Pembalasan Sempurna: Tuan Kaki Besi Dan Nyonya Alien

Pembalasan Sempurna: Tuan Kaki Besi Dan Nyonya Alien
Solomon?


__ADS_3

Sementara mereka semua sibuk dengan pikiran mereka masing masing, tak lama kemudian Ella keluar dari dalam bilik ganti pakaian di toko itu.


Dia mengenakan sebuah gaun berwarna merah polos yang membentuk tubuhnya dengan sangat indah. Gaun panjang tanpa lengan dengan bagian belakang terbuka, entah kenapa Brian malah asal mencomot pakaian itu dari gantungan pakaian.


"Wahh Nona anda sangat menawan memakai pakaian ini!!" Puji pelayan toko, mereka takjub melihat Ella yang sangat cantik namun terkesan seksi dengan gaun itu.


Mendengar ucapan para pelayan toko membuat keempat manusia minim Ahlak di depan sana menoleh ke arah Ella.


"What the hell!!!!" Umpat Karina saat dia melihat sahabat sahabatnya sangat cantik dan seksi menggunakan pakaian merah merona itu.


Ella keluar dia tampak sedikit tidak nyaman apalagi bagian dadanya membuat Ella kurang nyaman dengan pakaian itu.


Brian, Ki Jeong dan Min Ki melongo melihat perubahan besar pada wanita di depan mereka. Baru saja dia hanya seorang wanita biasa dengan pakaian sederhana nan polos dengan warna warna polos dan gelap yang biasa dia kenakan tetapi kali ini dia berubah menjadi wanita elegan nan seksi hanya dalam hitungan detik, benar kata orang kalau pakaian mengubah penampilan.


"Wow!!" Ucap Min Ki, dia juga terpesona dengan kecantikan yang baru ditunjukkan oleh Ella.


Brian menatap Ella tanpa berkedip benar benar sebuah kejutan besar baginya dan kenapa dia memilih baju itu?


"Wahh ini luar biasa!!" Ucap Ki Jeong.


"Wahahahahha... pak Brian punya selera fashion yang sangat ekstrim hahahhaha kenapa bapak memilihkan pakaian haram ini pak hahahah,Ella mana pernah memakai pakaian terbuka seperti ini hahahhaha...." Karina terpingkal pingkal, lain halnya dengan Ella yang malah semakin tidak nyaman.


"hei Karina sebaiknya aku tidak memakai ini, benar benar membuatku sesak, tidak nyaman, kenapa juga dia memilih pakaian ini arhhh..." Gerutu Ella sambil menutup lubang lubang pakaian aneh itu.


Meski terlihat cantik Ella bukan tipe wanita yang senang memakai pakaian terbuka seperti itu, baginya tubuh miliknya bukan untuk dipamerkan, apalagi dia pernah menikah.


"Cantik!" Ucap Brian.


Ki Jeong dan Min Ki melongo, baru kali ini mereka mendengar Brian memuji seorang wanita secara langsung.


"Ka..kau... Tidak sakit kan Bro?" Tanya Ki Jeong.


"Pakaiannya yang terlalu cantik ganti sana, kau membuatnya terlihat aneh, kenapa juga kau memakai pakaian aneh itu kalau tidak nyaman, bodoh!" Ejek Brian sambil duduk di kursi dalam toko itu.


"Cihhh dasar plin plan, pria aneh, kan anda yang pilih, kenapa menyalahkan saya!?" Gerutu Ella.


"Ohh mau menyalahkan ku begitu?" Tanya Brian seraya mengangkat sebelah alisnya menatap Ella.


"Kan memang Anda yang salah tuan, dasar mulut rombengan bikin kesal!!" Gerutu Ella sambil masuk ke dalam ruangan ganti lagi.

__ADS_1


Bubur Brian tersungging, membuat Min Ki dan Ki Jeong saling melirik," kau lihat itu? Dia sepertinya mulai gila!" Bisik Ki Jeong di telinga Min Ki.


"Yaahh itu bukan gila, itu namanya Cinta mulai bersemi, sebentar lagi kita akan mendengar tangisan bayi hihihii..." Celetuk Min Ki.


"Kenapa jadi tangisan bayi?" Bisik Ki Jeong.


"Ck... Kau benar benar tidak paham, dia..." min Ki menunjuk Brian dengan tangan kanannya," dan dia...." Dilanjut menunjuk Ella dengan tangan yang lain," akan saling...." Pria itu menyatukan kedua tangannya seolah menunjukkan orang yang sedang berciuman," jatuh cinta dan jadilah bayi, hahahhahah...." Seloroh Min Ki sambil tertawa terbahak-bahak.


"Pffthh hahahhaha... Benar juga, ehh masa iya jebol dulu baru jadi, gimana sih?" Balas Ki Jeong.


"Gak masalah yang penting ujung ujungnya ada bayi," balas Min Ki.


