Pembalasan Sempurna: Tuan Kaki Besi Dan Nyonya Alien

Pembalasan Sempurna: Tuan Kaki Besi Dan Nyonya Alien
The End


__ADS_3

Hari yang dinantikan pun tiba, Ella dan rombongannya sudah tiba di kota Seoul sejak dua hari yang lalu, mereka membawa serta kakek nenek serta semua pelayan yang ada disana ke kota Seoul untuk tinggal disana.


Hari ini semuanya tampak berpenampilan sangat mewah dan menarik. Ella sangat cantik dengan gaun merah biru mudanya, Brian dan Brandon tampan dengan stelan kemeja mereka.


Pasangan prik tampak mempesona dengan tema biru tua dan Kakek Nenek juga tak kalah menarik. Brian akan membawa Ella menemui keluarganya, dan juga tentunya keluarga Barat yang sengaja dia undang serta keluarga dari pihak Brian yaitu keluarga Dominic, hari ini untuk kali pertama keluarga Dominic akan bertemu langsung dengan Ella meski sebelumnya hanya bisa berbicara via telepon.


"Kita akan pergi kemana sayang? kenapa harus pakai pakaian mewah seperti ini?" tanya Ella sambil mengunyah mangga muda nya dengan Brandon duduk di sampingnya.


"rahasia, aku punya kejutan untukmu," ucap Brian.


"hmmmm... aku jadi penasaran," ucap Ella.


"heheh... tenang saja, ini hari bahagia untuk kita semua," ucap Brian.


Saat mereka sedang berbincang, Min Ki tiba di rumah itu sambil menggandeng seorang gadis cantik nan elegan," hai semuanya, kami tiba," ucap Min Ki dengan bangga membawa pasangannya ke hadapan mereka semua.


"Sasha!!??" Karina dan Ella terbelalak, bahkan Sasha sendiri ikut terkejut saat dia melihat Ella dan Karina ada disana.


"Karina dan Ella? itu kau kan Ella!??" Sasha langsung mendekati mereka berdua dengan wajah sumringah bahkan matanya berkaca kaca melihat Ella saat ini sudah benar benar berubah.


"Huaaa... akhirnya aku bertemu kalian lagi, aku merindukan kalian hiks hiks hiks... Ella kau banyak berubah, Karina kau sama saja tetap lebih muda dari diriku huaa..." Sasha menangis sambil memeluk mereka secara bergantian.


"Waah apa kau sudah keluar dan menyelesaikan misi balas dendam mu Sha? tapi sejak kapan!" tanya Ella heran.


"mmm sebenarnya aku tidak jadi, aku terpaksa keluar karena wanita itu menguasai rumah, dan ternyata tak lama kemudian keluarga itu tak ada kabar, beritanya kalau keluarga Carol mengobrak abrik rumah itu dan mereka disekap disana," jelas Sasha.


"waah kakak iparku menyeramkan juga ya," batin Brian.


"Waah benarkah? tapi mereka pantas mendapatkan itu," celetuk Karina, lain halnya dengan Ella, mendengar nama Carol membuatnya ingat dengan masa lalu, sebenarnya dia merindukan Papa dan saudara yang ada diingatan nya namun waktu sudah berlalu sangat lama, mereka mungkin mengira dia sudah meninggal.


"La kamu semakin cantik saja, tapi sejak kapan kau suka makan makanan asam ini?" tanya Sasha.


"Sejak ada baby disini heheh, senang bertemu denganmu sha, " ucap Ella yang langsung berubah raut menjadi bahagia.


"Waahhh benarkah? kau... kau hamil? kau sudah menikah lagi? hebat, kau hebat, waah selamat Ella, semoga kau bahagia!!!" ucap Sasha yang belum tau siapa suami Ella.


"terima kasih, "ucap Ella.


"Tapi siapa suamimu" tanya gadis itu.


"Aku suaminya, kenapa?" celetuk Brian sambil merangkul bahu istrinya.


