
ORANG KE TIGA EPISODE 54
Bram kaget melihat wajah Dokter yang mirip dengan Arya. Bram kemudian langsung datang ke ruangan dokter Arka. Bram kemudian pergi menemui dokter Arka keruangan nya untuk berbicara kepada dokter Arka.
"Dokter, bagaimana keadaan Maya? Apakah kandungannya akan baik-baik saja? Sejak kehilangan suaminya dia begitu depresi dan terkadang kehilangan kendali aku khawatir dengan kandungannya." Tanya Bram kepada Dokter Arka.
"Saat ini usia kandungan Maya begitu sangat lemah jadi, kalian harus menjaganya dengan baik. Ini ada vitamin untuknya dan tolong diminum agar kandungannya menjadi kuat agar bisa lahir dengan normal." Ucap Dokter Arka sambil belikan Vitamin kepada Bram.
"Dokter boleh saya tanya sesuatu kepada dokter? Apakah anda memiliki saudara kembar karena..." Tanya Bram sambil menceritakan semuanya kepada Dokter Arka.
"Ya Tuhan... Pantas saja Maya memanggil Arya sambil melihat wajahku yang ternyata Arya sangat mirip denganku tapi... Apakah kau punya fotonya bisa aku melihatnya?" Tanya Dokter Arka kembali kepada Bram.
"Ini fotonya dokter mungkin dokter pernah melihatnya di suatu tempat atau bagaimana." Jawab Bram sambil tunjukkan foto kepada Dokter Arka.
"Orang ini, aku pernah menemuinya di rumah sakit dan dia koma pada saat itu. Saat itu aku berada di Bandung dia mengalami kecelakaan. Aku tidak tau kecelakaan apa tetapi, dia koma dan ditemani oleh seorang wanita aku masih ingat wajahnya dia sangat mirip dengan foto ini." Ucapan Dokter Arka membuat Bram kaget mendengarnya.
"Di Bandung, di mana tempat kecelakaan pesawat Arya pada saat itu satu bulan yang lalu Ya Tuhan... Jangan-jangan itu adalah Arya dan ditemukan oleh seorang wanita. Terima kasih ya dokter atas pemberitahuannya mungkin dengan ini Maya bisa tenang dan kami bisa mencari kembali Arya. Karena mayat Arya sama sekali belum ditemukan sampai sekarang ini dan bisa jadi orang itu adalah Arya. Memang banyak orang mirip di dunia ini tetapi tidak mungkin begitu mirip apalagi ciri-cirinya yang begitu khas. Tapi dokter apakah Dokter tidak memiliki saudara kembar?" Tanya Bram kepada Dokter Arka.
"Tidak, Saya tidak memiliki saudara kembar mungkin hanya mirip saja tapi nanti saya akan mencoba mencari tau tentang pemuda itu dan saya akan menghubungi anda lagi jika saya mengetahuinya nanti. Tapi mungkin sekarang pemuda itu sudah sadar dari koma dan kita tidak tau berada di mana dia sekarang ini." Jawab Dokter Arka kepada Bram.
"Ya mungkin saja dokter. Sekali lagi terima kasih ya dokter atas bantuannya ini semua demi Maya dan kesehatan bayinya aku sangat khawatir dengan kondisinya saat ini. Apalagi dengan kondisi Mamanya Arya yang juga sangat depresi atas kehilangan Arya." Ucap Bram kepada Dokter Arka.
"Aku bisa memahami dan mengerti dengan kondisi mereka saat ini pasti akan sangat sulit untuk menerima sebuah kenyataan yang tidak mungkin bisa mereka terima." Ucap Dokter Arka kepada Bram.
"Iya dokter terimakasih atas perhatiannya. Ya sudah kalau begitu saya keluar dulu dan saya akan memberikan vitamin ini kepada Maya dan keluarganya." Ucap Bram kepada Dokter Arka.
Setelah Bram dengan dokter Arka banyak ngobrol bersama, Bram kemudian keluar dari ruangan dokter Arka dan menemui Maya.
Di samping itu dokter Arka kemudian berpikir untuk menyusul Bram dan melihat kondisi Maya
******
Di ruang perawatan Maya telah sadar, setelah Maya sadar, Maya kemudian mengatakan kepada semua orang bahwa dia bertemu dengan Arya dan Arya tadi mengobatinya di saat pingsan.
