ORANG KE 3

ORANG KE 3
ORANG KE TIGA EPISODE 86


__ADS_3

ORANG KE TIGA EPISODE 86


Maya pergi mengantar Nayla ke rumah Lina. Sampai di sana, Lina sangat bahagia sekali karena Nayla datang ke rumah nya.


"Oma..." Ucap Nayla sambil peluk Lina.


"Sayang..." Ucap Lina sambil peluk dan cium kening Nayla.


"Nayla kangen banget sama Oma, Opa, Papa dan Tante Mama." Ucap Nayla dengan perasaan sedih.


" Oma juga kangen banget sama Nayla. Bukan Oma saja, tapi kami semua di sini kangen banget sama Nayla." Ucap Lina sambil peluk Nayla.


"Nayla..." Ucap Bram sambil peluk Nayla.


"Nayla kangen banget sama Papa." Ucap Nayla kepada Bram.


"Papa juga kangen banget sama kamu sayang. Nayla sekarang kamu sudah besar dan sebentar lagi akan beranjak remaja. Anak Papa sudah besar sekarang." Ucap Bram sambil peluk dan cium kening Nayla.


"Maya... Kamu dengan siapa? Arya mana? Biasanya Arya ikut antar Nayla?" Tanya Raya kepada Maya.


"Mas Arya sedang sibuk, lagi pula aku kemari hanya mengantar Nayla setelah itu aku akan pulang." Jawab Maya kepada Raya.


"Maya... Kapan semua ini berakhir? Dan kapan kau akan beritahu semuanya tentang Nayla kepada Oma dan Opanya Arya?" Pertanyaan Lina membuat Maya kaget mendengarnya.


"Aku dengan Mas Arya akan segera memberitahunya tante tunggu saja." Ucap Maya kepada Bram.


"Sampai kapan itu? Apakah sampai Nayla dewasa baru kalian akan memberitahukan kepada Oma dan Opanya Arya? Kenapa tidak sekarang saja kalian katakan? Karena jika kalian mengatakannya sekarang itu lebih baik daripada kalian mengatakannya setelah Nayla dewasa. Karena itu akan menjadi bumerang bagi Oma dan Opanya Arya mereka Pasti akan sangat marah sekali karena merasa dibohongi." Tanya Roy kepada Maya.


"Maya... Lebih baik berkata jujur sekarang daripada kalian mengatakannya nanti setelah Nayla dewasa dan juga lebih baik kalian mengatakannya daripada Oma dan Opanya Arya mengetahuinya dari orang lain karena semua orang juga tahu bahwa Nayla bukan anaknya Arya." Ucap Bram kepada Maya.


"Maya... Jika Seandainya kalian mengatakannya sekarang maka tidak akan ada sesuatu yang terjadi. Tetapi jika nanti setelah dewasa Nayla, baru kalian mengatakannya maka kemungkinan besar Oma dan Opanya Arya akan marah besar karena mereka pasti akan merasa sangat dibohongi oleh kalian. Jadi lebih baik kalian katakan saja yang sebenarnya tentang Nayla karena itu lebih baik." Ucap Raya kepada Maya.


"Aku akan berusaha untuk itu, aku dengan Arya akan berusaha melakukannya kalian jangan khawatir tentang hal itu. Ya sudah kalau begitu aku pulang dulu pasti Arya bersama yang lainnya sedang menunggu di rumah. Nayla, baik-baik di sini sayang besok akan Mama jemput Nayla karena akan sekolah pada hari Senin." Ucap Maya sambil peluk dan cium kening Nayla.


"Maya... Kau datang nanti di undangan karena akan ada acara tujuh bulanan kehamilan Raya minggu depan kami harap kau datang bersama dengan keluargamu." Ucap Bram kepada Maya.


"Kami pasti akan datang Jangan khawatir tentang hal itu." Ucap Maya kepada Bram.


Maya kemudian pergi dari rumahnya Bram dan Bram kemudian membawa Nayla masuk ke rumahnya. Setelah itu mereka bercerita dan ngobrol bersama dan Nayla pun mengatakan bahwa dia sangat merindukan Bram tetapi, Nayla dilarang untuk datang ke rumahnya Bram.


"Pa, kenapa Mama melarang Nayla untuk datang ke rumahnya Papa? Bukankah Mama tidak pernah seperti itu pada waktu dulu dan mengatakan bahwa Nayla bebas untuk datang ke rumahnya Papa dan menginap di sini? Apalagi Nayla harus memanggil Om Papa dengan sebutan Papa padahal Papanya Nayla adalah Papa Bram?" Tanya Nayla kepada Bram.


