
ORANG KE TIGA EPISODE 76
Di rumah sakit Arka kemudian melihat hasil tes DNA milik Rima dan Reno. Alangkah terkejutnya Arka melihat hasil tes DNA tersebut yang mana Rima adalah anak kandung dari Reno.
"Jadi hasilnya mengatakan bahwa Rima adalah anak kandung dari Papa? Pantas saja Papa memintaku untuk merahasiakan ini dulu dari Arya dan Nada. Tapi, jika ini di rahasiakan mereka akan lebih marah lagi karena jika nanti mereka akan tahu hasilnya dari orang lain. Apa yang harus aku lakukan? Dan apa yang akan terjadi jika Arya dan Nada mengetahui kebenaran ini? Jelas pasti mereka akan sangat terluka dan mereka merasa di bohongi oleh Papa. Tapi jika mereka tau dari orang lain yang mungkin dari Mamanya Rima pasti mereka akan lebih marah lagi dan dan akan lebih kecewa daripada mengetahuinya hari ini. Dan Arya, pasti dia akan sangat marah karena aku tahu bagaimana Arya, dia pasti akan sangat marah tapi aku yakin Arya pasti akan minta penjelasan kepada Mama dan Papa. Ya Tuhan... Aku harap semua akan baik-baik saja setelah semua ini apalagi setelah mereka mengetahui kebenarannya." Ucap Arka dalam hati.
Arka sangat khawatir apa yang akan terjadi kepada Arya dan Nada jika mereka mengetahui kebenarannya. Tapi Arka yakin semua akan baik-baik saja setelah Papa dan Mama menjelaskannya kepada mereka.
******
Rumah Mahesa
Tommy dan Rani datang ke rumah Mahesa agar Mahesa menyuruh Rio untuk melupakan Kartika karena Kartika akan bertunangan dengan Zaky tapi Kartika kabur dengan Rio. Hal itu membuat Tommy sangat marah dan meninju Mahesa dengan mengatakan jika sampai Rio menikah dengan Kartika maka Tommy akan penjarakan Rio.
"Kau tidak bisa melakukan itu kepada Rio Apakah kau punya bukti bahwa Rio telah menculik Kartika dan membawanya kabur dari rumah? Jangan-jangan Kartika sendiri yang kabur dari rumah dan kau tidak tahu dia pergi ke mana. Jadi kau tidak bisa seenaknya menuduh orang lain yang mana kau menuduh Rio menculik Kartika dan membawanya kabur dari rumah!" Teriak Mahesa sambil emosi.
"Bagaimana jika itu adalah benar? Ternyata Rio yang membawa Kartika kabur dari rumah? Bagaimana jika itu benar? Apakah kau akan bertanggung jawab atas apa yang terjadi? Kau pikir aku akan merestui hubungan mereka dan menikahkan mereka? Itu tidak akan pernah terjadi selamanya karena aku tidak akan pernah merestui hubungan mereka untuk selamanya! Ingatlah itu baik-baik dan aku tidak akan pernah merestui hubungan mereka sampai kapanpun!" Teriak Tommy sambil emosi.
Tommy kemudian pergi begitu saja meninggalkan rumah Mahesa dengan perasaan emosi dikarenakan Mahesa mengatakan bahwa Rio tidak ada pergi bersama dengan Kartika.
******
Di rumah Tina
Tina mendapat kabar dari bodyguard-nya tentang perusahaan tempat kerja keluarga Reynaldi dan juga permasalahan keluarga Reynaldi. Tina sangat senang ketika keluarga Reynaldi mendapatkan masalah dan akan segera datang kembali ke rumah keluarga Reynaldi untuk membuat masalah lebih besar agar mereka makin menderita.
"Jadi mereka saat ini sedang dalam masalah dan seorang wanita mengaku bahwa dia adalah anak dari Om Reno Reynaldi? Cari tahu tentang anak itu. Aku ingin bertemu dengan anak itu agar aku bisa membuat keluarga Reynaldi semakin menderita karena itulah yang aku inginkan. Jadi kalian cari tahu di mana keberadaan wanita itu secepatnya karena aku ingin tahu di mana wanita itu secepatnya agar aku bisa bertemu dengannya dan berbicara dengannya." Ucap Tina kepada Bodyguard.
"Baik bos kami akan mencari tahu di mana keberadaan wanita itu secepatnya. Dan kami akan mengabari anda setelah menemukan Di manakah keberadaan wanita itu." Ucap Bodyguard kepada Tina.
