ORANG KE 3

ORANG KE 3
ketakutan brayen


__ADS_3

pagi hari ini sangat berat sekali untuk membangunkan tubuh mereka.


karna mereka masih merasa sangat lelah setelah melepas rindu semalam.


"dek,,bangun ini sudah pagi."sapa lembut brayen kepada istrinya.


"mas. adek masih cape mas. boleh setengah jam lagi.. "seli merayu suaminya agar bisa meneruskan tidurnya.


"dek jangan seperti itu.apa masih kurang yang semalam. "rayu brayen karna sedikit tak tahan melihat istrinya seperti itu.


"ih mas ini apaan sih. seli hanya ingin istirahat sebentar saja. kan hari ini seli juga libur sayang. "ucap seli yang masih pada posisi tidurnya.


"ia sudah kalau begitu kita nikmati saja hari ini sayang. nanti mas bisa pesan makanan saja ok. "ucap brayen yang sudah memeluk erat istrinya.


"mas kan semalam udah.."seli sedikit menghindar dari cengkraman suaminya.


"kan itu yang semalam sayang. ini kan sudah pagi jadinya waktu sarapan pagi.aku akan memakanmu. "ucap brayen yang sudah siap untuk melahap habis setiap inci tubuh istrinya.


selipun hanya pasrah dengan perlakuan suaminya. karna diapun juga sangat mendambakan setiap belaian dari suaminya karena mereka jarang bertemu.


diskip saja ia adegannya hehe.


setelah selesai bertempur mereka pun segera mandi karna hari sudah mulai menjelang siang dan perut mereka juga sudah mulai lapar jadi mereka memutuskan untuk makan diluar tidak jadi memesan makanan.


"mas kita makan dimana hari ni."seli berias bertanya pada suaminya yang sedang berada di belakangnya


"seli mau makan apa dulu hari ni."tanya balik suaminya.


"apa aja deh mas. yang penting mengenyangkan. karna seli lapar sekali. "jawab seli yang sudah merangkul perut suaminya yang sedang berdiri di depannya.


"ok sayang tenang saja. hari ini puas puasin mau makan apa saja.yang penting seli senang. "ucap suaminya yang membelai rambut istrinya.


"makasih ia mas. "seli merasa senang


pergilah mereka ketempat yang dituju.dan mereka pun sarapan bersama.


dari kejuahan ada seorang pria yang sedari tadi memperhatikan seli. tanpa disadari oleh seli dan suami.


lelaki itu terus saja memandangi seli dengan sedikit tersenyum.

__ADS_1


dan disaat brayen ingin membayar dikasir. tanpa sengaja brayen melihat pria itu tersenyum tanpa sebab


karna tidak ada satu pun hiburan di rumah makan tersebut.brayen pun melihat arah pria tersebut tersenyum


dan ternyata pria itu tersenyum melihat istrinya. rasa curiga pun timbul


"mbak bisa cepat sedikit saya terburu buru. "brayen meminta kepada kasir untuk cepat menghitung makanan yang akan dibayarnya.


"ia pak. ini jumlahnya. "brayen pun segera mengeluarkan dompetnya dan mengambil beberapa lembar uang dan membayarnya. dan meninggalkan kasir


"ayo sayang kita pergi. "brayen buru buru mengajak istrinya untuk segera pergi dari sana.


"loh tadi bilang nanti saja pulangnya mas. seli masih ingin disini mas. "ucap seli bingung dengan suaminya yang seperti orang yang sedang terburu buru


"nanti saja kita kesini lagi. mas ada yang mau dicari sayang. takutnya kita kesorean diluar. "jawab brayen meyakinkan istrinya.


"ia sudah kalau begitu mas. kenapa juga mas ini baru ngomong sekarang."seli berdiri sambil bertanya kepada suaminya.


"ia namanya mas lupa sayang. "brayen menggandeng erat istrinya keluar dari resto itu.


tanpa melihat lelaki yang sedari tadi memandangi istrinya.sampai menuju parkiran dan membawa istrinya pergi.


