ORANG KE 3

ORANG KE 3
ORANG KE TIGA EPISODE 63


__ADS_3

ORANG KE TIGA EPISODE 63


Arya kemudian mengatakan kepada Maya bahwa semua akan baik-baik saja dan Arya kemudian mengajak Maya untuk berbelanja ke Mall dan membeli bahan-bahan untuk memasak.


"Baiklah ayo kita berangkat sekarang sebelum bahannya habis." Ucap Maya kepada Arya.


"Bahannya tidak akan pernah habis karena kita belum berbelanja ke sana." Ucap Arya kepada Maya.


"Kau ada-ada saja ayo kita berangkat sekarang." Ucap Maya sambil tersenyum kepada Arya.


Maya dengan Arya kemudian berangkat ke mall untuk berbelanja bahan untuk dimasak.


******


Sementara itu di rumah Tina, Tina membuat rencana baru dan ingin menemui Arya untuk rencana terbarunya dan membuat Arya bersama dengan Maya terpisah.


"Hari ini aku akan datang ke rumahnya Arya dan menunjukkan foto ini kepada Maya dengan itu Maya akan sangat marah kepada Arya dan Arya akan kembali kepadaku. Tetapi jika itu tidak berhasil Aku akan melakukan lebih dari ini agar aku bisa memiliki Arya seutuhnya karena Arya hanya milikku selamanya. Maya tidak berhak untuk memiliki Arya karena Arya hanya milikku untuk selamanya. Maya, kita lihat saja nanti bagaimana aku akan merebut Arya yang seharusnya menjadi milikku karena, Arya sangat mencintaiku itulah yang sesungguhnya terjadi. Dan aku akan membuat Arya kembali kepadaku dan membuat Arya kembali mencintaiku seperti semula. Aku yakin apa yang aku lakukan ini akan berhasil dan Arya akan menjadi milikku selamanya apapun akan aku lakukan untuk mendapatkan Arya." Ucap Tina dalam hati sambil tersenyum licik.


Tina sangat yakin bahwa rencananya akan berhasil untuk merebut Arya dari Maya. Dan akan membuat Maya menderita selamanya setelah mendapatkan Arya dan Arya akan kembali kepada Tina untuk selamanya.


******


Sementara itu di kantor Reynaldi, Mahesa datang ke kantor Reynaldi dan mengatakan bahwa Fandy sudah bekerja sama kembali dengannya.


"Kau tidak memberikan pekerjaan maka jadi itu dia bekerja kembali bersamaku dan aku sangat bahagia sekali akhirnya Fandy telah bekerja kembali bersamaku dan kami akan bersama-sama lagi di kantor yang sama." Ucapan Mahesa membuat Reno kaget mendengarnya.


"Apa maksud perkataanmu dan Apa tujuanmu kemari? Kalau kau hanya untuk mengatakan hal seperti itu maka itu adalah hal yang tidak penting sama sekali bagiku mau dia bekerja di mana itu terserah dia karena aku tidak pernah melarang dia untuk bekerja di manapun." Ucap Reno dengan perasaan kesal.


"Benarkah seperti itu tapi kenapa wajahmu terlihat sangat kesal apakah karena Fandy kembali bekerja sama denganku? Tapi itu sebenarnya tidak apa-apa karena jika dia tidak bekerja bagaimana dia bisa menghidupi anak dan istrinya? Sementara kau tidak memberikan dia pekerjaan maupun di pekerjaan di sini." Ucapan Mahesa membuat Reno kaget mendengarnya.


"Pak Mahesa, Fandy itu adalah anak anda dan dia menantu saya. Saya sudah menerimanya itu sudah syukur buat dia dan dia harus berterima kasih akan hal itu. Soal pekerjaan dia bisa mencari sendiri dan mungkin itu lebih baik dia kembali bekerja denganmu jadi aku tidak masalah dengan itu. Yang penting satu hal dia harus bertanggung jawab atas Nada dan juga anaknya yaitu Sonia itu saja tidak lebih daripada itu." Ucapan Reno membuat Mahesa kaget mendengarnya.


"Jadi kau tidak marah kepadanya maupun tidak kesal setelah dia bekerja denganku kembali? Ya sudah terserah denganmu tapi aku bisa minta satu hal jika nanti dia minta bekerja sama dengan perusahaan mu kau harus menerimanya. Karena dia adalah menantumu dan aku menunggu hari itu tiba." Ucap Mahesa kepada Reno.


