Pacarku Vampir Tampan

Pacarku Vampir Tampan
Bab. 45 Kecewa


__ADS_3

Rio yang mengatakan jika Rumah bertingkat yang ada di ujung jalan adalah Rumah Alya. Andrean yang kala itu sedang makan kemudian pandangan matanya tertuju kepada rumah yang ada di ujung jalan di mana terlihat olehnya sebuah Rumah bertingkat akan tetapi pintunya sedang tertutup.


"Oh jadi itu Rumahnya? " tanya Andrean yang kala itu sedang menatap ke arah rumah bertingkat dengan pintu yang sedang tertutup.


sementara Rio menganggukkan kepala ketika Andrean Bertanya kepadanya.


" Bagaimana Apakah kamu ingin kita pergi ke sana untuk bertamu biar kamu bisa ketemu dengan Alya atau bagaimana setelah aku selesai makan dan kamu juga menyelesaikan makanmu,"

__ADS_1


Tidak perlu kita langsung pulang saja karena aku hanya ingin melihat Di mana rumah Alya bukan aku ingin pergi ke rumahnya aku hanya ingin tahu di mana rumah Alya itu saja agar Jika sewaktu-waktu aku ingin pergi ke rumahnya aku sudah tahu, "


" Jadi maksudmu kita datang ke sini hanya ingin melihat rumahnya saja agar kamu Jika sewaktu-waktu datang ke rumah Alya sudah tahu begitu Jika seperti itu kenapa harus pakai pergi ke sini segalalah Bukankah aku bisa memberitahumu lewat rute dari jalannya."


Andrian tidak menjawab perkataan dari Rio dia hanya mengulum senyum kemudian Emak bangkit dari duduknya dan melangkah pergi ke luar di mana dia sudah menyelesaikan makannya sementara Aryo yang juga sudah selesai langsung memberikan uang kepada penjual kemudian Rio bergegas keluar Parung mengikuti langkah kaki dari Andrean.


Andrean yang mendengar pertanyaan dari Rio hanya mengulum senyum kemudian berjalan mendekati motor yang ada di halaman Tempat warung itu berada.

__ADS_1


"Isssh, ditanya bukannya menjawab malah justru melangkah pergi jika bukan karena rasa persahabatan dan setia kawan diantara kita aku sudah tidak Sudi untuk mengantar Andrean datang ke sini ataupun melihat rumah Alya dan hanya karena merasa persahabatan dan rasa kasih sayang sebagai teman maka Rio dengan ikhlas hati mengantar Andrean Sampai Di Ujung Jalan Di mana rumah Alya sudah sangat dekat dari tempat itu.


"Ayo kita pulang ini sudah sangat siang aku khawatir ayah dan ibu akan mencari diriku karena aku tidak memberitahu kepada mereka jika Hari ini aku akan pulang dengan terlambat dan masalah Alya kamu tidak perlu memikirkan hal itu karena itu sudah menjadi rahasia pribadiku di mana hanya aku dan Alya yang akan tahu sekarang Cepatlah karena aku ingin segera sampai di rumah."


' oke baiklah Ayo kalau begitu kita cepat pulang ke rumah karena orang tuaku pun pasti juga akan sangat cemas menunggu kedatanganku dikarenakan aku juga tidak mengatakan kepada mereka jika akan pulang dengan terlambat di mana Aku mengantarkan dirimu untuk mengetahui Di mana rumah Alya berada. "


" Dengan cepat Rio naik ke atas motor kemudian diikuti oleh Andrean di belakangnya di mana Andrean duduk di belakang Rio tidak lama kemudian Rio melajukan motornya dengan kecepatan tinggi di mana Rio berharap agar dirinya bisa cepat sampai di rumah Bu Anjar kemudian dia sendiri ingin segera pulang ke rumah tapi sebelum itu Rio sengaja mengantar Andrian sampai di rumahnya.

__ADS_1


Andrian yang kala itu duduk di belakang Andrean yang sedang mengemudikan laju motornya dengan sangat kencang , Andrean bmenarik nafas panjang kemudian menghembuskannya dengan perlahan Andrian benar-benar merasa kesal dengan nasibnya dikarenakan dia harus menunggu dengan tenang dan dengan santai duduk di belakang motor Rio dikarenakan jika Rio Rio tidak ada maka Andrian bisa dengan cepat terbang melesat menuju ke rumahnya Akan tetapi karena ada Rio maka Andreann hanya duduk dengan Anis di belakang boncengan Rio gimana sesungguhnya hati Andrian merasa sangat kesal dan dikeram karena Rio melajukan motornya tidak dengan kecepatan yang tinggi akan tetapi hanya dengan kecepatan rata-rata Hal itu membuat Andrian sedikit kesal akan tetapi Andrean hanya bisa diam marah-marah dalam hati, "


__ADS_2