang ada di sini. Daripada nanti aku yang memberitahu kalian yang sebenarnya kepada mereka semua." Ucapan Tina membuat semua kaget mendengarnya.
"Apa yang dikatakan oleh gadis ini adalah benar! Nayla bukanlah anaknya Arya tetapi dia anaknya Bram bersama dengan Maya. Dia adalah cucu kandungku bukan cucu kandung dari Bu Diana. Bu Diana sudah cukup anda merahasiakan semua ini, sekarang waktunya membongkar semua ini. Jika anda terus merahasiakan ini semua, tidak akan ada yang tahu dan Nayla akan terus berbohong, kepada semua orang yang ada di sini. Semua yang dikatakan oleh gadis ini adalah benar Nayla bukan anak kandung dari Arya." Ucapan Lina membuat semua kaget mendengarnya.
"Diana, katakan yang sebenarnya apa yang dikatakan oleh Lina dan juga Tina Apakah semua itu benar?" Tanya Syafira kepada Diana.
"Diana... Katakan yang sebenarnya kepada kami semua apa benar Nayla adalah anaknya Maya dengan Bram dan ceritakan semuanya kepada Papa dan kami semua di sini." Ucapan Reza membuat semua kaget mendengarnya.
"Iya itu benar Pa... Nayla bukan lah cucu kandung dari keluarga Reynaldi semua yang dikatakan itu adalah benar Nayla adalah anak Maya dengan mantan suaminya yaitu Bram." Ucapan Reno membuat semua kaget mendengarnya.
"Apa yang kau katakan?" Tanya Reza kepada Reno.
"Reno, katakan yang sebenarnya kepada Mama dan Papa di sini Siapa sebenarnya Nayla?" Tanya Syafira kepada Reno.
"Kak Nayla... Katakan saja yang sebenarnya itu lebih baik daripada Kakak menyembunyikan itu semua dari kita." Ucap Sonia kepada Nayla.
"Setuju sekali daripada kamu menyembunyikan ini semua itu, sama saja kamu membohongi mereka semua termasuk keluarga kamu sendiri yang mana, eyang kamu sangat menyayangi kamu tetapi kamu membohonginya." Ucapan Kamila membuat semua kaget mendengarnya.
"Reno, Katakan yang sebenarnya dan mengapa mereka berbicara seperti itu tentang Nayla padahal Nayla anaknya Arya dan Maya." Ucap Syafira kepada Reno.
"Eyang, Sebenarnya apa yang dikatakan oleh Papa itu adalah benar bahwa Nayla bukanlah anak kandungku. Dia adalah anak Maya dan juga Bram, Maya dan Bram sudah pernah menikah tetapi mereka telah bercerai. Hingga akhirnya, Maya menikah denganku dan aku menerima Nayla sebagai anak kandungku sendiri." Ucapan Arya membuat semua kaget mendengarnya.
"Diana, apakah yang dikatakan oleh Arya itu adalah benar?" Tanya Syafira kepada Diana.
"Semua itu benar Ma... Apa yang dikatakan Arya dan yang lainnya Itu semua adalah benar bahwa Nayla bukan anak kandung Arya." Jawaban Diana membuat semua kaget mendengarnya.
"Sekarang sudah jelas bahwa Nayla bukanlah anak dari Arya dan Maya tetapi anaknya Maya dan Bram itu adalah kebenarannya." Ucap Lina kepada Syafira.
"Lina sudah lah..." Ucap Roy kepada Lina.
"Bagaimana aku bisa tenang kebohongan ini akan terus berjalan sesuai dengan keinginan Bu Diana dan dia yang melakukan hal ini aku tidak tahu apa tujuannya tapi tetap ini adalah salah." Ucapan Lina membuat semua kaget mendengarnya.
"Tante Lina, alasan Mama menyembunyikan ini tidak boleh ada yang tahu karena ini adalah masalah keluarga." Ucap Arya kepada Lina.
