
Karena Raffa adalah sultan, sehingga ia tidak perlu mengantri resep obat untuk istrinya, ia tinggal mengeluarkan suara obat itu akan sampai dihadapanya, tentu siapa lagi yang direpotkan kalo bukan Chris sang sekertaris kesayangannya.
Rafffa membawa istrinya pulang kerumah dengan penuh kebahagian, didalam mobil ia tak melepas rangkulannya, tangannya sesekali mengelus perut istrinya yang masi terlihat rata, dan berkali kali ia mengecup puncuk kepala Chara.
Beberapa menit kemudian mereka pun sampai dirumah, setelah Raffa dan Chara turun, Chris langsung kembali kerumah sakit untuk menebus obat dan membeli buku tentang kehamilan sesuai pesaranan Raffa.
Karena hari sudah sore, Raffa dan Char langsung menuju kamar untuk membersikan diri, Raffa membiarkan Chara mendi terlebih dadulu, sementara ia sendiri mulai membuka leptopnya dan memeriksa pekerjaan apa saja yang harus ia selelesaiakan malam ini juga.
Saat sedang sibuk dengan leptopnya, ponsel Raffa bergetar dan muncul nama Chris dilayar ponsel itu, Raffa langsung meraihnya dan membuka pesan itu.
Dahinya mengkerut ketiak membaca isi pesan itu, dalam pesan itu Chris menjelaskan semuanya, cara Chara mengelabui para pengawal dan alasan kenapa Chara memilih mengikuti pertandingan itu. rupanya Chris diam diam telah mengintrogasi Rima yang telah ketahuan membatu Chara saat itu.
Beberapa menit kemudian, Chara berjalan keluar dari kamar mandi, tampak ia telah rapih dengan pakaian rumahan, matanya melihat suaminya sedang duduk diatas sofa sambil memangku leptopnya.
"Apa Dia masi marah?" batin Chara bertanya, karena suaminya tidak menoleh sedikit pun saat ia membuka pintu, biasanya suaminya itu akan berdri didepan pintu kamar mandi dan mulai menggodanya dengan bergaia macam cara.
Suasana mendaji canggung untuk Chara, matanya terus menatap kearah Raffa yang sedangn sibuk dengan leptopnya, Chara bingung harus mulai dari mana untuk menjelas semuanya.
"Ada yang ingin kamu katakan?" tanya Raffa, tatapannya tetap fokus pada layar leptopnya.
"Aahh aku...." sahut Chara bingung
"Kamu anggap siapa aku ini?" Tanya Raffa lagi, karena Chara tak melanjutkan ucapannya, lalu ia menutup leptopnya dan beralih menatap Chara.
Deeeggggg
Perasaan Chara semakin tak karuan mendapat pertanyaan seperti itu, apa mungkin suaminya berpikir bahwa ia tak menghargainya? ditamba lagi dengan tatapan tajam itu, Chara semakin menciut ia tak punya nyali untuk menjelaskan semuanya.
"Mendekatlah" ucap Raffa sambil memberi kode agar Chara duduk disampingnya.
Chara mendekat, perlahan ia duduk disamping suaminya.
__ADS_1
"Lihat aku" lanjut Raffa.
Dengan sekuat tenaga Chara menatap mata suaminya sambil menelan silavanya kasar.
"Kenapa kamu harus bebohong? apa aku tidak cukup baik untuk mendengar semua keluhanmu? tanya Raffa lagi dengan nada serius.
Chara menunduk ia tak sanggup menatap mata suaminya lagi, ia semakin tak paham dan merasa bersala, mengapa suaminya punya pemikiran sejauh itu?
"Katakan Chara?" lanjutnya lagi, sebenarnya Raffa tidak tega mengitogasi istri seperti itu, namun Raffa harus bersikap tegas agar Chara tidak berbuat aneh aneh yang akan membahayakan dirinya dan janin yang ada didalam kandungannya.
