
ORANG KE TIGA EPISODE 90
Keluarga Nugraha mengadakan acara syukuran atas kelahiran anak mereka melihat Bara Putra nya penuh bahagia dan berharap kehadiran Bara adalah kebahagiaan untuknya dan keluarganya.
"Sayang... Coba lihat anak kita begitu sangat tampan." Ucap Bram kepada Raya.
"Tentu saja Sayang... Karena anak kita begitu sangat mirip dengan mu." Ucap Raya sambil tersenyum kepada Bram.
"Kau bisa saja Sayang... Coba kau lihat matanya juga sangat mirip denganmu." Ucap Bram sambil tersenyum kepada Raya.
"Adik Bara... Tante Mama... Adik Bara sangat tampan sekali sama seperti Papa yang sangat tampan." Ucap Nayla sambil tersenyum kepada Raya dan Bram.
"Nayla Sekarang pasti sudah senang memiliki adik Bayi... Papa juga sangat senang dan bahagia jika Nayla bahagia." Ucap Bram sambil peluk dan cium kening Nayla.
"Nayla, sekarang Nayla adalah seorang kakak, berarti, Nayla harus bisa menjadi kakak yang baik untuk adiknya Nayla." Ucap Raya sambil tersenyum kepada Nayla.
"Itu pasti Tante Mama... Nayla akan menjadi kakak yang baik untuk mereka." Ucap Nayla sambil tersenyum kepada Raya.
"Nayla..." Ucap Maya sambil tersenyum kepada Nayla.
"Nayla... Sekarang Nayla sudah memiliki adik dan menjadi seorang kakak." Ucap Arya sambil tersenyum kepada Nayla.
"Iya Om Papa, Mama, Nayla sangat bahagia sekali memiliki adik kembar dan juga adik Bara." Ucap Nayla dengan polosnya.
"Mama dan Om Papa senang jika Nayla bahagia." Ucap Maya sambil tersenyum kepada Nayla.
"Nayla..." Ucap Rani sambil peluk dan cium kening Nayla.
"Nayla, Apakah Nayla senang akhirnya kita bersama-sama kembali?" Tanya Lina kepada Nayla.
"Tentu saja Nayla senang dan kita bisa bersama-sama kembali meskipun hanya sebentar." Jawab Nayla dengan polosnya.
"Oma senang jika Nayla senang dan bahagia." Ucap Lina sambil peluk dan cium kening Nayla.
Nayla begitu sangat bahagia dikarenakan, adiknya Nayla telah lahir begitu juga dengan, keluarga Nugraha yang begitu sangat bahagia. Karena Nayla telah berkumpul bersama dengan mereka meskipun hanya sementara.
"Raya... Bram... Mari kita berfoto-foto dulu seperti foto keluarga untuk kebahagiaan kita." Ucap Gita kepada Raya dan Bram.
"Aku setuju maka dari itu Mari kita berfoto-foto sekarang dan ini akan menjadi kenangan yang terbaik untuk kita sekeluarga." Ucap Lina kepada Gita.
"Ayo Sekarang juga kita foto-foto bersama." Ucap Bram sambil mengajak yang lainnya foto bersama.
"Bram, Raya... Mari kita berfoto bersama." Ucap Roy kepada Bram dan Raya.
"Kameranya sepertinya sudah siap sekarang Kita bisa mulai foto bersama." Ucap Dika kepada Roy.
"Papa, Apakah Nayla boleh ikut foto bersama?" Tanya Nayla kepada Bram.
"Tentu saja sayang mari bersama dengan Papa kita foto bersama-sama." Jawab Bram kepada Nayla.
"Nayla... Pergi lah berfoto bersama Papa dan tante Mama." Ucap Maya sambil tersenyum kepada Nayla.
"Mama tidak ikut?" Tanya Nayla kepada Maya.
"Mama nanti saja foto bersama. Nayla dulu yang foto bersama dengan Papa dan Tante Mama." Jawab Maya sambil tersenyum kepada Nayla.
"Ayo Nayla..." Ucap Raya sambil mengajak Nayla berfoto bersama.
Bram, Raya, Nayla dan keluarganya yang lain kemudian foto bersama dengan penuh bahagia. Setelah itu dilanjutkan foto bersama Arya, Maya dan Nayla. Mereka kemudian foto bersama dengan penuh bahagia bersama dengan yang lainnya.
******
5 Tahun Kemudian
Di Rumah Keluarga Reynaldi
Nayla sedang menyisir rambutnya dan merasa bahagia karena hari ini adalah hari ulang tahunnya yang ke tujuh belas tahun.
