Pembalasan Sempurna: Tuan Kaki Besi Dan Nyonya Alien

Pembalasan Sempurna: Tuan Kaki Besi Dan Nyonya Alien
Keluar


__ADS_3

Seperti yang diperintahkan oleh nyonya Jaya, Ella mulai mencari kerja hari ini. Jika tidak menurut maka Nyonya Jaya yang bisa melakukan apa pun akan Langsung merealisasikan ancamannya.


Ella berpakaian rapi, kali ini dia sedikit memoles wajahnya meskipun kondisi kulitnya tidak sebaik dulu. Mata cekung dan wajah kurus itu tampak sangat menyedihkan.


Rambut pirangnya diikat ke belakang, dan wajahnya di beri sedikit bedak. Wanita itu memakai pakaian kerjanya dulu, celana panjang berbahan tissue, kemeja putih dan blazer hitam serta sepatu kerjanya yang dulu.


penampilan nya tidak seindah yang dulu, badan kurusnya itu membuatnya tampak seperti orang berpenyakit.


"Apa aku akan mendapatkan pekerjaan hari ini? aku harus cari apa pun itu akan kukerjakan,aku tidak mau kakek dan nenek jadi sasaran mereka," gumam ya sambil menatap wajahnya di cermin.


Ella keluar dari kamarnya, dia membawa dokumen berisi surat lamaran kerja dan beberapa berkas lain, setidaknya dia mencoba.


Poin utama agar diterima bekerja di negara itu salah satunya adalah penampilan, hal ini membuat keraguan besar dalam diri Ella melihat perubahan besar pada tubuhnya.


Ella berjalan keluar, disaat yang sama Erik melihat wanita itu, dia berdiri dari kursinya dan menatap Ella dengan tatapan merendahkan.


"Cihh jadi kau akan mencoba Bekerja? hahahah perusahaan mana yang akan menerimamu, sadar diri Ella tubuhmu tidak seindah dulu!!" ejek Erik yang menatap Ella dari ujung kepala sampai ujung kakinya.


Lagi lagi kata kata jahat itu terlontar dari mulut Erik. Ella hanya bisa diam dan menerima, dia sudah berusaha untuk lebih baik tetapi pria iblis berkedok suami itu membuatnya semakin jatuh mental.


"Aku akan berusaha," ucap Ella.


Erik tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan Ella," ya ya berusahalah, hahahahah kita lihat apa kau bisa mendapatkan pekerjaan dengan penampilan seperti itu? hahahahah...." Lagi lagi Erik menertawakan Ella bahkan sampai terpingkal pingkal.


"Ahhh ingat jangan gunakan nama keluarga ini kalau kau masih ingin kedua manusia bau tanah itu selamat!" ancam Erik.


Ella mengangguk dengan tubuh gemetaran," E...Erik ada yang ingin kutanyakan," ucap wanita itu dengan suara lirih.


Erik menatapnya dengan tatapan kesal," tanya apa hah?" ketus pria itu sambil duduk di kursinya lagi.


"A...aku menemukan a..alat kontrasepsi di kasurmu apa kau....


grepp


Belum selesai Ella mengucapkan kata katanya, Erik sudah mencengkram leher Ella dengan kuat.

__ADS_1


"Apa kau bilang j4l*Ng sialan!!!" umpat Erik sambil menatap Ella dengan tatapan marah, matanya merah dan melotot, dia mencekik Ella dengan sangat kuat dan menatap wanita itu dengan tatapan marah saat Ella menyinggung soal benda keramat itu.


"A.. aku menemukan alat kontrasepsi di kasurmu i.. itu bukan milik mu kan?" Ella memberanikan diri menanyakan hal itu meski tau akibatnya apa, Tubuh wanita itu gemetaran disamping nafasnya yang mulai sesak karena tangan Erik masih mencekik lehernya dengan sangat kuat.


"Milikku, kenapa hah!!" Erik menyeringai, dia melepaskan tangannya dari leher Ella, bibirnya tersungging sambil menatap Ella.


Ella sesak, gemuruh di hatinya bertambah berat, panas dan benar benar menyedihkan, ternyata apa yang dia pikirkan tentang suaminya benar, kemungkinan itu benar benar terjadi pada Erik.


air mata wanita itu mengalir, dia menangis saat mendengar kata kata itu langsung dari mulut Erik, bagaimana bisa Erik Setega itu pada dirinya.


"Ke... kenapa kau melakukan itu Erik, KA..kau dulu berjanji tidak akan pernah bersel dariku tapi apa, kau tidur dengan wanita lain!!!" Ella menangis histeris.


