ORANG KE 3

ORANG KE 3
ORANG KE TIGA EPISODE 79


__ADS_3

ORANG KE TIGA EPISODE 79


Dewi tidak menyukai Papa menikah dengan Mama kalian maka dari itu dia berusaha merusak rumah tangga Papa dan Mama kalian. Dia mencoba untuk menggoda Papa, tetapi dia tidak berhasil melakukannya hingga akhirnya Mama kalian sangat marah kepada Dewi Mama nya Tina. Mama kalian menampar Dewi di hadapan semua karyawan kantor Papa pada saat itu dan mempermalukan nya di hadapan semua orang.


"Kau adalah wanita tidak tahu malu suka nya menggoda suami orang! Kau itu bisa dinamakan Pelakor! Dan itu pantas untuk mu! Kenapa tidak? Karena kau rela menjual harga dirimu agar di cap seperti Pelakor atas suruhan orang lain yaitu Linda Mantan istri Mas Reno! Kau rela mempermalukan dirimu sendiri hanya untuk kepentingan mu sendiri dan membuat dirimu sendiri malu! Harusnya kau sadar diri dan bercermin agar kau sadar kau itu siapa! Dasar Pelakor! Sekali Pelakor akan tetap Pelakor! Kau tidak akan bisa menggoda suamiku dan merebut Suamiku! Karena dia sangat mencintai ku! Dan hanya milikku selamanya! Sekarang kau pergi dari sini dan jangan pernah kembali lagi dan masuk kedalam kehidupan kami paham!" Teriak Diana sambil dorong Dewi.


Dewi terjatuh dan dipermalukan oleh Mama kalian pada saat itu hingga akhirnya Dewi pergi dalam keadaan malu setelah ditertawakan oleh orang-orang di kantornya Papa pada saat itu dan mereka pun pada bergosip tentang Dewi yang mana mereka berkata bahwa Dewi adalah seorang pelakor.


Dewi kemudian pergi dan langsung mengatakan hal tersebut kepada Linda. Linda begitu sangat marah karena gagal menghancurkan rumah tangga Papa dan Mama kalian. Hingga akhirnya Linda meminta Rima untuk membuat Papa dengan Mama kalian bertengkar dan terus mengatakan hal yang sama dengan membandingkan Mama kalian dengan Linda Mamanya Rima.


******


Suatu hari Rima datang ke rumah Papa untuk menginap selama satu bulan dikarenakan Linda sedang berjalan-jalan dengan suaminya ke luar negeri jadi Rima dititipkan kepada Papa selama satu bulan dan tinggal bersama dengan Papa dan Mama kalian. Rima kemudian menginap di rumah Papa dan Mama selama satu bulan dan selama itu Rima selalu membuat keributan dan selalu membuat Mama kalian sangat kesal dengan membandingkan antara Mama kalian dengan Linda Mamanya Rima


"Apa Papa tahu... Mama dulu pernah bilang bahwa Papa itu sangat mencintai Mama dan sampai sekarang pun masih mencintai Mama. Apakah benar sampai sekarang Papa masih mencintai Mama? Dulu pernah Papa berkata seperti itu dan sering sekali mengatakan hal itu. Papa selalu bilang bahwa Papa sangat mencintai Mama dan akan selalu bilang begitu dan di hati Papa akan selalu ada Mama dan sampai sekarang pun masih seperti itu. Pa... Apakah di hati Papa sampai sekarang masih ada Mama? Pa, Apakah Papa masih ingat, waktu kita dulu bersama-sama dengan Mama, kita bahagia dan selalu tertawa bahkan, kita sering jalan-jalan bersama menikmati indahnya kehidupan bersama-sama. Papa juga sering memasak makanan kesukaan Mama begitu juga dengan Mama yang selalu memasak makanan kesukaan Papa dengan romantisnya Papa mengatakan bahwa masakan Mama sangat enak sekali. Dan aku juga sangat menyukai masakan Mama sampai-sampai, kata Papa bahwa masakan Mama yang paling enak di dunia ini itu yang Papa katakan dan selalu bahagia selamanya. Papa pasti sangat merindukan saat-saat kita bersama dengan Mama dan kita selalu bahagia bersama-sama. Pada waktu itu saat kita bahagia bersama dan aku harap kita selalu bahagia bersama-sama dengan Mama." Ucap Rima dengan polosnya.