"Nayla... Sekarang, semua tentang dirimu sudah terbongkar, Katakan sekarang di sini katakan kepada mereka yang sejujurnya bahwa kau tidak mau dikekang oleh Nenek Diana apalagi saat kau bertemu dengan Oma kamu." Ucapan Lina membuat semua kaget mendengarnya.
__ADS_1
"Nayla katakan sebenarnya kepada Eyang." Ucapan Syafira membuat Nayla kaget mendengarnya.
"Itu benar Eyang... Aku adalah anak tiri dari Om Papa Arya, aku anak kandung Mama dan Papa Bram. Tetapi mereka sudah bercerai dan hidup dari pernikahan mereka masing-masing." Ucapan Nayla membuat semua kaget mendengarnya.
"Bagaimana Tante Syafira, itu adalah jawaban dari pertanyaan yang selama ini ingin Tante dengar." Ucapan Lina membuat semua kaget mendengarnya.
"Sekarang acaranya sudah selesai mari kita pulang dan kita bahas ini di rumah." Ucapan Syafira membuat semua kaget mendengarnya.
Acara ulang tahun Nayla kemudian tiba-tiba ditutup dan mereka semua kemudian pulang ke rumah masing-masing.
******
Di Rumah Keluarga Reynaldi
Sampai di rumah Syafira dan Reza itu sangat marah dikarenakan merasa dibohongi tentang statusnya Nayla namun Diana mengatakan bahwa ini adalah kesalahan Nayla dan dia harus membayarnya. Karena dia telah merebut kebahagiaan yang seharusnya milik anak kembarnya Arya dan Maya.
"Nayla telah merebut semuanya dia telah merebut kebahagiaan orang lain termasuk kebahagiaan adik kembarnya sendiri." Ucapan Diana membuat semua kaget mendengarnya.
"Ma, jangan terlalu berlebihan dengan berbicara seperti itu bagaimana mungkin Nayla berbuat seperti itu." Ucap Arya kepada Diana.
"Kau selalu saja membelanya sampai kau lupa kau memiliki anak kembar dan kau lupa dengan kebahagiaan mereka. Buat apa kamu membela anak seperti dia, dia tidak pantas untuk dibela karena dia telah merusak semua nya. Dia telah merebut semua kebahagiaan di rumah ini karena kau juga telah selalu membelanya Kau hanya memikirkan kebahagiaannya. Tapi, kau tidak memikirkan kebahagiaan anak kembar mu sendiri dan juga kebahagiaan kedua orang tua kamu." Ucapan Diana membuat semua kaget mendengarnya.
"Ma, Nayla tidak seperti itu dan dia tidak seperti apa yang Mama katakan." Ucap Arya kepada Diana.
Reza kemudian tiba-tiba menampar Nayla dan mengatakan bahwa sudah tidak punya hak lagi untuk tinggal di rumah keluarga Reynaldi karena sudah membohongi semua orang.
"Mulai sekarang kau pergi dari rumah ini dan kau tidak berhak untuk tinggal di rumah ini lagi lebih lagi! Berani sekali kau membohongi kami semua di sini!" Teriak Reza kepada Nayla.
"Nayla tidak bersalah sama sekali Opa, Nayla tidak tahu apa-apa tentang hal ini dia hanya mengikuti apa yang Mama inginkan itu yang sebenarnya. Apalagi Oma dan Opa tidak mengetahui kebenaran ini dan khawatir kalian tidak bisa menerima Nayla." Ucapan Arya membuat Syafira dan Reza kaget mendengarnya.
"Ma, apa yang Arya katakan itu adalah benar tetapi aku melakukan ini juga untuk lebih kebaikan bersama. Apalagi Arya tidak bisa mengerti perasaan Mamanya sama sekali karena dia hanya mengerti bagaimana perasaan Nayla dan hanya Nayla itulah yang sebenarnya. Arya selalu mementingkan dirinya sendiri dan mementingkan Nayla daripada keluarganya sendiri. Itu lah yang sebenarnya, selama ini apakah Arya pernah memikirkan bagaimana perasaan Mamanya? Tidak, karena dia hanya memikirkan bagaimana perasaan Nayla dan hanya Nayla maka dari itulah aku meminta Nayla untuk menyembunyikan identitasnya. Tetapi ini semakin keterlaluan kau semakin selalu membelanya seolah-olah kau tidak pernah mengerti bagaimana perasaan Mama kamu sendiri." Ucapan Diana membuat semua orang kaget mendengarnya.
