
Andrean tersenyum miring ketika mengetahui ada bahaya yang sedang mengincar dirinya Andrean masih tetap berpura-pura untuk tidak tahu dan tidak memahami apa yang terjadi dengan dirinya sehingga hal itu akan membuat lawannya berpikir jika Andrean sebenarnya tidak tahu apa-apa.
Sementara gumbus Geni yang merasa serangannya meleset mendengus kesal karena keberuntungan dari Andrean yang kali ini bisa lolos dari pisau yang dia lemparkan.
" kurang ajar kali ini keberuntungan masih berpihak padamu anak muda tapi tidak selamanya, keberuntungan akan selalu bersamamu, kali ini aku yakin kamu tidak akan bisa lolos dari serangan keduaku Aku tidak akan memberikan kesempatan untukmu bisa mengelak ataupun menghindar dari semua serangan pisauku kita lihat saja apa yang akan terjadi kepadamu sudah berkali-kali yang berhadapan denganku pasti akan segera tahu karena serangan seranganku. "
kumbus genit terus bermonolog sendiri dia yang geram kini mulai ke Bali pisau yang ada di belakang punggung di balik bajunya,
" Bos jika kali ini gagal lagi Bagaimana tanya salah satu anak buah dari gembus Geni yang merasa was-was dan khawatir jika lemparan pisau dari gumbus Geni yang kedua kali ini juga akan gagal dan hal itu sudah pasti akan semakin membuat dirinya marah dan kesal karena menahan Malu Terlebih jika sampai lawannya mengetahui jika dirinya lah yang berusaha melukai lawannya.
__ADS_1
mendengar perkataan dari anak buahnya gembus Geni tersenyum miring kemudian tanpa bicara apapun dan menjawab perkataan dari anak buahnya gembus benih langsung pergi melangkah sedikit ke depan dimana jarak antara dirinya dan Andrean tidak begitu jauh dan dalam hitungan detik lagi-lagi gumbus Geni melemparkan pisaunya.
sungguh di luar dugaan pisau yang melayang dan terbang melesat ke arah Andreani yang kala itu hampir tepat mengenai leher dan juga tubuhnya hanya dengan gerakan tangan yang diarahkan ke belakang membuat pisau yang tadinya terbang ke arah Andrean kini berbalik terbang ke arah gembus Geni dan kedua orang anak buahnya yang mana salah satu anak buah dari gembus kening masih menikmati makanan di warung yang ada di pinggir jalan
contoh kerja apa yang terjadi membuat gumbus Geni dan kedua anak buahnya sedikit terkejut dengan bersusah payah mereka melompat mundur menghindari pisau yang mengarah kepada Andrian dan kini berbalik m.
engarah kepada dirinya
tanpa membuang-buang waktu dan tidak lagi gembus as-was dan khawatir jika serangannya diketahui lawannya yang ada di depannya kiri dengan kecepatan tinggi memberikan serangan ketika kali yaitu pisau yang paling memiliki kekuatan cukup tinggi di mana pisau itu bergerigif dengan warna putih keperaan.
__ADS_1
" sekarang kamu tidak akan pernah bisa lolos lagi dari serangan ketika aku. " gumamkumbus Geni bermonolog sendiri di mana Dirinya mulai melemparkan pisau yang ketiga.
kedua anak buah gembus Geni mundur ke belakang untuk memberikan jalan yang tepat dan memberikan kemudahan kepada bosnya untuk melakukan serangan agar kekuatan dari tenaga dalamnya bisa lebih muda.
"Sreeeet....!
sebuah pisau meluncur dengan sangat kencang dan juga cepat menuju ke arah antrian yang kala itu kini sudah mengembalikan badan dan mulai menagis pisau yang ketiga.
pisau yang ketiga memang berbeda dengan pisau-pisau yang lain di mana ketika Andrean mengarahkan pisau untuk dikembalikan kepada yang punya pisau itu seolah-olah memiliki kekuatan dan magnet yang tinggi sehingga pisau itu tidak bisa diarahkan dengan mudah atau dikembalikan dengan mudah kepada pemiliknya,
__ADS_1
"Busyet kekuatan dari pisau ini cukup besar apa yang harus Aku lakukan, " guman Andrean dalam keresahan. Di mana pisau yang ketiga sungguh berbeda dengan pisau pisau sebelumnya.