"Nayla..." Ucap Maya sambil tersenyum kepada Nayla.
"Ma... Ada apa Mama ke kamar? Apakah adik kembar baik-baik saja?" Tanya Nayla kepada Maya.
"Justru Mama yang bertanya kepadamu ada apa dengan mu? Kau terlihat sangat cantik sekali. Ini adalah hari ulang tahunmu dan kau jangan kemana-mana. Karena kita akan mengadakan acara ulang tahunmu di sini." Jawab Maya kepada Nayla.
"Mama jangan khawatir aku tidak akan kemana-mana aku hanya berdandan dengan rapi. Setelah itu aku akan melihat adik kembar Apakah mereka masih tidur?" Tanya Nayla kepada Maya.
"Sejak tadi mereka sudah terbangun pergilah temani mereka bermain Mama akan siapkan segalanya untuk acara ulang tahunmu. Tapi sebelum itu ajak adik mu sarapan." Ucap Maya sambil tersenyum kepada Nayla.
"Ma... Terimakasih ya..." Ucap Nayla sambil peluk Maya.
"Terima kasih untuk apa?" Tanya Maya sambil tersenyum kepada Nayla.
"Terima kasih Karena Mama selalu ada untukku dan selalu mencintaiku." Jawab Nayla kepada Maya.
"Tentu saja sayang Mama akan selalu ada untukmu dan mencintaimu. Ya sudah sekarang kau temani adik kembarmu dan ajak mereka sarapan." Ucap Maya sambil tersenyum kepada Nayla.
Maya kemudian kemudian keluar dari kamarnya Nayla dan mempersiapkan segalanya di hari ulang tahunnya Nayla. Sementara Nayla bersiap-siap untuk acara ulang tahunnya dan menemani kedua adik kembarnya untuk sarapan.
__ADS_1
******
Di Kamar Diana
Reno mengajak Diana untuk berbicara tentang hari ulang tahun Nayla. Namun, Diana menanggapinya dengan hal biasa dan mengatakan bahwa, Nayla boleh saja merayakan hari ulang tahunnya dan tidak masalah dengan hal itu.
"Apakah Mama keberatan jika kita merayakan ulang tahunnya?" Tanya Reno kepada Diana.
"Mama tidak keberatan sama sekali hari ini adalah hari ulang tahun yang ke tujuh belas tahun. Sekarang dia sudah beranjak remaja dan sebentar lagi dia akan dewasa." Ucap Diana sambil tersenyum kepada Reno.
"Papa tahu, pasti di hati Mama keberatan, apalagi sekarang hari ulang tahun Nayla dan Oma nya Arya membuat acara ulang tahun Nayla dengan acara yang besar. Padahal Nayla bukanlah cicitnya sendiri." Ucap Reno kepada Diana.
"Mama akan memberitahunya nanti di hari ulang tahunnya Nayla karena ini memang pantas untuknya sebagai hadiah yang spesial. Karena dia telah merebut kebahagiaan yang seharusnya menjadi milik Mama." Ucapan Diana membuat Reno kaget mendengarnya.
"Apa maksud Mama bicara seperti itu? Jadi ini alasan Mama untuk menyembunyikan tentang kebenaran? Ma, jika itu tujuan Mama, maka Arya akan sangat kecewa kepada Mama dan mungkin Jika Nanti ketahuan oleh Oma nya Arya, maka Nayla akan diusir dari rumah dan kita akan dianggap pembohong oleh mereka mungkin saja Mama kehilangan Arya." Ucapan Reno membuat Diana kaget mendengarnya.
"Mama tidak akan pernah membiarkan hal itu terjadi! Jika sampai itu terjadi, Nayla harus disalahkan dalam hal ini! Karena dia yang bersalah harusnya, dia berterima kasih bahwa aku mau menerimanya di rumah ini! Dia sudah merebut semuanya dari Mama dan merebut kasih sayangnya Arya dari Mama!" Ucap Diana dengan perasaan kesal.
"Ma..." Ucap Arya kepada Diana.
Diana kemudian pergi begitu saja dengan perasaan kesal namun Reno merasa kecewa atas sikap Diana.
******
Keluarga Reynaldi mempersiapkan acara hari ulang tahun Nayla yang begitu mewah dan membuat Nayla begitu sangat bahagia melihat persiapan acara ulang tahunnya.
"Tolong kalian persiapkan semuanya karena hari ini adalah ulang tahun cicit kesayangan saya yaitu Nayla dan saya ingin acaranya mewah dan meriah." Ucap Syafira kepada semua orang.
