Pacarku Vampir Tampan

Pacarku Vampir Tampan
Bab. 47.Kesal


__ADS_3

Ibu Kevin yang melihat wajah Alya berubah merah padam menahan marah hanya tersenyum miring melihat semua itu hatinya merasa sangat senang dan bahagia apabila bisa membuat ibu dan anak yang menjadi benalu di keluarganya menderita.


Sungguh hati ibu Kevin benar-benar sangat kesal dan marah ketika suaminya yaitu Pak Rojak membawa seorang wanita bersama dengan seorang anak dan mengatakan jika mereka berdua akan tinggal di rumah yang sama


Dimana dua orang itu menjadi tanggung jawab dari Suaminya dikarenakan Ayah dari Gadis itu pernah berbuat baik kepada Suaminya dan karena suaminya sudah tidak ada sebagai penebus rasa hutang Budi maka Suaminya berjanji akan merawat dan memberikan kehidupan yang layak untuk Istri dan anaknya yang dia tinggalkan.


Sakit, kesal dan marah serta cemburu yang selalu berkobar di dalam dada ketika dirinya mengetahui jika Istri dari temannya yang sudah meninggal dia adalah mantan kekasih dari Suaminya.


Benar-benar suatu hal yang sangat tidak dia inginkan dan dia harapkan bisa hidup bersama dengan mantan kekasih dari suaminya dalam satu atap.


Karena bagaimanapun juga cinta lama bisa Bersemi Kembali terlebih perhatian dari suaminya kepada dirinya kini mulai berkurang setelah kehadiran dari ibu Alya dan putrinya bahkan sangat terlihat sekali suaminya begitu menyayangi mereka berdua Hal itu membuat darah Ibu Kevin semakin memanas dan mendidih bahkan tanpa sepengetahuan dari suaminya seringkali Ibu Kevin mengusir Alya dan ibunya dari rumah.


Namun seperti orang yang sudah tidak punya rasa malu meskipun diusir dihina dan dicaci Ibu Alya tetap memilih tinggal di rumahnya bersama dengan putrinya daripada pergi meninggalkan rumah itu Bukankah itu artinya Ibu Alya pun masih memiliki rasa suka dan cinta kepada Suaminya.


Bukankah ini suatu hal yang sangat membahayakan bagi kehidupan keluarganya di mana bisa jadi suaminya mulai mencintai dan menyayangi kembali mantan kekasihnya dan hal itu tidak akan Ibu Kevin biarkan untuk itu setiap hari tanpa sepengetahuan suaminya Ibu Kevin selalu meminta ibu Alya untuk pergi dari rumah mencari pekerjaan ketika suaminya tidak ada di rumah dan diminta untuk segera pulang ke rumah entah diterima ataupun tidak ketika hari sudah menunjukkan pukul 03.00 sore jadi sebelum waktu itu Ibu Alya sudah harus berada di rumah karena jika mereka berdua tidak ada di rumah Ibu Kevin tidak akan tinggal diam dia akan mengatakan dan membuat cerita drama yang sangat memojokkan Ibu Kevin dan Alya agar Suaminya yaitu Pak Rojak tidak lagi bersikap baik kepadanya.


Pernah suatu hari Ibu Aliya pergi hingga pukul 04.00 sore dan ketika itu suami dari ibu Kevin yaitu Pak Rojak sudah berada di rumah ketika Bu Alya ditanya dari mana Ibu Kevin langsung memberikan jawaban jika Ibu Alya pergi untuk menemui seorang laki-laki yang dia bilang akan membantu dirinya dan entah mengapa alasan itu membuat suaminya sangat marah dan murka sehingga waktu itu Ibu Alya Dimarahi Pak Rojak dengan sangat keras.


Ingin rasanya Bu Alya saat itu membela diri akan tetapi semua sia-sia dikarenakan Ibu Kevin yang selalu mendahului setiap dia ingin bicara dan Pak Rojak yang marah tidak lagi mau mendengarkan alasan apapun dari Bu Alya, dikarenakan sebuah pengalaman pahit yang pernah menimpa di antara mereka berdua hingga hubungan mereka Kandas karena Ibu Alya suka menemui Pemuda lain dan membuat perjanjian dengan orang lain.

__ADS_1


Ibu Kevin menarik nafas panjang kemudian menghembuskannya dengan perlahan Ibu Kevin berpikir keras Bagaimana caranya agar ibu Alya bisa segera pergi dari rumahnya, dia akan melakukan apa saja agar membuat ibu dan anak itu pergi mulai dari memberikan pekerjaan yang sangat berat diluar kewajaran hingga membuat mereka lelah dan juga cacian dan hinaan yang bisa membuat mereka marah dan sakit hati.


