
"Chris cepat siapkan mobil" teriak Raffa langsung mengangkat tubuh istrinya, melihat keadaan Beti yang babak belur Raffa yakin telah terjadi pertempuran hebat yang menyebab istrinya pingsan, sehingga Raffa langsung memutuskan untuk membawa istrinya ke rumah sakit.
"Urus dia" ucap Chris pada Aldi lalu pergi menyiapkan mobil.
Melihata wajah panik Raffa, Chris langsung melajukan mobil itu dengan kecepatan sedikit tinggal agar mereka cepat sampai rumah sakit, tak butuh waktu lama mereka pun telah di rumah sakit, Raffa langsung menggendong istrinya menuju ruangan khusus yang telah disediakan untuk istrinya, dipintu masuk, Dokter Rini telah bersiap menunggu mereka karena Chris sudah menghubunginya terlebih dulu.
Raffa tampak cemas menunggu hasil pemeriksaan istrinya diluar ruangan.
"Segera persiapkan resepsi pernihan untuk bulan depan, dan singkirkan wanita itu dari hadapanku" ucap Raffa tegas.
"Baik Tuan" sahut Chris
Raffa sudah memutuskan untuk memperkenalkan Chara pada Dunia, Raffa tidak ingin istrinya di tindas dan mengalami hal yang sama, Raffa tidak peduli lagi dengan Roy Fernandes, ia akan memperketat penjagaan dan ia sendiri juga akan yang menjaga istrinya selama 24 jam, namun Raffa akan tetap menyembunyikan kehamilan istrinya, ia tidak ingin orang orang mengambil kesempatan atas kehamilan istrinya.
Tak lama kemudian Dokter pun kekuar dari dalam ruanganya, Raffa dan Chris langsung mendekat dan menatap serius pada Dokter Rini.
"Ibu dan janinnya dalam keadaan baik baik saja, tapi tolong dijaga emosi istri Anda Tuan karena bisa mempengaruhi perkembangan janinnnya. Hindari gerakan gerakan yang secara tiba tiba, ataupun kerumunan yang mengakibat ibu hamil kekurangan ogsigen, hal seperti itu bisa menyebabkan seorang ibu hamil kehilangan kesadarannya" jelas Dokter Rini
"Jika lain kali istri Anda pingsan, dan tidak disertai dengan pendarahan atau pun sesak napas, Anda tidak perlu kawatir, cukup melakukan pertongan pertama, baringkan istri Anda dengan baik lalu berikan minya telon diarea penciumannya, Jika setelah sadar ada keluhan lanjutan Tuan bisa langsung mambawa kesini. lanjut jelas Dokter Rini, lalu ia mempersilaka Raffa masuk karena Chara telah sadar dari pingsannya
Raffa berjalan masuk kedalam ruangan , ia melihat istrinya sudah sadar dan sedang duduk diatas ranjang pasien, Raffa mendekat dan langsung memeluk erat istrinya.
Chara kembali sesunggukan dipelukan suaminya, ia merasa sedih karena lagi lagi membuat suaminya kawatir.
"Suuuttt, udah jangan menangis semuanya baik baik saja" ucap Raffa mengelus lembut punggung istrinya.
"Ayo kita pulang" lanjut Raffa, melepas pelukannya lalu membersihkan air mata istrinya dan menuntunnya turun dari atas ranjang.
Sepertinya hari Raffa akan kembali bolos kerja, ia tidak mungkin meninggalkan Chara sendirian.
Kini mereka semua telah berada didalam mobil, Chris akan langsung mengantarkan mereka ke mansion utama.
__ADS_1
"Chris kirimkan semua berkas yang perlu aku tanda tangani kerumah" ucap Raffa.
"Baik Tuan" sahut Chris tetap fokus pada kemudinya.
"Kamu tidak kembali kekantor?" tanya Chara sambil menatap suaminya yang berada disampingnya.
"Tidak, aku akan menemanimu dirumah" sahut Raffa terseyum lembut sambil membelai rambut indah istrinya.
