ORANG KE 3

ORANG KE 3
serangga pengganggu


__ADS_3

seli membawa suaminya kesebuah tempat dimana seli selalu bersantai ditengah jam istirahat.


"mas maaf ia sudah membuat mas menunggu. sampai mas dikerumunin serangga pengganggu."ucap seli sambil bercanda.


"tidak apa apa lain kali ponselnya dibawa kalau pergi."ucap brayen menggenggam tangan istrinya.


"ia maaf sayang. "ucap seli.


"sudah tidak apa apa. lagian juga serangganya sudah pada pergian. hehe."


mereka berdua pun tertawa terbahak bahak dengan kata serangga. yang tidak lain adalah kawan kawan seli yang sangat ingin melihat wajah brayen.


"ayo sekarang makan dulu keburu jam makan siangnya habis entar. "ucap brayen.


"ia mas. kita makan sama sama ia. mas pasti belum makan. "ucap seli.


"mas sudah makan sayang. mas kesini kan mau antar makan siang buat seli. jadi seli yang harus makan bukan mas. "ucap brayen.


"tapi mas temenin seli ia. kalau seli suapin harus mau. tidak boleh menolak. kalau mas menolak seli tidak mau makan pokoknya. "ucap seli tanpa memberikan ijin pada suaminya untuk bicara.


"ok ok sayang mas turuti mau seli. "brayen mengalah pada istrinya.


mereka makan bersama. sesekali seli menyuapi suaminya. dan saling bercanda.


dia merasa senang karna suaminya untuk beberapa hari kedepan bersamanya. brayen mengambil cuti bekerjanya.


untuk meluangkan waktu bersama istrinya.


teman temannya yang melihatnya sangat iri. karna melihat seli dan suaminya merupakan pasangan sempurna.


seli yang sangat cantik dan juga brayen yang sangat tamapan. mereka berdua merupakan pasangan idaman.


ditengah tengah obrolan dan canda tawa seli dan brayen.

__ADS_1


tiba tiba datang seseorang menghampiri seli.


"seli. "


"hei aldo ada apa?. "seli mendongakkan kepalanya.


brayenpun sudah dengan tatapan tajamnya menghadap aldo.


tatapan yang sangat tidak suka terhadap pria yang sedang menghampiri istrinya.


"kamu melupakan sesuatu dikantin. "ucap aldo.


"melupakan sesuatu..? apa aldo saya lupa. "tanya seli.


aldo meletakkan sebuah minuman dingin yang tadi dibeli oleh seli dikantin. tetapi dia lupa membawanya.


"sudah ingat sekarang. "ucap aldo.


"owh ia saya lupa. kalau saya tadi membeli dua. yang saya bawa hanya satu. terima kasih ia aldo. "ucap seli.


"ia aldo. "ucap seli.


brayen terus menatap aldo yang sudah pergi menjauh.


"mas."seli memanggil suaminya tapi brayen masih fokus dengan tatapannya.


"mas. "suara seli mulai meninggi karn suaminya tidak menjawabnya.


brayenpun menoleh kearah istrinya.


"ia sayang ada apa. "jawab brayen.


"mas kenapa sih. apa yang mas lihat sampai mas tidak fokus seperti itu. "ucap seli mulai sedikit marah.

__ADS_1


"tidak mas tidak melihat apa apa. "ucap brayen berbohong.


"bohong.pasti mas bohong."ucap seli.


"terus menurut seli yang benar bagaimana. "ucap brayen.


"kenapa mas melihat aldo seperti itu. "ucap seli.


"memangnya salah kalau mas menatapnya. "ucap brayen yang mulai kesal.


"tapi tatapan mas itu seperi orang yang tidak suka. "ucap seli yang sebal dengan suaminya.


"kalau memang seperti itu memang kenapa."suara brayen yang mulai tidak bisa dikontrol.


seli hanya terdiam melihat suaminya. karna kalau saat ini dia meladenin amarah suaminya. akan menjadi tontonan orang orang di sekitar kantor seli.


"sudahlah tidak baik kita bertengkar seperti ini dikerjaanmu. lebih baik mas pulang saja. karna jam istirhat mu juga sudah mau selesai. "ucap brayen yang beranjak pergi.


tiba tiba seli menarik tangan suaminya.


"mas jangan seperti ini. seli tidak mau. seli minta maaf. "ucap seli yang masih memegang tangan suaminya.


"ia sudah mas juga minta maaf karna mas sedikit emosi. "brayen memegang kepala istrinya dengan lembut.


"mas pamit pulang ia. kamu juga akan kembali bekerja kan. "ucap brayen.


"ia mas. apa mas tidak mau menunggu sebentar lagi. "ucap seli yang belum ingin ditinggal suaminya pulang.


"nanti mas jemput pulangnya,tunggu mas ia. ingat ponselnya jangan ditinggal tinggal lagi. ok. "ucap brayen lembut.


seli hanya mengangguk tersenyum mengerti dengan perkataan suaminya.


"mas pulang dulu ia. "brayen mengecup kening istrinya dan seli ikut mengantar suaminya pergi ke halaman parkir.

__ADS_1


brayenpun kembali pulang kerumahnya. dan seli kembali bekerja.


__ADS_2