Pacarku Vampir Tampan

Pacarku Vampir Tampan
Bab. 67.Penasaran


__ADS_3

Andrean menepuk-nepuk pundak dari salah satu ketiga laki-laki yang telah mendorongnya. Sungguh tepukkan Andrean yang terlihat biasa saja ternyata yang dirasakan oleh Salah satu dari Ketiga laki-laki yang mendorong Andrean meringis merasakan sakit.


Hal itu membuat kedua orang temannya merasa heran juga salah satu teman dari ketiga laki-laki yang mendorong Andrean, dimana dirinya yang langsung pergi menempati tempat duduk dari Alya dan Ibunya yang baru pergi.


"Woi lo kenapa, seperti kesakitan begitu apa sakit cuma di tepuk bahumu begitu? "tanya salah satu dari ketiga temannya yang merasa penasaran dengan Apa yang dirasakan oleh salah satu temannya yang mendapatkan tepukan ringan di bahu dari Andrean, ketiga laki-laki itu kemungkinan berniat untuk duduk di tempat Alya dan Ibunya dan mereka berempat yang merasa ingin lebih dulu mendapatkan tempat duduk mendorong tubuh Andrean hingga hampir terjatuh


"Sskitlah, Apa kamu pikir biasa saja mana rasanya juga sangat panas, "keluh salah satu dari teman mereka yang terkena tepukkan tangan dari Andrean.


"Apa? panas. "


Ketiga temannya serentak bertanya begitu juga dengan satu orang laki-laki yang tadinya langsung mengambil tempat Alya untuk dijadikan temannya duduk.

__ADS_1


"Woi, kamu beraninya kuraang aajar kepada teman kami rasakan ini, " gertak salah satu dari ketiga laki-laki yang ada di tempat itu, di mana dia merasa sangat kesal dan geram dengan apa yang dilakukan oleh Andrian kepada temannya, terlebih temannya mengeluh merasa sakit akibat pukulan dari Andrean sehingga laki-laki itu merasa penasaran dan tidak terima dengan apa yang dilakukan Andrean kepada temannya.


Untuk itu dengan sangat geram kesal dan juga marah laki-laki itu mulai melakukan perlawanan dengan memukul Adrean akan tetapi ketika laki-laki itu hendak memukul Andrean dan di saat tangan mengepal dengan kuat mengarah ke wajah Andrean dengan cepat Andrean menangkap tangan itu kemudian hanya dengan gerakan yang tidak terlihat mengerahkan otot atau tenaga dalam tangan yang ditangkap oleh Andrean digenggam dengan sangat erat hingga membuat si empunya merinis kesakitan bahkan memohon dan meminta agar Andrean melepaskan genggaman tangannya.


"Awwwwh, Ampun lepaskan tanganku, jika kau tidak melepaskan tanganku bisa-bisa tanganku remuk dan patah dan jika kamu tidak melepaskan tanganku aku akan berteriak dengan sangat keras agar semua orang yang ada di restoran ini mengeroyok dirimu,


Cepat lepaskan atau Aku benar-benar akan berteriak sekarang juga, "ancam dari salah satu laki-laki yang merasa kesakitan karena tangannya digenggam erat oleh Andrean di mana genggaman tangan dari Andrean benar-benar sangat kuat dan sangat erat bahkan tangan itu mencengkram kemudian serasa mematahkan seluruh otot yang ada di dalamnya.


Beberapa pasang mata dari para pengunjung yang kala itu berada di tempat itu menatap heran kepada yang tiba-tiba melangkah pergi meninggalkan warung tempat mereka makan dan keempat laki-laki yang tadinya mendorong dan memukul Andrean kini mulai duduk di depan meja sambil sesekali membicarakan tentang Andrean Bahkan mereka membicarakan tentang kekuatan Andrean yang cukup kuat dan sangat jarang sekali ditemui oleh orang-orang pada umumnya.


Dimana cengkraman itu sungguh sangat kuat dan seolah-olah cengraman itu ini meremukkan seluruh tulang-tulang dari tangannya Selain itu ketika tangan dari laki-laki yang keberadaannya didorong oleh keempat orang itu dan merasakan satu hawa panas yang tiba-tiba mengalir ke dalam tangannya membuat laki-laki itu berfikir Siapakah Andrean.

__ADS_1


"Hei, Apa kamu tahu laki-laki yang tadi itu berada di tempat ini yang kita dorong dan hampir jatuh pada salah satu dari ketiga laki-laki yang kini sedang duduk berhadapan sambil menunggu hidangan tersedia dari sang pelayan.


" Aku tidak tau, "


" Anak muda itu benar-benar hebat Sepertinya dia bukan anak sembarangan dan aku belum pernah melihat anak itu berada di sekitar tempat ini, Ayo kita cari Aku ingin melihat anak itu sebenarnya siapa dan mengapa dia berada di tempat ini, Aku yakin setelah kita dorong dan dia pergi begitu saja aku sangat yakin jika sebenarnya laki-laki itu tidak ingin makan di tempat ini mungkin ada yang sedang dia cari, "


"Kau benar ayo kita cari dia agar kita bisa mengetahui siapa anak muda itu sebenarnya.


" Tapi bagaimana dengan pesanan makanan kita? "


"Sudah lupakan ayo pergi! "

__ADS_1


__ADS_2