Pacarku Vampir Tampan

Pacarku Vampir Tampan
Bab73. Terkejut


__ADS_3

Melihat lambaian tangan dari Andrean Gumbus Geni semakin tersulut emosi di mana Dirinya dengan cepat mengibaskan tangannya ke samping, dimana kibasan tangannya menimbulkan tiupan angin yang cukup keras dan kencang di mana pusat dari angin itu bisa menggoyahkan siapapun yang sedang berdiri di sana termasuk Andrean yang kala itu berdiri tepat di hadapan Gumbus Geni, akan tetapi Andrean yang juga memiliki kekuatan cukup tinggi tidak menyerah begitu saja ketika hembusan angin hendak menerjang dirinya terjatuh Andrean segera mengeluarkan kekuatan tenaga dalamnya untuk menyeimbangkan tubuhnya agar tidak terkena tiupan dari angin yang Gumbus Geni lakukan.


"Kurang ajar sekali kau Anak muda berani menantangku jangan salahkan Aku jika pada Akhirnya kamu hanya akan tinggal Nama, karena sampai detik ini belum pernah keris ku ini mengalami kegagalan karena siapapun yang berhadapan dengan keris ini maka kematian lah yang mereka dapatkan pertimbangkan kembali apa yang ingin kamu lakukan cepat berlutut dan minta maaf kepadaku maka aku akan mengampuni dirimu karena jika kamu tidak melakukan itu maka aku tidak bisa menjamin jika nyawamu akan bisa selamat, "seru Gumbus Geni dengan suara yang lantang,


Sementara Andrean hanya tersenyum miring mendengar ancaman dan juga gertakan dari Gumbus Geni di mana Andrean sendiri sudah sangat bosan dan lelah diganggu oleh orang-orang yang tidak pernah dia ketahui Apa kesalahannya untuk itu Andrean sendiri sudah berniat untuk mengakhiri semuanya dan memberikan pelajaran kepada orang-orang yang berani merendahkan dirinya..


"Majulah dan lakukan apa yang bisa kamu lakukan Aku tidak takut, cepatlah maju Aku hitung sampai hitungan ketiga, jika dalam hitungan ketiga kamu tidak segera menyerang diriku dan memberikan serangan padaku maka akulah yang akan memberikan serangan kepadamu dan Aku pastikan Aku tidak akan menyerangmu lebih dari 4 jurus kamu pasti sudah tumbang majulah Aku siap menghadapimu dan tidak perlu kamu banyak membuang waktu hanya dengan berbicara waktu itu Segera lakukan dan buktikan semua ucapanmu, "seru Andrean yang kini mulai kesal

__ADS_1


Gumbus Geni semakin marah dan geram tanpa menunggu lagi langsung memberikan serangannya. Tubuhnya melompat dengan mengarahkan keris yang ada di tangannya.


Setiap dari ayunan keris yang di lakukan Gumbus Geni keris itu menimbulkan percikan Api yang siap membakar dan dengan gerakan cepat percikan Api itu menyambar nyambar dan membakar apa saja yang ada.


Andrean yang tidak ingin main-main lagi dengan gerakan cepat memutar tubuhnya dan dalam sekejap tubuhnya kini berubah mengenakan jubah hitam dan panjang.


Andrean sendiri yang tidak ingin banyak bicara dan menanggapi serta tidak ingin membuang-buang waktu dengan cepat berkelebat, tubuhnya terbang ke arah Gumbus Geni di sertai dengan seranganserangan yang cukup mematikan, karena setiap tendangannya sangat kuat.

__ADS_1


Kali ini Gumbus Geni benar-benar harus berjuang keras untuk menghindari tendangan dari Andrean yang tidak mengenal Ampun.


Apa yang dikatakan Andrean ternyata tidak main-main Andrean terlihat sangat serius memberikan Serangan-serangan nya.


Terbukti hampir saja tubuh Gumbus Geni terkena tendangan dari kaki Andrean yang kala itu menyerangnya dan rupanya apa yang dia katakan antrian adalah benar di mana Andrian tidak memberikan kesempatan sedikitpun kepada gumus Geni untuk melakukan serangan balik di mana dengan gencar Andrean memberikan pukulan dan tendangan kali ini mengarah pada tangan gumbus keni yang memegang garis di tangannya dan dalam sekejap kaki yang begitu memiliki kekuatan tenaga dalamnya memberikan tendangan yang dahsyat ke tangan gugus keni sehingga keris yang ada di tangan gambus Geni terlempar dengan sangat jauh Hal itu membuat gugus jenis merasa begitu terkejut dan daerah negara baru kali ini mendapatkan seorang lawan yang benar-benar tangguh dan mampu membuatnya kewalahan.


Gumbus gedi yang terkejut Kerisnya terlepas dari tangan segera berdiri bangkit dan hendak memberikan serangan balik akan tetapi tendangan dari Andresn lebih dulu mengenai tubuhnya hingga membuat Gumbus Geni kembali jatuh tersungkur di lantai dan lagi-lagi Andrian tidak memberikan kesempatan kepada Gumbus Geni untuk bangkit berdiri atau mengumpulkan semua kekuatan tenaga dalamnya karena dengan cepat Andrean kembali memberikan pukulan yang cukup kuat kepada gugus keni sehingga kubus ini hanya bisa berguling ke kanan dan ke kiri untuk menghindari semua serangan juga pukulan dari Andrean karena ketika dirinya tersungkur jatuh di lantai yang kini terpaksa berguling-guling untuk menghindari serangan Andresn yang kesekian kalinya tidak memberikan kesempatan untuk Gumbus Geni bisa menghindar.

__ADS_1


__ADS_2