Penantian CEO Tampan

Penantian CEO Tampan
33.# Makan Siang Berdua


__ADS_3

Setelah kepergian Beti, Raffa pun langsung berjalan mendekat ke Chara.


"Stop" ucap Chara.


"Kenapa?" tanya Raffa.


"Aku kotor bau keringat, habis bersih bersih tadi" sahut Chara sambil mencium badanya sendiri.


Raffa yang mendengar ucapan Chara langsung membawa Chara kedalam pelukannya.


"Maafkan aku" ucap Raffa pelan, ingatan saat saat pertama Chara masuk kerja pun kembali lagim


Chara bingung mendengar kata maaf dari Raffa


"Kenapa minta maaf?" tanya Chara yang masi dalan pelukan Raffa.


"Tidak apa apa, jangan dipikir kan, ayo cari makan" ajak Raffa melepas pelukannya lalu menggandeng tangan Chara hendak mengajaknya keluar.


"Tunggu, aku mau tapi lepaskan dulu gandengannya" ucap Chara menahan tangan Raffa.


Raffa menatap bingung ke arah Chara, seolah bertanya ada apa.


"Udah sana turun, nanti aku susul" lanjut Chara sambil mendorong tubuh Raffa keluar.


Raffa pun menurut, lalu Ia turun lebih dulu kebawa, dan menunggu Chara diparkiran, beberapa saat kemudian Chara pun ikut turun dan langsung menuju mobil Raffa.


Kini sepasang kekasih yang sedang berbahagia itu telah berada di dalam mobil, Raffa yang masi penasaran dengan perlakuan Chara pun akhirnya bertanya.


"Apa kamu malu jalan bergandengan denganku?" ucap Raffa dengan nada sedikit kecawa.


Chara yang mendengar pertanya Raffa membulatkan matanya tak percaya, bagaimana bisa Raffa melontarkan pertanya seperti itu.


"Kenapa bicara begitu? aku cuman tidak mau kamu malu bergandengan denganku dalam keadaan begini" sahut Chara pelan sambil menunduk, merasa bersala dengan pertanyaan Raffa.


Raffa yang mendengar Ucap Chara langsung menepikan mobilnya, lalu melepaskan seatbel dan berbalik menatap Chara.


"Heiii kenapa kamu punya pikir begitu, maaf jika perkataanku tadi salah. Dengarkan aku, jangan kan menggandengmu didepan karyawan kantor, menunjukan mu pada seluruh dunia dangan keadaan mu seperti ini pun aku tidak akan malu" jelas Raffa panjang lebar sambil memegang lembut kedua pipi Chara.


Chara menatap haru mendengar ucapa Raffa, sesaat pandangan mereka terkunci, karena terbawa suasana Raffa perlahan mendekatkan wajahnya pada Chara, ketika dua bibir itu hendak bertemu lagi, telinga Raffa mendengar bunyi suara yang aneh.


kruuuk kruuukk kruuuk


Raffa terseyum setelah menyadari bunyi itu berasal dari perut Chara.

__ADS_1


"Kamu kelaparan?" tanyanya sambil mengusah kepala Chara layaknya anak kecil.


"Hehehe iyahh" cengir Chara sambil memegang perutnya


Mendengar jawab Chara, Raffa pun langsung melajukan mobilnya menuju sebuah Restoran, beberapa menit kemudian mobil itu pun terparkir disebuah halaman Restoran mewah.


Terlihat Chara ragu ragu antara turun dari mobil atau tidak, karena Restoran itu terlihat sangat mewah, Chara merasa melu dengan penampilannya apalagi harus berjalan disamping Raffa.


"Ayoo turun" ucap Raffa yang telah membukakan pintu untuk Chara.


"Tapi aku" sahut Chara.


"Mau jalan sendiri apa aku gendong kedalam?" tanya Raffa hendak mengendong Chara.


"Jangan, iyaa aku turun" sahut Chara cepat dan langsung keluar dari mobil.


Setelah Chara keluar, Raffa langsung merangkulnya lalu membawanya masuk ke dalam Restoran, tanpa mempedulikan beberapa pasang mata yang menatap kearah mereka.