Mahesa kemudian pergi begitu saja meninggalkan ruangan Reno begitu saja tetapi Reno tetap tidak menghiraukan apa yang dikatakan oleh Mahesa dan tidak akan pernah bekerja sama dengan perusahaan Mahesa.


Ria Kemudian tiba-tiba datang dan masuk ke ruangan Reno dan menanyakan tentang Mahesa yang datang ke perusahaan Reno.


"Dia itu hanya datang untuk mengganggu kau jangan khawatir tentang hal itu." Ucap Reno kepada Ria.


"Papa harus hati-hati kepadanya karena dia punya banyak Bodyguard. Aku tahu dan dia sudah melakukannya pada saat di Amerika pada saat Arya mengalami kecelakaan pesawat dan Aku curiga ini ada kaitannya dengannya Maka dari itu tiba-tiba dia datang untuk mengajak kerjasama di perusahaan miliknya sebagai pengganti Arya." Ucapan Ria membuat Reno kaget mendengarnya.


"Papa juga curiga akan hal itu tapi Papa akan cari tahu kebenarannya dan setelah itu Papa akan menjebak mereka hingga perusaan mereka hancur setelah apa yang mereka lakukan kepada Arya." Ucap Reno kepada Ria.


"Baguslah itu Pa, makanya dari itu kita harus berhati-hati kepadanya. Oh iya Pa, kita akan membahas bisnis kerjasama di perusahaan kita yang sudah kita bicarakan sejak lama dan Arya di mana? Sejak tadi aku tidak melihatnya di kantor." Tanya Ria kepada Reno.


"Arya minta satu hari libur di kantor besok dia akan kembali karena katanya hari ini Maya sedang ngidam itu yang dikatakan." Jawab Reno kepada Ria.


"Bisa dilihat Arya sangat mencintai Maya ya sudah kita lanjutkan pembicaraan bisnis kerjasama Kita." Ucap Ria kepada Reno.


Ria dengan Reno membicarakan bisnis kerjasama mereka setelah mereka banyak ngobrol bersama.


******


Di rumah Reynaldi setelah berbelanja dari mall Maya dengan Arya kemudian masak untuk makan siang sekaligus masak spaghetti untuk Maya.


"Sayang kita cuci dulu bahannya dan kita kumpulkan semuanya." Ucap Maya kepada Arya.


"Ikannya bau sekali bagaimana mencucinya? Aku belum pernah melakukan ini sebelumnya." Tanya Arya kepada Maya.


"Biar Bibi saja yang membersihkan ikannya Tuan." Tanya Bi Nita kepada Arya.


"Ya sudah aku yang lainnya saja Bi. Tapi nanti aku yang memasak Bibi istirahat saja setelah itu." Ucap Arya kepada Bi Nita.


"Sayang kita kumpulkan saja bahan yang lainnya dulu Setelah itu kita akan memulai memasak." Ucap Maya kepada Arya.


"Ayo sayang kita kumpulkan semuanya dan aku akan ambil piring dan mangkoknya dulu. Kita akan kumpulkan bahan-bahannya serta memotong bawangnya." Ucap Arya kepada Maya.


Arya dengan Maya memasak di dapur dan Bi Narti mencuci ikan yang akan dimasak oleh Arya. Setelah dicuci Bi Narti disuruh istirahat oleh Arya dan Maya agar mereka bisa memasak berdua.


"Tuan, Nyonya tetapi..." Ucap Bi Nita kepada Arya dan Maya.

__ADS_1


"Tidak apa-apa Bi, semua akan baik-baik saja biar kami yang memasak semua ini." Ucap Maya kepada Bi Nita.


"Ya sudah kalian hati-hati kalau ada apa-apa panggil Bibi saja." Ucap Bi Nita yang kemudian pergi meninggalkan Arya dan Maya.


Arya dengan Maya kemudian memulai masak berdua namun hal itu dilihat oleh Diana dan tiba-tiba datang dengan marah-marah kepada Maya.


"Maya! Apa-apaan kau ini kau suruh Arya masak sudah tau dia tidak pandai masak kalau sesuatu terjadi kepada Arya bagaimana? Kau sungguh keterlaluan!" Teriak Diana sambil emosi.


"Ma, Maya lagi ngidam masakan Arya biar lah Arya yang masak untuk Maya. Lagi pula ada Maya yang bantuin Arya." Ucap Arya kepada Diana.


"Tidak bisa Arya! Kau itu tidak pandai masak bagaimana jika sesuatu terjadi? Apa kau lupa waktu tangan mu terbakar itu? Sudah jangan lakukan yang kau tidak bisa paham!" Tegas Diana kepada Arya.