Kedua orang tuanya Maya dan Kartika hanya terdiam karena sesungguhnya yang Maya lihat itu adalah dokter Arka bukanlah Arya.
"Aku bersungguh-sungguh mengatakannya bahwa Arya tadi datang menemuiku dan seolah-olah mengobatiku di saat pingsan dia memakai baju putih seperti baju dokter." Ucap Maya kepada semua orang.
"Kak Maya..." Ucap Kartika kepada Maya.
"Mama... Itu bukan Om Papa tapi dia adalah dokter Arka." Ucap Nayla kepada Maya.
"Maya... Tenanglah dulu kalau kau seperti ini terus bayimu tidak akan baik-baik saja kau tidak boleh seperti ini terus Maya." Ucap Rani kepada Maya.
"Maya tenanglah kau tidak boleh seperti ini terus karena tidak baik bagi kesehatanmu." Ucap Tommy kepada Maya.
"Tapi aku bersungguh-sungguh mengatakannya bahwa aku melihat Arya dan dia datang menemuiku itu sebenarnya yang terjadi." Ucap Maya kepada semua orang.
"Maya..." Ucap Raya kepada Maya...
"Maya itu bukanlah Arya tetapi itu dokter Arka dokter Arka mirip dengan Arya Itulah sebenarnya terjadi. Maka kau berpikir itu adalah Arya padahal itu ada dokter Arka. Maya Sudahlah jangan seperti ini terus kasihan anak kembarmu mereka juga akan ikut sedih karena kamu seperti ini." Ucap Bram kepada Maya.
"Mas Arya..." Maya melihat Dokter Arka dan kemudian langsung peluk Dokter Arka.
Maya langsung peluk dokter Arka dengan menyebut nama Arya dan mengatakan bahwa Maya sangat merindukannya dan Maya juga mengatakan bahwa Arya masih hidup.
Namun dokter Arka mengatakan bahwa dia bukan Arya, akan tetapi dia adalah dokter Arka dia hanya mirip dengan Arya. Hal itu dilihat sendiri oleh Ria istri Dokter Arka.
"Namaku adalah Arka bukan Arya. Dengarkan aku baik-baik kalau kau seperti ini terus maka kandunganmu akan semakin buruk dan bayi mu dalam bahaya. Aku akan mengatakan kepadamu semuanya tapi kau harus mendengarkan baik-baik lebih dulu dan bisa tenang agar kau baik-baik saja begitu juga dengan bayi dalam kandunganmu." Ucap Dokter Arka kepada Maya.
__ADS_1
Dokter Arka Kemudian menceritakan semuanya kepada Maya tentang orang yang dia lihat di Bandung pada saat di rumah sakit orang tersebut memang mirip sekali dengan Arya dan juga Arka namun dia koma rumah sakit pada saat itu.
"Sudah satu bulan berlalu mungkin sekarang dia sudah sadar dari koma dan bisa jadi orang itu tidak ada lagi di Bandung. Tapi saya janji kepadamu saya akan mencari tau di mana keberadaannya. Apakah dia sudah sadar dari koma atau tidak kau jangan khawatir aku akan mengatakannya kepadamu setelah aku mendapatkan kabar baik tersebut." Ucap Dokter Arka kepada Maya.
"Aku tidak percaya bagaimana bisa mungkin kau bukan Arya Kau adalah Arya suamiku ayah dari anak kembarku yang sedang aku kandung ini dan aku sangat yakin itu. Aku akan mengatakan ini kepada Mama dan dia percaya bahwa Arya masih hidup dan itu adalah benar." Ucap Maya kepada Dokter Arka.
"Ada apa ini? Siapa kau? Kenapa kau menyentuh suamiku? Kau ini sungguh keterlaluan!" Bentak Ria kepada Maya.
"Ria tenanglah dulu aku akan menjelaskan ini kepadamu tapi aku harus bicara kepada pasienku dulu. Ria dengar kan aku dulu, ini adalah Maya pasienku dia menganggap aku adalah Arya suaminya karena aku sangat mirip kepada Arya itu yang sebenarnya.
Bram kemudian mengatakan semuanya kepada Ria istri dokter Arka. Ria sangat memahami apa yang terjadi kepada Maya dan Ria mengatakan bahwa nama suami nya adalah dokter Arka bukan Arya.