"waaahh kalian memang serasi, suaminya kulkas, istrinya es batu hahaha.. ini cocok!" ucap Sasha.

__ADS_1


Brian geleng geleng kepala," sayang apa kau tidak bisa memilih teman yang lebih normal? kenapa keduanya kekurangan saraf!??" celetuk Brian.


Ella hanya terkikik begitu juga dengan yang lain, "Lalu apa hubungan kalian berdua?" tanya Ella.


"Kami akan menikah," ucap Sasha dengan bahagia sambil menunjuk cincin tunangannya dengan Min Ki.


"Apaa!!!" mereka terkejut.


"Jatuh cinta tidak punya alasan, kalau cocok langsung menikah saja agar tidak diambil orang, iya. kan sayang," goda Min Ki.


"hahahha... tentu saja, jadi untuk kalian berdua, segeralah, sebelum perang melanda," celetuk Sasha.


Karina menatap mereka dengan rahang yang terbuka, Ki Jeong biasa saja meski dalam hati ingin segera meminang Karina, tetapi mereka sudah berjanji akan pacaran dahulu.


"Waah aku tidak mau ikut ikutan," ucap Karina.


"hahahaha Ki Jeong sepertinya kau ditolak lagi," ucap min Ki.


"Diam Min Ki, yang tunangan juga belum tentu jadi!" ketus Ki Jeong yang malah membuat mereka tertawa.


Setelah percakapan menggelikan itu, mereka semua berangkat menuju tempat pertemuan, yaitu aula besar DRG yang sudah dirancang sedemikian rupa untuk menyambut keluarga besar DRG serta membuka identitas mereka ke hadapan publik.


Ella terus menempel pada suaminya, Brandon menjadii lebih mandiri karena dia tau akan segera punya adik, dia bahkan sering menemani Mommynya karena sangat antusias dengan adik bayinya.


Mereka semua tiba di aula besar DRG, disana keluarga bangsawan Carol sudah menunggu, keluarga Dominic juga sudah berkumpul disana bahkan perwakilan dari bangsawan Eropa yang akan dijodohkan dengan putri Carol juga tiba.


"Ternyata kita berbesan anak kacang!!" celetuk Pak tua Dominic dengan kumis tebalnya, dia sedang berbincang bersama tuan Jack.


"Hahahha aku bahagia pak Tua keladi, ini benar benar menakjubkan!" ucap Tuan Jack.


Mere menatap ke arah pintu masuk, rombongan sudah tiba, Nicole dan Chandra langsung berdiri dan menatap ke arah pintu. Seperti yang Nicole dan Chandra latih, anak kedua tuan Jack tampak berkharisma dan terlihat sangat tampan dengan penampilannya yang memukau, acara itu dikawal oleh anggota grup Mafia yang dipimpin Nicole.


"Adikku datang!!" batin Nicole.


"Waahhh kakak, yang mana adik!!!" celetuk Chandra dengan antusias.


"tunggu saja, kau akan lihat," ucap Nicole.


Ella dituntun masuk ke dalam ruangan pesta, Brian menggenggam tangan Ella dengan erat sedangkan Brandon menggenggam tangan Ella di sisi lain.


"Waahh acaranya luar biasa!!" ucap Ella sambil melemparkan tatapan ke seluruh ruangan, matanya langsung bertemu dengan mata tuan Jack yang sudah renta, bahkan dia juga menatap Nicole dan Chandra, seketika dia terdiam membatu menatap mereka bertiga, orang yang ada dalam ingatan nya, memori bahagia bersama mereka teringat di kepala Ella.


"Brian... sa... sayang!?? A.. ku tidak mimpi kan? aku melihat Papa, dan kakak laki-laki ku..." ucap Ella.

__ADS_1


Seketika ruangan itu hening, dan seluruh mata tertuju pada Ella.


"tidak sayang, mereka benar benar ada disini, ini kejutan untukmu, aku tau kau merindukan mereka," ucap Brian.


