
Rio yang kala itu duduk di luar kantor menunggu Andrean keluar dari kantor dan ketika melihat Andrean sudah muncul bergegas Rio bangkit dari duduknya kemudian Rio mengajak Andrean untuk masuk ke dalam kelas.
Dengan patuh Andrean menerima ajakan Rio untuk masuk ke dalam kelasnya meskipun dalam hati Andrean sendiri merasa sangat bingung dan aneh karena baru pertama kali ini Andrean memasuki sebuah ruangan di mana para penghuninya sedang duduk dengan rapi di depan meja masing-masing.
Rio yang melihat Andrean berdiri termangu di depan pintu kelas langsung menarik tangan Andrean dan mengajaknya duduk di bangku nomor Dua, di mana di situlah tempat duduk Dion yang tidak lain Andrean sebelumnya.
"Sini duduk, "
Andrean hanya menganggukkan kepala ketika Rio mengajaknya untuk duduk tanpa disadari oleh Andrean dan Rio kehadirannya diperhatikan oleh dua orang gadis yang sedang duduk di di bangku nomor pertama pojok kanan mereka adalah Tika dan Santi.
__ADS_1
"San, lihat, itu Dion sudah masuk, "
Santi segera menoleh ke bangku yang ditunjuk oleh Tika dengan bahasa isyarat mata yang mana kemudian Santi mengagguk sambil mengulum senyum ketika melihat Dion sudah duduk di bangkunya.
Tidak lama kemudian muncullah Pak Guru yang mengajar dikelas mereka, hari ini yang menjadi pemimpin dalam pelajaran mereka adalah Pak Hamid seorang Guru yang sangat galak dan juga sangat tegas dalam kedisiplinan, di mana setiap siswa dan siswinya ketika melakukan kesalahan langsung mendapatkan hukuman bahkan siapapun yang masuk kelas dengan terlambat meskipun itu hanya lima menit maka pak Hamid tidak akan mengizinkan dirinya untuk mengikuti pelajaran darinya hal itu dimaksudkan agar menjadikan pelajaran bagi semua siswa yang ada di kelas itu agar tidak mengulangi satu kesalahan di mana mereka semua dituntut untuk bersikap disiplin dan tepat waktu.
Tidak hanya itu mereka juga mendapatkan hukuman yang tidak hanya dikeluarkan dan tidak mengikuti pelajaran dari pak Guru akan tetapi mereka juga dituntut untuk mengerjakan semua tugas yang hari ini dijadikan materi pelajaran di kelas itu, bahkan diantara mereka terkadang diberikan PR yang lebih banyak dibandingkan dengan siswa-siswi lainnya.
"Tika, itu lihat Kenapa Pak Guru hamid berdiri di depan kelas apa ada sesuatu yang akan dia katakan atau beliau mau menghukum kita Apakah di antara kita ada yang melakukan kesalahan sehingga membuat Pak Guru hamid murka dan marah, Lihatlah biasanya Pak Guru hamid itu langsung duduk dan memberikan materi pelajaran kepada kita tapi saat ini kenapa justru berdiri dan sangat mengherankan Aku khawatir sekali Pak guru Hamid benar-benar akan menghukum di antara kita kira-kira Apa kesalahannya ya dan siapa yang akan dihukum oleh pak Hamid, "tanya Santi kepada Tika yang kala itu diam menatap lurus ke depan kemudian menoleh sekilas ke arah Santi sebelum kemudian Tika memberikan jawaban kepada Santi.
__ADS_1
Tika menarik nafas panjang kemudian menghembuskannya dengan perlahan.
" Apa yang kamu katakan memang benar pak Hamid kali ini terlihat sangat aneh dan tidak seperti biasanya mungkin kami juga benar diantara kita pasti ada yang melakukan kesalahan dan ada yang akan dihukum sehingga Pak Amit yang biasanya duduk dan langsung memberikan materi pelajaran kini berdiri diam di depan kelas bahkan Lihatlah tidak ada senyum di bibirnya benar-benar Guru galak yang sangat menakutkan." ucap Tika pada Santi yang langsung Santi anggukan dengan perlahan.
"Kenapa Aku jadi berdebar-debar seperti ini ya? padahal aku sudah berusaha mengingat-ingat apa kesalahanku dan Aku tidak menemukan kesalahan yang buruk serta fatal yang mana bisa membuat Pak Guru galak itu menghukumku tapi kenapa hatiku masih tetap berdebar-debar dan merasa sangat takut kira-kira Siapa yang melakukan kesalahan dan kira-kira siapa yang akan mendapatkan hukuman dari Pak Guru galak itu?"
" Kamu itu aneh San Aku Bertanya saja belum dapatkan jawaban kini kamu balik bertanya Mana Aku tahu siapa yang akan mendapatkan hukuman dari Pak Guru galak aku juga sudah mengerjakan tugas PR ku dan Aku yakin sekali aku tidak mengecewakan Pak Guru galak itu dan tidak membuatnya marah karena aku juga sepertinya tidak melakukan kesalahan apapun mungkin Jojon atau Angga yang membuat kesalahan biasanya kan mereka berdua yang selalu bikin onar di kelas dan mungkin mereka berdua yang telah membuat Pak Guru galak itu marah dan emosi sehingga dia masuk ke dalam kelas tidak mau duduk akan tetapi langsung berdiri di depan kelas dan tidak langsung memberikan materi pelajaran kepada kita, mungkin Pak Guru galak itu memang bertujuan untuk memberitahu kepada kita siapa murid yang akan mendapatkan hukuman darinya untuk itu diam dan dengarkan saja, Smoga hukumannya tidak terlalu berat. "
"Kamu benar sekali aku juga merasa was-was dan merasa sangat khawatir kira-kira siapa yang akan mendapatkan hukuman dari Pak Guru galak itu, dan mungkin perasaan kamu itu benar jika Jojon dan Angga yang selalu membikin onar di kelas merekalah yang mendapatkan hukuman serta amarah dari Pak Guru galak sehingga pak Guru galak itu tidak langsung duduk di tempat duduknya akan tetapi justru berdiri di depan kelas, "
__ADS_1
"Sssttttt, Diam-diam jangan berisik Lihatlah pak guru Hamid sepertinya akan memulai pembicaraannya, "