"Ini tidak mungkin tidak mungkin ada orang yang sangat mirip dengan Arya apalagi ciri-cirinya begitu mirip dengan Arya. Sekarang kita kembali ke rumah dan katakan kepada Mama bahwa kau masih hidup itulah yang terjadi sebenarnya." Ucap Maya kepada Dokter Arka.
"Maya sudah lah..." Ucap Rani kepada Maya.
"Tidak Ma, ini belum cukup dia harus memberikan bukti bahwa dia memang bukan Arya atau dia hanya berpura-pura menjadi dokter Arka. Sekarang katakan kepadaku sebenarnya dan buktikan bahwa kau memang bukan Arya. Sekarang kita ke rumah dan temui Mama kamu agar semuanya jelas apakah kau Arya atau Arka." Ucap Maya kepada Rani dan Dokter Arka.
"Kau ini benar-benar sungguh keterlaluan kau tidak dengarkan apa yang dikatakan oleh Mama kamu tadi? Sudah cukup dan tolong pergi dari rumah sakit ini dan bawa obat kamu dan jangan mengganggu suamiku lagi Apakah kau mengerti itu!" Bentak Ria kepada Maya.
"Aku tidak akan berhenti sebelum dia membuktikannya karena aku ingin dia membuktikannya dengan cara menemui Mamanya Arya. Jika dia tidak mengenalnya maka dia bukanlah Arya itulah yang terjadi dan dia harus memberikan bukti itu semua bukti-bukti bahwa dia bukan Arya! Apakah kau bisa membuktikannya bahwa kau bukan Arya tetapi Arka?" Tanya Maya kepada Dokter Arka.
"Kau ini sungguh keterlaluan! Apa kau tidak dengar apa yang aku katakan bahwa dia adalah Arka bukan Arya Apakah kau mengerti!" Bentak Ria kepada Maya.
"Kalau memang itu benar dia harus membuktikannya bahwa dia bukan Arya karena tidak mungkin ada dua orang yang begitu mirip dengan wajah yang sama kecuali dia kembar." Ucap Maya kepada Ria.
"Maya Sudahlah, sudah cukup! Ayo kita pulang sekarang." Ucap Rani kepada Maya.
"Tidak Ma, aku mau dia membuktikannya sekarang bahwa dia bukan Arya kalau memang dia bukan Arya itu saja." Ucapan Maya membuat semua kaget mendengarnya.
"Baiklah kalau begitu kita akan ke rumahmu sekarang dan bertemu dengan Mamanya Arya dan itu sebagai bukti bahwa aku bukan Arya tapi Arka." Ucap Arka kepada Maya.
"Ria, Sudahlah aku tidak apa-apa dan aku akan tetap melakukannya Ayo kita semua ke sana dan kita juga akan ikut ke sana." Ucap Dokter Arka kepada Ria.
Dokter Arka dengan yang lainnya kemudian pergi ke rumah Arya untuk menemui Diana.
******
Di rumah keluarga Reynaldi, Diana masih saja berpikir bahwa Arya masih hidup. Diana masih memandang foto Arya dan berharap bahwa Arya akan datang dan kembali kepadanya.
"Ma... Sampai kapan Mama akan terus seperti ini kasihan Kak Arya jika Mama terus seperti ini dia tidak akan tenang di sana." Tanya Nada kepada Diana.
"Kakakmu akan kembali Mama sangat yakin itu dan Mama percaya. Karena itu adalah fakta dan perasaan Mama sekarang ini. Hati Mama berkata bahwa Arya masih hidup dan dia akan kembali ke rumah ini itu adalah fakta yang sebenarnya." Jawab Diana kepada Nada.
"Nyonya..." Ucap Bi Surti kepada Diana.
Bi Surti mengatakan kepada Diana dan Nada bahwa ada seseorang ingin bertemu dengannya. Nada dengan Diana kemudian ke depan untuk melihat orang tersebut.
******
Sementara itu Maya dengan yang lainnya sedang menunggu Diana bersama Nada dan Sonia untuk bertemu dengan Arka. Diana kemudian datang dan melihat wajah yang mirip dengan Arya. Diana kemudian langsung memeluk Arya dan mengatakan bahwa Arya telah kembali dan masih hidup.