Chara tidak sanggup membendung air matanya lagi, apalagi mendengar suaminya menyebut namanya dengan jelas.
"Maafkan aku" ucap Chara dengan nada bergetar.
"Dengarkan aku, stop lakukan hal hal aneh dibelakangku. Apapun masalamu tolonglah jujur padaku, jika kamu malu mengatakannya secara langsung, kamu bisa tinggalkan sebuah pesan lewat surat atau apapun itu, asal jangan membahayakan dirimu sendiri." ucap Raffa panjang lebar.
Suasana jadi hening, hanya suara tarikan ing** dari Chara yang terdengar, Raffa yang mulai merasa bersala pun perlahan mengangkat dagu istrinya, tampaklah kedua pipi wanita itu telah dibahasi oleh air matanya.
"Maafkan aku, aku hanya merasa kawatir dan tidak mau kamu kenapa napa" ucap Raffa lembut sambil menghapus air mata Chara.
"Kamu tidak marah lagi?" tanya Chara seperti seorang anak kecil sambil menatap kedua mata suaminya.
"Mana mungkin aku marah pada istriku, sudah jangan menagis lagi nanti dede bayinya ikutan nangis" ucap Raffa sambil mengelus perut Chara lalu mereka berdua pun saling berpelakan erat.
Karena Chara merasa lapar, Raffa langsung cepat cepat menyelesaikan mandinya lalu mereka berdua turun kebawa, dan langsung menuju meja makan.
"Katakan kamu pengen makan apa sayang?" tanya Raffa kembali mengelus perut istrinya yang masi rata itu.
"Aku pengen makan lawar tomat, dicampur daun bawang dan irisan cabe rawit, trus ditamba perasan air jeruk nipis" ucap Chara sambil menjilat bibirnya seolah sedang menikmatinya.
Raffa bergeridik geli, giginya terasa ngilu mendengar ucapa istrinya
__ADS_1
"Gak ada yang lain sayang? makanan macam apa itu?" tanya Raffa
"Gak, aku hanya mau itu" sahut Chara sambil menggelengkan kepala.
"Tapikan sayang" ucap Raffa langsung dipotong oleh Chara.
"Yaa udah kalo gak boleh, aku gak jadi makan" ucap Chara hendak bersiri dari kursinya.
"Eeehh tunggu sayang, baiklah jika itu yang kamu" ucap Raffa pasra, lalu ia memanggil bi Ira untuk mengerjakan permintaan istrinya.
Chara meminta bi Ira mengerjakan semuanya diatas meja makan, karena ia ingin memastikan tidak ada satu bahan pun yang terlewatkan, terleihat jelas diwajahnya, ia sudah tidak sabar ingin menyantap makanan itu.
"Siniin bi" ucap Chara, ia telah bersiap dengan sendok ditangannya dan satu piring nasi dihadapannya, Chara langsung menyatap makanannya sampe habis, bahkan tidak menyisakan sedikit pun.
Sementara Raffa tidak berani melihat kearah Chara karena giginya terasa ngilu.
"Kamu kenapa?" tanya Chara karena melihat muka suaminya yang tak beraturan.
"Hehehe tidak kenapa napa sayang, kamu sudah kenyang?" tanya Raffa terpaksa seyum.
Raffa berharap istrinya tidak seperti cerita dalam novel yang pernah ia baca, yaitu istri yang sedang hamil meminta suaminya menghabiskan sisa makananya atau pun meminta suaminya makan mangga muda, Raffa merasa seluruh tubuh ngilu ketika membayangkan itu semua.
...:...
...:...
...:...
...Trimaka yang sudah setia menunggu up, atau pung yang baru mampirππππ...
...Jangan lupa, jangan sampai lewat jempolnya LIKE , COMEN, & VOTE agar Author lebih semangat lagi up nyaπ₯°π₯°ππ...
__ADS_1
...--β-β---β------...
...Love u All...