PEJUANG GARIS DUA

PEJUANG GARIS DUA
Berita Duka.


__ADS_3

Kenyataannya mas Satria masih memikirkan Neni, mantan istrinya. bahkan seperti tidak menerima hasil tes DNA dari anak yang di kandung oleh Neni.


Sesuai dengan surat dari almarhumah ibu Lila, bahwa anaknya yaitu mas Satria adalah orang yang bebal.


Sekarang aku berada di fasilitas kesehatan milik ibu Lila dan fasilitas ini tidak diketahui oleh mas Satria.


Sementara Adam harus homeschooling, sekolah dari rumah.


Adam telah pindah dari sekolah yang lama ke tempat yang baru, dan kami disini sampai anak yang kandung ini berumur dua tahun.


Proses bayi tabung itu benar-benar berhasil, dan kini usia kehamilan ku sudah mencapai tiga bulan.


Kring.....kring.....kring......


Telpon itu berbunyi dan segera aku berjalan dengan pelan dan kemudian menjawab panggilan telepon tersebut.


'mbak Sarah.....


mas Satria mau ngomong, mbak ngobrol dengannya?'


' iya Findon, sambungkan aja.'


'baik mbak'


titttt..,...........


'halo Sarah.....


bagiamana keadaan mu?'


'baik, ada apa?'


'mas sudah dinyatakan bersih dari virus HIV AIDS itu, dan anak ku sudah lahir. laki-laki dan dalam keadaan sehat.'


'saya sudah tau, dan hasil uji DNA nya mengatakan kalau anak itu bukan anak mu, dan telah terinfeksi virus HIV AIDS.'


'salah Sarah, itu anakku dan semua tes itu sudah di rekayasa oleh om erik.'


'terserah kamu lah, yang jelas hubungan kita sudah hampir selesai.


Sebentar lagi pengadilan akan menetapkan putusan nya dan kita resmi cerai.'


'mas mencintai Sarah, mas ngak mau cerai. apa salahnya menerima kehadiran Neni?


Rumah kita luas dan sangat cukup untuk menampung dua istiku yang aku cintai.'


'maaf ya, saya ngak sudi satu rumah dengan orang yang menderita HIV AIDS.'


'itu hanya alasan mu aja Sarah, semua tes itu palsu. mari kita mulai bersama lagi dan hidup rukun dalam dari rumah yang berbahagia.'


'masih ada lagi yang mau di sampaikan? saya mau tidur, capek aku dengar ocehan mu yang tidak berguna itu.'

__ADS_1


tut.....Tut.....Tut......


Daripada stres mendengarkan ocehan dari mas Satria, lebih baik tidur atau Yoga di taman deh.


"neng Sarah.....


yuk minum susu dulu."


"iya mpok, masuk aja pintu ngak di kunci."


Itu adalah mpok Surti, si mpok mengikuti sampai di sini.


Demikian juga dengan mbak Tika, pak Imran serta pak Muklis.


Mereka hanya ngak mau bekerja jika ada perempuan-perempuan itu.


Pak Imran lah yang menyuplai semua kebutuhan disini, sementara pak Muklis merawat taman.


Seperti biasa saat siang hari, kami berkumpul di taman ini, taman yang berhadapan langsung dengan kolam ikan yang dikelola oleh pak Muklis dan pak Imran.


"tadi bapak mendapatkan berita, kalau ibu tirinya nak Satria, adik tirinya serta keluarganya, tewas terbakar di pabrik yang kosong.


pabrik tidak jauh dari tempat tinggal bapak, dulunya pabrik membuat gula."


"kok bisa pak Imran? emangnya mereka sekeluarga ngapain disana?"


"itulah yang diselidiki oleh pihak kepolisian, dan terungkap bahwa ibu tirinya nak Satria itu adalah germo."


"itu loh mpok, orang yang mencari seseorang untuk melayani hasrat para hidung belang.


Friska, anak-anaknya dan juga keluarga tidak kesana, tapi disekap disana lalu di bakar.


pemilik pabrik kosong itu adalah keturunan Indonesia dan Thailand.


Menurut ceritanya nih, namanya pemilik adaah pak Basil dan merupakan penyuka sesama jenis.