"Aku harap aku bisa menemukan keberadaan wanita itu secepatnya karena melalui dia aku bisa membuat keluarga Reynaldi menderita selamanya. Karena dia adalah anak dari Om Reno Reynaldi maka, melalui anak itu aku bisa menghancurkan keluarga Reynaldi untuk selamanya." Ucap Tina sambil tersenyum licik.
"Bos, sekarang apa lagi yang akan kita lakukan rencana apa lagi setelah ini?" Tanya Bodyguard kepada Tina.
"Hari ini aku akan datang ke kantornya Arya untuk bekerja di sana. Tapi jika aku tidak diterima maka aku akan melakukan sesuatu agar aku bisa diterima di sana maka dengan itu secara perlahan aku bisa menghancurkan perusahaan milik Arya Reynaldi dan aku akan melakukannya dengan baik. Jadi kalian lakukan saja tugas kalian untuk mencari tahu tentang keberadaan wanita itu." Ucap Tina sambil tersenyum licik.
"Baiklah Bos kami akan melakukan sesuai dengan perintah anda." Ucap Bodyguard kepada Tina.
Tina sangat bahagia mendengar kabar dari Bodyguard-nya dan akan segera melakukan rencana berikutnya yaitu datang ke kantornya Arya untuk melamar pekerjaan dan berharap ada yang bisa menerima Tina untuk bekerja di kantornya.
******
Di kantor Reynaldi
Reno Reynaldi dengan Arya sedang mengadakan rapat penting untuk pembangunan di sebuah hotel. Pada saat rapat Reno sedang melamun dan berpikir apa yang akan terjadi jika nanti Arya mengetahui yang sebenarnya.
"Ya Tuhan... Aku harap Arya tidak akan marah kepadaku jika nanti Arya mengetahui kebenaran ini. Jika memang nanti Arya harus mengetahui kebenaran ini mungkin ini adalah yang terbaik. Dan ku harap semua akan baik-baik saja setelah Arya mengetahui kebenaran ini." Ucap Reno dalam hati.
"Apapun yang terjadi aku harus mengetahui kebenarannya dan aku akan menghadapi semuanya meskipun nanti kebenarannya adalah wanita itu benar-benar anaknya Papa. Tetapi aku tidak akan bisa menerima semua ini aku akan memberikan perhitungan kepada wanita itu apapun yang terjadi agar tidak mengganggu keluargaku lagi." Ucap Arya dalam hati.
"Pak Reno, bagaimana pembangunan hotel kita kapan kita bisa melakukannya kita harus cepat melakukannya Pak." Ucap salah satu karyawan kepada Reno.
"Boleh saja kita lakukan sekarang. Nanti kalian kumpulkan para karyawan untuk membangun hotel yang kita rencanakan tersebut. Sekarang rapat kita sudah berakhir Jadi kalian lakukan saja dengan baik untuk pembangunan hotel itu dan aku harap pembangunan hotel itu segera secepatnya dilakukan." Ucap Reno kepada semua karyawan.
"Baiklah Pak, kami akan melakukan secara baik dengan sesuai perintah anda." Ucap salah satu karyawan kepada Reno.
Rapat telah berakhir mereka semua telah keluar dari ruangan rapat namun tiba-tiba Tina datang setelah rapat berakhir. Kedatangan Tina membuat Arya sangat marah dan langsung mengusir Tina di hadapan semua karyawan agar tidak datang lagi ke kantornya.
__ADS_1
"Berani sekali kau mengusirku Arya aku kemari untuk bekerja tetapi kau mengusirku aku tidak bisa terima semua ini!" Teriak Tina kepada Arya.
"Kamu mau bekerja di sini? Jangan pernah bermimpi karena sampai kapanpun aku tidak akan pernah menerimamu untuk bekerja di perusahaan ini! Jadi lebih baik kau pergi dari sini karena kau tidak pantas untuk bekerja di sini dan tidak akan pernah diterima bekerja di sini!" Teriak Arya kepada Tina.
"Sekuriti! Bawa wanita ini keluar karena wanita ini perusak dan pengganggu keamanan karyawan di kantor ini! Jadi aku harap wanita itu tidak akan datang lagi untuk bekerja di sini karena wanita ini hanya mengganggu keamanan karyawan di kantor ini!" Teriak Reno kepada sekuriti.
"Baik Pak aku akan membawa wanita ini keluar." Ucap sekuriti kepada Reno.