Plakkkk....


Satu tamparan keras mendapatkan di pipi wanita itu, bahkan sampai membuatnya terhuyung ke lantai, dan lututnya membentur lantai.


"Apa kau bilang? kenapa hah?" Erik menatap Ella dengan tatapan marah, pria itu benar benar murka.


"Heh Alien sinting, kenapa kau tidak tanyakan saja pada dirimu sendiri kenapa suamimu malah berselingkuh dan tidur dengan wanita lain, hahahah kau sangat naif, wanita bodoh!!!" Suara tuan Jaya terdengar tajam dan menusuk di telinga Ella.


"Diam kau!!" bentak Erik.


"Kalau kau bisa kembali ke dirimu yang dulu mungkin aku akan menerimamu lagi Ella, tapi melihat tubuhmu yang sudah kadaluarsa, kurasa itu tidak akan mungkin hahahhah...." Erik kembali menghina istrinya.


"Sana kau pergi, cepat kerjakan yang diminta nyonya besar rumah ini, " ketus Tuan Jaya.


"Dan ingat, jika kau berani melarikan diri atau berbuat sesuatu yang tidak tidak maka semua orang yang pernah dekat denganmu termasuk pelayan pelayan yang membantumu akan terkena akibatnya Ella, ingat itu!!!" Suara tegas Erik terdengar menusuk di telinga Ella.


Ancaman yang sama yang selalu mereka lontarkan, titik kelemahan Ella dan yang paling menyedihkan orang yang dulu dia cintai dan sangat mencintainya justru mengucapkan kata kata itu.


"Ahh ubah panggilanmu itu, kau tidak layak memanggil kami dengan sebutan itu, dasar alien sinting!" ucap Tuan Jaya lagi.


Ella menangis, luka yang diberikan keluarga itu sangat dalam, saking dalamnya, tak bisa lagi diobati.


Ella berdiri, dia mengambil tas lusuhnya lalu berjalan menunduk di depan mereka.

__ADS_1


"sa..saya permisi tuan Jaya, tu..tuan Erik," Ella menangis sambil pergi keluar dari rumah itu.


Tuan Jaya dan Erik tertawa terbahak bahak melihat Ella, mereka menjadikan Ella seperti mainan yang bisa mereka hancurkan berkali kali.


Ella berjalan keluar dari rumah itu, dia menangis, mengetahui fakta suaminya tidur dengan perempuan lain, batas yang jelas antara dirinya dengan keluarga Jaya dia temukan saat ini.


Wanita itu berjalan, tentu saja dia diikuti oleh anak buah tuan Jaya.


Ella terus berjalan dengan kaki pincang, dia tak memiliki sepeser uang pun, berjalan tertatih tatih sambil menangis tersedu-sedu.


"Hiks hiks hiks... dia berselingkuh, tebakanku benar, ini beribu kali lipat sakitnya dibandingkan saat dia memukul dan menghinaku, arhhh.... " Ella terus menangis.


Beberapa orang menatapnya dengan tatapan aneh.


"Kemana aku harus mencari kerja, arrkkk... kalau aku tidak menuruti mereka, Kakek, Nenek, dan Karina akan terkena akibatnya bahkan Sasha pun bisa terkena amukan mereka, apa yang harus kulakukan..." Wanita itu menangis, otaknya buntu saat ini, dimana dia bisa mendapatkan pekerjaan dan uang untuk memenuhi tuntutan ibu mertua nya itu.


Ella berjalan tertatih, belum lagi luka di kaki ya dia harus berjalan menuju lokasi tempat dimana dia akan mencari kerja.


Namun saat dia berjalan, tiba tiba sebuah mobil hitam berhenti di sampingnya, tampak dua orang pria berpakaian hitam keluar dari dalam mobil itu.


"Ikut kami nona!" ucap kedua orang bermasker hitam itu.


Mereka menarik paksa Ella dan menutup mulutnya dengan paksa. Ella meronta ronta namun tenaganya tak cukup untuk melawan mereka berdua.


Ella dibawa masuk ke dalam mobil hitam yang tidak bisa tembus pandang itu.


Anak buah tuan Jaya yang mengikuti Ella seketika kelimpungan karena kehilangan target mereka. Sontak mereka berlari menuju rekan mereka yang sudah stanby di sisi lain, sepertinya mereka memiliki sebuah rencana yang sudah diatur oleh keluarga Jaya.


.


.


.


like, vote dan komen 😉😊

__ADS_1


__ADS_2