
Dalam keadaan hati yang bingung dan gundah Raja Victor Antonius memejamkan kedua bola matanya sambil tengadah ke atas, Wajahnya benar-benar sangat kusut dan terlihat sangat gusar sementara Ratu Agung Dewi Wardani beberapa kali menarik nafas panjang kemudian menghembuskannya dengan sangat perlahan dirinya juga dalam posisi yang sangat sulit di mana Tidak mungkin dirinya akan tega mengorbankan salah satu rakyatnya hanya untuk kepentingan pribadinya sendiri.
Hening untuk sesaat, diam dengan pemikirannya masing-masing.
Panglima Besar kerajaan vampir satu dan beberapa pembesar lainnya sudah menyerah dengan apa yang mereka lakukan mereka berlima segera menghadap ke Raja yang kala itu sedang duduk termenung bersama dengan Ratu Agung Dewi Wardani di sampingnya.
"Ampun Raja kami gagal dan tidak mampu melakukan, kami sudah berusaha dan bekerja cukup keras agar perisai dari kaca cermin Ajaib bisa terbuka akan tetapi kami gagal kami mohon ampunanmu Raja dan kami tidak tahu harus bagaimana lagi.
tambah sang raja bangkit dari duduknya kemudian menarik nafas panjang dan menghembuskannya dengan perlahan,
"Sudahlah kalian tidak perlu lagi berusaha membuka perisai dari kaca cermin Ajaib itu dikarenakan Perisai itu tidak akan pernah terbuka meskipun kalian melakukan berkali-kali usaha untuk membukanya dengan berbagai mantra dan kesaktian yang kalian miliki, karena kaca dari cermin Ajaib hanya bisa dibuka dengan tetesan darah yang bisa menetes ke arah lingkaran tombol kecil dari ujung cermin berwarna merah tapi hal itu sangatlah mustahil kita lakukan, untuk itu Sudahlah kita lupakan saja karena kita tidak akan pernah bisa membukanya dan kita tidak pernah bisa tahu kemana Dan di mana Jatuhnya Pangeran Andrean Tivanius, Tapi Aku perintahkan kepada kalian untuk menyebar ke seluruh penjuru bumi cari di mana jejak Pangeran Andrean tivanius gunakan kekuatan kalian dan kemampuan kalian masing-masing."
"Siapa Raja kanu akan melaksanakannya, kami akan perintahkan beberapa prajurit kerajaan untuk menyebarkan keseluruhan pelosok yang ada di bumi, "
"Baiklah kita akan pergi dari sini, segera brikan penggumuman pada mereka agar mereka pulang dan kembali ke Rumah mereka masing-masing. "
__ADS_1
"Siap, Raja, "
Ketika Panglima Besar kerajaan vampir satu beserta beberapa temannya yang lain Hendak memberikan pengumuman kepada seluruh rakyat yang menyaksikan jalannya hukuman pelemparan Pangeran Adrian Tivanius melalui kaca cermin Ajaib, Tiba-tiba sebuah bayangan berkelebat dengan sangat cepat secepat kilat di mana bayangan itu tidak bisa terlihat dengan jelas oleh mata awam biasa, mereka hanya bisa merasakan kelebatannya seperti desiran angin yang melintas dengan sangat kuat dan cepat melewati mereka.
Bayangan yang tidak Raja ketahui Siapa orangnya dan mengapa berkelebat dengan sangat cepat secepat kilat bahkan hanya desiran angin yang menerpa beberapa wajah dari para pembesar kerajaan Panglima satu beserta dengan teman-temannya yang lain dan juga Raja Agung Victor Antonius beserta dengan Ratu Agung Dewi Wardani yang hanya bisa merasakan kibasan anginnya tersentak kaget dan langsung berdiri dari tempatnya, mereka bersama-sama menatap ke arah perginya bayangan angin tersebut.
Untuk sesaat mereka dilanda rasa bingung dan heran karena tidak melihat apapun di depan mata mereka tapi merasakan kibasan angin yang cukup besar dan kelebatan bayangan yang sangat cepat melewati mereka dan dalam hitungan detik tiba-tiba perisai kaca dari cermin Ajaib mengeluarkan bunyi yang cukup keras dan pada detik berikutnya tirai dari kaca cermin Ajaib terbuka, menampakan sosok tubuh bentuk bayangan yang membentuk sebuah tubuh sedang melayang di udara.