Nada bertanya kepada Maya Sebenarnya apa yang terjadi Siapa orang yang tersebut yang mirip sekali dengan Arya yaitu kakaknya kemudian Maya mengatakan semua ya kepada Nada. Akan tetapi Diana tidak menyukai perkataan dari Maya yang mengatakan bahwa dia adalah Arka namun Diana mengatakan bahwa dia adalah Arya.
"Ini tidak mungkin katakan kepadaku yang sebenarnya apakah kau adalah Arya?" Tanya Diana kepada Arka.
"Maafkan aku tante namaku adalah Arka bukan Arya aku mengerti dan memahami bagaimana perasaan tante. Tapi aku bersungguh-sungguh mengatakannya bahwa aku adalah Arka bukan Arya.
"Tetapi Mengapa wajahmu begitu mirip dengan kak Arya? Coba kamu katakan sesuatu kepadaku dan buktikan bahwa kamu bukan kak Arya?" Tanya Nada kepada Arka.
__ADS_1
"Wajahmu mirip sekali dengan Kak Arya. Ma, apakah Kak Arya memiliki kembaran atau ada hal lain untuk membuktikan bahwa dia bukan kak Arya yaitu tanda lahir." Ucap Fandy kepada Diana.
"Ini tidak mungkin..." Ucap Reno dengan perasaan kaget melihat kedatangan Arka.
"Sekarang tolong anda katakan kepadaku dan buktikan bahwa anda itu memang bukan Arya yaitu melalui tanda lahir. Apakah kamu memilikinya? Dan juga melalui tanda bekas luka terbakar miliknya Arya di lengan tangan kirinya." Tanya Maya kepada Arka.
"Kau apa-apaan sih sudah cukup Sudah jelas dia bukan Arya kau masih saja mengatakan dia adalah Arya. Dia ini adalah Arka bukan Arya apakah kau mengerti itu!" Bentak Ria kepada Maya.
"Aku hanya ingin tau saja tidak lebih daripada itu. Tapi jika memang benar dia bukan Arya, aku akan benar-benar meminta maaf kepadanya atas kesalahan yang telah aku lakukan. Jadi sekarang tolong tunjukkan tanda lahir yang kamu miliki dan bekas luka bakar di lengan tangan kiri. Aku hanya ingin seperti itu saja tidak lebih daripada itu." Ucap Maya kepada Arka dan Ria.
"Kau ini benar-benar sangat keterlaluan!" Bentak Ria kepada Maya.
"Maya berkata benar sekarang buktikan Apakah kau memang bukan Arya atau tidak. Jika kau bukan Arya berarti kau adalah... Aku tidak bisa menjelaskannya kepadamu sekarang. Tetapi kau harus memberikan bukti itu sekarang sesuai apa yang Maya katakan kepadamu." Ucap Diana kepada Arka.
"Ma... Sudahlah..." Ucap Reno kepada Diana.
"Baiklah aku akan buktikan sesuai yang Maya katakan dan aku akan membuktikan bahwa aku bukanlah Arya seperti yang Maya katakan." Ucap Arka kepada semua orang.
Arka kemudian menunjukkan tanda lahirnya kepada semua orang dan tanda lahir tersebut berbeda dengan yang dimiliki Arya. Meskipun memiliki tahi lalat yang sama namun Arya dengan Arka memiliki tanda lahir yang berbeda. Adakah kemudian juga tidak memiliki bekas luka bakar yang pernah dimiliki oleh Arya.
"Coba lihat bahwa Arka tidak memiliki bekas luka bakar di tangan lengan kirinya. Sekarang apa lagi yang ingin kau katakan Maya? Apakah kau ingin mengatakan bahwa dia tetap adalah Arya?" Tanya Ria kepada Maya.
"Ini tidak mungkin... Sekarang aku punya permintaan Satu lagi Aku ingin kamu masak untukku satu saja yang ada di dapur aku mohon kepadamu." Ucapan Maya membuat Ria kaget mendengarnya.
"Kau ini semakin di biarkan semakin ngelunjak." Ucap Ria kepada Maya.
"Ria, sudahlah... Aku akan melakukan apapun yang dia katakan sekarang aku akan memasak untuknya sesuai apa yang diminta untuk membuktikan bahwa aku bukanlah Arya tetapi Arka." Ucap Arka kepada Ria.
