
Findon sudah selesai menelpon, lalu mendekati mas Satria dan membisikkan sesuatu ke mas Satria.
"mari kita bahas masalah ini di aula, karena disini banyak pegawai yang lain."
"maaf nak Findon, gimana dengan laki-laki brengsek ini?"
"tenang pak Imran, bapak ngak salah dan telah bertindak sesuai dengan tugas bapak, sisanya biar Findon yang urus.
Tolong bapak kawal putri dan menantu bapak ini ke aula ya, karena Findon akan menyelesaikan semua keributan yang ada disini."
Bersama mas Satria, kak Deva dan mbak Nia serta di iringi oleh pak Imran.
Kami akhirnya pergi ke aula dan terlihat wanita yang di panggil bude oleh mas Satria dan rombongan mengikuti kami.
Kami turun menggunakan tangga ke lantai berikutnya dan akhirnya tiba di sebuah ruangan yang mirip dengan ruang rapat.
Mas Satria yang masih memegang tangan ku, masuk ke depan yang di ikuti oleh kak Deva, mbak Nia dan juga pak Imran.
Rombongan wanita itu yang terdiri sekitar lima belas orang, duduk berhadapan dengan kami.
Lalu datanglah segerombolan orang yang di dinominasikan oleh laki-laki yang membawa dokumen yang banyak di tangan nya.
Perempuan paru baya mengambil posisi di podium, yang di dampingi dua laki muda dan satu perempuan muda.
"saya Jesika, kepala tim investigasi dengan ini mengumumkan secara resmi akan penemuan kami.
pertama, dana Lila group sebanyak lima milyar Rupiah, telah mengalir ke rekening sari group yang merupakan rifal dari Lila group.
Hal ini diketahui bahwa atas persetujuan atas Diandra, kepala bagian HRD (Human Resource Development). Lila group.
Penjualan atau pengalihan lima belas persen saham Lila group kepada Karmila, yang kemudian di warisi oleh anaknya yang bernama Ferdinand.
Pengalihan saham tersebut dianggap legal, yang dilakukan oleh oleh Diandra, kepala bidang HRD Lila group.
Selanjutnya, pengalihan saham Lila group ke atas Friska, yang di lakukan oleh Diandra.
selanjutnya pengalihan saham Lila group sebesar lima persen ke atas nama Farhat, yang dilakukan oleh Diandra.
selanjutnya pengalihan saham Lila group ke atas Rizal, sebesar lima persen yang dilakukan oleh Diandra.
Kemudian pengalihan dana Lila group sebesar dua milyar Rupiah ke rekening Amos yang tidak lain adalah suami dari Diandra.
Untuk yang terakhir bahwa Diandra dan seluruh jajaran nya, telah melakukan politisasi dan memperjualbelikan jabatan di Lila group.
__ADS_1
Kemudian perekrutan karyawan Lila group dengan keputusan sendiri dan melakukan pungli atau pungutan liar terhadap calon pekerja.
Berikut kami paparkan para karyawan yang membeli jabatan dari Diandra dan jajarannya, dan juga para karyawan yang menyetorkan sejumlah uang kepada Diandra dan jajarannya."
Ucap perempuan itu dengan tegas dan elegan, terlihat dari yang hadir saling berbisik.
Kemudian tepuk tangan yang meriah dari sebelah kanan tempat duduk bude nya mas Satria.
"Terimakasih bu Jesika dan tim Nya yang bekerja keras untuk mengungkapkan parasit yang ada di Lila group ini.
Semoga saja Lila group kembali lagi seperti semula, dimana yang berprestasi yang mendapat penghormatan dan bukan karena uang serta orang dalam.
merdeka........
jaya terus Lila group......."
Ucapan dari seorang pria yang ikut tepuk tangan dari barisan tersebut.
"kembalikan Lila group ke semula, kalau bisa lebih jaya lagi.
jaya terus Lila, dan tumpas habis para parasit....
jaya Lila group....."
"tenang bapak-ibu, dan saya mewakili tim investigasi, mengucap syukur atas semua bantuan dari rekan-rekan kerja semuanya.