"Ma, biar lah kak Arya masak untuk kak Maya, karena kak Maya kan lagi ngidam. Lagi pula ada kak Maya di samping kak Arya. Kak Arya masakkan juga untuk Mama dan Nada ya... Ma ayo kita duduk dan melihat mereka masak." Ucap Nada sambil mengajak Diana duduk.


"Ma, semua akan baik-baik saja Maya janji kepada Mama bahwa semua akan baik-baik saja dan Mas Arya juga akan baik-baik saja." Ucap Maya sambil tersenyum kepada Diana.


"Baiklah kalau begitu jika sesuatu terjadi kau akan tanggung akibatnya!" Teriak Diana kepada Maya sambil emosi.


"Ma, sudahlah kita duduk dan kita lihat kak Maya dengan Kak Arya masak." Ucap Nada sambil mengajak Diana duduk.


Diana dengan Nada pun duduk sambil menunggu dan melihat Arya bersama Maya masak meskipun Diana khawatir kepada Arya.


"Sayang ayo kita mulai lagi masaknya kita akan masak buat Mama dan Nada serta untuk semuanya." Ucap Arya sambil tersenyum kepada Maya.


"Ayo sayang aku akan mengajarimu memasak dengan penuh cinta." Ucap Maya sambil tersenyum kepada Arya.


"Biar aku yang potong bawangnya kamu yang lain saja sayang." Ucap Arya kepada Maya.


"Ya sudah kamu hati-hati ya sayang aku akan panaskan spaghettinya dulu." Ucap Maya kepada Arya.


"Aaaarrrggghhh...!" Tiba-tiba Arya berteriak sehingga Diana dan Nada masuk ke dapur.


"Sayang ada apa apakah kau baik-baik saja ya Tuhan... Kenapa tanganmu berdarah?" Tanya Maya dengan perasaan khawatir.


"Aku baik-baik saja sayang itu hanya kecap dan aku hanya bercanda." Ucap Arya sambil peluk Maya dan tertawa.


"Iihhh tidak lucu tau! Kau ini sangat keterlaluan jangan bercanda seperti itu Aku tidak suka." Ucap Maya dengan perasaan kesal dan peluk Arya.


"Sudahlah Ayo kita masak nanti gosong lagi." Ucap Maya sambil tersenyum kepada Arya.


"Aku akan membantumu menggorengnya." Ucap Arya sambil pegang tangan Maya.


"Hati-hati Sayang nanti kena minyaknya." Ucap Maya kepada Arya.


"Kalau kena minyaknya kan ada kamu sebagai pelindungku." Ucap Arya sambil tersenyum kepada Maya.


"Kau ini kebiasaan bercandanya ayo kita lanjutkan sebentar lagi Papa akan pulang dari kantor dan kita belum masak apapun. Hanya bercanda saja sejak tadi." Ucap Maya sambil tersenyum kepada Arya.


"Oh ya jangan lupa spaghettinya kita masukkan biar aku yang masukkan sayang." Ucap Arya sambil memasukkan spaghetti di dalam wajan Ya sudah berisi air.


"Hati-hati sayang, habis itu kita masak yang lainnya untuk mereka semua agar mereka bisa merasakan masakan mu dan mereka pastinya mengatakan bahwa masakan mu ini yang paling enak karena ini adalah yang pertama kali." Ucap Maya sambil tersenyum kepada Arya.


"Aku harap seperti itu sayang dan mereka tidak kecewa dengan hasilnya nanti." Ucap Arya sambil tersenyum kepada Maya.


"Sayang itu spaghetti nya sudah matang sini biar aku saja yang bersihkan kamu parut saja kejunya." Ucap Maya sambil tersenyum kepada Arya.


Arya dan Maya kemudian melanjutkan masak bersama dan dilihat oleh Diana bersama dengan Nada. Diana sangat terharu apa yang dilakukan Maya dan membuat Arya bisa memasak dengan baik.


******


2 jam kemudian


Setelah dua jam memasak Arya dengan Maya kemudian mempersiapkan segalanya dan hidangan pun telah selesai di meja.


Setelah hidangan berada di meja Maya tiba-tiba mengambil sedikit spaghettinya dan ingin merasakannya karena sudah tidak sabar untuk merasakan masakan dari Arya suaminya itu.


"Sayang kenapa kau merasakannya Papa baru saja pulang kita akan makan bersama-sama." Ucap Arya dengan perasaan khawatir.


"Aku sudah tidak sabar ingin memakannya ingin merasakan makanan ini yang dimasak oleh suamiku sendiri. Tidak apa-apa kan hanya sedikit saja tapi aku ingin kau menyuapiku. Ayo dong sayang karena hari ini aku sedang ngidam." Ucap Maya dengan manja.