"Sudah cukup Rima! Sekarang Papa dan Mama sudah bercerai dan itu artinya Papa tidak mencintai Mama kamu lagi dan tidak akan pernah ada di hati Papa lagi Mama kamu! Dan tolong jangan pernah untuk mengatakan hal seperti itu kepada Mama tiri kamu dan hargai dia jika kamu tidak mau menghargai dia maka tidak masalah bagi Papa! Dengarkan Papa baik-baik tidak pantas kau berbicara seperti itu kepada Mama tiri kamu dan Papa tidak pernah menyukainya kamu tidak tahu apa-apa dan tidak mengerti mengapa kami bercerai! Jadi tolong kamu hargai Mama tiri kamu tetapi jika kamu tidak bisa melakukannya, kamu boleh tidak kembali lagi tidak masalah bagi Papa! Satu lagi yang akan Papa katakan kepadamu adalah kamu harus bisa menerima bahwa Papa sudah menikah dengan orang lain dan Mama kamu juga sudah menikah dengan orang lain! Itulah yang harus kamu terima dan kamu tidak boleh menceritakan tentang hal itu kepada Papa dan Mama kamu! Karena Papa tidak akan pernah mau mendengarnya lagi kamu mengerti itu Rima! Sekarang kau masuk ke kamar dan jangan berbicara hal seperti itu lagi karena Papa tidak ingin mendengar apa yang kau katakan itu paham!" Teriak Reno kepada Rima.


Rima kemudian pergi begitu saja meninggalkan meja makan dan menuju ke kamarnya. Setelah itu kemudian, Mama kalian mengatakan kepada Papa agar Papa menemui Rima Dengan mengatakan bahwa Papa tidak bersungguh-sungguh mengatakannya karena Rima belum mengerti apa arti perceraian. Tetapi Papa tidak menghiraukannya sama sekali bahkan mengatakannya kepada Mama kalian bahwa Rima pasti akan berbuat hal seperti itu lagi dan itu akan terus terjadi karena Mamanya sendiri yang memintanya untuk mengatakan hal seperti itu agar kita bertengkar. Tetapi jika Rima seperti itu lagi terpaksa kita harus menjauh dari mereka untuk selamanya karena kebetulan Papa ditugaskan ke luar negeri yaitu ke Amerika. Kita akan ke sana dan menjauh dari mereka dan Papa sudah mempersiapkan semuanya untuk kita pergi menjauh dari mereka.


"Sayang... Kau jangan khawatir tentang Rima biarkan saja dia seperti itu nanti dia akan menyadari kesalahannya bahwa apa yang telah dia lakukan itu adalah salah. Rima memang masih anak-anak dan kita bisa memakluminya dan memahaminya tetapi Mamanya lebih dewasa dan lebih mengerti dan dia harus menasehatinya dengan baik agar tidak melakukan hal seperti itu lagi. Sayang, sudahlah... Kau jangan terlalu sabar menghadapi orang seperti mereka karena lebih baik kita pergi dari mereka daripada kita terus berhadapan dengan mereka." Ucap Reno kepada Diana.


"Iya sayang... Kau benar sekali Meskipun aku sangat sakit hati yang dikatakan Rima tetapi aku sangat bahagia karena kau selalu bersamaku dan mendampingiku aku harap kita kan selalu bersama selamanya." Ucap Diana kepada Reno.


"Aku akan selalu bersamamu sayang dan kita akan selalu bersama-sama selamanya sampai kapanpun." Ucap Reno sambil peluk dan cium kening Diana.

__ADS_1


Hari berganti Hari di saat Papa sedang mempersiapkan untuk pergi ke Amerika, Rima selalu membuat ulah dan membuat masalah saat berada bersama dengan Papa dan Mama kalian. Dia tidak pernah mengerti apa yang telah Papa katakan kepadanya dan akan selalu mengatakan hal yang sama untuk menyakiti Mama kalian itulah yang dia selalu lakukan.