"Ma, Mengapa Mama berbicara seperti itu dan berpikir seperti itu Arya tidak seperti apa yang Mama pikirkan dan Arya tidak seperti itu." Ucap Arya kepada Diana.
"Benarkah seperti itu? Apakah kau bisa membuktikannya? Selama ini kau hanya memperhatikan Nayla dan kebahagiaan Nayla. Tapi kau tidak pernah memperhatikan kebahagiaan keluargamu, sendiri maupun kebahagiaan Sonia keponakanmu sendiri, yang telah direbut oleh Nayla yang seharusnya, kebahagiaan itu milik Sonia. Tapi kau memberikan semuanya itu kepada Nayla dan hanya Nayla yang mana seharusnya, Papa kandungnya sendiri yang harus memberikannya itu kepada Nayla." Ucapan Diana membuat Arya kaget mendengarnya.
"Ternyata Mama kembali seperti dulu lagi Mama masih belum bisa menerima kehadiran Nayla. Nayla memang bukan anak kandung Arya Tetapi dia sudah seperti anak kandung Arya. Arya sangat menyayangi Nayla sama seperti Arya menyayangi Sonia tidak ada yang dibandingkan di antara mereka." Ucapan Arya membuat semua kaget mendengarnya.
"Kau minta Mama untuk menerima Nayla tetapi, kau tidak bisa memberikan kasih sayangmu secara adil kepada Nayla, maupun Sonia. Kau hanya memberikan kasih sayangmu kepada Nayla dan hanya kepada Nayla tetapi kau lupa bahwa kau memiliki anak kembar dan juga kalau lupa dengan Mama dan Papa kamu sendiri karena Gadis itu, itu yang terjadi sebenarnya. Dan kau Nayla mengapa aku bisa menerimamu, karena putraku sudah menikahi Mama kamu maka dari itulah aku bisa menerimamu dengan baik. Tapi apa yang telah kau lakukan kau telah merebut segalanya dariku dan kau juga telah merebut kebahagiaan keluarga ini." Ucapan Diana membuat semua kaget mendengarnya.
"Ma, Nayla tidak salah apapun dan tidak merebut kebahagiaan siapapun. Jadi Mama jangan berbicara seperti itu kepada Nayla." Ucapan Arya membuat semua kaget mendengarnya.
Diana kemudian menampar Arya di hadapan semua orang.
"Mama sangat kecewa dengan apa yang kau katakan. Sekarang kau tidak punya hak untuk memanggil Mama sampai kapanpun dan Mama tidak akan memaafkanmu karena kau terus saja membela Nayla dan masih membelanya." Ucap Diana sambil usap air mata nya.
__ADS_1
"Ma, kenapa bicara seperti itu kepada Arya Nayla itu tidak bersalah dan dia tidak tahu apa-apa." Ucap Arya kepada Diana.
Diana pergi begitu saja tanpa menghiraukan apa yang dikatakan oleh Arya namun tiba-tiba Arka marah dan memukul Arya di hadapan semua orang.
"Berani sekali kau bicara seperti itu kepada Mama dan kau membiarkannya menangis di hadapan semua orang! Hanya karena Gadis itu anak yang tidak tahu diri yang bernama Nayla!
Dia itu bukan anak kandung kamu dan Mama benar kau tidak pernah memperhatikan keluargamu! Karena kau hanya memperhatikan Nayla dan selalu Nayla!" Teriak Arka sambil meninju Arya.
"Arka sudah cukup! Jangan memukul adikmu seperti itu." Ucap Reno kepada Arka.