"Baiklah terserah kau saja tapi setelah ini kita pulang." Ucap Ria dengan perasaan kesal.
Arka kemudian memulai masak dengan baik dan sempurna sangat berbeda dengan Arya yang tidak pandai memasak sama sekali. Hal itu dilihat oleh Diana dan disaksikan oleh semua orang. Diana sangat kagum dengan apa yang dilihatnya.
Setelah selesai memasak, Maya dengan Diana kemudian mencicipi makanan yang dibuat oleh Arka dan makanan tersebut sangat enak. Ria kemudian mengatakan bahwa Arka pandai memasak namun bagaimana dengan Arya Apakah dia juga sama dengan Arka.
"Bagaimana apakah kalian masih menganggap bahwa dia adalah Arya dan Apakah Arya sama dengan Arka pandai memasak?" Tanya Ria kepada Maya.
"Arya tidak pandai memasak sama sekali bahkan aku melarangnya setelah kejadian itu ketika tangannya terbakar di lengan sebelah kiri. Di saat itu dia ingin membantuku memasak air namun air itu tumpah di tangannya sehingga tangannya terbakar terkena air panas pada saat itu. Dia begitu ketakutan dan menangis ketika tangannya terluka pada saat itu dia khawatir tangannya dipotong oleh dokter pada masa itu maka dari itu aku melarangnya untuk tidak melakukan hal-hal yang bisa membahayakan dirinya." Ucap Diana sambil usap air mata nya.
"Ma Sudahlah semua sudah berlalu sekarang kita sudah tau kan bahwa dia bukan Arya meskipun baru pertama kali kita bertemu dengannya dan wajahnya begitu sangat mirip dengan Arya." Ucap Reno kepada Diana.
"Kalau dia bukan Arya, sekarang aku ingin bertanya kepadamu Apakah kamu memiliki saudara kembar satu lagi..." Ucap Diana dan kemudian tiba-tiba pingsan.
Ketika Diana pingsan, Diana Langsung ditaruh ke sofa. Nada kemudian mengambil minyak dan ditaruh ke kepala Diana sehingga membuat dia sadar.
Arka bertanya kepada Diana Sebenarnya apa yang terjadi Diana kemudian mengatakan tentang Arya dan mengambil foto Arya kemudian menunjukkan kepada Arka dan foto tersebut begitu mirip di saat Arka masih bayi.
"Mas Arka, foto ini mirip sekali waktu kamu bayi? Mama pernah menunjukkan nya pada waktu itu." Ucap Ria kepada Arka.
"Foto Arya dengan Arka sangat mirip pada waktu bayi ini hal yang sangat mustahil mereka begitu mirip. Jika itu adalah kembar dan ini dinamakan kembar identik karena mereka benar-benar sangat mirip seperti pinang di belah dua." Ucapan Rani membuat semua kaget mendengarnya.
"Tante, Apakah Arya memiliki saudara kembar?" Tanya Arka kepada Diana.
"Arya memiliki saudara kembar mereka adalah kembar identik yang begitu sangat mirip di saat aku melahirkan mereka berdua dan aku melihatnya dengan sendirinya. Namun salah satunya pergi di saat sesuatu telah terjadi sebuah bencana di sebuah rumah sakit sehingga salah satunya terpisah dan pergi hingga sampai sekarang aku belum melihat jenazah saudara kembar Arya. Setelah mendengar kejadian tersebut hatiku sangat hancur dan bingung. Namun Arya seperti malaikat bagiku karena dia adalah penyemangat hidupku hingga kemudian aku melahirkan anak kedua yaitu Nada." Ucap Diana kepada Arka.
"Ma... Jadi kak Arya punya saudara kembar?" Tanya Nada kepada Diana.
"Iya Nada itu benar. Maafkan Mama karena merahasiakan ini dari mu." Jawab Diana kepada Nada.
Nada dengan yang lainnya terdiam sejenak setelah mendengar apa yang dikatakan oleh Diana. Begitu juga dengan Arka yang terdiam sejenak setelah mendengar apa yang dikatakan Diana dan kemudian memandang foto Arya yang begitu mirip dengannya.
__ADS_1
#BERSAMBUNG