
Hembusan angin yang tiba-tiba begitu kencang dan tidak terasa seperti biasanya membuat Andrean tersenyum, dirinya yakin jika hembusan angin yang begitu kencang adalah suatu pertanda dari kedatangan seseorang yang akan segera muncul.
Apa yang di pikirkan Andrean ternyata benar tidak lama kemudian sebuah bayangan Berkelebat dengan sangat cepat dan dalam hitungan detik dia sudah berdiri tepat di hadapan Andrean.
"Kita bertemu anak muda, hebat kamu sungguh hebat ternyata kamu bisa berlari secepat angin, pantas saja semua pisau ku sulit untuk melukai dirimu ternyata kamu memiliki kekuatan yang cukup tinggi, bagus Aku bisa mencoba sampai dimana kekuatanmu itu, "
"Aku tidak tau apa yang kamu katakan Aku hanya ingin segera pulang Aku tidak mau berlama-lama di tempat ini, karena keluarga ku pasti sangat bingung mencariku. "
"Tidak semuda itu Anak muda jika kamu ingin bebas dan bisa langsung pergi maka kamu harus bisa mengalahkan Aku karena jika tidak maka kamu tidak akan bisa pergi, "
"Aku tidak memiliki masalah dengan mu untuk itu minggirlah karena Aku tidak ada urusan dengan mu," ucap Andrean dengan tenang.
Andrean tidak memperdulikan tatapan mata dari sosok laki-laki yang ada di depannya dimana tatapan mata itu terlihat sangat tajam dan begitu digin.
__ADS_1
" Coba saja anak muda Jika kamu bisa melewatiku maka kamu sangat hebat tapi aku pastikan kamu tidak bisa melewatiku dan kamu pasti akan bertekuk lutut di hadapanku. "
mendengar perkataan itu Andra tersenyum miring kemudian menghembuskannya dengan perlahan
"Sangat menakutkan sekali ancamanmu tapi baiklah kita lihat apakah aku akan bertekuk lutut di hadapanmu atau kamu yang tidak akan pernah bisa menemukan aku."
Setelah mengucapkan hal itu Andrean segera membalikkan badan kemudian dalam hitungan detik tubuh Andrean tiba-tiba menghilang dari pandangan setelah tubuh Adrean melayang di udara,
Laki-laki yang bernama Gumbus Geni sedikit terkejut dengan apa yang dilihatnya dia tidak menyangka jika Andrean mampu terbang melesat dengan sangat cepat dan hilang dalam sekejap mata,
Dengan secepat kilat Gumbus Geni juga terbang melesat untuk mengejar dan mencari keberadaan dari Andrean yang kala itu terbang lebih dulu setelah terbang beberapa saat dengan sangat cepat dan berputar-putar serta mengelilingi tempat itu, Gumbus Geni tersenyum miring dikarenakan dia sudah melihat bayangan dari Adrean, kala itu Andrean berdiri di ujung jalan.
Dengan sangat cepat Gumbus Geni itu terbang pada saat menghampiri Andrean kala itu berdiri di ujung jalan tanpa menunggu dan memberikan kesempatan untuk Andrean mengetahui kehadirannya tiba-tiba Gumbus Geni langsung memberikan serangan kepada Andrean yang mana Adrian langsung saja jatuh terjungkal dikarenakan dia tidak menyadari akan diserang dengan secepat itu.
__ADS_1
lGumbus Geni tertawa lebar melihat Andrean yang terjatuh dan tanpa menunggu lagi Gumbus Geni segera memberikan serangan untuk yang kedua kali.
Gumbus Geni dia tidak pedulikan Apakah Andrean sudah siap ataukah belum, Gumbus Geni langsung menyerang dengan cara membabi buta Hal itu membuat geram Andrean dan dengan cepat Andrean bangkit dari terjatuhnya kemudian memberikan serangan balik pada Gumbus Geni.
Heran dan terkejut itulah yang dialami oleh kubus Geni ketika dirinya mendapatkan serangan balik dari Andrean di mana Andrian tidak segan-segan lagi memberikan serangan kepada gugus Kediri bahkan serangan Adrian lebih cepat dan lebih terarah dimana berkali-kali kubus genipuan harus bersalto ke belakang ke samping dan juga jatuhkan diri ketika serangan-serangan dari Adrean menyerangnya.
"Busyet siapa anak muda ini dia benar-benar memiliki kekuatan yang sangat tinggi dan sulit untuk dikalahkan, tidak ada jalan lain Aku harus menggunakan Ilmu terhebatku, kita lihat anak muda apakah kamu akan mampu lolos dari serangan ku. " gumam Gumbus Geni.
Setelah melakukan salto belakang Gumbus Geni memasang kuda-kuda untuk memberikan serangan balik kepada Andrean di mana serangan untuk kali ini dan ilmu yang akan pakai untuk mengalahkan Andrean adalah ilmu terakhirnya di mana kekuatan ini cukup Dahsyat dan cukup tinggi tidak ada seorangpun yang mampu menahan serangan diri ilmu ini dan setelah beberapa tahun lamanya menjadi simpanan dan tidak pernah keluar dari rangkanya kini keris berwarna merah tembaga mulai dikeluarkan lagi.
Kris berwarna merah tembaga yang dinamakan keris berdarah gimana siapapun yang terkena keris dari Gumbus Geni, mereka akan langsung mati untuk itu keris itu dinamakan keris berdarah?
" lihat anak muda apa yang aku bawa ini kamu telah memancing dan membuat diriku marah untuk itu dengan sangat terpaksa aku akan melenyapkanmu, kamu harus bisa melawan keris berdarah ini jika kamu ingin hidup, karena jika tidak maka kamu tidak akan bisa selamat, karena jika tidak mampu melawan kekuatan dari keris berdarah ini bisa dipastikan nyawamu yang akan melayang.
__ADS_1
Mendengar perkataan dari Gumbus Geni Andrean sedikit terkejut ketika melihat keris berwarna merah tembaga yang dipegang oleh Gumbus Geni yang akan dihadapinya. akan tetapi keterkejutan Adrean tidak dia tampakkan di mana Andrean memilih tersenyum kemudian Melambaikan tangan meminta Gumbus Geni untuk memulai serangan kepadanya.
Melihat Apa yang dilakukan oleh Andrean Gumbus Geni semakin tersulut emosi dan dengan cepat Gumbus Geni langsung menyerang Adrean.