
Alya yang masih terus marah-marah di sepanjang langkahnya terpaksa harus menghentikan langkahnya ketika melihat Kevin dan Mario sedang berbincang-bincang di depannya
Sementara Kevin dan Mario yang melihat Alya yang berjalan ke arahnya keduanya langsung menatap ke arah Alya di mana tampak wajah Alya begitu sangat tegang dan merah seolah-olah Alya sedang marah Mario dan Kevin mengulum senyum ketika melihat kedatangan dari Alya, sementara Alya yang mengetahui di depannya ada Kevin dan Mario di mana hatinya saat ini lagi sedih dan sangat kesal terhadap Andreian yang sudah membuatnya benar-benar habis kesabaran berniat untuk membalikan badan dan pergi dari tempat itu akan tetapi keburu Kevin memanggil dirinya.
"Alya tunggu, Kamu mau ke mana Kenapa harus balik lagi apa jangan-jangan karena ada aku dan Mario kamu menjadi salah tingkah dan gugup sehingga kamu tidak sanggup jika harus bertemu dengan kami, "
Mendengar perkataan Kevin Alya menggulung senyum kemudian dengan sedikit lantang langsung berteriak memberikan jawaban kepada Kevin yang kala itu sebenarnya sedang meledek dirinya Kevin dan Mario adalah seorang siswa yang sama-sama satu kelas dengan Alya di mana Kevin dan Mario adalah dua orang pemuda yang suka mengganggu dirinya Entah mengapa Mario dan Kevin sangat suka sekali menggoda dan mengganggunya sementara Alya sama sekali tidak pernah mencari perhatian ataupun meladeni semua yang Kevin dan Mario lakukan Aliyah yang berpikir Mario dan Alya adalah 2 orang temannya yang masih belum paham akan beraturan Di mana mereka suka berbuat dan berkehendak sesuka hatinya dan semua masih terasa aman-aman saja dikarenakan yang mereka ganggu dan yang mereka goda adalah Alya yang tidak pernah bercerita kepada siapapun.
Dengan sedikit sinis dan suara yang dingin Alya menjawab perkataan dari Kevin.
"Kamu benar aku sangat gugup dan sangat tidak suka bertemu dengan dua orang yang sangat menyebalkan bagiku jadi daripada aku melihat kalian lagi lebih baik aku pergi karena aku tidak punya waktu untuk meladeni anak kecil yang suka cengeng.
Kevin mendengus kesal mendengar perkataan dari Alya di mana Alya juga mengatakan tidak suka dengan laki-laki yang sangat cengeng hal itu sungguh membuat Kevin merasa sangat tersinggung, dimana sesungguhnya antara Kevin dan Alya adalah Dua orang yang memiliki hubungan saudara jauh di mana Kevin adalah putra dari sepupu mamanya Alya.
Entah apa yang menyebabkan Kevin begitu sangat membenci dan tidak menyukai dirinya karena setiap kali bertemu ataupun mereka dipertemukan maka Kevin selalu berkata sinis dan menyakitkan baginya bahkan Kevin tidak memperlihatkan jika di antara mereka ada hubungan saudara meskipun itu sangat jauh.
__ADS_1
" kalau bicara itu yang benar Al Sejak kapan aku cengeng justru kamu itu yang cengeng selalu mengadu kepada mamamu jadi yang cengeng itu bukan aku tapi kamu? "
Merasa kesal dengan perkataan Kevin dengan cepat Alya membalikkan badan hendak berjalan jauh meninggalkan tempat itu akan tetapi Alangkah terkejutnya Alya ketika dia hendak berjalan tiba-tiba Andrean sudah berada di belakangnya.
"Kau, Kenapa Kau ada di sini Seharusnya kamu pergi dulu dan balik lagi ke kelas mu apa kamu tadi mengikutiku? geram Alya pada Andrean yang kalah itu berada tepat di belakangnya sementara Kevin mengeryitkan dahinya ketika melihat Alya bersama dengan seorang pemuda di belakangnya Entah mengapa ada perasaan sakit dan kesal yang tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata yang buat Kevin berteriak kepada Alya.