"Baiklah kalau begitu aku akan menyuapi mu tapi kau harus duduk. Coba buka mulutmu ini adalah pertama kalinya aku memasak untukmu dan menyuapi mu makanan dari masakan ku ini dan semoga saja kau menyukainya bersama dengan anak kita." Ucap Arya sambil suapin Maya makanan.

__ADS_1


"Aaaarrrggghhh...! Tiba-tiba bayi di dalam perut Maya nendang.


"Kenapa sayang? Apakah anak kita tidak menyukainya dan pasti tidak enak masakan dari Papanya." Ucap Arya dengan perasaan khawatir.


"Hahahaha... Sayang jangan panik begitu anak kita menyukainya. Kamu tahu kenapa dia menendang? Karena dia menyukai makanan buatan Papa nya apalagi jika nanti dia sudah lahir pasti ingin sekali dia merasakan masakan Papanya yang sangat enak ini. Ini benar-benar sangat enak sayang dan aku serius mengatakannya. Kalau kamu tidak percaya aku suapin kamu ya sini bukan mulutnya akan aku suapin kamu biar tahu bahwa makanan yang kamu masak ini sangat enak." Ucap Maya sambil suapin Arya.


"Enak... Kok bisa seenak ini padahal aku tidak pandai memasak apapun tapi aku senang kau mengatakan bahwa kau menyukai apa yang aku masak ini dan ternyata masakan ini sangat enak. Oh ya Sayang ayo kita makan Papa dengan Mama bersama dengan yang lainnya pasti sudah menunggu. Apalagi Nayla pasti sudah pulang karena aku tadi mendengar suaranya. Tapi sebelum itu aku suapin kamu lagi sebagai tanda cintaku kepadamu." Ucap Arya sambil suapin Maya.


Arya sangat bahagia karena Maya mengatakan bahwa spaghetti yang dia masakkan untuk Maya sangat enak.


******


Diana bersama Nada melihat makanan di meja yang sudah disiapkan oleh Arya dan Maya. Nada kemudian memanggil Papanya bersama dengan yang lainnya termasuk Maya dan Arya untuk makan bersama.


"Ayo kita makan bersama sepertinya Makanan ini sangat enak." Ucap Nada dengan perasaan bahagia.


"Pa, coba lihat ini masakan yang masak adalah Arya apa Papa tahu Maya mengajari Arya memasak karena saat ini Maya ngidam masakan Arya." Ucap Diana kepada Reno.


"Wahhh Papa sudah tidak sabar ingin merasakan masakan Arya pasti enak semuanya ayo kita sama-sama makan bersama." Ucap Reno kepada semua orang.


"Arya, Maya ayo kita duduk dan makan bersama Nayla Ayo duduk bersama dengan Sonia. Oh iya Oma kamu kemana?" Tanya Diana kepada Sonia.


"Oma lagi kerja jadi tidak bisa datang kemari." Jawab Sonia kepada Diana.


"Sudah ayo kita makan bersama pasti masakan Kak Arya sangat enak." Ucap Fandy kepada semua orang.


"Wahhh ini semua pasti sangat enak Nayla ingin makan semuanya." Ucap Nayla dengan perasaan bahagia.


"Ya sayang sini Mama ambilkan makanan untukmu." Ucap Maya kepada Nayla.


"Ayo kita semua makan bersama ayo Nayla duduk dengan Om Papa dan kita makan bersama." Ucap Arya kepada semua orang.


Keluarga Reynaldi kemudian makan siang bersama. Mereka memakan makanan yang di masak oleh Arya. Mereka semua sangat menyukai masakan Arya dan mengatakan bahwa masakan Arya sangat enak.


"Bagaimana Ma, Apakah masakan Arya sangat enak atau tidak enak sama sekali?" Tanya Arya kepada Diana.


"Ini adalah pertama kalinya kamu memasak dan makanannya sangat enak sekali Mama menyukainya." Jawab Diana sambil tersenyum kepada Arya.


"Masakan kak Arya sangat enak sekali ini baru pertama kalinya Kakak memasak untuk kami." Ucap Nada sambil tersenyum kepada Arya.


"Masakan Om Arya sangat enak sekali Sonia sangat menyukainya. Ternyata Om Arya pandai sekali memasak, nanti Om Arya masak lagi ya untuk Sonia." Ucap Sonia dengan polosnya.


"Itu pasti sayang Om Arya akan masak semuanya untuk Sonia." Ucap Arya sambil tersenyum kepada Sonia.