Dengan sepenuh hati, Raffa menarik kursi dan mendudukan Chara disana, lalu Ia ikut duduk disamping Chara.


Sementara Chara sendiri tidak berani mengangkat muka karena semua mata tertuju pada mereka.


"Angkat muka mu" ucap Raffa karena melihat Chara terus saja menunduk.


"Apa perlu aku umum kan ke mereka semua klo kamu calon istriku?" tanya Raffa.


"Eehh jangan" cegat Chara.


"Kalo begitu angkat muka mu, kamu tau aku ini siapa kan? seharusnya mereka yang menunduk dihadapmu" ucap Raffa.


"heeemmmm sombong" sahut Chara terseyum.


Raffa pun memesan makanan untuk mereka, Setelah pesanan datang mereka pun langsung menyantapnya.


Seperti biasa, Raffa selalu memperlakukan Chara layaknya seorang putri raja, sesekali Ia menyuapi Chara, membersihkan sudut bibir nya bila ada makanan yang tertinggal, mengambilkan lauk dan memberika minum.


Raffa membuat para wnita disekitaran mereka merasa iri pada Chara.


Chara sendiri yang sudah terbiasa dengan perlakuan Raffa, tidak protes apalagi menolak, ditamba lagi Ia mengingat pertanyaan Raffa waktu dimobil tadi, Ia takut Raffa akan berpikir yang tidak tidak lagi.


Saat sedang asik menikmati makan siang, seseorang datang dan memanggil nama Raffa.


"Raffa" panggil Kayla yang baru saja masuk bersama seorang temannya.

__ADS_1


Mendengar panggilan itu, Raffa dan Chara pun menoleh bersamaan, tampaklah Kaylah yang terseyum sambil berjalan kearah mereka berdua.


"Kenapa gak bilang kalo mau kesini, kan aku bisa datang lebih awal" ucap Kayla langsung duduk disamping Raffa tanpa mempedulikan Chara.


Raffa tak mempedulikan ucapan Kayla, Ia terus melanjutkan makannya.


"Raffa maafin aku, waktu itu aku terbawa emosi" lanjut Kaylah lagi sambil menggoyng goyang tangan Raffa.


"Jangan berlebihan kayla" sahut Raffa sambil menggeser tangannya.


"Siapa suruh cuekin aku" sahut Kayla sok imut.


Raffa tidak menanggapi lagi ucapan Kayla, Ia fokus memperhatikan Chara yng hampir menyelesaikan makannya.


"Udah selesai?" tanya Raffa pada Chra ketika melihat Chara telah selesai makan.


"Udah" sahut Chara.


Mendengar jawaban Chara, Raffa pun mengeluarkan dompetnya lalu mengambil beberapa lembar uang dan menarunya diatas meja


"Ayooo" ucapa Raffa sambil mengulurkan tangannya pada Chara.


"Mari mbak" ucap Chara terseyum ke arah Kayla sambil menerima uluran tangan Raffa.


Raffa pun langsung mengajak Chara pulang tanpa berpamitan pada Kayla, bukan karena Raffa tidak menghargai pertemanan mereka lagi, tapi Raffa tidak ingin Kayla terus berharap padanya, ditamba lagi sekarang Chara telah berada disampingnya, Raffa lebih memilih menjaga perasaan Chara.


Sementara Kayla yang ditinggalkan begitu saja semakin kesal, namun Ia juga penasaran dengan siapa gadis yang bersama Raffa.


"Siapa gadis itu, seragamnya sih pegawai dari kantor Raffa, tapi kenapa mereka bergandengan?" batin Kayla berusaha menerka siapa Chara


"Apa jangan jangan Dia?" ucap Kaylah pelan lalu mengambil tasnya dar pergi meninggalkan Restoran itu.


... :...


... :...


... :...


Trimakasi yang sudah setia menunggu up atau pun yang baru mampir🙏🙏🙏


jangan lupa dukung Author selalu dengan LIKE & COMENTAR kalian semua🥰🥰🥰.


Ingat selalu pesan Mama berbagi dan bersabar itu indah😘😘

__ADS_1


Love u All❤🖤


__ADS_2