Pembalasan Sempurna: Tuan Kaki Besi Dan Nyonya Alien

Pembalasan Sempurna: Tuan Kaki Besi Dan Nyonya Alien
Nicole


__ADS_3

Di Kota Seoul,


Kedatangan bangsawan Carol membuat seisi kota riuh, mereka mencari keberadaan Ella. Namun, seolah hilang ditelan bumi mereka tak menemukan jejak Ella dimanapun padahal baru beberapa waktu lalu Ella terlihat di sebuah sekolah dasar, dan mereka langsung kehilangan jejak wanita itu.


"Apa kalian sudah menemukan jejak putriku!?" suara serak serak basah Tuan Jack Carol ayah kandung Ella terdengar menggelegar di dalam ruangan sebuah mansion mewah yang mereka tinggali sejak mereka tiba di negara itu.


"Maaf tuan, Ki sedang melacak keberadaan putri Arabella, beliau menghilang, sepertinya ada yang sengaja menutup akses tentang dirinya," jelas ajudan Tuan Jack.


"Pa, tenang dulu, adik pasti akan ditemukan, Aku yakin adikku dalam kondisi baik, " jelas seorang pria tampan dengan wajah yang begitu mirip dengan Arabella, tampaknya pria itu adalah kakak kandung laki laki Arabella.


"Chandra, Papa tak bisa tenang kalau putri Papa belum ditemukan, Papa khawatir, sudah sejak lama kita menunggu momen ini, akhirnya kita bebas dari jeratan keluarga wanita itu, Papa tak ingin melepas anak anak Papa lagi!!" ucapnya sambil menitikkan air mata.


Chandra berdiri, pemilk mata berwarna hijau itu mendekati Papanya dan duduk bersimpuh di depan pria yang menggunakan kursi roda itu, menggenggam tangannya dengan erat dan menenangkan pria itu.


"Tenang Pa, Chandra yakin adik akan segera ditemukan, kita sudah tiba di kota kelahiran Mama, kita sebaik mengunjungi makam Mama," ucap Chandra.


"Papa tidak sabar nak, semua ini terjadi karena mereka, hiks hiks hiks.. istriku yang malang harus meninggalkan dunia ini karena mereka," geram Tuan Jack.


"Oleh karena itu kita akan mencari keberadaan Adik dengan cepat, agar kita bisa berkumpul seperti dulu lagi," ucapnya.


"Papa serahkan padamu, dan juga kakakmu, temukanlah adik perempuan kalian, " ucapnya dengan suara lemah.


"Baik Pa," balas Chandra.


"Apa kak Nicole sudah menemukan adik? kenapa informasi tentang adik sangat sedikit, padahal sebelumnya kami dengan mudah melacak adik," batin Chandra.


Sementara itu di sisi lain kota Seoul, lebih tepatnya di kediaman keluarga Jaya sedang terjadi keributan besar, pasalnya Kakak pertama Arabella yaitu Nicole Kidman Carol sedang mengobrak abrik kediaman keluarga jahanam itu, padahal baru seminggu mereka melaksanakan pesta besar besaran pernikahan putra mereka dengan Jung Ana.


"Dimana Arabella? kenapa kami tidak menemukannya di tempat ini!!" ucap Nicole sambil memainkan pisaunya di depan keluarga Jaya yang di dudukkan berjajar di atas lantai sambil berlutut menghadap ke arah Nicole.


"A.. Arabella bukan bagian rumah ini, kenapa kau mencarinya kesini, apa kau tidak dengar dengan apa yang baru saja ku katakan hah!!" pekik Tuan Jaya yang sangat marah karena rumahnya dihancurkan ketika mereka mencari keberadaan Ella.


"Dia sudah lama menjadi wanita jal4ng, kami mengusirnya dari sini, dia tak pantas tinggal disini!!" tambah Nyonya Jaya.


"lalu?' Nicole memiringkan kepalanya dan menaikkan sebelah alisnya.

__ADS_1


"Aku sudah menceraikan wanita sialan itu, kenapa kalian mencarinya kesini, lagipula apa berharganya wanita sialan itu, kalian itu keturunan bangsawan kenapa mencari sampah masyarakat!!"ketus Erik.


Nicole menyeringai, dia menatap mereka bertiga dengan tatapan lapar, pria itu adalah ketua geng Mafia terbesar di Jerman, pria berdarah dingin yang tak segan segan menghabisi musuhnya kapan pun dia mau.


"Kau pikir.... aku tidak tau hah!!!"


Syuuuttt... cretaakakkk... Praanngg...


Nicole melemparkan belatinya ke arah wajah Erik dan berhasil melukai wajah pria itu bahkan menghancurkan vas bunga di belakang Erik, Nicole tampak benar benar marah saat ini, beruntung dia tidak menargetkan kepala Erik, jika iya maka Erik akan mati di tempat hari ini.


