Pembalasan Sempurna: Tuan Kaki Besi Dan Nyonya Alien

Pembalasan Sempurna: Tuan Kaki Besi Dan Nyonya Alien
Hancur hati


__ADS_3

Kemarin


On Phone,


"Apa kau yakin Sha!!!"suara melengking si gadis bar bar terdengar menggelegar di kantin perusahaan DRG membuat seluruh mata tertuju pada manajer bar bar itu.


"Ya aku yakin, mereka tidak mungkin membiarkan Ella Keluar dari rumah ini tanpa rencana apa pun, aku takut Ella akan dilukai Karina, kita harus bertindak cepat, nyonya Jaya adalah orang yang licik, dia akan menghalalkan segala cara untuk menjatuhkan lawannya termasuk membunuh mereka, aku takut Ella ...


BRakkkk...


Karina menggempur meja kantin Dnegan tangannya dia sampai berdiri dengan nafas ngos ngosan.


"uhukk... uhukk... arrkhhhh... siaaaallaannn Karina Chaaaa!!!!" suara pekikan seorang yang lain terdengar di kantin itu


Siapa lagi kalau bukan Pak Hong yang tersedak makanannya sendiri karena terkejut dengan kelakuan absurd wanita bar bar itu


"Aduh....mampus!!" gumam Karina.


"Kar apa kau dimarahi? jangan membuat keributan, kau bukan orang bar bar!!" ucap Sasha yang hapal betul dengan sikap gadis itu.


"ckk... manusia purba mengamuk, aku pindah dulu," ucap Karina di sambungan teleponnya.


"Maaf pak saya gak sengaja, lagian bapak sih makannya dekat dekat saya, ya tumpahkan, makanya makan hati hati pak, ehh... itu tuh di celananya ada kuning kuning, di bersihin nanti dikira BAB..." Celetuk Karina seraya menunjuk noda di dekat resleting celana Ki Jeong.


"Pffthh.... hahahaha..." karyawan yang lain tertawa cekikikan mendengar Celetukan Karina si manager bar bar tapi kinerja di luar nalar.


"Karinaaaa....." geram Ki Jeong yang pipinya sudah kembang kempis dan wajahnya memerah karena marah pada gadis bar bar yang terkenal dengan ungkapan dan kata kata 18++nya itu.


"Tenang saja pak lagian juniornya gak kena kan, " Celetuk Karina sambil berlari dari sana dan membawa bekal makan siangnya.


"Yaaaaakkkk.... arhhh hoissh siaaalll... wanita gilaaaaa!!!" Teriak Pak Hong sambil menatap Karina yang sudah berlari terbirit-birit sambil cekikikan.


"Pfftt hahahha...." semua orang tertawa geli mendengar ucapan gadis itu, Karina memang pembuat Onar tetapi kinerjanya benar benar patut diacungi seratus jempol.


"Bwahahahahhahaa......" seseorang dengan topi dan masker hitam di sudut kantin itu tertawa terbahak-bahak melihat Ki Jeong yang selalu bernasib apes jika bertemu Karina.


Semalam terkena sendal maut gadis itu dan sekarang jadi korban kata kata 18++nya Karina.


Semua orang menoleh pada pria itu, mereka tau kalau itu Presdir mereka yang memiliki tatapan dingin dan tak pernah menunjukkan wajahnya pada mereka, baru kali ini Presdir misterius mereka itu tertawa terbahak-bahak meski sudah sering mendengar lelucon di kantin itu.


Ki Jeong menggaruk kepalanya benar benar frustasi karena ulah gadis berkedok manager marketing dengan peringkat terbaik itu.


"Arrghhhhh siaalaaaannnn!!!!!"


Sementara itu Karina dan Sasha melanjutkan pembicaraan mereka.

__ADS_1


Karina yang mengetahui sifat jahat keluarga Jaya tak bisa membiarkan sahabat mereka jatuh ke dalam jebakan keluarga sialan itu.


Akhirnya dia merencanakan sesuatu untuk menyelamatkan Ella meskipun dia tau kalau Ella pada akhirnya akan kembali ke rumah itu.


"Aku sepertinya harus memanfaatkan nama kebesaran ini, ck. sudah lama tak menggunakan nya, apa yang akan dikatakan pak tua itu saat tau aku memakai nama itu lagi, ck... biarlah, yang penting Ella selamat untuk sementara ini," ucap Karina.


"Kau yakin Karina? bukannya jika kau melakukan itu mereka akan....


"Tak apa Sha, ini demi Ella, lagipula menghadapi si Pak tua cerewet itu cukup mudah, aku hanya perlu mengancamnya seperti dulu," ucap Karina yang duduk di dalam ruangannya sambil menikmati makan siangnya tanpa peduli dengan kejadian menggegerkan di kantin perusahaan itu.


"Baiklah, tapi jika ada masalah cepat selesaikan, cobalah bersama dengan Papamu Karina,"


"Ck... jangan membahas itu, kau tau aku membencinya, " ketus Karina.


