Penantian CEO Tampan

Penantian CEO Tampan
29.# Lamaran???


__ADS_3

Saat mobil sedang melaju, wajah Chara yang tadinya berbinar karena akan bertemu dengan idolanya berubah menjadi sulit diartikan ketika membaca sebuah pesan yang masuk diponselnya.


Beberapa menit kemudian mobil yang mereka tumpangi telah terparkir dengan sempurnah ditempat acara, Rima dan Chara pun langsung turun dari mobil dan berjalan masuk ketempat acara.


"Lo gak apa apa Ra? kenapa jadi gak semangat gitu?" tanya Rima karena melihat perubahan raut wajah Chara.


"Gak apa apa, deg degan aja mau ketemu idola" sahut Chara berusaha terseyum


"Ooh" balas Rima


Mata Chara menatap tak percaya dengan semua dekorasi yang didepannya, sebagian kecil danau itu telah disulap dengan sedemikian rupa, lampu taman yang memang sengaja dipasang mengelilingi tempat acara itu menambah kesan mewah bagi mata yang melihatnya.


Ada sebuah panggun kecil yang telah dihias dengan berbagai macam bunga bunga segar, dikelilingi lilin lilin kecil dan lampu kerlap kerlip, ada juga beberapa pasang kursi dan meja yang juga telah dihias dengan sangat indah, hari yang mulai gelap menyempurnkan pandangan mata ditempat itu.


"Woooww indah skali, kamu suka konsep ini?" tanya Rima penuh kekaguman.


Chara terseyum sambil mengangguk menanggapi pertanya sahabatnya.


"Kesana yuk Ra, mumpung belum ada orang" ajak Rima


Chara yang memang sudah tahu apa yang akan terjadi disitu, menurut tanpan berucap apapun.


"Aku nyari minum sebentar yaa, kamu tunggu disini jangan kemana mana" ucap Rima sengaja meninggalnya


lagi lagi Chara berusaha terseyum menanggpi ucapan Rima.


Setelah Rima meninggalkan Chara, lampu taman pun dimatikan, suasana yang remang menghangatkan hati siapapun yang berada disana


Tak lama kemudian, terdengar suara petikkan gitar yang memanjankan telingan semua yang hadir disana.


lampu sorot dinyalakan, tampaklah sorang pria tampan sedang duduk sambil memainkan gitar dan mulai bernyanyi


...Kau begitu sempurna...


...Dimataku kau begitu indah...


...Kau membuat diriku akan s'lalu memujamu...


...Disetiap langkahku...


...Kukan s'lalu memikirkan dirimu...


...Tak bisa kubayangkan hidupku tanpa cintamu...


...Janganlah kau tinggalkan diriku...

__ADS_1


...Takkan mampu menghadapi semuaa...


...Hanya bersamamu ku akan bisa...


...Kau adalah darahku...


...Kau adalah jantungku...


...Kau adalah hidupku...


...Lengkapi diriku...


...Oh sayangku, kau begitu...


...Sempurna, Sempurna...


........................................


...Dan seterus dilanjutkan masing masing...


Raffa bernyanyi dengan setulus hati, menyampai seluruh isi hatinya, menyatakan bahwa Chara adalah segalanya bagi dirinya.


Selesai bernyanyi, perlahan Raffa berjalan mendekari Chara, sementara Chara berdiri mematung, matanya menatap lekat Raffa yang berjalan kearahnya, entah apa yang Ia pikirkan.


"20 tahun lamanya aku menunggu hari ini tiba, dimana kamu nyata berdiri dihadapaku, mungkin alasan pertemanan masa kecil kita tidak cukup kuat untuk meyakinkan bahwa aku sangat mencintaimu, karena itu ijin kan aku untuk membuktikan semuanya, Annie Carllisa Putri mau kah kau menikah denganku dan menghabiskan sisa hidupmu bersamaku?" ucap Raffa berlutut dihadapan Chara sambil memegang sebuah cincin permata.


Rima dan beberap orang yang membantu menyiap kan acara itu menatap heran, karena Chara belum juga merespon ucapan Raffa.


