
📍 Seoul Secondary School
14.00 KST
Ella sedang membersihkan lorong sekolah, dia bekerja dengan baik dan mematuhi semua peraturan yang diberikan oleh pihak administrasi.
Saat dia sedang bekerja, tiba tiba jantungnya berdegup kencang.
"Arrhh ada apa ini?" gumam Ella sambil memegang dadanya.
Seketika dia teringat pada Karina, wanita itu terdiam sambil berdiri di depan sebuah kelas.
"Karina.... ku harap kau baik baik saja dan tidak melakukan hal gila, ck... aku jadi khawatir!!" gumam Ella, dia hapal betul dengan sikap gadis itu.
tringg........
Bel sekolah berbunyi, pertanda pelajaran anak anak SD sudah berakhir dan ini saatnya untuk pulang.
Ella tersadar dari lamunannya, dia menatap anak anak yang mulai berhamburan keluar dari kelas mereka masing-masing, ada yang langsung pulang, ada yang istirahat untuk mengikuti ekstrakurikuler dan ada yang memilih bermain.
Ella tersenyum kecut menatap anak anak itu, teringat akan buah hatinya yang pergi meninggalkan dirinya bahkan sebelum melihat dunia ini.
"huffthh... anakku..~~" lirih Ella, dia menghela nafas berat.
Ella mulai membersihkan lantai setelah semua anak pergi dari sana.
Saat dia sedang membersihkan lorong, tiba tiba seorang anak menarik bajunya dari belakang.
"Mom El?" suara anak kecil yang memakai jam tangan buatan Ella terdengar akrab di telinga wanita itu.
Ella sedikit terkejut, dia berbalik dan seketika senyuman terlihat jelas di wajah tirus dengan mata cekung itu.
"Brandon? wahh kita bertemu disini!!" serh Ella yang sangat senang bertemu dengan Brandon kecil disana, dia tau Brandon bersekolah disana tetapi tak menyangka akan bertemu dengan bocah kecil itu di sekolah yang luas ini.
"Wahhh jadi beneran Mom El, heheheh yeayyy kita ketemu lagi, Brandon senang!!!!" seru nak kecil itu sambil melonjak kegirangan bahkan dia melompat lompat sambil mengelilingi Ella sambil mengangkat kedua tangannya ke atas.
Ella juga ikut tertawa dia menatap Brandon dan membalas senyum ceria anak itu.
"yeayyy hahahahahah.... yeyeyeye...." mereka berdua berseru dengan riang gembira di lorong kelas itu.
Beberapa guru dan staff sekolah yang melewati lorong itu terbelalak melihat Brandon anak paling dingin dan paling pendiam di sekolah itu justru tertawa dan melompat lompat dengan riang gembira bersama seorang OG !
Bahkan mereka yang gurunya saja tidak digubris oleh anak kecil itu.
"Astaga dia... dia tertawa seroang itu bersama seorang OG!?? wanita yang hanya OG itu berhasil membuat Brandon tertawa wahaahh.... ini gila!!!" semua yang melihat kejadian langka itu tertegun, belum lagi ini pertama kali mereka melihat Brandon tertawa seriang itu di sekolahan.
"Cihh hanya OG kok belagu sih, kalian tidak lihat penampil itu? sangat buruk, kenapa juga anak pendiam itu malah tertawa di dekat si OG baru itu!!" ketus yang lain.
"Ckk... jangan begitu, bukankah ini hal baik bagi Brandon, setidaknya dia tidak terlalu murung saat di sekolah!" tukas yang lain.
__ADS_1
"Yayayayq... tapi ini sekolahan Elit, masa iya siswa kita biarkan bergaul dengan seorang office girl rendahan, belum lagi penampilan anehnya yang seperti alien itu, ini buruk dan akan merusak citra sekolah kita!" ketus seroang guru yang biasa di sapa Ibu Ji Ah.
"Bu Ji Ah, anda iri atau bagaimana sih, kenapa setiap ada hal baik terjadi di sekolah ini anda selalu menggerutu ini itu, sebaiknya lanjutkan pekerjaan mu sebelum aku memberi bintang satu untuk kinerjamu hari ini!!!" suara melengking si ' Ibu Mertua' terdengar menusuk di telinga mereka.
para staff dan guru itu terkejut bukan main , mereka tersenyum Kikuk sambil menatap Ibu Han.
"Waduhh.. ma..maaf Bu Han!!" ucap Mereka sebelum mere benar-benar pergi meninggalkan tempat itu.
Bu Han menatap mereka tajam, Ibu Han lebih ditakuti dibandingkan dengan kepala sekolah di sekolahan itu. Alasannya karena Ibu Han yang bertanggungjawab dalam review kinerja karyawan, jadi selain menjengkelkan ibu Han juga orang penting disana, bahkan kepala sekolah dan pemilik Yayasan mempercayai wanita gemuk itu.