Chara merasa senang mendengar ucapa suamianya, ia langsung masuk kedalam pelukan hangat suaminya. Pasangan suami istri itu pun kembali bermesraan sepanjang perjalanan pulang tanpa mempeduli kan sang jomblo sejati yang sedang menyetir didepan, Chris yang sudah terbiasa pun tampak cuek, walau dalam hati kecilnya ingin mencoba apa yang dilakukan oleh Raffa dan istrinya.
Setelah mengantar Raffa dan Chara, Chris langsung kembali kekantor untuk mengurus Beti dan mengurus pekerjaan yang menumpuk karena Raffa tidak masuk kerja lagi.
...****************...
Seluruh isi kantor sedang heboh dengan ucapan Tuan Raffa pagi tadi, panggil sayang yang ucapakan oleh Raffa menjadi topic hangat ditiap bibir para karyawan wanita, semua bertanya tanya ada hubungan apa Tuan Raffa dan Annie si OB itu.
Gosip tentang Chara adalah simpan Raffa kembali dingangkat dan semakin memanas, dan yang lebih parah lagi muncul gosip baru Annie si OB itu hamil diluar nikah, sunggu luar biasa para karyawan wanita Aditama Group mereka semua mengalakan lambe turah siratu nyinyir yang sebenarnya.
Chris telah sampai didepan pintu Aditama Group, setelah memberikan kunci mobil pada securyti, Chris langsung menuju ruangannya dan meminta Aldi mengantarkan Beti keruangannya.
Pria dingin itu berdiri dan melepaskan jasnya ketika melihat Aldi dan Beti masuk, Rima yang sebagai saksi pun ikut masuk ruangan Chris.
Chris mengangkat muka dan menatap wajah Beti yang sudah diobati namun memarnya terlihat jelas diseluruh wajahnya.
"Apa masala Anda sebenarnya?" tanya Chris menatap tajam pada wanita itu.
"Dia yang mencarai masala dan menyerangku" ucap Beti tidak mau mengakui kesalahannya, Beti merasa dirinya yang menjadi korba, ia tidak akan
mengalah untuk Chara yang hanya seorang OB, Beti akan meminta ayah nya untuk memenjarakan Chara.
Rima menatap tajam kearah Beti, Rima tak percaya wanita itu masi saja berbohong setelah babak belur seperti itu, ingin rasanya Rima melayangkan satu tinjuan lagi diwajahnya.
__ADS_1
"Jangan pikir saya tidak tahu kelakuan Anda selama ini Nona Beti" ucap Chris tanpa ekspresi apapun
Jantung Beti berdetak kencang mendengar ucapa Chris, namun wanita itu beruasaha mengusai dirinya karena ia yakin Chris hanya menakut nakutinya saja.
"Apa maksud Anda? jangan asal menuduh" ucap Beti dengan nada sedikit tinggi berusaha menutupi kegugupannya.
Chris terseyum sinis, berusaha mengatur emosinya, ia tidak mau terpancing emosi dan akhirnya mematahkan tulang wanita itu.
"Pilihan Anda cuman 2, pergi dari sini tampa membuat masala apapun, atau menyerahkan diri kepolisi" ucap Chris dengan rahang mengeras dan nada suara mulai berubah.
Beti yang melihat ekspresi wajah Chris yang mulai berubah, langsung menciut dan tidak berani berucap apapu lagi.
"Aldi seret Dia keluar sekrang" ucap Chris
Aldi menurut lalu mengcengkram lengan Beti dengan kuat dan menyeretnya keluar, tanpa peduli ocehan Beti yang meminta dilepas.
"Lepaskan" teriak beti ketika mereka sampai dilobi, wanita itu merasa sangat malu dengan semua mata karyawan yang melihat kearahnya, dengan sekuat tegana akhir Beti bisa melepaskan cengkraman tangan Aldi, lalu ia langsung berlari keluar, sepertinya dendam wanita itu pada Chara semakin berlipat ganda.
...:...
...:...
...:...
Trimakasi yang sudah sudah setia menunggu up atau pun yang mampir🙏🙏🙏.
Ingat jangan sampai kelewat jempolnya, tekan LIKE, VOTE dan kasi COMENTAR kalian biar Author lebih semangat up nya🥰🥰🤗🤗..
________😘😍
Love U All❤🖤
__ADS_1