******


Hingga tiba saatnya Papa mengantarnya pulang di saat itu Mamanya Rima yaitu Linda telah kembali ke Jakarta bersama dengan suaminya. Dan disaat itu Papa mengatakan kepada Linda bahwa, Papa tidak akan bertemu dengan mereka lagi dan Papa juga minta kepada mereka untuk tidak mengganggu Papa lagi bersama dengan Mama kalian karena kami ingin hidup bahagia. Papa juga mengatakan kepada Linda untuk tidak selalu mengajari Rima dan mengatakan hal yang tidak penting yaitu saat bersama dengan Linda Mamanya Rima pada saat itu. Karena, itu sudah menjadi Masa lalu biarlah itu menjadi kenangan buat Rima dan Rima tidak perlu bertanya tentang hal seperti itu kepada Papanya maupun Mamanya di hadapan pasangan mereka masing-masing karena itu tidak perlu Untuk ditanyakan lagi. Mendengar hal itu Linda mengatakan bahwa Rima wajar mengatakan hal tersebut karena Rima masih belum mengerti dan masih anak-anak. Tetapi Papa mengatakan bahwa Linda harus mengajarinya dengan baik agar dia mengerti bawa hal tersebut tidak perlu ditanyakan kepada Papa dan Mamanya karena itu sudah masa lalu.


" Aku tidak akan pernah mau mengingatnya lagi Karena bagiku itu adalah masa lalu yang sangat menyakitkan! Aku ingin kau mengatakan hal itu kepada Rima yang mana, dia tidak boleh mengatakan hal itu kepada Papanya dan Mamanya termasuk kepada Mama tirinya dan Papa tirinya! Kau sangat hebat sekali meminta Rima untuk mengatakan hal seperti itu! Bagaimana jika seandainya Rima menanyakan hal itu kepada Papa tirinya? Apa yang akan terjadi dan apa yang akan kau jawab mungkin kau tidak akan menjawab apapun karena dia pasti tidak akan mengatakannya kepadamu! Jadi mulai sekarang jangan pernah lagi mengganggu kehidupanku maupun kehidupan keluargaku boleh saja Rima menginap, tetapi dia tidak boleh mengatakan hal seperti itu lagi! Karena, aku tidak ingin mendengarnya tetapi, jika masih seperti itu, dia tidak boleh datang lagi ke rumah sampai dia menyadari kesalahannya! Karena itu adalah kesalahannya yang sangat besar karena bertanya seperti itu! Dan satu lagi, Jangan pernah kau berpikir kalau aku tidak pernah bertanggung jawab atas Rima kaulah yang melakukan hal ini engkau yang membuat hal ini terjadi! Kau membuat seolah-olah agar aku dengan Diana Itu bertengkar dan bercerai lalu kau bahagia! Itu tidak akan bisa terjadi karena aku tidak akan pernah membiarkan hal itu terjadi! Kau yang membuat semua rencana itu dan kaulah yang harus menerimanya! Jangan pernah berpikir kalau aku tidak bertanggung jawab atas Rima karena kau yang melakukannya kau yang membuat hal itu terjadi! Jadi mulai sekarang jangan lagi ganggu keluarga kami dan menghancurkannya karena tidak akan pernah hancur selamanya karena aku tahu niatmu seperti apa! Jangan pernah ganggu keluarga kami itu saja ingat itu baik-baik dan aku tidak akan pernah muncul lagi di hadapanmu!" Teriak Reno kepada Linda.


Papa kemudian pergi begitu saja meninggalkan rumah Linda setelah itu kami bersiap-siap untuk pergi ke Amerika bersama dengan Oma dan Opa kalian. Kami kemudian pergi ke Amerika tanpa sepengetahuan Linda dan Rima Kami pergi selama delapan bulan lamanya apalagi Papa juga punya bisnis di sana. Dan setelah Mama kalian hamil dan akan segera melahirkan, kami kembali ke Jakarta dikarenakan Papa diminta untuk kembali ke Jakarta karena urusan bisnis di kantor kita yang berada di Jakarta. Papa dan Mama kalian yang pindah ke Jakarta namun Oma dan Opa kalian berada di Amerika mereka mengurus perusahaan yang berada di Amerika dan bisnis kita yang berada di sana. Setelah kami pindah ke Jakarta kami membeli sebuah rumah mewah yang sudah disediakan oleh Opa dan Oma kalian karena di rumah lama tidak akan mungkin kami tinggal di sana. Karena khawatir jika nanti Linda mengetahui bahwa kami berada di sana dan sudah kembali ke Jakarta hingga akhirnya kami pun pindah ke tempat di mana tidak diketahui oleh Linda dan juga Rima. Kami juga tidak tahu bagaimana keadaan Linda bersama Rima di keluarga baru mereka karena kami tidak mencari tahu hal itu. Kami hanya fokus ketika kalian akan lahir hingga akhirnya kalian lahir. Mama kalian melahirkan anak kembar yaitu Arya dan Arka, kalian terpisah karena sebuah kebakaran di rumah sakit itulah yang terjadi. Namun ada seseorang yang mengirim bayi yang sudah meninggal ke tempat Mama kalian namun Mama kalian tidak percaya sama sekali dan sampai sekarang Mama kalian benar bahwa Arka masih hidup dan itu yang terjadi. Kami tidak mencari Arka karena banyak sekali korban di rumah sakit dan ada yang hilang ada juga yang meninggal pada saat itu dan hari itu kami benar-benar ikhlas menerima kenyataan. Hingga akhirnya, apa yang dipikirkan Mama kalian adalah benar bahwa Arka masih hidup. Setelah kalian lahir ke dunia ini, kami hidup bahagia tanpa adanya Rima dan Linda karena mereka tidak tahu bahwa kami sudah kembali ke Jakarta dan hidup bahagia sampai sekarang.


