
Raffa terdiam melihat apa yang dilakukan Chara, ia seperti ingin membuktikan apa benar masakan itu tidak ditrima oleh perut Chara, bukan maksud Raffa untuk egois namun Raffa memikirkan kesehatan Chara dan pertumbuhan janinnya.
Chara mulai mesuka makana itu kedalam mulutnya, walau aroma makanan itu sangat mengganggu indra penciumannya, Chara tetap berusaha menahannya, belum juga menguyah makanan itu Chara sudah merasa perutnya sangat mual, Chara menutup mulut lalu berlari kekamar mandi.
Raffa mengikuti istrinya, ia melebarkan kedua matanya saat melihat Chara mengeluarkan semua isi perutnya.
"Sayang" ucap Raffa dengan nada khawatir, lalu memijat pelan tengkuk istrinya, Raffa mulai terlihat panik ketika melihat istrinya tak berhenti mual, ini pertama kalinya ia melihat istrinya mual dan muntah sebanyak itu.
Chara sudah mengeluarkan smua isi perut, namun rasa mual itu tak kunjung hilang, perutnya terasa seperti diaduk aduk dan ia lagi lagi kembali mual, setelah Chara merasa enakkan, Raffa langsung menuntun istrinya keluar dan kembali kemeja makan.
"Bi Ira tolong bawakan air hangat" ucap Raffa lalu mendudukan istrinya dikursi.
"Sayang minum dulu" ucap Raffa sambil mendekatkan gelas berisi air hangat ke mulut istrinya, Chara menurut dan mulai meneguk air hangat itu perlahan.
Raffa menatap wajah istrinya yang lesuh dan memerah dengan penuh rasa bersalah, ia menyesali akan sikapnya yang tadi, jika ia tahu kejadiannya akan seperti ini, Raffa tidak akan melakukan hal bodoh itu,
"Maafkan aku" ucap Raffa Sambil membesikan bekas air di mulut istrinya.
"Kamu gak marah lagi?" tanya Chara masi tetap dengan perasaan yang sama.
"Gak ada yang marah sayang? aku hanya kawatir sama kamu dan anak kita, Jangan berpikir yang aneh aneh lagi ya" ucap Raffa sambil mengelus lembut kepala istrinya.
Chara mengangguk sambil terseyum bahagia, lalu ia memeluk suaminya eray, entah kenapa sejak hamil ia merasa sangat nyaman dipelukan suaminya, Raffa menyambut pelukan istrinya dengan senang hati.
"Sekarang kamu mau apa sayang, katakan akan aku turuti" ucap Raffa sambil mengelu punggung istrinya.
"Gak mau apa apa, aku ngantuk mau tidur" ucap Chara sambil melepas pelukannya.
Mendengar istrinya ingin tidur, Raffa langsung mengangkat tubuh Chara dan membawanya kekamar mereka, Chara terseyum lalu mengalungkan tangan di leher suaminya.
****
Raffa membaringkan istrinya diatas ranjang, lalu ia pun ikut berbaring, Raffa akan menemani istrinya hingga terlelap.
__ADS_1
"Sayang aku mau anak kita cewe" ucap Raffa.
"Kenapa? cewe cowo kam sama saja" sahut Chara
"Beda dong sayang, kalo cewe kan aku gak ada saingannya" ucap Raffa
"Maksudnya?" tanya mendonge kepala menatap suami.
"Hanya aku yang paling tampan dihadapa kamu" ucap Raffa sambil mencolek hidung Chara.
"Apa sih gak jelas, udah ah aku tidur" ucap Chara, lalu mengerat pelukannya dan mulai menutup mata, tak butuh waktu lama ibu hamil itu pun terlelap.
Raffa menatap lekat wajah cantik istrinya yang telah terlelap itu, sejak hamil strinya lebih banyak menghabiskan waktunya untuk tidur, Raffa mengecup lembut kening Chara lalu perlahan ia turun dari atas ranjang.