Kuat dugaan karena Rizal, sebab menurut keterangan dari karyawan di salah penginapan di Surabaya.


Kalau Rizal di bawa paksa oleh sekelompok pria setelah di usir dari penginapan itu.


Rupanya penginapan yang di singgahi oleh Rizal adalah milik keluarga mantan istrinya yaitu neng Desi.


Jadi neng Desi sudah membuat pengumuman ke semua tempat usahanya untuk menolak Rizal dan keluarganya.


Karena terinfeksi virus HIV AIDS, demi menghindari penyelenggaraan virus itu.


Usut punya usut, dan ternyata Friska menjual si Rizal untuk memuaskan hasrat tuan Basil.


Lalu si Rizal meminta mobil mewah keluaran terbaru dan apertemen kepada Basil.


Mungkin karena cukup memuaskan akan pelayan Rizal, sehingga basil bersedia memenuhi semua permintaan Rizal.

__ADS_1


Mobil sudah dibeli dan saatnya apertemen, dan apes nya, pak Basil itu hendak membeli unit apartemen milik ayahnya neng Desi.


Kebetulan sekali neng Desi adalah kepala pengelola apertemen dan langsung menolak nya.


Tentunya si Basil bertanya akan penolakan tersebut dan terungkap lah kalau Rizal itu mengidap virus HIV AIDS.


Merasa di tipu dan akhirnya Basil mengancam akan menghilangkan nyawa Rizal dan seluruh keluarga nya.


Keluarga yang menikmati uang dari hasil tipuan mama nya Rizal.


Tapi neng Desi, tau dari mana kalau Rizal terinfeksi virus HIV AIDS itu?"


"jelas tau dong pak Imran, karena mama nya Rizal mengirimkan video anaknya sedang melakukan hubungan suami-istri istri dengan seorang perempuan yang telah terinfeksi virus HIV AIDS.


Desi juga memperlihatkan kepada Sarah pak, dan itu sangat-sangat menjijikkan.


Sarah juga menelpon Desi, dan menyampaikan kalau Rizal, ibunya serta kakaknya itu fix terinfeksi.


Tapi Desi ngak kaget karena itu pasti terjadi, dan setelah bercerai dengan Rizal, dirinya memeriksakan diri kok ke dokter dan persis yang kita lakukan."


oh.......


Hanya kata oh yang keluar dari mulut mereka, kemudian si mpok menyuapi ku dengan potongan mangga yang manis.


"tega benar si itu bu Friska menjual anaknya untuk mendapatkan uang.


Lebih baik aku pembantu seperti ini dari pada menjual anakku."


"benar itu mbak Tika, selagi kita masih punya anggota tubuh yang lengkap dan juga kesehatan yang baik, apa salahnya kerja ya kan.


Tapi teringatnya lah, kemana lah perginya si bapak ya?"


"di penjara mpok, karena ayah mengakui semua perbuatannya.


Ayah mertua yang membuat mendiang ibu Lila sakit-sakitan, dan ayah mertua juga yang menggantikan obat-obatan mendiang ibu.


Ayah mertua mengakui semuanya di kantor polisi seraya membawa semua bukti-bukti yang ada.


Berupa obat-obat yang diberikan kepada mendiang istrinya dan semua bukti penghianatan nya terhadap mendiang ibu Lila.


Ayah mertua berkata, dia adalah suami dan ayah yang sangat bejat dan sudah melebihi iblis sekalipun.


Istri cantik dan mencintainya dengan sepenuh hati, kaya raya dan sangat menghormatinya.


Tapi cinta dan kasih sayang istrinya di tukar nya dengan penghianatan darinya.


Ayah mertua pantas masuk ke dalam neraka, dan sebelum dia pergi ke neraka abadi, dia ingin menebus kesalahannya kepada mas Satria di dunia ini dengan mengatakan yang sebenarnya.


tapi....."


Si mpok langsung memelukku dan aku mengerti arti dari pelukan itu.

__ADS_1


Tanpa terasa air mataku mengalir di pipiku, air mata yang sempat kering dan kini mengalir kembali lagi.


__ADS_2