Ella menangis bahagia, dia menatap mereka dan menatap suaminya bergantian.


"Anakku, kemarilah sayang, ini Papa!!" ucap tuan Jack sambil menangis, bahkan Nicole dan Chandra turut menangis menatap Ella yang benar benar cantik.


"Sa..sayang?" Ella menatap suaminya.


"pergilah, tidak apa apa sayang," ucap Brian.


Perlahan wanita itu berjalan mendekati mereka, jantungnya semakin berdebar debar, tatapan mata tuan Jack, wajah Nicole yang mirip ibunya dan Candra yang mirip dengannya, Ella menangis.


"Anak papa, apa kabar sayang!?" ucap tuan Jack sambil melebarkan kedua tangannya.


"Papaaaa!!!!" Ella menangis bahagia, dia menghamburkan pelukannya pada Tuan Jack sambil menangis sesenggukan, tak disangka kalau dia akan menemui keluarganya hari ini.


"Maafkan papa sayang, maafkan kelemahan Papa, kau banyak menderita," ucap Tuan Jack.


"Ella rindu hiks hiks hiks... kita bisa bertemu saja sudah sebuah anugerah Pa, huaa...." Ucapnya.


Chandra menatap Ella dengan mata berkaca-kaca, dia menoel lengan Ella," adik... hiks hiks hiks... adik ini kakak Chandra, kakak rindu adik hiks hiks hiks... ini kakak, hufft kak Nicoel harusnya Chandra gak nangis kayak dokter Frost, tapi air matanya tumpah hiks hiks hiks... bagaimana ini, Adik pasti tidak suka sama kakak," ucap pria itu yang mulai sesenggukan.


Nicole menepuk punggung adiknya, sakit rasanya melihat kondisi Chandra," tak apa menangislah Chan," ucap Nicole.


Ella menatap mereka berdua, dia bisa tau kalau ada sesuatu tentang kakak keduanya namun tak membuatnya mengurungkan niat memeluk mereka.


"Kakak besar dan kakak kecil, ini Ella huaaa..


aku rindu kalian!!!" ucapnya sambil menangis tersedu-sedu dan memeluk Mereka berdua.


Nicole tersenyum bahagia, dia memeluk adiknya dengan erat, tentu saja dia merindukan wanita itu.


" Kakak rindu adik, kakak rindu hiks hiks hiks.. adik gak marah ternyata, adik suka sama kakak, terimakasih terimakasih adik!!!" ucapnya dengan antusias.


"Ahahaha... iya, adik rindu kakak kecil, kakak semakin hebat, huaa....


Pertemuan itu benar benar bahagia, semua terharu atas pertemuan ini. Hanya keluarga Barat yang tidak menyukai hal ini, sebab semua rencana mereka sudah hancur, Ella sudah menikah dan sedang mengandung, mereka tak bisa mengusik Ella yang sekarang adalah bagian dari keluarga Dominic, utusan dari keluarga bangsawan Barat yang hendak dijodohkan dengan Ella juga turut bahagia dan segera melaporkan semuanya pada tuannya.


Semua bahagia, pertemuan itu menjadi awal kehidupan bagi mereka.


Sementara itu keluarga Jaya dibuat gila selama sebulan dikurung di rumah, mereka semua diberi tontonan tentang identitas asli Ella, semuanya terkejut, bahkan Ana yang melihat mantan suaminya dulu disana bersama putranya Brandon sangat kaget data tau kalau Brian adalah CEO DRG yang berarti dia lebih hebat dari Erik.

__ADS_1


Namun semuanya sudah terlambat, setelah menonton berita itu, mereka diberi suntikan gila, Nicole ingin mereka merasakan rasa sakit yang mereka sebabkan bagi banyak orang, dikurung disana, tak bisa melakukan apa pun dan hidup dalam sarang emas mereka sendiri.


...-the end-...


__ADS_2