Akan tetapi semua yang dilakukan oleh ibu Kevin serasa sia-sia Ibu Alya dan Alya sendiri bagaikan orang yang sangat kebal dengan segala hinaan cacian serta pekerjaan yang begitu berat yang sengaja dia berikan, terkadang Ibu Kevin merasa sangat lelah karena apa yang dilakukan semua sia-sia karena ibu dan anak tidak bergeming dan tidak berniat untuk pergi dari Rumahnya.


"Ingat kerjakan semuanya dengan cepat, Aku tidak mau Suamiku datang kalian masih bekerja, awas saja jika Suamiku datang kalian masih bekerja itu artinya kalian sengaja ingin membuat Suamiku marah kepadaku karena dia akan berpikir aku selalu menyuruh dan memperlakukan kalian dengan buruk, apa kalian mengerti? "


"Tenang saja Tante kami bukan orang yang suka cari muka di depan siapapun karena yang ahlinya mencari muka dan selalu berkata tidak benar dan bohong itu adalah Tante sendiri bukan kami, dan pantas serta Wajar jika Tante merasa sangat ketakutan dan merasa khawatir jika kami akan bersikap seperti itu karena Tante selalu melakukan kebohongan serta suka mencari muka, "


"Alya...! berani sekali kau bicara seperti itu berhadapanku memangnya kamu siapa berani mengatakan seperti itu Kamu di sini itu hanya menumpang kamu di sini itu hanya benalu dan kamu di sini itu, ____


" Cuma Numpang Makan dan tidur gratis begitu kan Tante? "


" Alya sudah jangan bikin keributan cepat kau pergi mencuci baju, " seru Ibu Alya kalau itu Alya dan ibu Kevin sedang berdebat di antara mereka tidak ada yang mau mengalah semua merasa benar dan ingin menang sendiri.


"Tapi Bu, ____


" Sudah, ayo kerjakan itu tidak suka kamu suka membantah omongan dan ucapan dari orang tua cepat lakukan tugasmu, '


"Baik, Bu, "

__ADS_1


Dengan mendengus kesal Alya berjalan melewati ibu Kevin yang kala itu menatapnya dengan tatapan mata yang sangat tajam dan juga dengan wajah yang sangat kesal dan geram kepadanya di mana Alya sangat berani dan suka membantah perintahnya.


Ibu Alya kembali melakukan pekerjaannya tanpa mempedulikan Ibu Kevin yang masih berdiri di tempat itu Di mana mereka berada di ruangan dapur karena sudah merasa tidak ada yang diajak bicara dan juga perasaan kesal dan marah yang ada di dalam hatinya Ibu Kevin segera pergi meninggalkan Ibu Alya yang kala itu sedang mempersiapkan makan malam.


tanpa disadari ibu Kevin tampak seorang pemuda tersenyum dari lantai atas melihat ibu Kevin yang berjalan dengan wajah yang sangat tegang dan merah padam sangat terlihat sekali jika Ibu Kevin sedang marah dan kesal.


"Ibu kamu itu benar-benar buang buang energi dan tenaga saja Ibu tidak akan bisa membuat Alya dan Ibunya yang keras kepala itu pergi, karena mereka sudah kebal dengan segala hinaan dan cacian yang Ibu lakukan padanya, tenang dan lihat cara kerjaku untuk mengusir mereka, pasti Alya akan langsung pergi dari sini, " gumam Kevin dalam hati bibirnya tersenyum muring sambil menatap kearah Alya yang kalau itu berjalan menuju ke kamar mandimandi untuk mencuci baju, seperti yang sudah di perintahkan oleh Ibu Kevin kepadanya.


"Apa kau senyum senyum begitu Kevin, " Ibu Kevin yang kala itu Naik ke lantai atas untuk menemui Putranya dan justru melihat Putranya senyum senyum merasa heran dan tersinggung.


"Apaan Si Bu, orang cuma senyum kok dicurigai, "


"Itu karena Senyuman kamu aneh, "


"Biasa sajalah Bu, "


"Tidak itu tidak biasa Kevin pasti kamu lagi menertawakan Ibu, "


"Iih, persaan amat sih dahlah Kevin pergi saja dulu dari pada Ibu marahi, "

__ADS_1


tanpa menunggu jawaban Kevin segera melangkah turun Ibu Kevin yang kalah itu melihat putranya turun hanya bisa mendelik sambil menggeram kesal karena putranya tidak mendengarkan apa yang dia katakan.


__ADS_2