"Oh Tuhan, pembicaraan absurd apa ini!!??" Gumam Karina yang berada ditengah tengah kedua orang itu menatap kesana kemari karena tinggi badannya benar benar berbeda dengan kedua pria itu.


"Hmmm berani kalian berdua ya... Sudah berani ya Min Ki, Ki Jeong!!!!!" Brian menjepit telinga Min Ki dan Ki jeng dengan sangat kuat hingga membuat kedua pria itu meringis kesakitan seperti ikan ayang sedang digarami, menggelepar kesana kemari tetapi Takut melepaskan tangan si bos killer.


"A...ampun bos ampun, gak lagi, arrhhh sakit bos sakit, maafkan jamet bos ehh maakan Min Ki gak lagi..." Seloroh si dokter lesung Pipi itu.


"lepaskan Brian,kini sakit, kau membuat telingaku Hampir copot!!!!" Ucap Ki Jeong.


"Siapa yang memulai? Kan kalian berdua dasar orang orang sinting!!!!!" Ejek Brian dengan wajah kesal.


"Aneh aneh kok pak, mereka bicara tentang bayi dan jebol jebolan, emangnya mau membobol bank kan aneh tuh pak," Celetuk Karina yang menambah panas situasi.


"Yakkk Karina, di jebol beneran entar nangis, kenapa ember banget sih!!!!" Gerutu Ki Jeong..


"Wlleeekkk... Kalian yang salah, " ejek Karina.


"Dasar anak anak tengil, sekali lagi kudengar yang seperti itu, ku kirim kalian ke Eutophia!!!" Kesal Brian.


" Gak lagi bos ampun gak lagi!!" Ucap mereka berdua.


Di saat yang sama Ella keluar dari dalam ruang ganti kali ini dia memilih pakaiannya sendiri, sebuah gaun putih selutut dengan renda di bagian lengan dan ujung rok, pakaian sopan tidak terlalu terbuka, sederhana dengan sebuah pin bunga di bagian dadanya dan terlihat sangat manis.


"Wow!!! Arabella Sanbers is back!" Seru Karina yang langsung menghampiri sahabat dengan mata berbinar-binar.


Brian menoleh, begitu juga dengan Ki Jeong dan Min Ki, mereka melongo melihat penampilan Ella yang bak bidadari, pakaian simpel itu terlihat sangat mewah di tubuhnya.


Sangat cantik dan manis bahkan membuat semua orang terpana dengan kecantikan wanita itu.

__ADS_1


Brian menatap lekat Ella, matanya sampai tidak berkedip, untuk sejenak pria itu terdiam dan menatap Ella dengan serius.


"Cantik, itu cocok untukmu!" Ucap Brian jujur.


min Ki dan Ki Jeong malah cekikikan melihat reaksi bos mereka yang lagi lagi speechless dengan perubahan besar pada Ella.


"Apa ini cocok? Aku merasa sedikit aneh," tanya Ella yang tampak malu malu.


"COCOK!" ucap mereka berempat serentak yang sukses membuat Ella tersenyum manis ke hadapan mereka.


"Ganti, pilih yang lain lagi, cepatlah," celetuk Brian.


"Ehh apa ini belum cukup?" Tanya Ella.


"Ella ikuti saja, toh bukan uang mu yang habis, iyakan pak bos hahahaha... Aku akan membantumu!" Seru Karina sambil mendorong Ella ke dalam bilik ganti pakaian.


Brian geleng-geleng kepal melihat tingkah di Karina pembuat Onar itu, dia membuat suasana ini menjadi benar benar riuh.


"Bos, aku menjawab panggilan dahulu," ucap Ki Jeong yang dianggukkan oleh Brian.


"mau minum? aku beli minuman sebentar," ucap Min Ki.


"Pergilah, cepat datang," ucap Brian yang diberi acungan jempol oleh mereka berdua.


Brian berdiri disana dengan kaki besinya, menatap beberapa pakaian anak anak yang terpajang disana. Dia juga melihat pakaian yang sekiranya cocok untuk Ella.


"Aku ingin semua pakaian yang ada di toko ini yang sesuai dengan ukuran wanita tadi di kirim ke alamat biasa, jangan sampai dia tau," ucap Brian pada manager toko yang menemani mereka disana.


"ahh pilihkan juga beberapa untuk gadis bar bar di sampingnya itu, kalian tentu bisa menilai selera mereka kan?" ucap Brian.


"Baik tuan!" jawab manager toko yang sudah mengenal Brian dan teman temannya dan identitas Brian tetap aman.


"Wah si cacat disini hahahhaha, kau kah itu Solomon!?" suara seorang wanita terdengar menusuk di telinga Brian, belum dia melihat wajahnya sudah membuat Brian panas hati.


.


.


.

__ADS_1


like, vote dan komen 😉😊


__ADS_2