Semua yang lakukan adalah demi kebaikan kita bersama, karena disinilah kita menggantungkan atau mengadu nasib.
Untuk selanjutnya kami serahkan kebagian legal dan juga keputusan pak Satria serta ibu Sarah, selaku pemegang saham mayoritas."
Kemudian ibu Jesika meninggalkan podium, lalu naiklah Findon ke podium, yang baru datang ke ruangan ini.
"Terimakasih kepada ibu Jesika dan tim yang telah bekerja keras untuk melindungi Lila group dari parasit penghancur.
Saya sebagai kepala bagian staf legal, menginginkan bahwa semua yang terlibat dipecat secara tidak terhormat.
Kembalikan semua kerugian yang dialami oleh Lila group, dengan tenggang waktu selama empat belas hari sejak hari ini.
Melakukan pembatalan pengalihan saham Lila group, yang merupakan pengalihan ilegal.
Berdasarkan polling para karyawan senior, dimana hampir seratus persen meminta pemecatan terhadap semua karyawan baru yang melakukan sogokan, karena tentunya para karyawan itu belum tentu sesuai klasifikasi dari Lila group.
Saya menyarankan agar tim investigasi, sekaligus merangkap menjadi HRD dengan ketentuan penambahan tenaga kerja.
__ADS_1
Berdasarkan data yang saya terima, bahwa seluruh staf HRD terlibat, yang artinya staf HRD menjadi kosong.
Untuk itu saya meminta kepada pak Satria dan ibu Sarah untuk segera menanggapi tuntutan ini.
terimakasih....."
Susana hening kemudian dan mas Satria mendekat ke arahku.
"sayang, gimana menurutmu akan tuntut Findon?"
"Sarah setuju mas, setuju akan semua tuntutan Findon, tapi ada yang kurang."
"baik, untuk yang kurang nantinya kamu yang menyampaikan dan untuk tuntutan Findon biar mas yang menyampaikannya."
Ucap mas Satria dan bangkit dari duduknya, lalu memegang tangan Ku dan kemudian kami berdua maju ke podium.
"terimakasih atas keras dari tim investigasi, dan juga seluruh partisipasi rekan-rekan sekalian.
Untuk ini saya berdiri disini, kami berdua menyetujui semua tuntutan Findon dan tolong lakukan yang terbaik.
Findon serta tim legal dan juga ibu Jesika dan tim, sesuai dengan kesepakatan bersama dalam hal perekrutan karyawan.
Menanggapi hal tersebut dan hendaklah dilaksanakan."
Tim legal dan juga tim investigasi mengangkat jempol nya ke arah mas Satria lalu suamiku yang tegas ini menatapku lagi.
"dengan ini saya mau menyampaikan bahwa istriku membuat tuntutan yang baru dan sesuai hak tentunya, silahkan sayang."
Tarik napas dalam-dalam dan hembuskan pelan-pelan lalu meraih mickropon yang sudah disodorkan oleh mas Satria.
"baik terimakasih atas waktu dan kesempatan nya, dan saya berterimakasih kepada seluruh rekan-rekan kerja yang telah bekerja keras.
Tuntutan saya adalah, pertama. saya tidak mau atau menolak karyawan yang berasal dari keluarga pihak ayah mas Satria.
Serta menolak pengalihan saham Lila group ke pihak keluarga ayah mas Satria.
Tuntutan yang kedua, biarkan Insani berdiri sendiri tanpa campur tangan dari Lila group, dan tentunya Lila group berhak mengintegrasikan atau menginvestigasi Insani atau menjadi pengawas bagi Insani.
Biarlah Insani tetap seperti semula, saat ibu mertuaku dan rekan-rekan mendirikan insani.
Insani sudah memiliki struktur yang jelas dan strategi tersendiri, biarkan Insani mandiri dengan pengawasan dari Lila group.
Bagaimana mas Satria? apakah keberadaan dengan tuntutan Ku?"
__ADS_1
Mas Satria tersenyum lebar ke arahku dan tepuk yang meraih untuk mendukung ku di podium ini.