"Eyang... Hari ini ulang tahunnya Kakak Nayla?" Tanya Arnav kepada Syafira.
"Iya sayang kamu harus baik-baik dan pakai baju yang Eyang belikan, agar kamu terlihat tampan di hari ulang tahunnya kakak mu Nayla." Jawab Syafira sambil tersenyum kepada Arnav.
"Udah pasti nanti Arnav akan pakai baju yang dibelikan oleh Eyang." Ucap Arnav dengan polosnya.
"Arnav... Ternyata kau di sini..." Ucap Nayla sambil tersenyum kepada Arnav.
"Nayla, jangan lupa pakai baju yang Eyang belikan untukmu karena itu sangat spesial untuk mu dan kau harus memakainya di hari ulang tahun mu." Ucap Syafira sambil tersenyum kepada Nayla.
"Iya Eyang, aku akan memakainya nanti di acara ulang tahun pada hari ini." Ucap Nayla sambil tersenyum kepada Syafira.
"Oma... Jangan terlalu baik kepada Nayla nanti Oma akan menyesal." Ucap Ria kepada Syafira.
"Apa maksud perkataan mu Ria?" Tanya Syafira kepada Ria.
"Oma akan tahu nanti dan Oma akan tahu jawabannya." Ucap Ria sambil tersenyum licik.
"Kita lihat saja nanti, kau akan tahu nanti Nayla." Ucap Ria dalam hati.
"Arnav, Arpen Ayo kita ganti baju karena acaranya akan dimulai." Ucap Nayla sambil mengajak Kedua adiknya untuk ganti baju.
Seluruh keluarga sedang bersiap-siap untuk acara ulang tahun Nayla hingga pada saatnya tiba, acaranya pun akan segera dimulai.
Nayla Kemudian turun ke bawah menggunakan gaun yang di belikan Eyang Syafira kepada nya. Eyang Syafira kemudian mengatakan bahwa Nayla begitu sangat cantik menggunakan gaun tersebut.
"Cicit Kesayangan Eyang begitu sangat cantik menggunakan gaun ini." Ucap Syafira sambil tersenyum kepada Nayla.
"Terimakasih Eyang atas hadiah nya." Ucap Nayla sambil tersenyum kepada Syafira.
"Tentu saja kau harus berterimakasih karena itu yang seharusnya kau lakukan." Ucap Kamila kepada Nayla.
"Ma... Sudahlah." Ucap Nada kepada Kamila.
"Selamat Ulang Tahun ya kak Nayla... Semoga kakak selalu bahagia." Ucap Sonia sambil tersenyum kepada Nayla.
"Terima kasih Sonia..." Ucap Nayla sambil tersenyum kepada Sonia.
"Nayla... Mari kita mulai acaranya sekarang." Ucap Arya kepada Nayla.
"Ayo Nayla..." Ucap Syafira sambil mengajak Nayla.
"Nayla... Ayo kita mulai acaranya." Ucap Maya kepada Nayla.
Nayla kemudian pergi ke tempat acara ulang tahunnya yaitu di taman samping rumahnya acaranya tersebut mewah dan meriah dan disambut dengan baik. Mereka bernyanyi dan menari bersama-sama di acara ulang tahunnya Nayla.
"Nayla... Selamat ulang tahun sayang Mama selalu berdoa yang terbaik untuk Nayla dan semoga Nayla selalu bahagia selamanya." Ucap Maya sambil peluk dan cium kening Nayla.
"Nayla... Selamat Ulang Tahun sayang... Om Papa akan selalu berdoa yang terbaik untuk Nayla." Ucap Arya sambil peluk dan cium kening Nayla.
"Nayla... Selamat Ulang Tahun sayang... Papa akan selalu berdoa yang terbaik untuk Nayla. Dan semoga Nayla selalu bahagia." Ucap Bram sambil peluk dan cium kening Nayla.
"Nayla... Selamat Ulang Tahun sayang... Tante Mama akan selalu ada untuk Nayla dan. Semoga Nayla selalu bahagia." Ucap Raya kepada Nayla.
" Terimakasih semuanya termasuk Om Papa, Mama, Papa dan Tante Mama Nayla sangat menyayangi kalian semuanya dan terima kasih atas doa yang telah kalian berikan untuk Nayla." Ucap Nayla sambil tersenyum kepada semua orang.
Nayla kemudian melanjutkan acara ulang tahunnya dengan memotong kue ulang tahun setelah itu Nayla menyuapi kue ulang tahun kepada orang tuanya dan keluarganya yang lain.
"Maya... Coba kau lihat Nayla dia begitu sangat bahagia sekali dan membuat aku sangat bahagia." Ucap Arya sambil tersenyum kepada Maya.
