Pacarku Vampir Tampan

Pacarku Vampir Tampan
Bab. 35.Andrean Yang Hilang Ingatan


__ADS_3

Pak Hamid yang menyadari beberapa muridnya terlihat sangat ricuh dan juga saling bicara sendiri membuat pak Hamid beberapa kali menepuk tangannya agar Siswa-siswi muridnya diam dan tidak berisik dengan sesekali Pak Hamid melirik pada Andrean yang ada di sampingnya.


pak Hamid mengulum senyum ketika melihat sikap Andrean yang terlihat sangat Acuh dan tidak terganggu dengan apa yang dilakukan oleh beberapa teman-temannya yang ada di dalam kelas yang terdengar sangat ricuh dan juga sangat berisik karena mereka semua saling berbisik dan saling berbicara sendiri.


"Pok..!


" Pok..!


"Perhatian semuanya harap tenang jangan berisik dan jangan bicara sendiri. " suruh Pak Hamid kepada para siswa-siswinya yang sangat ribut dan juga berbicara sendiri dimana Mereka membicarakan Andrean yang terlihat sangat aneh dan Sebenarnya Pak Hamid sendiri juga merasa sangat aneh melihat diri Andrean Akan tetapi, karena Pak Hamid sudah mendapatkan informasi jika Andrean yang sakit selama satu minggu kini mengalami Hilang Ingatan dimana hal itu pasti akan membuat tingkah laku dari Andrean sangat aneh dan juga terkadang sangat tidak masuk akal, seperti halnya Ketika pak Hamid juga melihat Andrean yang dipanggil untuk maju ke depan dia datang dengan cara melompat dan itu pun dilakukan hanya dengan satu kali lompatan yang mana jarak antara tempat duduk Andrean dan juga ruang kelas depan cukup jauh dan sangat mustahil hal itu dilakukan oleh orang yang biasa saja akan tetapi pak guru Hamid yakin Andrean melakukan karena suatu hal yang Andrean sendiri tidak tahu.

__ADS_1


Seruan dari pak guru Hamid membuat beberapa siswa yang kala itu sedang berisik dan berbincang-bincang sendiri mulai terdiam di antara mereka mulai menatap lurus ke depan memperhatikan pak Hamid yang berdiri di depan kelas dimana Di samping Pak Hamid berdiri Dion yang Pak Hamid Panggil dengan sebutan Andrean sungguh suatu hal yang sangat aneh dan sangat membingungkan bagi para siswa-siswi yang ada di dalam kelas itu.


"Begini anak-anak Pasti kalian merasa sangat bingung dan juga heran kenapa Saya memanggil Dion dengan sebutan Andrean saya akan memberikan penjelasan kepada kalian Agar kalian mengerti dan bisa memahami dan mau menjadikan maklum adanya sehingga tidak lagi bertanya tentang suatu hal yang kalian tidak tahu. "


Pak guru Hamid menarik nafas panjang kemudian menghembuskannya dengan perlahan pak guru Hamid menatap sekilas ke arah Andrean yang kala itu masih tetap berdiri dengan pandangan mata menatap ke sekeliling ruangan secara bergantian hal itu terlihat jelas jika Andrean merasa sangat bingung dan juga aneh Rio yang melihat hal itu beberapa kali harus memukul kening kepalanya dikarenakan sikap Andrean yang benar-benar sangat memalukan menurutnya, karena Andrean benar-benar menunjukkan sikap yang tidak mengenali siapapun.


Beberapa menit Pak guru Hamid terdiam setelah memandang ke arah Andrean pak guru Hamid kemudian menatap lurus ke depan memandang ke seluruh ruangan di mana semua para siswa-siswinya kini mulai duduk dengan tenang tidak ada satupun yang berisik dan mereka sedang menunggu dan menanti apa yang akan Pak Hamid katakan kepada para Siswa siswinya.


Pak Hamid menarik nafas panjang kemudian menghembuskannya dengan perlahan, berdehem kecil untuk menarik perhatian dari para muridnya.rasa kurang nyaman dan bingung karena Pak Hamid sendiri sebenarnya juga sangat heran terhadap Andrean yang benar-benar memang terlihat sangat aneh dan mengherankan.