"Ada sesuatu yang sulit Papa jelaskan sayang tetapi nanti kau pasti akan mengerti dan pasti akan tahu mengapa Mama kamu melakukan hal seperti itu. Apalagi nantinya Mama kamu akan mengatakan semuanya nanti kepada Eyang yang mana bahwa, kamu adalah anaknya Papa dan Eyang pasti akan mengerti Papa sangat yakin itu." Jawab Bram kepada Nayla.


"Tapi Pa... Nayla tidak suka dengan yang berbohong seperti itu Bukankah Papa juga bilang bahwa kita harus selalu berkata jujur di manapun kita berada. Maka dari itu, Nayla selalu berkata jujur tetapi Mama dan Om Papa bersama yang lainnya tidak mengatakannya sebenarnya kepada Eyang dan pastinya Eyang akan sangat terluka jika nantinya akan mengetahuinya dari orang lain." Ucap Nayla dengan perasaan kecewa.


"Kau jangan khawatir tentang hal itu sayang karena sebentar lagi Mama dan Om Papa akan mengatakannya yang sebenarnya dan semua akan baik-baik saja. Maka dari itu, Nayla jangan khawatir tentang hal itu karena semua akan baik-baik saja dan Papa akan selalu ada untuk Nayla." Ucap Bram sambil peluk dan cium kening Nayla.


Bram kemudian peluk Nayla dengan hangat untuk melepaskan kerinduannya kepada Nayla. Begitu juga dengan Nayla yang peluk Bram untuk melepaskan kerinduannya kepada Bram.


******


Di Rumah Keluarga Reynaldi


Nada bersama dengan keluarganya Fandy datang untuk mengatakan tentang kehamilan Nada kepada keluarganya dan setelah itu untuk mempersiapkan acara ulang tahunnya Sonia.


"Alhamdulillah akhirnya kau hamil juga dan juga akhirnya Sonia akan memiliki adik. akak sangat bahagia sekali mendengarnya." Ucap Arya sambil peluk dan cium kening Nada.


"Aku juga sangat bahagia apalagi sebentar lagi adalah ulang tahunnya Sonia dan aku ingin ulang tahunnya kakak yang merayakannya karena, ini adalah yang pertama kalinya Kakak melakukannya karena biasanya kakak melakukannya hanya lewat telepon saja." Ucap Nada sambil tersenyum kepada Arya.


"Ehmmm tidak terasa sebentar lagi Sonia akan Remaja Kakak sangat bahagia sekali ya sudah nanti kakak akan bikin kejutan untuk Sonia. Tapi, Papanya juga harus melakukan hal yang sama karena ini juga untuk pertama kalinya." Ucap Arya sambil tersenyum kepada Nada.


"Itu pasti dan kita semuanya akan merayakan ulang tahun Sonia bersama-sama. Besok adalah ulang tahunnya Sonia jadi kita harus mempersiapkannya dari sekarang karena ulang tahunnya harus mewah dan meriah." Ucap Fandy sambil tersenyum kepada Arya.


"Arya... Besok adalah hari ulang tahunnya Sonia dan Mama harap kau bisa melakukan yang terbaik untuknya. Mama juga akan mempersiapkan hadiah ulang tahun spesial untuk Sonia dan juga mempersiapkan pestanya jadi kita semua akan mempersiapkannya bersama-sama." Ucap Diana sambil tersenyum kepada Arya.


"Sonia mau acara ulang tahun yang sangat mewah karena ini adalah pertama kalinya soalnya ulang tahun bersama Om Arya dan juga Nenek serta Papa dan kalian semuanya." Ucap Sonia dengan polosnya.


"Iya sayang... Dan juga sekalian mengatakan kepada Sonia bahwa Sonia akan segera punya adik dan ini adalah hadiah yang spesial pastinya dari Mamanya Sonia." Ucap Arya sambil gendong Sonia.

__ADS_1


"Pastinya hadiah yang sangat spesial Tapi Sonia juga ingin hadiah yang spesial dari Om Arya yang pastinya lebih besar dari hadiahnya Kak Nayla." Ucap Sonia sambil tersenyum kepada Arya.


"Om Arya sudah mempersiapkan hadiah spesial untuk Sonia dan pastinya Sonia akan merasa sangat bahagia sekali." Ucap Arya sambil peluk dan cium kening Sonia.


"Tante harap itu sesuai dengan yang kau katakan dan sesuai dengan janjimu di saat hari ulang tahunnya Nayla." Ucap Kamila sambil tersenyum kepada Arya.