__ADS_1
"Iya Mas, aku juga sangat bahagia melihat Nayla seperti itu karena Nayla pantas untuk menerimanya." Ucap Maya sambil tersenyum kepada Arya.
"Nayla... Apakah kamu senang dengan kejutan ini?" Tanya Dika kepada Nayla.
"Nayla sangat senang sekali Eyang." Jawab Nayla sambil tersenyum kepada Dika.
"Nayla... Kemari ... Eyang akan memberikan hadiah yang spesial untukmu dan Nayla Pasti akan sangat bahagia sekali." Ucap Syafira kepada Nayla.
"Tunggu sebentar... Bagaimana kalau kita melanjutkan acara ulang tahun Nayla dengan bernyanyi bersama dan juga berfoto bersama sebagai kenang-kenangan di hari ulang tahunnya Nayla." Ucap Ria sambil tersenyum kepada Nayla.
"Aku setuju apa yang dikatakan Ria. Mari kita berfoto bersama untuk mengenang acara ulang tahunnya Nayla. Setelah itu kita bernyanyi bersama dan menari kemudian kita akan memberikan kado untuk Nayla." Ucap Arka sambil tersenyum kepada Nayla.
"Baiklah... Aku setuju tentang apa yang kamu katakan Mari kita sama-sama berfoto bersama untuk Nayla." Ucap Tommy kepada Arka.
"Mari kita foto bersama seperti layaknya keluarga." Ucap Lina sambil tersenyum kepada Nayla.
"Bram... Raya... Kalian berdua juga ikut dan kita akan berfoto bersama layaknya keluarga." Ucap Arya kepada Bram.
"Ayo kita foto bersama. Ayo Ma, Pa... Kita semua sekeluarga foto bersama dengan Nayla." Ucap Bram kepada Lina dan Roy.
"Ayo kita foto bersama." Ucap Lina sambil tersenyum kepada Nayla.
"Nada, Fandy kalian tidak ingin ikut foto bersama mari kita bersama-sama berfoto seperti keluarga." Ucap Maya kepada Nada dan Fandy.
"Baiklah ayo kita foto bersama." Ucap Nada sambil tersenyum kepada Nayla.
Keluarga Reynaldi, keluarga Nugraha bersama dengan yang lainnya kemudian mereka berfoto bersama dengan Nayla layaknya seperti keluarga setelah itu mereka bernyanyi dan menari bersama-sama.
"Nayla... Ayo kita dansa bersama." Ucap Revan kepada Nayla.
"Revan... Kamu kenapa dengan Nayla? Harusnya kita yang berdansa bersama. Mari kita bersama-sama berdansa bukankah kak Nayla punya pacar jadi kamu tidak usah mengajaknya." Ucap Sonia kepada Revan.
"Sonia... Tidak ada yang salah aku berdansa dengan Nayla bukankah Kami adalah teman?" Tanya Revan kepada Sonia.
"Aku adalah pacar kamu sementara dia... Kau tidak tahu dia itu siapa? Seandainya aku akan memberitahukan hal ini kepada semua orang, maka kau akan kaget mendengarnya." Ucap Sonia dengan perasaan kesal.
"Revan sudahlah... Kau berdansa saja dengan Sonia aku baik-baik saja di sini. Ini adalah hari ulang tahun ku dan Sonia harus bahagia. Karena aku juga akan bahagia jika dia bahagia." Ucap Nayla sambil tersenyum kepada Sonia.
Revan akhirnya berdansa bersama dengan Sonia meskipun Revan kecewa apa yang telah dikatakan oleh Nayla karena Nayla tahu, Sonia sangat mencintai Revan.
"Nayla... Mari... Eyang akan menunjukkan sesuatu kepadamu sebagai hadiah yang sangat spesial dan semua orang tamu di rumah ini harus mengetahuinya." Ucap Syafira kepada Nayla.
"Eyang... Jangan terlalu berlebihan." Ucap Nayla kepada Syafira.
"Tidak ada yang terlalu berlebihan ini semua khusus untukmu dan Eyang sudah mempersiapkannya untukmu." Ucap Syafira kepada Nayla.
Syafira kemudian menghentikan sejenak pesta ulang tahun Nayla. Syafira kemudian mengatakan bahwa, dia akan memberikan hadiah yang spesial untuk Nayla dan Sudah saatnya, Nayla menerima hadiah yang spesial ini di usianya yang sekarang.