"memang mas kenapa sayang.perasaan mas santai santai saja. "jawab brayen dengan santai mengendarai mobilnya.


"santai dari mana mas. mas loh pegang tangan seli kuat banget. kan sakit mas. "sambil memegangi tangannya yang masih terasa sakit karna digenggam erat oleh suaminya.


tiba tiba mobil terhenti. "astaga sayang mas minta maaf kalau dah buat tangan seli sakit."meminta maaf pada istrinya. dan memijit mijit tangan istrinya yang sakit


setelah mengelus tangan istrinya brayen pun mencium tangan istrinya dan memandangi wajah istri cantiknya


"mas ada apa ini. kok tidak biasanya mas begini. ada maunya ia. "seli merasa malu dengan perlakuan suaminya.


tetapi brayen hanya tersenyum memandangi istrinya.


"istriku cantik tidak dimata ku saja. aku harus menjaganya".brayen berucap dalam hatinya.


"mas kenapa sih. kok dari tadi hanya tersenyum saja memandangi selia. memang diwajah seli ada yang aneh kah mas. "seli melihat ke arah kaca spion mobil karna merasa aneh dengan suaminya yang terus memandanginya.


"tidak sayang tidak ada yang aneh dengan wajah mu. hanya saja kamu begitu cantik di mata ku. "ucap brayen menggoda istrinya yang mulai memerah wajahnya karna malu.

__ADS_1


"ah mas ini seli jadi malu nih. memang selama ini seli tidak cantik apa. "tanya seli malu malu


"kamu selalu cantik sayang. "brayen mendekatkan wajahnya ke hadapan istrinya. dan mengecup kening dan turun kebibir seli.


dan seli pun terkejut. tapi dia juga tidak bisa menolak ciuman dari suaminya. selipun membalas mesra ciuman suaminya.


suasana mulai memanas di dalam mobil. dan mereka tersadar bahwa mereka sedang berada di dalam mobil.


seli melepaskan ciuman suaminya. "mas sadar kita ini bukan dirumah. "


brayen pun enggan melepaskan istrinya. tapi dia sadar akan perkataan istrinya dan melepaskannya.


"ia sayang mas lupa. ia sudah kalau gitu kita lanjutkan dirumah saja ia. "brayen bergegas menyalakan mesin mobilnya dan melajukan kendaraannya dengan kecepatan sedang


"loh mas bukannya tadi mas mau mencari sesuatu barang. "tanya seli karna suaminya merubah rencananya.


"itu gampang saja sayang. itu masih bisa ditunda. tetapi kalau yang ini sudah tidak bisa ditunda lagi. "merayu istrinya yang sudah tidak bisa menahan hasratnya.


"mas kan semalam sudah.. "


"itu malam ini kan siang sayang. "ucap brayen. yang membuat istrinya tersipu malu.


brayen melajukan mobilnya sampai menuju rumah mereka.


sampailah mereka dirumah.disaat seli mau membuka pintu mobilnya brayen tidak mau melepaskan kesempatan keduanya yang tertunda


"sayang tunggu... "brayen langsung menghujani istrinya dengan berbagai ciuman.


selipun hanya pasrah dan menikamati setiap sentuhan yang diberikam suaminya.


aksi mereka tidak berlangsung lama di dalam mobil. karna brayen semakin menggila.


mereka pun segera masuk ke dalam rumah.


karna mereka hanya tinggal berdua. dan mereka bebas melakukan apapun dan dimanapun yang mereka mau. tanpa harus takut ada yang melihat.


brayen mengangkat tubuh istrinya menuju kamar pribadi mereka .hasrat brayen yang tidak bisa ditahan lagi. dan membaringkan tubuh istrinya di atas ranjang dengan perlahan.


brayenpun memulai dengan aksinya dan melepaskan seluruh hasrat yang tertahan sejak tadi. selipun selalu siap dengan apapun serangan yang diberikan oleh suaminya.

__ADS_1


brayen hanya takut bila istrinya disukai oleh orang lain. dari pada dia melepaskan emosi amarahnya. lebih baik dia melepaskan keinganan hasratnya bersama istrinya.


__ADS_2