"Ma... Jangan mulai lagi." Ucap Fandy kepada Kamila.


"Om Arka juga akan memberikan hadiah yang spesial untuk Sonia dan kita akan merayakan bersama-sama." Ucap Arka sambil tersenyum kepada Sonia.


"Mas Arya..." Ucap Maya yang tiba-tiba datang.


"Maya... Apakah kau sudah mengantar Nayla ke tempat Omanya? Tadi Mamanya Arya mengatakan bahwa kamu mengantar Nayla ke tempat Omanya. Oh iya, besok adalah hari ulang tahunnya Sonia kita akan merayakan ulang tahunnya Sonia dengan mewah dan meriah besok jadi kau juga harus bersiap-siap untuk memberikan hadiah yang spesial untuk Sonia." Ucap Syafira kepada Maya.


"Nada, Fandy Putri kalian sekarang sudah remaja dan itu berarti kalian harus menjaganya dan mendidiknya dengan baik serta jangan terlalu memanjakannya." Ucap Reza kepada Syafira.


"Jadi,mulai sekarang kita persiapkan saja segalanya karena besok adalah acara hari ulang tahunnya Sonia dan Papa akan mempersiapkan tempat khusus untuk ulang tahun Sonia yang pasti akan membuat Sonia bahagia karena ini akan menjadi kejutan untuknya." Ucap Reno sambil tersenyum kepada Sonia.


"Maya, jangan lupa kau undang keluargamu dan juga keluarganya Bram untuk acara hari ulang tahunnya Sonia karena ulang tahunnya yang pastinya sangat spesial." Ucap Ria kepada Maya.


Keluarga Reynaldi kemudian persiapkan acara ulang tahun Sonia besok serta mempersiapkan hadiah dan kado yang spesial. Sementara itu Maya mengatakan tentang undangan yang dikatakan Bram yaitu undangan tujuh bulanan kehamilannya Raya.


"Kita pasti akan datang minggu depan di acara tujuh bulanan Raya. Karena ini pasti akan menjadi momen yang sangat spesial untuknya dan kita juga akan memberikan hadiah untuk Raya." Ucap Arya kepada Maya.


"Itu pasti apalagi Raya sudah menjadi bagian dari keluarga kita dan dia juga memberikan banyak hadiah untuk anak kembar kita." Ucap Maya sambil tersenyum kepada Arya.


"Maya, Arya, kita semua akan datang ke acara tujuh bulanan Raya tapi rahasia kita akan tetap terjadi jangan sampai ketahuan oleh siapapun." Ucap Diana sambil tersenyum kepada Arya dan Maya.


"Rahasia apa? Apa ada sesuatu yang kalian sembunyikan?" Pertanyaan Syafira membuat Diana, Maya dan Arya kaget mendengarnya.


"Tidak ada Ma, maksud aku adalah rahasia untuk membuat kejutan di hari tujuh bulanan Raya karena mereka sudah sangat baik sekali dan memberikan hadiah untuk Maya menantu di rumah ini." Ucap Diana kepada Syafira.


"Itu pasti dan kita akan memberikan hadiah tersebut kepadanya nanti di acara tujuh bulanan kehamilannya Raya." Ucap Syafira sambil tersenyum kepada Diana.


"Ya sudah sekarang kita siap-siap kan semuanya untuk acara ulang tahun Sonia dan jangan sampai ada satupun yang tertinggal." Ucap Diana sambil tersenyum kepada Arya dan Maya.


"Pasti Arya akan memberikan sesuatu yang tidak lebih daripada Nayla karena aku yakin Arya akan lebih mementingkan Nayla dibanding Sonia padahal Nayla itu adalah anak tirinya." Ucap Ria dalam hati.


******


Di Rumah Keluarga Reynaldi


Lina meminta Bibi untuk memasak banyak karena Nayla akan menginap di rumahnya dan Bibi juga mengatakan bahwa masakannya harus makanan kesukaan Nayla.


"Aku ingin makanan kali ini adalah yang spesial karena Nayla sekarang akan menginap di rumah ini setelah tiga bulan lamanya dia tidak pernah kemari." Ucap Lina kepada Bi Narti.


"Iya Nyonya dan akhirnya Nayla datang juga kemari untuk menginap di sini kita semua pasti sangat merindukannya dan kita juga akan memberikan makanan spesial untuknya. Nyonya jangan khawatir Bibi akan memasak makanan kesukaan Nayla dan Nayla akan sangat bahagia sekali karena ini adalah spesial untuknya." Ucap Bi Narti kepada Lina.