******


Flashback 36 tahun kemudian


"Seperti itulah ceritanya dan semua yang Papa ceritakan itu adalah sebuah kebenaran dan kenyataannya kalian bisa tanya hal itu kepada Mama kalian karena itu adalah kenyataannya atau, kalian tanya kepada Oma dan Opa kalian yang berada di Amerika. Arya, Arka, Nada Maafkan Papa karena Papa merahasiakan ini semua dari kalian Papa melakukan ini, agar tidak menyakiti perasaan Mama kalian. Kalian tahu seperti apa Rima dan sekarang kalian sudah menjadi lebih tahu setelah apa yang Papa katakan ini. Papa juga berharap setelah apa yang Papa katakan kepada kalian dan kalian bisa mengerti apa yang Papa katakan ini kepada kalian. Setelah itu semua itu terserah kalian mau percaya atau tidak Dan mau menerimanya atau tidak. Tapi satu hal yang harus kalian ingat Papa tidak pernah menyakiti Mama kalian dan selalu bersama dengannya dan tidak pernah berselingkuh dengan siapapun itulah yang harus kalian ingat dengan baik." Ucap Reno kepada Arya, Arka dan Nada.


"Arya... Kau percaya kan kepada Mama? Bahwa Mama bukanlah seorang pelakor. Mama juga tidak ada niat untuk membuatmu menderita apalagi, membuat Linda menderita dia sendiri yang membuat dirinya seperti itu. Seolah-olah Mama merebut Papamu darinya dan Mama juga tidak ada niat untuk memaksamu menikah dengan siapapun. Tentang Tina Karena Mama ingin kamu melanjutkan kuliah apalagi Kau masih terlalu muda untuk menikah Mama tidak ingin kau terlalu cepat untuk menikah dan tidak ada niat Mama untuk membuatmu menderita. Semua yang dikatakan Rima maupun Tina adalah kebohongan mereka itu sama sama-sama seorang pembohong. Mama tidak merestui hubunganmu dengan Tina Kau pasti tahu mengapa dan alasannya apa. Yaitu karena, Mamanya adalah seorang pelakor dan Papa kamu sudah menceritakan semuanya kepadamu dan Mama juga dulu pernah menceritakannya kepadamu. Arya, Kau sangat beruntung mendapatkan Maya dan Mama juga sudah melihatnya Kau sangat bahagia bersamanya. Dan itu adalah bukti bahwa Mama tidak pernah membuatmu menderita dan tidak pernah memaksamu untuk seperti apa kehidupan masa depanmu." Ucap Diana sambil usap air mata nya.


"Ma, Maafkan Arya karena sempat tidak percaya kepada Mama dikarenakan perkataan Rima. Tapi sekarang Arya percaya kepada Mama bahwa Mama tidak seperti apa yang dia katakan. Pa... Arya juga minta maaf kepada Papa karena tadinya tidak percaya kepada Papa dikarenakan perkataan Rima. Sekarang Arya sudah mengerti apa yang Papa katakan dan yang telah Papa jelaskan tetapi meskipun Arya sudah mau memaafkan Papa dan percaya kepada Papa. Namun ada satu hal yang Arya tidak bisa terima dan Arya minta maaf tidak bisa menerima Rima sebagai saudara tirinya Arya dan tidak akan mungkin bisa menerima Rima maupun Linda selamanya." Ucap Arya kepada Reno dan Diana.