"Dasar orang orang aneh, bukannya bekerja kalian justru menggosipi orang lain!" ketus Bu Han.
Dia menatap Ella dan Brandon yang tampak sangat akrab, senyum mengembang tergambar jelas di wajah wanita itu.
"Benar benar sebuah hal baik memasukkan wanita itu bekerja disini, anak pendiam.itj jadi lebih ceria," gumam Ibu Han.
Sementara itu Ella menyelesaikan pekerjaan nya ditemani oleh Brandon yang bercerita tentang semua kegiatannya hari ini, mereka terlihat seperti seorang ibu dan anak yang saling menyayangi.
"Mom tadi kami diberi Pr membuat gambar Keluarga, tapi Brandon bingung mau gambar siapa, karena cuma Daddy yang Brandon punya," lirih anak itu.
Ella menghentikan aktivitasnya sejenak, dia menatap anak kecil itu.
"Brandon punya kakek, nenek tidak?" tanya Ella.
" Punya tapi jauh di Jerman," ucap anak itu.
"Punya, di rumah ada paman Hong paman dokter, Bibi Lee dan pelayan di rumah serta penjaga," jawabnya.
"hmmm.. apa Brandon sayang dengan mereka? apa Brandon dekat dengan mereka?" tanya Ella lagi.
"Dekat Mom, setiap hari Brandon bertemu dengan mereka, Paman Hong sering jemput Brandon kalau Daddy lagi sibuk, Paman Dokter yang obatin Brandon kalau Brandon sakit, Bubu Lee yang siapkan makan di rumah dan yang lainnya sering menemani Brandon bermain kalau Brandon bosan," jelas Anak itu.
Ella tersenyum mendengar penjelasan anak itu, dia menatap mata berkilau Brandon.
"Nah jadi, kamu punya banyak keluarga sayang, semua orang yang tinggal dan baik padamu serta dekat padamu adalah keluarga Brandon, jadi Brandon boleh menggambar semua orang yang ada di rumah, semua orang yang kamu sayangi yang kamu anggap keluarga kami, okeee!!" ucap Ella.
"Waahhhh jadi gambar Brandon banyak dong, kalau begitu apa Boleh Brandon gambar Mom juga?" tanya anak itu dengan tatapan penuh harap.
"Emmm boleh, hehheeh~~~" jawab Ella sambil tersenyum manis.
"Yeaaayyyy!!!!!" seru anak kecil itu, dia benar benar riang mendengar jawaban Ella.
Ella hanya tersenyum menatap anak itu, Brandon benar benar membuat moodnya begitu baik.
"Brandon!!" suara seseorang terdengar di telinga Brandon, seketika membuat Brandon dan Ella menoleh.
Seorang pria dengan jas putih dan kacamata bertengger di wajahnya menatap Brandon dan Ella dengan wajah penasaran.
" Paman Dokter!!!" seru Brandon sambil melambaikan tangannya dengan senyuman ceria.
__ADS_1
"Wahh anak ini benar benar berbeda, tumben dia tertawa sebanyak ini," gumam Lee Min Ki yang dimintai tolong oleh Brian untuk menjemput putranya.
"Waahh kamu happy banget, ada berita baik apa nih?" tanya Min Ki sambil menghampiri mereka berdua.
"Ada deh, rahasia heheheh...." seru anak itu.
" wahh mulai main rahasia rahasiaan ya," ucap min Ki sambil membungkuk menyapa Ella, dia pria yang ramah.
Ella tersenyum lembut membalas sapaan pria itu.
"Heheh nanti kalau sudah jadi Brandon kasih tau," Celetuk anak itu dengan penuh semangat.
"Baiklah baik putra mahkota, hamba siap mendengarkan jika sudah waktunya," ucap Min Ki.
" ya sudah ayo kita pulang, " ajak Min Ki.
"Baik," seru Brandon
" Emm...Mo..
Ella terkejut saat Brandon hampir menyebutnya dengan panggilan akrab itu, dia menaikkan jarinya dan menaruhnya di depan bibir.
"Ehh.. heheh Aunty, Brandon pulang dulu ya, besok kita main lagi," ucap anak it berpamitan pada Ella.
"Baiklah anak tampan, sampai jumpa besok ya," balas Ella sambil menepuk pucuk kepala Brandon.
"Heheh... Aunty bisa menunduk sebentar?" tanya Brandon.
Ella mengangguk, dia menunduk dan...
Cup...
Ella terkejut saat Brandon melakukan itu.
" Brandon pulang ya Mom," bisik anak itu.
Ella tersenyum bahagia, anak itu benar benar manis.
Min Ki terbelalak, dia terpaku melihat Brandon yang bisa melakukan hal itu pada seorang wanita.
"A.. apa ini Brandon!!!" gumam Pria itu.
.
.
.
like, vote dan komen 😉
__ADS_1