ORANG KE 3

ORANG KE 3
gembira


__ADS_3

"seli sayang. maafin mas ia semalam. bukan maksud mas memaksakan seli. tapi seli pasti mengerti kan maksud mas. "ucap brayen.


"ia mas seli mengerti dan itu wajar saja mas. karna orang yang sudah menikah pasti mengharapakan kehadiran seorang anak. cuma kita belum tau kapan dikasihnya.tinggal kita yang berusaha. "ucap seli.


"Dan seli juga minta maaf mas. karna jawaban seli sudah mengecewakan mas. "


"ia mas maafin kok.mas juga tidak mau kita bertengkar terus. kita sudah jarang bertemu. mas cuma ingin diwaktu kita bisa sama sama seperti ini dimanfaatkan sebaik baik mungkin sayang. "ucap brayen.


"ia mas seli juga maunya seperti itu. Dan seli juga sudah siap kok mas buat penuhi permintaan mas. "ucap seli tersenyum.


"maksudnya sayang. "brayen masih bingung dengan ucapan seli.


"ia seli siap untuk memberikan anak buat mas. dan tidak perlu ditunda lagi. "


"kamu yakin sayang."brayen senang.


"he em mas seli yakin karna itu sudah menjadi tugas dan tanggung jawab seli sebagai istri. harus siap menjadi ibu. "ucap seli tanpa memikirkan egonya lagi.


"tapi bagaimana dengan pekerjaan mu sayang. bukannya kamu masih ingin bekerja. "tanya brayen.


"mas kalau seli sudah bicara seperti itu. berarti seli sudah harus siap meninggalkan pekerjaan seli. "ucap seli.


"bener sayang kamu ikhlas kan bicara seperti ini. "tanya brayen lagi.


"insyaallah seli siap mas. seli sudah memikirkannya dari semalam sebelum seli tidur. "ucap seli.


"owh berarti semalam dia lama masuk kamar ternyata memikirkan hal ini. dan akhirnya ini keputusan terakhir dia. "ucap brayen dalam hatinya.


"kalau memang seli sudah siap. mas sangat senang sekali mendengarnya. "ucap brayen girang.


"ia mas seli siap. "ucap seli.


"ia tinggal kita yang berusaha dan berdoa ia sayang. "ucap brayen memeluk istrinya.


"ia mas. "seli memeluk balik.


"ia sudah mas nanti lagi pelukkannya. ni dah waktunya seli pergi kerja. entar gara gara pelukkan bisa bisa seli telat lagi. "ucap seli sambil bercanda.


"owh iaia.karna mas sangat senang mendengar kabar ini. ia sudah ayo mas antar. "brayen menggandeng tangan istrinya menuju halaman.


"mas inikan baru kabar selia siap memberikan anak. mas sudah girang banget. apalgi kabar seli hamil mas. "ucap seli.


"kalau kabar itu yang mas dengar mas bakal ciumin perut seli terus hehe. "canda brayen.

__ADS_1


dan brayen pun pergi mengantar seli bekerja.


hati brayen dipenuhi dengan rasa yang teramat sangat bahagia. mendengar kabar yang sangat menggembirakan hatinya.


baginya mendengar kabar itu sudah sangat lebih dari cukup.


karna semua butuh proses untuk kejenjang selanjutnya. kalau sudah berhasil dengan apa yang sudah dicapai iti waktunya untuk bersyukur.


"akhirnya kita sampai."ucap brayen memarkirkan mobilnya.


"makasih ia mas. dah mau anter seli. "ucap seli mencium pipi suaminya.


"hem tumben ini pake cium pipi segala. "ucap brayen melirik istrinya.


"ia sebagai permintaan maaf ku mas. tapikan biasa juga begitu mas. "ucap seli.


"ia sayang. kamu hati hati ia dikerjaan. nanti siang mas anter makan siang ia."ucap brayen.


"ia mas. ia sudah seli pamit dulu masuk. "seli mencium punggung tangan suaminya. "assalamualaikum. "salam seli.


"ia sayang."brayen mencium kening istrinya. "waa alaikum salam. "salam balik brayen.


selipun keluar dari mobil brayen dan menuju pintu masuk kantornya..


dia menunggu sampai istrinya masuk kedalam kantornya. baru brayen akan pergi meninggalkan tempat.


"semoga seli bisa menepati janjinya yang dia katakan hari ini."ucap brayen.


dan brayen kembali menyalakan mesin kendaraannya dan pergi meninggalkan parkiran menuju rumah kesayangannya.


disepanjang jalan brayen tiada berhentinya mengucapkan syukur dan senang. karna istrinya akhirnya merubah keinginannya.


"terima kasih ia allah engkau telah mengabulkan permintaanku. "


"sekarang tinggal seli saja bagaimana nantinya. "ucap brayen.


"mending sekarang aku pulang dan bersantai sejenak. karna nanti siang waktunya mengantar makanan spesial masakkanku untuk istri tercintaku.. "ucap brayen senang.


brayen melajukan kendaraannya dengan kecepatan sedang sambil menikmati cuaca dipagi hari yang sangat segar.


dikantor seli.


"pagi semua. ucap seli tersenyum.

__ADS_1


"pagi juga say. "


"pagi sel. "


"kok ada yang beda pagi ini. "


"beda apanya. setiap hari selalu sama hanya pakaiannya saja yang berbeda. "ucap seli.


"ia beda. wajahnya itu nah seperti orang yang mendapatkan jakpot saja. "ucap teman seli.


"coba cerita sel. kalau lagi senang itu bagi bagi dong. "


"apaan sih kalian ini. tidak ada apa apa. aku cuma senang karna pagi ini suamiku masak spesial buat aku. "


"astaga kirain apakah. ternyata cuma masak saja. "


"memang suami mu masak apa sih kok bisa kamu bilang spesial. "


"hmmm. nasi goreng. "ucap seli singkat.


"hah nasi goreng. "mereka serempak.


"ia nasi goreng. memang kenap. "


"kirain masak spageti atau bisteak kah sel. ternyata cuma nasgor saja. "


"idih emang kenapa sih. kan suami ku jarang jarang masak buat aku. makanya buat aku itu spesial. rasanya juga spesial. "ucap seli senang.


"sel kita loh belum pernah liat wajah suamimu. "


"masa kalian tidak pernah melihat. "


"bener sel tidak pernah,suamimu itu tidak pernah mau keluar dari mobilnya kalau jemput kamu. "


"ia sudah nanti kalian bisa melihat wajahnya. siang dia kesini antar makan siangku. "ucap seli.


"yang bener sel. "


"ia bener kalian saja nanti. "


"okok "serempak.


karna mereka tidak pernah melihat suami seli selama seli bekerja. karna seli pindah bekerja. jadinya belum ada yang tau wajah brayen.

__ADS_1


__ADS_2