"Ma... Pa... Arka juga percaya kepada Mama dan Papa kita akan sama-sama melewati ini semua. Tapi Arka tidak akan bikin bisa menerima Rima apalagi dia sudah menghina Mama, Arka tidak akan pernah memaafkan orang sepertinya. Maafkan Arka karena Arka harus mengatakan hal ini kepada Papa." Ucap Arka kepada Diana dan Reno.


"Ma, Pa... Nada juga percaya kepada Mama dan Papa dan kita akan menghadapi semua ini bersama-sama dan Kita akan selalu bersama selamanya." Ucap Nada sambil usap air mata nya.


"Tidak apa-apa Kalau kalian tidak mau menerima, Papa juga tidak bisa memaafkannya maupun memaafkan Linda begitu saja. Sudahlah lupakan Mereka jangan ingat Mereka lagi yang penting kita selalu bersama-sama selamanya dan kita harus saling percaya dan jujur itu yang Papa selalu tanamkan kepada kalian." Ucap Reno kepada Arya, Arka dan Nada.

__ADS_1


"Mama juga sangat menyayangi kalian dan kita akan selalu bersama-sama selamanya." Ucap Diana kepada Arya, Arka dan Nada.


Reno, Diana, Arka dan Nada kemudian diperlukan bersama sampai menangis dan terharu melihat Mereka berpelukan.


"Tapi Ma, Pa ada yang kurang dan belum lengkap diantara keluarga kita yaitu Oma dan Opa. Papa dan Mama bawalah mereka kemari karena Arka ingin bertemu dengan mereka dan katakan kepada mereka bahwa saudara kembarnya Arya masih hidup dan mereka pasti sangat bahagia sekali." Ucap Arka kepada Diana dan Reno.


"Pa, kita hubungi saja Mama dan Papa kita suruh mereka pindah kemari dan biarkan perusahaan sana karyawan yang lain yang mengurusnya. Apalagi Papa dan Mama kan seharusnya bersama dengan cucu mereka dan cicit mereka. Jadi tidak mungkin meninggalkan mereka tinggal berdua di sana tanpa kita melihat mereka." Ucap Diana kepada Reno.


"Baiklah kalau begitu Papa akan minta kepada Oma dan Opa kalian untuk pindah ke Jakarta dan kita akan bersama-sama di sini. Dan pastinya Oma dan Opa kalian akan sangat bahagia setelah mendengar bahwa, ternyata saudara kembar Arya masih hidup dan mereka pasti akan segera kemari untuk melihat Arka." Ucap Reno kepada Arya, Arka dan Nada.


"Arka, sudah tidak sabar menunggu kedatangan mereka dan ini pasti akan menjadi kejutan untuk mereka setelah tiga puluh lima tahun lamanya tidak bertemu." Ucap Arka dengan perasaan bahagia.


"Tapi Pa, jangan beritahu dulu kepada Oma dan Opa tentang Kak Arka karena ini akan menjadi kejutan untuk mereka. Pokoknya kita harus bisa mempersiapkan kejutan ini agar mereka datang kemari dan mereka pasti akan sangat bahagia setelah mendapatkan kejutan ini." Ucap Arya kepada Reno.


"Jangan khawatir tentang hal itu pokoknya kalian siapkan saja kejutannya untuk kedatangan Oma dan Opa kalian." Ucap Reno kepada Arya, Arka dan Nada.


Keluarga Reynaldi sangat bahagia dan berharap Linda, Rima, Tina tidak akan muncul lagi di kehidupan mereka namun jika itu terjadi mereka akan membuat perhitungan kepada Rima, Tina dan Linda karena mereka tidak akan pernah memaafkan Rima, Tina dan Linda sampai kapanpun.


Namun setelah mereka berpelukan dan merasa sangat bahagia tiba-tiba Bram datang untuk mengantar Nayla pulang ke rumahnya Maya.


******


Maya kemudian keluar untuk menjemput Nayla yang telah diantar oleh Bram, Bram kemudian melihat Maya yang kelihatan sangat sedih dan matanya yang masih sembab karena menangis membuat Bram bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi kepada Maya.


#BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2