Sungguh mengherankan dan sangat mengejutkan dan hal itu semakin membuat panik dan semakin membuat semua orang yang berada di tempat itu terheran-heran karena apa yang mereka lihat adalah terbukanya perisai dari kaca cermin Ajaib yang beberapa waktu lalu telah membuat mereka sangat kebingungan dan resah dikarenakan perisai dari kaca cermin ajaib tidak mampu terbuka dan dengan tiba-tiba kini bisa terbuka dan memperlihatkan Tubuh bayangan dari Pangeran Andrean Tivanius yang sedang melayang jatuh.
Meskipun hanya beberapa detik mereka yang melihat hal itu bersuka cita penuh rasa bahagia karena pada akhirnya bisa mengetahui kearah mana tubuh dari Pangeran Andrean Tivanius terjatuh.
Senyum kebahagiaan mengembang dari bibir Ratu Agung Dewi Wardani di mana diyakini sudah yakin jika akan kembali bertemu dan bersama serta berkumpul dengan putranya dan hanya empatpuluh hari 40 malam putranya akan dibiarkan di bumi tempatnya terjatuh sebagai tanda hukuman dan dalam empatpuluh hari dan 40 malam Pangeran Andrean Tivanius harus melewati hari-harinya di bumi yang berbeda sebelum pada akhirnya diizinkan kembali ke Negeri Kerajaan Vampir.
Sorak-sorai dari para Rakyat pun menggema di penjuru arah mereka berbahagia karena sudah mengetahui jejak di mana pangeran Andrian Tivanius terjatuh dan mereka tanpa diperintahkan juga setelah empat puluh hari 40 malam akan segera menjemput Pangeran Andrian Tivanius untuk kembali ke kerajaan Vampir.
__ADS_1
"Raja Putra kita bisa kembali, "
"Benar Ratu ini suatu keajaiban tapi siapa sebenarnya orang yang telah membantu membuka Tirai perisai Kaca Cermin Naga Ajaib iniini, dia sangat berilmu tinggi, "
"Kau benar Raja siapa orang itu Aku ingin berterimakasih kepadanya, tapi kenapa kita tidak melihat apapun, bayangan itu sudah tidak ada seiring dengan menutup kembalinya perisai kaca cermin Ajaib ini."
"Tunggu Aku akan mencoba mencari jejaknya dengan mengeluarkan kekuatan indra kebatinan yang mana sesuatu yang tidak bisa terlihat akan bisa dengan mudah Akun lihat, "
"Cepat Raja lakukanlah, Aku sangat penasaran sekali dengan orang yang hebat itu, Aku rasa dia orang asing yang bukan dari Kerajaan kita, "
"Baik, Ratu, '
Dengan cepat Raja Victor Antonius segera duduk bersila dengan bibir berkomat kami untuk merapal sebuah mantra yang mana tiba-tiba dari tangannya keluar asap putih yang menggumpal semakin lama asap itu semakin tebal sehingga tubuh dari Raja Victor Antonius tidak lagi terlihat oleh mata,
Sementara di sudut tempat berkerumunnya para Rakyat kerajaan dan para prajurit kerajaan Vampir tampak seorang sedang kesal dan marah bibirnya mengatup dengan rapat rahangnya mengeras dengan sangat kuat.
__ADS_1
"Kurang ajar siapa orang yang berani ikut campur dalam urusan pelaksanaan hukuman untuk Pangeran sialan itu, dia benar-benar sangat merusak apa yang seharusnya terjadi pada Pangeran sialan itu, gara-gara orang itu kacau semuanya dan akan semakin kacau kalau mereka pergi ke Bumi Barat dan menemukan Pangeran Andrean Bisa-bisa Pangeran sialan itu akan kembali lagi ke Kerajaan ini, Aku tidak boleh tinggal diam Aku harus cepat dan Harus bekerja dengan sangat hati-hati agar Aku yang bisa lebih dulu menemukan Pangeran dan menghabisinya agar dia tidak bisa kembali lagi ke Kerajaan ini, "desis salah satu prajurit Kerajaan yang tidak lain dia adalah Gosa, seorang Pemuda Vampir yang sangat membenci Pangeran Andrean Tivanius.