__ADS_1


"Anak-anak, Bapak mau mengatakan alasannya kenapa Bapak memanggil Dion dengan sebutan Andrean, begini, selama ini Dion yang tidak masuk sekolah dia mengalami sakit dan saat ini dia sudah kembali masuk sekolah dan Dion sudah dinyatakan sembuh, akan tetapi ada satu hal yang sangat berbeda dengan Dion yang kita kenal dulu dan sekarang, karena Dion yang sekarang tidak ingat akan dirinya untuk itu Dion yang dinyatakan sedang sakit Ingatan dan dia hanya mengingat dirinya bernama Andrean untuk itu mulai saat ini kita semua harus memanggil Dion dengan sebutan Andrean bukan lagi Dion karena Dion saat ini yang tidak lain adalah Andrian sedang mengalami sakit Hilang Ingatan siswa-siswi semua untuk memaklumi jika kalian melihat sesuatu hal yang aneh pada diri Dion atau Andrian kita harus memanggilnya dengan sebutan Andrean,juga Andrean sama sekali tidak mengingat kita bahkan Andrean tidak tahu tentang sekolah jadi dimaklumi jika kalian melihat sikap Andrean atau tingkah laku Andrean tidak seperti kalian pada umumnya tidak mencerminkan dia sebagai seorang siswa sekolah untuk itu Bapak harap kalian memakluminya."


mendengar perkataan penuh dan penuturan dari pak guru Hamid semua mulai berbisik-bisik dan mulai mengangguk-anggukkan kepala diantara mereka sudah memahami dan mengerti mengapa Andrean terlihat begitu sangat aneh ternyata Andrean mengalami sakit Hilang Ingatan di mana Andrian tidak mengenal siapapun dan Andrean tidak mengingat apapun bahkan untuk namanya sendiri Andrean juga tidak ingat jika dirinya bernama Dion yang azan ingat dia bernama Andrean.


"Tuh, kan Santi apa Aku bilang tadi, pasti ada sesuatu yang aneh pada diri Dion sehingga dia terlihat begitu aneh dan ternyata inilah jawabannya ternyata Andrean sedang mengalami sakit Hilang Ingatan di mana dia tidak mengenali siapapun, bahkan untuk Namanya sendiri Dion tidak ingat dan yang Dion ingat hanyalah Andrean untuk itu mulai saat ini kita dianjurkan untuk memanggil Dion dengan sebutan Andrean, Sekarang Aku sudah mulai memahami mengapa pak guru Hamid yang galak itu sangat santai dan bersikap biasa saja ketika melihat sikap Andrean yang begitu sangat menjengkelkan dan tidak sopan kepadanya ternyata inilah Jawaban nya semua karena Andrean Hilang Ingatan bahkan Andrean tidak tahu siapa jika yang berdiri di depannya adalah seorang guru yang patut dia hormati, "


"Ya, Aku tau, Tapi yang Aku tidak tahu dan tidak mengerti serta yang membuat aku heran adalah Mengapa Andrean bisa melompat dari bangkunya ke depan kelas ini sangat tidak mungkin dan sangat aneh bukan dan lagi wajah Andrean dan Dion sesungguhnya sangat berbeda, Wajah Dion yang dulu terlihat biasa saja tapi wajah Andrean yang sekarang sungguh terlihat sangat tampan, Bukankah seperti itu yang sebenarnya kita lihat Menurutmu bagaimana? Apakah kamu tidak merasakan jika Andrean yang sekarang lebih tampan daripada Dion yang dulu dan Lagi apa kamu juga tidak merasa aneh jika Andrean tiba-tiba bisa melompat Bukankah itu satu hal yang sangat mustahil dilakukan oleh Manusia pada umumnya, "


Tika yang mendengar perkataan dari sahabat yang Santi hanya mangut mangut Dia sangat paham dengan apa yang dikatakan sahabatnya, sungguh memang suatu hal yang sangat aneh dan mustahil dilakukan oleh seorang Manusia bisa melompat dari satu tempat ke tempat yang lain dengan jarak yang sedikit jauh dan hal itu terlihat sangat mudah bagi Andrean dan itulah yang membuat Santi dan dirinya serta Mungkin beberapa murid lainnya merasa heran meskipun Hilang Ingatan tidak mungkin bisa Langsung Melompat dengan mudahnya.

__ADS_1


__ADS_2