"Aku bisa pergi sendiri! Dengarkan aku baik-baik Arya dan Om Reno kalian akan menyesal dan aku akan membalas perbuatan kalian dan kalian akan menderita selamanya itulah yang akan terjadi!" Teriak Tina kepada Reno dan Arya.
Tina kemudian pergi begitu saja meninggalkan perusahaan milik Arya dan Reno. Sementara Reno dan Arya pergi ke ruangan mereka masing-masing bersama dengan para karyawan.
******
Bram, Raya, Roy dan Lina mereka sedang berjalan-jalan ke mall dan ke pantai serta ke tempat yang lainnya bersama dengan Nayla mereka begitu bahagia jalan-jalan bersama karena sudah lama tidak mengajak Nayla berjalan-jalan bersama-sama.
"Pa, habis ini nanti kita akan jalan-jalan ke mana? Apakah kita akan kembali pulang ke rumah?" Tanya Nayla dengan polosnya.
"Setelah kita dari mall kita akan jalan-jalan ke pantai kemudian kita akan ke restoran untuk makan siang setelahnya." Ucap Bram sambil tersenyum kepada Nayla.
"Ke Pantai? Horeee Nayla suka sekali ke pantai Ayo kita berangkat sekarang karena Nayla sudah tidak sabar kita pergi ke pantai." Ucap Nayla dengan polosnya.
"Nayla, kita bayar dulu belanjaan kita Setelah itu kita pergi ke pantai." Ucap Raya sambil tersenyum kepada Nayla.
"Ayo Nayla Kita bayar dulu belanjaan kita setelah itu ke pantai dan kita berjalan-jalan ke sana di pantai serta kita akan ke restoran untuk makan siang." Ucap Lina sambil tersenyum kepada Nayla.
"Nayla, sama Opa kita tunggu Tante Mama dan juga Papa serta Oma di depan Setelah itu kita jalan-jalan ke pantai." Ucap Roy sambil tersenyum kepada Nayla.
"Papa, cepat ya... Nayla sudah tidak sabar kita jalan-jalan ke pantai." Ucap Nayla dengan polosnya.
******
Di luar perjalanan Tina marah-marah dan tidak terima apa yang telah dilakukan oleh Arya kepadanya dan berpikir akan membalas perbuatan Arya agar Arya menderita selamanya bersama dengan Maya. Namun di saat Tina sedang jalan tiba-tiba muncul mobil di hadapannya dan ternyata mobil itu miliknya Zaky.
"Maafkan aku... Apakah kau terluka? Aku benar-benar minta maaf dan aku tidak sengaja melakukannya." Ucap Zaky kepada Tina.
"Tidak apa-apa aku tidak terluka kau harus hati-hati dalam menyetir lihat ke depan agar tidak ada yang terluka dan beruntung aku tidak terluka pada saat ini." Ucap Tina kepada Zaky.
"Oh iya kenalin namaku Zaky Kalau boleh tahu Nama kamu siapa?" Tanya Zaky kepada Tina.
"Namaku Tina aku tadi ingin pulang ternyata hampir saja tertabrak olehmu dan aku mau pulang hari ini menaiki mobilku sendiri ya sudah lain kali kamu hati-hati." Ucap Tina kepada Zaky.
Tina kemudian pergi begitu saja meninggalkan Zaky namun sementara itu Zaky tidak memikirkan Kartika yang sudah kabur dari rumah.
"Di mana Kartika sekarang dan bersama siapa ponselnya saja tidak aktif dan Rio, aku tidak tahu di mana mereka sekarang. Aku harap mereka baik-baik saja dan tidak melakukan sesuatu yang memalukan." Ucap Zaky dalam hati.
Zaki kemudian pergi begitu saja sambil memikirkan dimana keberadaan Kartika dengan Rio dan berharap mereka tidak melakukan apapun.
******
Di rumah sakit
Ria datang ke rumah sakit untuk menemui Arka dan menanyakan tentang hasil tes DNA dan Arka mengatakan semuanya kepada Ria namun Ria mengatakan agar Arka mengatakan yang sebenarnya kepada keluarganya.
"Mas Arka, daripada nanti mereka tahu dan adik-adik mu tahu dari orang lain itu akan lebih berbahaya mereka akan lebih marah daripada mereka tahu sekarang ini. Jadi lebih baik mereka tahu sekarang darimu dan setelah itu pastinya mereka akan minta penjelasan kepada Papa dan Mama." Ucap Ria kepada Arka.
