Papa Merindukannya

Papa Merindukannya
Bab 75 Syukurlah tidak ada lagi rahasia


__ADS_3

Ilona, pun akhirnya sedikit lega karena Arthur, telah menepati janjinya untuk menceritakan semua tentang masa lalunya ketika bersama Novita. Namun Arthur, akan tetap menaruh kecurigaan terhadap Novita, yang secara tiba-tiba mendapatkan seorang lelaki yang begitu mencintainya dengan cepat, namun mungkin saja itu adalah salah satu trik liciknya.


"Kita tetap harus berhati-hati jika berada di dekatnya, aku pasti akan selalu menjaga mu sayang." ujar Arthur.


"Suami ku tidak akan semudah itu untuk di tipu kawan, maka oleh sebab itu kita harus tetap bersama dan terus menyelidikinya demi mendapatkan sebuah jawaban yang tepat." jawab Ilona.


Arthur, mencolek hidung Ilona, dengan gemas. "Istriku ini terlalu banyak bicaranya, yasudah malam ini cukup ceritanya, sekarang waktunya kita menikmati malam yang indah ini."


"Eh?! ma-malam indah? maksudmu?" ujar Ilona, yang seketika menjadi gugup.


Brag...


Arthur, membaringkan badan Ilona. "Ayolah sayang, jangan bercanda."


Dengan wajah yang mulai memerah Ilona, hanya dapat terdiam, dan menganggukan kepalanya sambil tersenyum. "Hem..."


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Singkatnya keesokan harinya.


Ilona, terbangun lebih awal dari pada Arthur, dan sebenarnya sudah beberapa hari ini Ilona, seperti mengalami morning sickness, seperti mual dan pusing. Niat Ilona, bangun lebih awal dari pada Arthur itu adalah untuk segera mengecek sebenarnya apakah dia itu sudah hamil atau belum. Karena semenjak ia dan Arthur kembali bersama, mereka menjadi sangat sering untuk melakukan hubungan badan.


Akan tetapi sebenarnya Ilona, hanya merasa heran sekaligus tidak percaya apabila dirinya hamil begitu cepat, karena saat ia mengandung Afmar pun butuh beberapa bulan setelah menikah untuk dapat hamil. "Namun apakah ini sebuah karunia?"

__ADS_1


Ilona, pun segera mengecek nya lewat tespek di kamar mandi, ia pun menunggu hasihnya keluar dengan tetap sabar, dan menunggu. Dengan hati yang berdebar-debar karena takut Arthur, terbangun atau melihat hasilnya yang menyatakan ia benar-benar sedang mengandung.


"Eumm semoga saja Arthur, tidak bangun dulu." gumam Ilona.


15 menit berlalu


Ilona, segera melihat tespek nya kembali dan betapa terkejutnya ia saat melihat tespeknya itu memiliki dua garis yang menandakan ia benar-benar sedang hamil, karena terlalu senang ia sampai-sampai menangis di kamar mandi, dan membangunkan Arthur.



"Astaga! apakah ini sebuah mimpi?! hiks... hiks... ya tuhan terimakasih." ujar Ilona.


Arthur, yang mendengar suara Ilona, yang sedang merengek di dalam kemar mandi pun segera bangun dan mengetuk.


Tuk... tuk... tuk...


Seketika Ilona, langsung panik. "Ti-tidak apa-apa sayang."


"Apakah aku boleh masuk?"


"Eumm... tidak sayang tidak apa-apa ko, tenanglah aku hanya sedang menonton drama korea sambil pop, kamu tidak maukan mencium aroma tidak sedap?" ujar Ilona, yang kengalihkan.


"Tapi sejak kapan kamu nonton drama korea?" tanya Arthur.

__ADS_1


"Eumm... ya sejak aku berada di inggris sayang." jawab Ilona, dengan gugup.


"Ouh baiklah, tapi lain kali jangan sampai bawa handphone lagi ke dalam kamar mandi yah?"


"Iyah sayang, baiklah."


"Kalo begitu aku akan membangunkan Afmar, dulu yah?"


"Okey sayang."


Seketika langsung bergumam. "Fiuh... hampir saja, aku belum siap untuk langsung memberitahunya."


Ilona, pun segera keluar dari kamar mandi dengan senyuman bahagia yang terlukis di wajahnya. "Umm... aku akan segera menjadi ibu dari dua anak, sebaiknya aku menyembunyikan tespek ini dimana ya?"


Melirik ke arah kotak perhiasannya.


"Nah kayanya disini aman deh hahaha... Arthur, tunggu nanti yah, aku pasti akan membuat kejutan yang lebih baik dari pada sepuluh tahun lalu." ujar Ilona.


Bersambung................


Jangan lupa Like, Komen, Share, and Vote. 💜


Jangan lupa mampir ke Novel baru Author yah❤

__ADS_1


Judulnya : Cinta Dalam Balas Dendam



__ADS_2