"Alhamdulillah akhirnya Nayla akan menginap di sini meskipun hanya sehari dan ini merupakan hal yang sangat bahagia setelah tiga bulan lamanya Nayla Akhirnya bisa datang kemari." Ucap Lina sambil tersenyum kepada Bi Narti.


"Aku bisa melihat kebahagiaan itu di wajah nyonya semoga saja kebahagiaan ini tidak akan pernah berakhir dan Sekarang kita akan bahagia bersama dengan Nayla." Ucap Bi Narti sambil tersenyum kepada Lina.


Lina begitu sangat bahagia karena kedatangan Nayla ke rumahnya dan akan segera menginap. Lina kemudian mempersiapkan segalanya termasuk makanan kesukaan Nayla agar Nayla bahagia meskipun hanya sehari bersama dengannya.


******


Di Mall


Keluarga Reynaldi berjalan-jalan ke mall dan berbelanja untuk acara ulang tahun Sonia yang akan diadakan besok. Saat sedang berbelanja, Maya bertanya kepada Arya apa yang akan dia belikan dan hadiahkan untuk Sonia.


"Sayang kira-kira apa yang akan kau hadiahkan untuk Sonia? Aku harap hadiahnya sama dengan Nayla sesuai yang kau katakan pada pesta Nayla. Karena aku khawatir Nada tidak akan terima Jika kamu membedakan mereka." Tanya Maya kepada Arya.


"Kau jangan khawatir Sayang karena semuanya sudah ku atur dengan baik. Baik Sonia dan Nayla akan mendapatkan kasih sayang yang sama meskipun hadiahnya sama dan aku tidak akan pernah membedakan mereka." Jawab Arya kepada Maya.


"Aku senang mendengar jawabanmu sayang dan aku harap Sonia juga bahagia dan senang mendapatkan hadiah yang kau berikan kepadanya secara adil dengan penuh kasih sayang. Karena aku bisa melihat kau sangat menyayanginya begitu juga dengan Sonia yang sangat menyayangimu." Ucap Maya sambil tersenyum kepada Arya.


Arya dengan Maya kemudian melanjutkan berbelanja untuk kebutuhan ulang tahun Sonia dan hadiah untuk Sonia yang pastinya akan membuat Sonia bahagia.


******

__ADS_1


Di samping itu Diana bersama dengan yang lainnya mencari hadiah yang spesial untuk Sonia. Diana Kemudian untuk perhiasan untuk membeli perhiasan buat Sonia.


"Tolong siapkan satu kalung yang ada namanya Sonia untuk cucu kesayanganku." Ucap Diana kepada penjual.


"Diana... Mama ingin ulang tahun Sonia ini sangat spesial karena dia adalah cicit nya Mama." Ucap Syafira kepada Diana.


"Nyonya ini perhiasannya sudah jadi." Ucap Penjual kepada Diana.


"Terima kasih kalau begitu saya permisi dulu." Ucap Diana kepada Penjual perhiasan.


Diana kemudian pergi dengan Syafira di toko perhiasan Mereka kemudian dilanjutkan berbelanja untuk kebutuhan hasil ulang tahun Sonia.


******


Malam harinya di rumah Nugraha


Keluarga Nugraha sedang makan malam bersama setelah makan malam bersama, Nayla bercerita banyak kepada Papa dan tante Mamanya. Nayla juga mengatakan bahwa dia sudah tidak sabar menunggu kehadiran adik yang akan segera lahir.


"Tante Mama, kira-kira kapan adik Nayla lahir? Nayla kangen banget dan ingin bertemu dengannya karena Nayla sudah tidak sabar menunggu kehadirannya." Tanya Nayla kepada Raya.


"Sebentar lagi sayang dua bulan lagi adiknya Nayla akan segera lahir dan nantinya Nayla akan bermain bersama dengan adiknya Nayla." Jawab Raya kepada Nayla.


"Nayla pasti tidak sabar menunggu kehadiran adik bayi begitu juga dengan Oma dan Opa kita semua juga tidak sabar menunggu kehadiran adik bayi." Ucap Lina sambil tersenyum kepada Nayla.


"Tetapi dibalik kebahagiaan itu ada sesuatu Kabar bahagia lagi yaitu besok adalah hari ulang tahun Sonia dan kita akan datang besok di hari ulang tahunnya." Ucap Bram kepada Nayla.


"Wahhh benarkah begitu? Ehmmm tetapi Nayla belum membeli kado untuk Sonia ini sudah malam kira-kira Nayla akan belikan apa ya untuk Sonia?" Tanya Nayla dengan polosnya.