"Lalu bagaimana dengan Arya? Apakah dia bisa menerima semua ini Aku khawatir Sesuatu akan terjadi karena kita tahu kan seperti apa Arya ketika bertemu dengan wanita itu?" Tanya Arka kepada Ria.
__ADS_1
"Semua akan baik-baik saja mas meskipun nantinya Arya akan marah tetapi, semua akan baik-baik saja. Tentang wanita itu mungkin saja Arya akan membenci wanita itu dan tidak bisa menerima semua ini karena siapapun orangnya, seorang anak pasti akan sulit untuk menerima kenyataan yang terjadi di dalam hidupnya meskipun akhirnya dia bisa menerima dengan baik. Sekarang aku tanya kepada Mas Arka apakah Mas Arka bisa menerima semua ini?" Tanya Ria kembali kepada Arka.
"Entahlah aku tidak tahu tapi aku akan berusaha untuk menerima semua ini apapun yang terjadi karena ini demi kebaikan bersama dan kebahagiaan keluargaku karena mereka itu lebih penting daripada wanita itu." Jawab Arka kepada Ria.
"Ya sudah kalau begitu Mas Arka katakan saja yang sebenarnya maka, semua akan baik-baik saja." Ucap Ria kepada Arka.
Ria meminta Arka untuk mengatakan yang sebenarnya agar Arka tidak merasa bersalah karena membohongi adik-adiknya.
******
Siang harinya di rumah keluarga Reynaldi
Semua keluarga Reynaldi berkumpul setelah mereka makan siang dan menunggu kedatangan Arka ke rumah mereka. Namun Rima tiba-tiba datang dengan mengatakan bahwa kebenaran akan datang.
"Kebenaran akan datang dan akan segera terungkap yang mana aku adalah anaknya Papa Reno Reynaldi dan itu adalah fakta yang sebenarnya." Ucap Rima kepada semua orang.
"Lalu bagaimana jika tidak? Apakah kau siap untuk dipenjara karena telah mencemarkan nama baik dari keluarga Reynaldi?" Tanya Arya kepada Rima.
"Kita lihat saja nanti kebenarannya sebentar lagi kebenarannya akan terungkap dan semua akan tahu bahwa apa yang aku katakan Ini semua adalah benar." Ucap Rima kepada semua orang.
"Mas Arya tenanglah dulu meskipun nanti Mas Arya sudah tahu hasilnya, Mas Arya harus tenang itu yang harus dilakukan." Ucap Maya kepada Arya.
"Kak Arka lama sekali aku sudah tidak sabar menunggu hasilnya." Ucap Nada kepada semua orang.
"Nada tenang lah... Semua akan baik-baik saja." Ucap Fandy kepada Nada.
Arka kemudian datang bersama dengan Ria setelah mereka semua lama menunggu setelah itu Arya langsung bertanya tentang hasilnya kepada Arka.
"Bagaimana dengan hasilnya? Karena aku ingin mengetahui apa hasilnya." Tanya Arya kepada Arka.
"Arka..." Ucap Reno kepada Arka.
"Katakan kepada mereka semua tentang kebenarannya dan hasilnya yang mana, aku adalah anak kandung dari Papa Reno Reynaldi dan itu adalah fakta yang sebenarnya." Ucap Rima kepada Arka.
"Kak Arka... Kenapa Kakak diam saja Katakan yang sebenarnya karena kami ingin tahu kebenarannya. Apakah benar Rima itu adalah anak kandung Papa atau tidak!" Tegas Nada kepada Arka.
"Mas Arka... Ayo Katakan Sebenarnya Mas daripada mereka nanti tahu dari orang lain Lebih baik mereka tahu sekarang kebenarannya." Ucap Ria kepada Arka.
"Benar sekali lebih baik mereka tahu kebenarannya sekarang karena jika tidak aku akan melakukan yang lebih dari ini." Ucapan Rima membuat semua kaget mendengarnya.
"Sudah cukup Rima! Lebih baik kau diam! Biarkan Arka yang mengatakan semuanya!" Teriak Diana membuat Rima kaget mendengarnya.
"Arka... Katakan saja semuanya Papa akan siap menerima nya apapun itu jika itu yang terbaik." Ucap Reno kepada Arka.