Erik terdiam kaku, bahkan Ana yang melihat langsung terjatuh ke lantai karena salah sedikit saja, kepala Erik akan bolong dengan belati.


"Apa kau pikir keluarga kami bodoh ?" ucap Nicole.


"Ambilkan belati itu!!" Nicole menatap tajam Ana.


Jung Ana langsung gemetaran, dia mengambil pisau belati itu dan menatap Nicole dengan tatapan marah.


"Aku harus menyingkirkan orang ini, harus!!!" batin Ana.


"Maaati kau!!!" pekik Ana sambil berlari menerjang Nicole saat dia berada di posisi yang begitu dekat dengan Nicole.


Brukk... Braakkk...


"Aaannaaa!!!" pekik Erik saat melihat istrinya tersungkur di atas lantai.


"Arrkhhh... ini semua karena Ella sialan itu, arrhhh sakit... perutku sakit!!!" Jung Ana merintih kesakitan disana.


"sampah!!!" umpat Nicole sambil membersihkan ujung sepatunya.


"Sialan kau, kenapa kau datang mengacaukan rumah kami, apa maumu bangsat!!" pekik Erik.


Nicole menyeringai," Aku diberitahu oleh seseorang yang sangat misterius, kalau adikku disiksa di rumah ini selama dua tahun, apa kalian pikir aku akan tinggal diam!?" ucap tuan Nicol.


"Adik? siapa maksudmu? kami tidak kenal dengan adikmu, jangan karena kalian keluarga bangsawan Eropa kalian senenaknya di rumah ini, kami juga keturunan bangsawan Korea!!" pekik Nyonya Jaya.

__ADS_1


"Terserah, aku tak peduli, yang penting kalian telah melukai hati adikku yang malang, Ella adalah putri bangsawan Carol, apa kalian tidak tau itu? dasar manusia JAHANAM!!!" bentak Nicole.


Mendengar hal itu, sontak mereka semua terdiam membatu di tempat mereka masing-masing, bagaimana mereka bisa tidak tau kalau Ella yang selama ini tinggal di kediaman Jaya adalah keturunan bangsawan Carol dan mereka malah melepaskannya begitu saja?


"Hah yang benar saja!? perempuan sialan itu keturunan bangsawan!?? jangan bercanda tuan!!" ucap nyonya Jaya.


"Apa aku terlihat seperti bercanda sialan!!" umpat Nicole, pria dengan tubuh kekar itu terlihat sangat menyeramkan dengan mata Ruby merahnya yang berkilau ketika dia marah, terlihat seram seperti vampir.


//Gleekk//


Mereka semua menenggak saliva mereka masing masing, Nicole benar benar membuat mereka ketakutan.


"Kalian akan habis di tangan ku, dan juga untuk nyawa yang sudah kalian ambil, aku akan membalaskan kejadian enam tahun lalu, kurasa wanita sialan disana ingat dengan apa yang terjadi pada mantan suaminya bukan?" ucap Nicole.


" enam tahun lalu?" batin Ana.


Semuanya terdengar seperti teka teki, keluarga Jaya bahkan tidak tau apa apa dan terlihat bingung, namun tuan Jaya tampak diam, Nyonya Jaya juga demikian, hanya Erik yang merasa bingung dengan kondisi ini.


Nicole berdiri, tubuh gagahnya menjulang tinggi ke atas, siapa pun akan menyukai pria tampan yang wajahnya lebih dominan ke mendiang ibu kandungnya.


"Dengar baik baik, Ella adalah keturunan bangsawan Carol, dan kalian telah mencari mati dengan menyiksanya di rumah ini, aku akan membalaskan nya sesuai dengan apa yang kalian lakukan, mungkin kalian juga akan senang mendapat kejutan dari Pria kaki besi itu," seloroh Nicole.


"Ingat ini, SIAPAPUN YANG BERANI BERMAIN MAIN DENGAN ANGGOTA CAROL AKAN HABIS DI TANGANKU!!!!" teriak pria itu dengan suara lantang sebelum dia benar benar pergi keluar dari rumah itu.


"Tu..tunggu apa maksud nya ini!!" pekik mereka, tetapi Nicole tak menjawab apa pun, dia berangkat bersama anggotanya.


"Tutup seluruh akses keluar rumah, kurung mereka disini sampai kita menemukan Putri Ella, jangan biarkan satu pun semut kecil itu keluar!!" titah Nicole.


"Aarhhh beri mereka racun itu, akan menyenangkan menyaksikan mereka perlahan lahan menjadi gila, tapi tunggu setelah aku membuat pengumuman penting, heheheh..." titah pria itu sambil menyeringai.


"Baik tuan!" ucap mereka dengan patuh.


.


.

__ADS_1


.


like, vote dan komen 😉😊


__ADS_2