"Sebuah kasih sayang dan cinta Opa yakin Sonia Pasti sangat bahagia jika nanti Nayla memberikan hadiah kasih sayang dan cinta kepada Sonia." Ucap Roy sambil tersenyum kepada Nayla.


"Ehmmm boleh juga nanti Nayla akan katakan kepada Sonia bahwa, Nayla sangat menyayanginya dan mencintainya seperti Nayla menyayangi adik Nayla sendiri." Ucap Nayla dengan polosnya.


Nayla begitu sangat bahagia karena menginap di rumah Papanya dia juga Nayla bercerita banyak kepada Papanya dan juga tante Mamanya.


******


Di rumah keluarga Reynaldi


Reno tidak bisa tidur, karena tidak bisa tidur Kemudian pergi ke ruangan kantornya untuk membaca namun hal itu dilihat oleh Syafira dan kemudian menemuinya.


"Ini sudah malam Mengapa kau tidak tidur? Apakah kau bertengkar dengan Diana?" Tanya Syafira kepada Reno.


"Aku tidak sedang bertengkar dengan Diana aku hanya memikirkan sesuatu yang sangat sulit untuk aku katakan." Jawab Reno kepada Syafira.


"Ada apa denganmu dan apa yang kau pikirkan? Kau jangan terlalu banyak pikiran. Besok adalah ulang tahunnya Sonia dan ini adalah waktunya kau beristirahat. Agar besok kita bisa melakukannya dengan baik dan Sonia akan bahagia dengan kejutannya." Ucap Syafira kepada Reno.


"Ma, aku ingin bertanya sesuatu kepada Mama ya mungkin Mama akan menjawabnya. Jika seandainya Nayla bukalah anaknya Arya tetapi Anak Tiri Apa kamu mau akan menerimanya?" Pertanyaan Reno membuat Syafira kaget mendengarnya.


"Apa maksud perkataanmu? Nayla itu bukan anaknya Arya? Jadi Maya selingkuh dengan pria lain dan melahirkan anak yang bernama Nayla?" Tanya Syafira kembali kepada Reno.


"Aku hanya bertanya kepada Mama dan aku tidak mengatakan bahwa, Maya berselingkuh dengan pria lain karena, Maya tidak pernah berselingkuh. Arya dengan Maya saling mencintai dan Maya tidak pernah berselingkuh dengan siapapun begitu juga dengan Arya. Aku hanya bertanya tentang hal itu kepada Mama dan aku ingin mendapatkan jawabannya." Jawab Reno kepada Syafira.


"Jangan sampai itu terjadi. Jika benar Nayla bukan anaknya Arya, tetapi anaknya pria lain dan ternyata yang orang-orang katakan itu adalah benar, Mama tidak akan pernah menerima anak itu untuk tinggal di rumah ini. Tetapi Mama bahagia dan senang ternyata semua perkataan orang-orang itu adalah salah karena, sebenarnya Nayla adalah anaknya Arya dan juga Maya. Anak itu begitu sangat baik cantik dan polos, Mama sangat menyukainya serta sangat menyayanginya." Ucapan Syafira membuat Reno kaget mendengarnya.


"Itu pasti Ma, apalagi Nayla adalah anak yang sangat baik dan sangat menyayangi keluarganya." Ucap Reno kepada Syafira.


"Ya sudah, sekarang kau tidurlah karena besok adalah hari ulang tahunnya Sonia dan kita akan merayakannya bersama-sama jangan sampai kau terlambat bangun karena kau tidak bisa tidur." Ucap Syafira sambil tersenyum kepada Reno.


Syafira kemudian pergi begitu saja meninggalkan ruang kerja Reno. Sementara itu Reno masih memikirkan apa yang dikatakan Shafira kepadanya tentang Nayla.


******


Besok harinya di rumah Nada


Sonia sedang bersiap-siap untuk merayakan hari ulang tahunnya dan Nada mempersiapkan gaun khusus untuk Sonia agar Sonia terlihat cantik di hari ulang tahunnya.


"Sonia... Selamat ulang tahun ya sayang Mama kan selalu berdoa untukmu dan selalu ada untukmu karena Mama sangat menyayangimu dan mencintaimu." Ucap Nada sambil peluk dan cium kening Sonia.


Nada kemudian peluk Sonia dengan mengucapkan selamat ulang tahun sambil berkata bahwa dia sangat menyayanginya dan mencintainya.

__ADS_1


#BERSAMBUNG


__ADS_2