"Baiklah aku akan mengatakan semuanya dan hasil tes DNA tersebut. Hasil yang sebenarnya adalah... Hasil yang sebenarnya adalah cocok Rima adalah anak kandungnya Papa itulah yang sebenarnya. Hasilnya cocok seratus persen aku sudah melakukannya dua kali untuk mengecek hasilnya dan hasilnya tetap sama bahwa Rima adalah anak kandungnya Papa." Semua kaget mendengar perkataan Arka.
"Ini pasti salah dan pasti bukan sebuah kebenaran, kakak pasti berbohong kepadaku itulah yang sebenarnya!" Teriak Arya kepada Arka.
"Kalau kau tidak percaya lihat sendiri di sini ada dua tes DNA dan aku sudah mengeceknya dua kali hasilnya tetap sama." Ucap Arka sambil berikan hasil tes DNA tersebut kepada Arya.
Arya kemudian mengambil hasil tes DNA tersebut dan mengecek hasil tes DNA serta membacanya. Arya begitu sangat kaget setelah membaca hasil tes DNA tersebut begitu juga dengan Nada yang kaget setelah membaca hasil tes DNA tersebut dengan rasa tidak percaya atas apa yang telah terjadi.
"Benar yang aku katakan bahwa aku adalah anak kandung dari Papa Reno Reynaldi itu adalah kenyataannya! Kalian yang tidak percaya kepadaku bahwa aku mengatakan kebenarannya dan wanita ini adalah seorang pelakor itu adalah kenyataannya! Karena dia telah merebut kebahagiaan keluargaku yang seharusnya Papa bahagia bersama dengan Mamaku! Tetapi karena wanita ini Papa berpisah dengan Mama itu adalah kenyataannya! Aku bicara berdasarkan fakta dan kenyataannya kalian saja yang tidak percaya kepadaku karena aku hanya mengatakan yang sebenarnya sebuah kebenaran itu adalah kenyataannya! Aku adalah anak kandung dari Papa Reno Reynaldi dan wanita ini adalah seorang pelakor dia telah merebut kebahagiaan keluargaku dia merebut Papaku dan juga telah merebut kebahagiaanku! Dia juga telah merusak rumah tangga pernikahan Papa dengan Mamaku itu adalah kenyataannya! Maka dari itulah aku kemari karena aku tidak terima atas apa yang telah dia lakukan! Dia telah bahagia di atas penderitaan orang lain itu adalah kenyataannya! Dia telah merebut segalanya dariku! Apa pantas dia bahagia? Tidak sama sekali! Karena dia merebut semuanya dariku dia telah membuat Mama dan Papa berpisah dan bercerai dia yang telah melakukannya! Sekarang dia sudah bahagia di atas penderitaan orang lain setelah apa yang telah dia lakukan! Seorang pelakor tidak akan mungkin mau mengakui kesalahannya karena sudah bertahun-tahun bersama dengan orang yang seharusnya tidak menjadi miliknya itulah yang dia lakukan! Papa juga lebih memilih wanita ini dibanding dengan Mama karena wanita ini telah merasukinya sehingga membuat Papa menceraikan Mama itu yang terjadi dan fakta yang sebenarnya! Kalian tidak bisa mengelak dari sebuah kebenaran karena kebenarannya aku adalah anaknya Papa Reno dan wanita ini adalah seorang pelakor itu adalah fakta yang sebenarnya dan tidak akan pernah bisa di ubah karena itu kenyataannya! Coba kalian lihat ini, ini adalah foto pernikahan Mama dengan Papa dan ini foto kebahagiaan Keluarga kami yang seharusnya Kami bahagia sampai sekarang ini! Kalian bisa lihat foto ini betapa bahagianya kami dulu tanpa wanita ini, tanpa kedatangan wanita ini! Tapi setelah wanita ini datang dalam kehidupan kami dan dalam kehidupan Papa, semuanya hancur karena wanita ini telah merebut kebahagiaan kami! Wanita ini telah membuat Papa dan Mama berpisah dan bercerai! Setelah itu wanita ini bahagia di atas penderitaan orang lain, setelah Papa dan Mama bercerai! Sampai-sampai Mereka pun menikah! Wanita ini adalah seorang pelakor dan selamanya akan seperti itu karena itu adalah fakta yang sebenarnya!" Teriakan Rima membuat semua kaget mendengarnya.
Setelah Rima berteriak tiba-tiba Arka menampar Rima dengan keras sampai berdarah dan menariknya keluar rumah hingga terjatuh serta mengusirnya dan kemudian langsung menutup pintu rumah.
#BERSAMBUNG
__ADS_1