Kembali ke masa sekarang,


Ella dibawa oleh anak buah suruhan Karina, wanita itu ditutup matanya dan diikat, sejujurnya mereka tak ingin melakukan itu, tetapi Ella terus menerus meronta ronta dan berteriak, pada akhirnya dia harus diikat agar tenang.


Beberapa menit perjalanan, akhirnya mereka tiba di sebuah rumah nan mewah bernuansa gaya tradisional Korea yang menunjukkan kalau pemilik rumah itu adalah bangsawan.


Ella dibawa dengan paksa, dia dibawa masuk ke dalam rumah itu.


"Yaaakkk... apa yang kalian lakukan pada Ellaaa!!!" teriak si gadis bar bar, dalang dari penculikan tiba tiba ini.


"Apa yang kalian lakukan, siapa kalian!!!!" pekik wanita itu saat dia sudah dilepaskan.


"Ella tenang ini aku!!" ucap Karina.


Ella benar benar terkejut, dia menatap Karina dengan tatapan terbelalak, bagaimana bisa dia berada di rumah temannya itu saat ini.


"Jadi ini ulahmu Karina?" Ella berdiri dengan tatapan marah, dia benar benar kesal karena perbuatan gadis itu.


"Ma..maaf tapi aku terpaksa melakukannya... Lagi..." cicit gadis itu sambil menunduk.


Ella panik," arrhh Karina sudah ku bilang jangan mencampuri urusanku !!!" teriak Ella ,kali ini dia marah.


Karina terbelalak saat mendengar Ella membentaknya untuk kali pertama.


"E... Ella..." lirih Gadis itu.


"Arrhh sial!!,


"sudah kubilang Karina, jangan ikut campur, entah seberapa ingin kau menarikku dari rumah itu, aku tidak akan pernah keluar dari sana Karina, Kau tau jelas hal itu, " ucap Ella dengan mata berkaca-kaca.


"yaaakkk wanita bodoh, aku hanya ingin menyelamatkan mu!!!" Kali ini Karina ikut berteriak karena kesal mendengar jawaban dari Ella.

__ADS_1


"Aku tak perlu dan aku tak pernah minta diselamatkan Karina!!!" balas Ella, dia.menahan air matanya sekuat mungkin di depan sahabat baiknya itu.


"Ella!!" Karina terkejut.


"Sudah kubilang jangan mencampuri urusanku jika aku sedang dalam masalahku Karina, aku... aku tidak menyukainya!!!'


"Kau selalu mencampuri urusan orang lain!" ucap Ella dengan nada ketus, dia berbalik mengambil kembali barang barangnya.


disaat yang bersamaan dia menerima sebuah pesan misterius,


"Kau mau bertingkah sejauh apa Ella? kau akan melihat mayat mereka di bawah jembatan jika kau tidak muncul!!!" pesan dari tuan Jaya sambil mengirim foto kakek dan nenek yang disuruh duduk di kursi dengan posisi diikat serta foto sahabatnya Karina yang diberi tanda X dengan tinta merah.


Sementara itu Karina mengepalkan kedua tangannya dan menatap Ella dengan tatapan marah.


"Kenapa kau bodoh Ella, kenapa kau bertahan di rumah itu, apa kau tidak punya harga diri hah!!!!" teriak Karina.


Ella berbalik, dia menggenggam erat erat ponselnya, ingin dia memberitahukan Karina tetapi dia sangat takut dengan semua ancaman dari keluarga busuk itu.


" Apa kau menjual tubuhmu sampai kau mau tinggal disana dan diperlakukan seperti binatang hah, berapa uang yang mereka berikan hah, berapa haha biar aku yang bayar arrhhh kenapa kau begini!!!" teriak Karina lagi.


"Ya aku sudah dibeli Karina, dan aku milik keluarga itu, maka dari itu pertemanan Kuta sampai disini, aku.... aku tidak lagi menganggapmu sebagai sahabat!!!!" ucap Ella.


KRAKKK...


Hancur hati keduanya, Ella menyembunyikan segala fakta tentang dirinya dan Karina tidak ati apa apa tentang ancaman kejam itu, dia pikir hanya ancaman ringan belaka, namun ternyata melibatkan nyawa banyak orang.


"El..Ellaa...


"mulai saat ini..." Ella menarik kalung berbentuk bintang di lehernya," kita hanya orang asing!!!" ucap Ella sambil melepaskan kalung itu dengan menarik paksa benda itu.


"E.. Ellaa...


wanita itu pergi dengan segala rasa sedih dan ketakutan dalam dirinya, dia tak punya kekuatan yang cukup besar untuk mengungkapkan segalanya pada Karina,yang dia bisa hanya melindungi semua orang dengan mengorbankan dirinya dan pergi jauh dari mereka semua.


"Aku tidak bisa membiarkan orang yang paling kusayangi terluka Karina, lebih baik aku yang mati, maafkan aku hiks hiks hiks.." Ella keluar dari rumah itu dan memilih menuruti keinginan keluarga gila itu.


.......


.......


.......


...To be continued 😭😭...


...Jangan lupa like, vote dan komen 😭😭...

__ADS_1


__ADS_2