Papa Merindukannya

Papa Merindukannya
Bab 69 Rancangan rencana


__ADS_3

Bima, sebenarnya adalah seseorang yang sempurna bagi Novita, karena ia pun tidak kalah dengan Arthur, yang dapat memiliki segalanya. Ia memiliki kepintaran yang hampir sama dengan Arthur, cerdik, juga memiliki berbagai bisnis besar yang di jalankan oleh dirinya sendiri. Namun, entah apa yang Novita cari dari Arthur.


"Fedrik... !!! oh Fedrik, kemarilah." seru Bima.


Bergegas Fedrik, langsung membuka pintu kamar Bima. "Ya Tuan?"


"Kemarilah, aku memiliki sebuah cerita."


"Baiklah tuan." ujar Fedrik, yang mulai berjalan ke arah Bima.


"Kau tau wanita yang aku cintai?" tanya Bima.


"Nona Novita." jawab Fedrik.


"Yaps betul sekali! namun, kenapa dia malah memilih seseorang yang sudah menikah? sebenarnya apa kekurangan ku? berikanlah saran mu itu padaku, Fedrik."


"Menurutku sebab nona Novita, mengejar lelaki lain adalah karena alasan cinta, dia memiliki perasaan itu pada lelaki lain akan tetapi tidak dengan perasaan nya terhadap tuan Bima."


"Astaga! wanita itu memang selalu merepotkan ku, tapi tidak apa-apa, karena aku sangat menyukainya, dan juga sangat mencintanya melebihi kecintaan ku terhadap dirku sendiri."


"Tuan Bima, apakah saya harus menambahkan dekorasi untuk makan malam nanti? seluruh menu pasti akan di sediakan disana jadi tuan Bima jangan hawatirkan itu, nikmati saja makan malam romantisnya."


"Aku selalu mengandalkan mu Fedrik, jadi lakukanlah apa yang menurutmu itu bagus bagiku."


"Baiklah, kalo begitu saya izin permisi." ujar Fedrik.


"Baiklah, terimakasih atas saran nya." ucap Bima.


Setelah Fedrik, keluar dari kamar. Tiba-tiba rasanya ia ingin sekali lagi menelfon Novita, walau dengan pembicaraan yang tidak jelas.


"Sebaiknya aku menelfon nya sekali lagi, tujuan nya agar rasa rinduku ini dapat terobati." gumam Bima.


Berdering...


...Pembicaraan di telefon...


^^^"Halo Novita."^^^


"Ada apa kamu menelfon ku lagi?"


^^^"Aku hanya ingin bertanya, apakah keluarga Sheng tidak akan mencurigaimu?"^^^


"Kenapa mereka harus mencurigaiku?"

__ADS_1


^^^"Karena malam nanti aku pasti akan menjemputmu di depan rumah keluarga Sheng."^^^


"Eumm... entahlah mungkin aku dapat membuat alasan bahwa sebenarnya aku sudah di miliki oleh laki-laki lain."


^^^"Hahaha... akhirnya kamu mengakuinya juga."^^^


"Ini hanya sebuah alasan Bima!"


^^^"Iyah nyonya baiklah, maafkan aku."^^^


"Ya sudah, tidak ada lagi yang mau di bicarakan? kalo tidak sekarang aku akan meminta izin pada kedua orang tua Arthur, untuk malam ini."


^^^"Eumm... baiklah sampai jumpa."^^^


"Ya sampai jumpa."


Tut...


Setelah telfon di tutup Novita pun bergegas menemui kedua orang tua Arthur untuk meminta izin. "Ibu... Ayah... kalian dimana?"


"Nona Novita anda sedang mencari tuan dan nyonya besar?" tanya salah satu pelayan rumah.


"Iyah, apakah kamu melihatnya?"


"Ouh mereka sedang berapa di taman belakang, nona bisa langsung menemui mereka disana." ujar sang pelayan.


"Sama-sama nona."


Novita, tanpa basa-basi lagi pun langsung berjalan menuju ke taman belakang keluarga Sheng untuk menemui mereka.


"Ayah... Ibu... rupanya kalian sedang ada disini." sapa Novita.


Ibu Arthur, melirik ke arah Novita. "Ada apa sayang? tumben sekali kamu mencari kita."


"Katakan lah, ada apa?" tanya Ayah Arthur, dengan cueknya.


"Eum... Ibu, Ayah, aku ingin meminta izin untuk malam ini." jawab Novita, dengan bersandiwara memakai wajah yang terlihat malu-malu.


"Izin?"


"Eum... sudah beberapa hari ini aku dekat dengan seorang pria, dan malam ini dia mengajak ku untuk makan malam di hotel miliknya. Entalah bu, mungkin aku telah jatuh cinta padanya." Dengan cerdiknya Novita, mengatakan alasan yang menyatakan bahwa dirinya telah jatuh cinta pada pria lain.


Tentu saja setelah mendengar itu kedua orang tua Arthur sangat senang, namun kelihatan nya ayah Arthur masih setengah hati untuk mempercayai apa yang di katakan oleh Novita tadi, antara percaya dan tidak percaya.

__ADS_1


"Ah... syukurlah, jika kamu sudah menemukan lelaki yang menurutmu cocok bersanding dengan dirimu." ujar Ibu Arthur.


Untuk memastikan ayah Arthur pun meminta Novita untuk membuktikan apa yang di katakan olehnya tadi. "Baiklah kami pasti akan memberikan mu izin untuk keluar malam ini, namun ayah masih tidak mempercayaimu sepenuhnya, maka oleh sebab itu buktikan lah."


Novita dengan mudah nya mengatakan bahwasanya ia pasti akan membuktikannya. "Baiklah ayah, aku pasti akan membuktikannya pada kalian, terimakasih ayah... ibu... aku sangat menyayangi kalian. Kalo begitu aku pergi dulu yah untuk mengabarkan informasi ini."


"Hahaha... baiklah sayang." ujar Ibu Arthur.


Tak lama dari itu ayah tiba-tiba menelfon Arthur, dan mengatakan bahwa Novita telah menemukan pria lain yang ia cintai, hal itu berarti menandakan bahwa Novita sudah tidak mencintai Arthur lagi.


Berdering...


...Pembicaraan di telfon...


"Halo Arthur."


^^^"Ada apa ayah?"^^^


"Ada sebuah berita besar. Tadi Novita secara tiba-tiba menemui ayah dan ibu, lalu ia mengatakan bahwasanya ia sudah menemukan pria lain yang ia cintai."


...Arthur, sedikit terkejut dengan berita yang di sampaikan oleh ayahnya itu, namun mereka tidak boleh sampai lengah dengan langsung mempercayai perkataan Novita begitu saja....


^^^"Oh ya? baguslah jika ia telah menemukan pria lain, namun tetap saja kita harus berjaga-jaga, jangan sampai lengah."^^^


"Iyah Ayah tau itu."


^^^"Baiklah ayah, terimakasih atas informasinya. Sekarang Arthur, akan menelfon Adira untuk menyelidiki perihal masalah ini."^^^


"Baiklah nak, kalo begitu ayah tutup telfonnya."


^^^"Baik ayah."^^^


Tut...


Sebenarnya apa yang akan di rencanakan oleh Novita, selanjutnya? ujar Arthur, yang bertanya-tanya di dalam hatinya.


Besambung............


Jangan lupa Like + Komen + Share and Vote setiap hari senin.


...♡(∩o∩)♡...


Jangan lupa mampir ke Novel baru Author yah❤

__ADS_1


Judulnya : Cinta Dalam Balas Dendam



__ADS_2