"Aku memukulnya agar Arya sadar kalau dia sudah membuat Mama kecewa, seharusnya dia tidak berkata seperti itu dan bersikap seperti itu. Dia harus bisa menjadi penengah antara Nayla dan juga Mama itu yang harus dia lakukan, bukan malah membela Nayla. Nayla memang tidak salah dan tidak tahu apa-apa. Tetapi dia harus bisa menjadi penengah diantara mereka berdua. Jadi jika ada yang membela Nayla jelas yang salah itu adalah Arya." Ucapan Arka membuat semua kaget mendengarnya.
"Mas Arya... Sudahlah Mas... Jangan berbicara seperti itu... Nayla emang bukan anak kandung Mas Arya aku menyadari hal itu tapi..." Ucapan Maya tiba-tiba di potong.
"Mulai sekarang Nayla tidak akan tinggal di rumah ini lagi dia akan pergi dari rumah ini. Karena telah membohongi semua orang dan aku tidak akan pernah mau menerimanya di rumah ini lagi." Ucapan Syafira membuat semua kaget mendengarnya.
"Eyang... Aku tahu aku bersalah tetapi aku akan pergi ke mana Aku tidak mungkin sanggup untuk berpisah dari Mama." Ucap Nayla kepada Syafira.
"Kau tidak sanggup? Tetapi kau bisa merusak kebahagiaan orang lain dan merebut kebahagiaan orang lain kau lihat apa yang terjadi? Keluarga ini menjadi hancur karena dirimu jadi lebih baik kau pergi dari rumah ini untuk kebahagiaan orang yang berada di rumah ini." Ucapan Nayla membuat semua kaget mendengarnya.
"Tidak Oma, Nayla tidak akan pergi dari rumah ini dia adalah putriku, meskipun dia bukan anak kandung Mas Arya tapi Mas Arya menganggap Nayla adalah putrinya sendiri. Tetapi, jika Oma tetap mengusir Nayla aku juga akan pergi bersama Nayla." Ucapan Maya membuat semua kaget mendengarnya.
"Kau tidak akan kemana-mana bersama dengan Nayla dan akan tetap berada di sini. Kalau kalian pergi aku juga akan ikut dengan kalian." Ucapan Arya membuat semua kaget mendengarnya.
"Kau tidak akan kemana-mana Arya bersama dengan Maya karena Nayla yang akan pergi dari rumah ini. Jika kalian pergi bersama dengan Nayla maka si kembar tidak akan pergi dengan kalian. Karena Oma akan memisahkan kalian dengan si kembar selamanya itu yang akan terjadi." Ucapan Syafira membuat semua kaget mendengarnya.
"Ma... Om Papa Sudahlah... Biarkan Nayla pergi dari rumah ini kalau memang Nayla sudah merebut kebahagiaan orang lain." Ucap Nayla sambil usap air mata nya.
"Nayla..." Ucap Maya kepada Nayla.
"Tidak Nayla... Kau tidak merebut kebahagiaan siapapun." Ucap Arya kepada Nayla.
"Sekarang kau pergi dari sini dan jangan pernah kembali lagi karena jika kau kemari itu berarti kau telah menghancurkan kebahagiaan orang lain." Ucapan Reza membuat semua kaget mendengarnya.
Syafira kemudian tiba-tiba membawa barang-barang milik Nayla dan menarik tangan Nayla sehingga Nayla keluar dari pintu rumah dan mencampakkan barang-barang milik Nayla.
"Nayla...!" Teriak Maya memanggil Nayla.
"Oma... Opa... Mengapa kalian harus bersikap seperti ini kepada Nayla?" Ucap Arya kepada Syafira dan Reza.
"Kalau kalian berdua pergi maka si kembar tidak akan bertemu dengan kalian lagi. Jangan pernah sebut nama Nayla di rumah ini lagi karena Oma dan Opa tidak akan pernah menerimanya lagi di rumah ini sampai kapanpun." Ucapan Reza membuat semua kaget mendengarnya.
Maya hanya menangis dan melihat dari jendela ketika Nayla pergi dari rumah keluarga Reynaldi. Sementara itu, Arya datang dan memeluk Maya dengan mengatakan bahwa semua akan dan baik-baik saja Nayla pasti akan baik-baik saja.
#BERSAMBUNG
__ADS_1