
kedua anak buah dari Gumbus Geni yang kala itu sedang mencari Andrean justru mereka berdua menemukan Gumbus Geni yang jatuh terkapar di lantai membuat kedua anak buah dari Gumbus Geni segera maju menghampiri dan membantu rumput ini untuk paket berdiri dan menjauh dari tempat itu.
Kedua wajah Mereka terlihat sangat panik dan cemas Di mana keduanya melihat Gumbus Geni seolah-olah sedang terluka sangat parah karena gumbus geni tidak lagi mengeluarkan kekuatan.
justru yang terdengar adalah suara Eerangan kesakitan dari gumbus Geni yang seolah-olah terlihat sangat memprihatinkan di mana Gumbus Geni Meraung mengeluh sakit kedua anak buah dari kubus dunia segera membantu kumbus keni untuk sakit dan pergi dari tempat itu akan tetapi kubus gede menolaknya.
" Bos Apa yang terjadi padamu? seru dari kedua anak buah dari Gumbus Geni yang kala itu terlihat sangat panik melihat bosnya yang tersungkur dan jatuh tetapi dengan kasar dan dengan suara yang keras, Gumbus Geni menolak bantuan dari kedua anak buahnya.
"Tidak perlu menyentuhku Aku bisa bangkit dan bisa berdiri sendiri menjauhlah kalian, seharusnya kalian segera mencari dan menyebar di mana keberadaan anak muda itu, bukan justru diam dan menunggu diriku karena diriku tidak membutuhkan bantuanmu Cepatlah pergi dan tangkap Anak muda itu jangan sampai mereka lolos dan kabur, Aku mau kalian tangkap anak muda itu dengan cepat kemudian bawa ke depanku jika kalian bisa Cepatlah seluruh kubus pergi kepada kedua anak buahnya.
__ADS_1
" tapi Bos kemana kita akan mencari anak muda itu sementara kami tidak tahu anak muda itu pergi ke mana sejak dari tadi mencari kami tidak menemukan anak muda itu. "
" Dasar bodoh tentu saja ke mana saja Cari sampai dapat tidak perlu kembali Jika kalian belum menemukannya. " seru Gumbus Geni dengan sangat keras dan geram dirinya sangat marah dan kesal kepada kedua anak buahnya yang mana mereka tidak mengetahui dan tidak bisa mencari keberadaan dari Andrean.
seorang pemuda yang mana telah membuat dirinya jatuh tersungkur tanpa bisa memberikan perlawanan, sungguh suatu hal yang sangat memalukan dimana dirinya harus tumbang sebelum berperang.
Dengan wajah bingung kedua anak buah Gumbus Geni bangkit berdiri kemudian berjalan menjauh meninggalkan tempat di mana Gumbus Geni sedang memerintahkan mereka untuk mencari antrian yang kala itu entah berada di mana.
hanya dalam hitungan menit adrean sudah berada di depan rumahnya di mana kali ini anda segera masuk ke dalam rumah melalui celah-celah atau langit-langit atap dari gambar rumahnya di mana Andrian tidak akan melewati pintu dikarenakan hari sudah sangat sore dan antrian berniat untuk segera masuk ke dalam kamarnya agar kedua orang tuanya tidak bertanya banyak hal tentang dirinya tapi apa yang terjadi adalah suatu hal yang sangat memprihatinkan di mana Andrian harus pendengar setiap ucapan hari Gumbus Gani,
__ADS_1
" kamu baru pulang antrian kenapa sampai sama sore seperti ini baru daripada saja diriku Apa kamu tidak tahu jika orang tuamu sangat bingung mencari Keberadaanmu Sejak pagi karena kamu belum juga Pulangnya setelah pulang sekolah.
Andrean yang kala itu tidak menyangka jika di dalam kamarnya Sudah ada mamanya membuat kubus Geni langkah dengan sedikit tergesa-gesa untuk bisa keluar dari dalam gambar ruang tamu dalam di kamar itu gembus Geni menggantikan dirinya dengan Andrean.
" Kamu dari mana saja antrian Kenapa jam segini baru bisa pulang ke rumah Apa kamu tidak tahu tentang apa aja masnya bumbu ketika mengetahui kamu belum berada di rumah. "
" Ibu Andrian baru saja pergi ke rumah teman di mana ada sesuatu yang perlu kami selesaikan di sana sehingga antrian pulang dengan terlambat Aku harap Ibu tidak lagi marah dan tersinggung karena antrian berubah memberitahu kepada ibu jika Andrian akan pulang dengan terlambat ucap antrian berikan jawaban kepada ibunya di mana Ibu Andrian kini bangun bangun kemudian tersenyum lega dikarenakan antrian sudah pulang ke rumah.
" Baiklah kalau begitu Kamu boleh beristirahat tapi lain waktu Jika kamu ingin pergi ke rumah temanmu kamu harus memberitahu kepada ayah dan ibumu sebelumnya agar kami tidak khawatir memikirkan dirimu, "
__ADS_1
"Siap Paman, " ucap Adrian memberikan jawaban kepada ayah dan ibunya.