"Masakan Om Papa sangat enak sekali ini baru pertama kalinya Nayla memakan masakannya Om Papa yang sangat enak sekali. Om papa nanti masak lagi ya untuk Nayla Nayla suka sekali makanannya." Ucap Nayla dengan polosnya.


"Arya, Kau sangat hebat ternyata kau sudah pandai memasak sekarang pasti Maya yang mengajarimu tapi sebelum itu Papa ingin berbicara denganmu. Kita akan berbicara secara pribadi di ruangan kerja Papa nanti Papa tunggu kau di sana." Ucap Reno kepada Arya.


"Apa yang ingin Papa katakan kepada Kak Arya? Apakah Papa sudah mengetahui bahwa aku sudah kembali bekerja di perusahaan Mahesa? Ya Tuhan... Jika Papa sudah mengetahuinya mungkin Papa akan beritahukan hal ini kepada Kak Arya." Ucap Fandy dalam hati.


Keluarga Reynaldi kemudian melanjutkan makanannya dengan penuh bahagia dikarenakan masakan Arya yang begitu enak. Di saat makan siang tiba-tiba berhenti dikarenakan Nayla mengatakan sesuatu yang membuat Maya tiba-tiba marah kepada Nayla.


"Ma, dulu Papa pernah masakkan makanan yang enak untuk Mama dan Mama bilang bahwa masakkan Papa itu sangat enak pada saat itu waktu kita masih bersama-sama dengan Papa. Apakah Mama masih ingat itu?" Pertanyaan Nayla membuat semua orang kaget mendengarnya.


"Nayla! Mama tidak suka kau berbicara seperti itu di depan Om Papa dan yang lainnya! Apa pantas kau berbicara seperti itu dan bertanya seperti itu? Pantas saja Oma kamu kemari marah-marah kepada Mama dan ternyata dia benar tingkahmu seperti ini kepada tante Mama kamu Raya. Untuk apa kamu bertanya seperti itu kepada Papa kamu dan untuk apa kamu bertanya seperti ini kepada Mama? Mama tidak suka pertanyaan ini! Karena hal ini tidak pantas untuk kau tanyakan maupun kau katakan di hadapan semua orang maupun di hadapan Om Papa kamu! Kita ini sedang makan bersama dan yang masak adalah Om Papa kamu bukan Papa kamu yang masak jadi tidak usah sebut namanya di saat kita lagi makan kau mengerti itu! Sekarang habiskan makanannya dan jangan coba-coba kau membahas hal itu lagi dan berbicara tentang itu lagi karena Mama sama sekali tidak menyukainya!" Tegas Maya kepada Nayla sambil emosi.


"Maya sudahlah... Ayo kita makan siang dulu kita ini sedang makan siang bersama-sama tidak baik di depan makanan bertengkar." Ucap Arya kepada Maya.


Keluarga Reynaldi kemudian melanjutkan makan siang bersama. Namun di samping itu Nayla merasa kecewa dan merasa sedih atas sikap Maya kepadanya.


******


Sementara itu di kantor Bram, sejak pagi Raya hanya berdiam diri di ruangannya sambil memandang foto Bram dan juga Nayla.


"Ya Tuhan... Kenapa bisa sakit seperti ini saat mendengar jawaban dari Mas Bram. Kenapa aku seperti tidak menerima kenyataan bahwa Maya adalah yang terbaik di hati Bram dan Maya adalah yang pertama di hati Bram. Nayla... Meskipun dia belum mengerti apapun tapi hatiku terasa sakit saat dia bertanya seperti itu kepada Papanya seolah-olah aku tidak ada artinya di hadapan Mas Bram dan Nayla. Nayla... Maafkan Tante Mama kalau Tante Mama belum bisa jadi yang terbaik dan pertama di hati Nayla. Mas Bram maafkan aku karena belum bisa jadi istri dan ibu yang baik buat Nayla dan kamu. Tapi aku janji akan berusaha untuk jadi Ibu dan Istri yang baik buat Nayla dan kamu Mas Bram." Ucap Raya menangis dalam hati.


Raya, menangis sambil melihat foto Bram dan juga Nayla dan kamu dan mengusap air matanya sambil memeluk foto tersebut dan berpikir bahwa dia harus menerima kenyataan ini dan berusaha untuk menjadi lebih baik lagi kepada mereka.


Saat Raya menangis tiba-tiba Lina masuk ke ruangan Raya dan melihat Raya menangis di ruangannya sambil memeluk foto Bram dan juga Nayla.


#BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2