"Ada apa Chara tidak menyukain Tuan Raffa" batin Rima bertanya karena melihat Chara tak merespon.


Raffa yang tak mendapat jawaban dari Chara pun perlahan berdiri.


"Kamu baik baik saja?" tanya Raffa merasa kawatir


lagi lagi Chara tidak merespon


"Apa kamu tidak suka dengan kejutan ini?, maafkan aku jika ini membuatmu tidak nyaman" lanjut Raffa lagi.


Chara yang mendengar kata maaf dari Raffa semakin tidak bisa menahan diri.


"Maaf, aku tidak bisa menerima mu karena aku tidak memcintaimu" sahut Chara sambil menunduk tidak sanggup menatap wajaf Raffa.


Raffa terseyum mendengar jawab Chara


"Hei dengarkan aku, tidak masala kamu tidak mencintaiku, aku akan sabar menununggu hingga cinta itu tumbu" sahut Raffa dengan manis sambil mengangkat kedua pipi Chara, namun tangannya langsung ditepis oleh Chara.

__ADS_1


"Tapi aku tidak bisa" sahut Chara memberanikan diri menatap Raffa.


"Apa kamu mencintai seseorang?" tanya Raffa hati terasa hancur mendapatkan jawab itu, mungkin ini jawab dari kegelisahannya sepanjang hari.


"Yaahh, dan orang itu bukan kamu" sahut Chara cepat.


"Setelah ini tolong jangan temui atau pun cari aku lagi" lanjut Chara dan langsung berbalik karena tidak bisa menahan air matanya lagi


Deeeeegggg


Jantung Raffa seakan berhenti berdetak mendengar kalimat terakhir dari Chara, air mata pria dingin itu lagi lagi menetes tanpa permisi karena wanita yang Ia nantika selama 20 tahun lamanya, namun Raffa belum putus asa.


Setelah menguatkan hatinya Raffa memeluk erat Chara dari belangkah


"Maaf jika aku pernah menyakitimu, tapi jangan pernah tinggalkan aku lagi, ijinkan aku untuk menebus semua kesalahan aku" ucap Raffa dengan perasaan hancur berharap ada sebuah keajaiban Chara menerima dirinya.


Rasa Ia tak sanggup Jika Chara harus pergi untuk yang kedua kali nya.


Chara terdiam sejanak Ia menikmati pelukan itu.


"Tolongan jangan memaksaku, biarkan aku pergi" lirih Chara perlan dengan suara bergetar, Ia pun tak sanggup berada lama lama ditempat itu.


Raffa yang mendengar lirihan Chara dengan suara bergetar, langsung melepas pelukannya, Raffa tak menyangka penantian selama 20 tahun harus berakhir seperti ini.


Tidak ada cara lain lagi untuk mempertahankan Chara, mungkin kah Ia harus mengiklaskan kepergian pelindung masa kecilnya untuk yang kedua kalinya?


Raffa menatap kepergian Chara dengan mata berkaca kaca, semua kenangan masa kecil dan perlakuan kasarnya pada Chara mekambli memenuhi otaknya.


Rima yang menyaksikan drama itu, tidak bisa mengatakan apapun, karena kawatir dengan keadaan Chara, Ia pun melangkah mengikuti Chara .


Saat Chara hendak keluar dari tempat acara itu, sebuah panggilan suara menghentikan langkah kakinya


"Chara" panggil suara seorang wanita dari arah samping


...:...


...:...


...:...


Trimakasi yang sudah setia menunggu up, atau pun yang baru mampirπŸ™πŸ™πŸ™πŸ˜‡πŸ˜‡


Jangan lupa dukung Author selalu dengan LIKE & COMENTAR kalian smua, tenang jangan pada dema Author duluπŸ˜€πŸ˜€πŸ˜˜πŸ₯°


Ingat pedan Ayah, sabar itu subur, sabar itu indah, sabar itu ibadah.😜✌✌πŸ₯°πŸ₯°

__ADS_1


Love u allβ€πŸ–€πŸ˜‡


__ADS_2