Raffa keluar dari kamar sambil membawa poselnya, Raffa mulai mengotak atik ponselnya lalu ia menghubungi sala satu teman Dokter nya yang berada diluar Negeri, untuk mengkonsultasikan masala kehamilan dan selera makan istrinya.
Terlihat pria dingin yang kini sudah berubah menjadi hangat itu sesekali menganggukan kepala pertanda mengerti, Raffa berbicara panjang lebar menggunakan bahasa inggris, 30 menit berlalu Raffa baru memutuskan sambungan telefon itu.
Raffa kembali kekamar, lalu ia mengambil leptopnya dan mulai menyelesai pekerjaannya, sambil mengawasi istrinya yang sedang terlelap.
Sementara disebuah kamar Hotel mewah, seorang pria baru saja menyeselsaikan adegan ranjangnya dengan seorang wanita bayaran, terlihat jelas dari tubuhnya yang masih mengeluarkan keringat dan nafasnya belum begitu teratur karena permainan panas tadi.
"Thank you baby, kau bermain begitu kuat dan menggairahkan, jangan lupa cari aku lagi oke" ucap wanita itu dengan nada menggoda, karena merasa puas dengan permainan pria itu, lalu tangan wanita itu berali hendak menyentuh alat vital pria itu.
"Singkirkan tangan kotormu, dan cepat keluar dari sini" ucap Roy sambil menepis kasar tangan wanita itu.
Melihat ekspresi wajah Roy yang tiba tiba berubah, wanita itu langsung cepat cepat turun dari ranjang, lalu memunguti pakiannya yang berserahkan di lantai dan berjalan masuk kamar mandi.
Roy Fernandes turun dari atas ranjang lalu mengambil sala satu juba mandi dan mamakainya, Roy berjalan kearah balkon, pria dingin itu mengabil sebatang rokok, lalu menyalakannya. Roy mulai meng*sap rokok itu lalu membuang asapnya dari hidung, tatapannya menerawang jauh entah kemana.
Roy Fernandes seorang leader mafia yang terkenal sadis dan mematikan, namun siapa sangka hidupnya hanya sebatang kara, dalam hati kecilnya Roy hanyalah pria rapuh yang merindukan sosok keluarganya.
Roy menghabiskan waktunya didunia kegelapan karena merasa hidupnya tidak berarti, mabuk dan perta **** adalah kegiatan Roy siang hari, perdagangan ilegal adalah pekerjaan Roy dimalam hari. Tujuan penting dalam hidup Roy adalah membalas dendanya pada keluarga Aditama.
__ADS_1
Roy tenggelenglam dalam lamunannya sampai sampai ia tak menyadari Aldi yang masuk dan menghamlirinya.
"Bang" ucap Aldi
Roy menatap Aldi yang telah duduk dihadapannya, lalu ia menarik rokoknya lama dan menyemburkan asapnya kearah Aldi.
"Informasi apa yang kau bawa?" tanya Roy.
"Tuan Raffa ingin mengadakan resepsi pernikahan" ucap Aldi.
"Kau yakin tidak salah dengar?" tanya Roy memastikan.
"Yakin Bang, Chris sendiri yang memintaku untuk membantunya menyiapkan acara itu" sahut Aldi pasti.
"Baiklah, segera pastikan tanggalnya padaku" ucap Roy.
"Akan ku pastikan kali ini aku tidak akan gagal Tuan Aditama" batin Roy sambil terseyum devil.
"Baik Bang" sahut Aldi, lalu berpamitan pulang.
Aldi melangka keluar, dan kembali kekantor karena jam makan siang telah lewat dari 2 jam yang lalu, entah ap yang sedang direncanakan oleh pria itu, dan pada siapa ia berpihak hanya dirinya saja yang tau.
...:...
...:...
...:...
Trimakasi yang sudah sudah setia menunggu up atau pun yang mampir🙏🙏🙏.
Ingat jangan sampai kelewat jempolnya, tekan LIKE, VOTE dan kasi COMENTAR kalian biar Author lebih semangat up nya🥰🥰🤗🤗..
Ingat pesan Kakek bersabar itu indah🤗🤗😘😍
__ADS_1
Love U All❤🖤