"Oh jadi kamu itu kesini mau pamer pacarmu itu?
" Apaan sih Vin, sudah jangan ganggu Aku pergi dan kau Andrean Pergilah ke kelasmu jangan mengikuti Aku mau apa lagi sih mengikuti aku Bukankah kamu sudah aku maafkan lalu apalagi yang kamu mau tanya Alya dengan suara yang sangat dingin.
sementara Kevin merasa geram segedang kesal ketika melihat Alya di bawah pergi oleh Andrean seorang pemuda dari kelas lain yang sangat menyebalkan dan menjengkelkan baginya.
" lihat saja aku akan mengadukan semuanya kepada Mamamu agar mamamu tidak membiarkan kamu untuk berpacaran aku akan mengatakan jika sebentar lagi akan ada ujian dan jika kamu berpacaran maka nilai kamu akan jatuh dan akan memalukan keluarga dikarenakan tidak bisa memiliki nilai yang bagus. , " geram kevin yang mana ketika Kevin mengumpat dan menggerutu dalam hati membuat Mario temannya tertawa dengan sangat lebar Hal itu membuat Kevin yang kelak itu menatap kepergian Alya dan Andrian berbalik menatap ke arah Mario.
"Kenapa aku kamu tertawakan Apakah ada yang lucu sehingga kamu tertawakan, " ucap Kevin yang benar-benar jengkel dan geram Kevin yang merasa kesal karena sahabatnya ternyata tidak mendukung dirinya akan tetapi justru menertawakan dirinya.
__ADS_1
"Bukan begitu, Vin cuma Aku merasa sangat aneh kamu itu selalu marah marah tidak jelas kepada Alya aku jadi merasa khawatir jangan-jangan Sebenarnya kamu suka sama Alya tapi kamu berpura-pura untuk tidak suka hanya untuk menutupi perasaan hatimu saja yang sebenarnya sangat menyukai Alya. "
" Omong kosong kamu pikir apaan Mana mungkin aku suka sama Alya, dan Alya itu saudara aku sendiri dia adalah sepupu dari Mamaku Jadi tidak mungkin aku menyukai Alya untuk itu buang jauh-jauh pemikiranmu yang konyol itu aku pikir yang suka sama ayah Sebenarnya bukan aku akan tetapi dirimu tahu kamu juga aku lihat suka menggoda Alya kan mengganggu dan membuat hal yang kesal Kan jangan-jangan kamu juga menutupi perasaan hatimu yang sebenarnya sangat menyukai Alya benar begitu kan? "
Mario tampak menarik nafas panjang kemudian menghembuskannya dengan perlahan bibirnya mengulum senyum kemudian mendekati Kevin dan menepuk-nepuk pundak Kevin.
" Bisa jadi apa yang kamu katakan adalah benar tapi baiklah untuk sekarang kita lupakan dulu tentang Alya kerna yang terpenting kita harus tahu siapa cowok Alya, yang baru saja membawa Alia pergi Benarkah di antara mereka ada hubungan cinta ataukah sebenarnya mereka berdua hanya bersahabat seperti kita saja tapi melihat sikap dari Pemuda yang membawa Alya bagi dia sepertinya sangat menyukai Alya Menurutmu bagaimana?
" itu bukan urusanku mau pacaran sama Alya kek mau tidak kek itu urusan Alya yang penting dan jelas aku tidak suka Alya berada di rumahku aku ingin segera mengusir Alya dari rumahku, enak saja bertahun-tahun hidup menumpang di keluarga kami kasihan mamaku yang selalu bersedih atas kehadiran mamanya Alya dan Alya di rumahku aku ingin mereka berdua segera pergi dari rumah Tapi aku tidak tahu bagaimana caranya, "
" Memangnya kenapa, kalau Alya tinggal dirumahmu? "
" Tidak ada apa-apa Sudahlah Ayo kita masuk ke dalam kelas kelihatannya sebentar lagi bel masuk sudah akan berbunyi, '
Dengan sedikit terpaksa akhirnya Mario mengiyakan dan menuruti ajakan Kevin yang kala itu membawanya untuk masuk ke dalam kelas.
__ADS_1