"Pada hari ini aku akan memberikan hadiah spesial khusus untuk Nayla putra dari Arya dan juga Maya. Ini sudah lama hadiah yang aku nanti-nantikan karena aku sudah lama mempersiapkan hadiah ini untuk Nayla. Tetapi sebelum itu, Nayla harus membuka kado dari mama dan Papanya yaitu Arya dan Maya. Setelah itu aku akan memberitahukan hadiah spesial itu untuk Nayla karena ini sangat spesial untuk putri dari keluarga Reynaldi." Ucapan Syafira membuat semua tepuk tangan.
"Eyang... Hadiah apa yang akan Eyang berikan untuk Kak Nayla aku sangat penasaran?" Tanya Sonia kepada Syafira.
"Kau akan tahu nanti tapi sebelum itu Nayla harus membuka kado dari orang tuanya lebih dulu. Ayo Nayla buka kadonya dulu dan kau akan pasti senang melihat kado dari kedua orang tua mu." Ucap Syafira sambil tersenyum kepada Nayla.
Nayla kemudian membuka kado dari Mama dan Papanya serta Om Papa dan tante Mamanya. Cara membuka kado tersebut Nayla begitu sangat bahagia dan kemudian langsung untuk Mama dan Papanya serta Om Papa dan tante Mamanya.
"Nayla... Mama sangat bahagia melihatmu seperti ini, sekarang kau sudah remaja dan kau harus bisa berpikir dewasa. Agar kau bisa menjadi anak yang lebih baik lagi, itu adalah harapan Mama untukmu." Ucap Maya sambil peluk dan cium kening Nayla.
"Nayla..." Ucap Arya sambil peluk dan cium kening Nayla.
"Nayla, semoga kebahagiaan selalu menyertaimu sayang..." Ucap Bram sambil peluk dan cium kening Nayla.
"Nayla..." Ucap Raya sambil peluk dan cium kening Nayla.
"Sekarang Nayla buka dulu kado dari nenek dan kakek serta yang lainnya kemudian nanti Eyang akan berikan kado spesial untuk Nayla." Ucap Syafira sambil tersenyum kepada Nayla.
"Ayo kak Nayla buka saja kadonya." Ucap Sonia sambil tersenyum kepada Nayla.
Nayla kemudian membuka kado dari keluarganya hingga membuat Nayla begitu sangat bahagia dan terharu mendapatkan kado dari mereka.
"Terima kasih buat semuanya kado ini sangat spesial sekali apalagi kado dari Sonia adik tersayangku yang sangat spesial. Aku sangat terharu sekali mendapatkan kado dari kalian semua dari keluarga yang sangat menyayangiku dan mencintaiku begitu juga aku yang sangat menyayangi dan mencintai kalian semua." Ucap Nayla kepada semua orang sambil tersenyum dan semua orang pun tepuk tangan.
"Nah sekarang, Eyang punya kado spesial untuk Nayla dan ini dari Eyang Reza dan Eyang sendiri. Nah sekarang Nayla buka kadonya Nayla pasti akan senang sekali karena Eyang tahu Nayla Pasti sangat bahagia." Ucap Syafira sambil tersenyum kepada Nayla.
"Ayo Nayla buka saja kadonya dan ini sangat spesial untuk Nayla." Ucap Reza kepada Nayla.
Nayla kemudian membuka kado dari kedua Eyang nya membuat Nayla sangat kaget karena hadiahnya adalah sebuah mobil yang begitu mewah dan juga berlian khusus untuk Nayla hingga membuat semua orang kaget melihatnya.
"Sebuah Mobil dan berlian? Eyang... Ini sangat berlebihan." Tanya Nayla kepada Syafira dan Reza.
"Ini sangat spesial untukmu Nayla. Kamu jangan menolaknya karena ini sangat spesial untukmu sayang." Ucap Syafira sambil tersenyum kepada Nayla.
"Nayla... Semua ini tidak seberapa sebesar kasih sayang Eyang kepadamu. Karena Eyang dan Kami semua sangat menyayangimu." Ucap Reza sambil tersenyum kepada Nayla.
"Terimakasih Eyang Syafira, Eyang Dika Terima kasih atas kadonya dan Nayla begitu sangat bahagia dan senang sekali serta terharu setelah mendapatkan kado dari kalian. Nayla juga sangat menyayangi kalian lebih dari segalanya." Ucap Nayla sambil tersenyum kepada Syafira dan Reza.
Reza dan Syafira kemudian peluk Nayla dengan perasaan terharu hingga membuat semua tepuk tangan. Namun di saat itu semua terhenti karena tiba-tiba seseorang menghentikan acara tersebut.
__ADS_1
#BERAMBUNG