
Raffa melangkah dengan jantung dag dig dug, sambil memikiran bagaimana caranya menjelaskan semuanya pada Chara, agar istrinya itu tidak salah paham lagi padanya.
Pelan namun pasti, Raffa membuka pintu kamar lalu melangkah masuk.
Raffa menarik nafas dalama, ketika melihat istriya tidur dengan posisi membalakanginya, Raffa mendekat lalu duduk diatas ranjang, ia yakin Chara hanya berpura pura tidru.
"Jika ada 10 pria yang muncul dihadapannya dengan binder dan cerita yang sama apa kamu akan berpikir mereka semua teman masa kecil mu?" ucap Raffa pelan menatap lurus kedepan.
Chara tidak merespon ucapa Raffa, bahkan tidak menunjukan pergerakan apapun, 5 menit berlalu Chara belum merespon ucapan Raffa.
"Apa kamu ingat kejadian waktu aku mengusir mu dari kantor?" tanya Raffa menjeda sambil menarik nafas dalam, ia tak ingin mengingat kejadian buruk yang akan membuat dadanya sesak, dimana ia dengan kasar menyeret Chara keluar dari kantornya, namun Raffa tidak punya pilihan lain.
"Itu karena kamu merusak satu satunya kenangan berhargaku bersama Charaku" ucap Raffa lalu turun dari atas ranjang.
Tangannya membuka laci nakas disamping tempat tidur, lalu mengambil sebuah binder kecil yang telah usang, Raffa menatap sejenak binder itu lalu meletakannya dibelakang Chara.
"Lihat ini, jika bukti ini belum bisa meyakinkan kamu, aku akan menerima apapun keputusan mu. Maaf karena telah memaksa mu" ucap Raffa lalu berjalan keluar dari dalam kamar.
Sebenarnya Raffa tidak ingin berucap seperti itu, apapun yang terjadi ia tidak akan melepaskan Chara, sekali pun Chara menolaknya ia akan memaksa Chara untuk tetap berada di disampingnya.
Raffa hanya ingin membuka pikiran Chara untuk tidak gampang percaya pada orang lain, Raffa juga ingin tau seberapa besar perasaan Chara padanya.
Raffa menuruni anak tangga dengan perasaan kacau, memikirkan keputusan apa yang akan diambil Chara setelah lihat binder itu.
Chara yang merasa Raffa telah keluar pun langsung bangun, entah kenapa hatinya sakit mendengar ucapa tereakhir Raffa.
Chara menoleh kesamping, lalu tangannya meraih binder itu, perlahan jari jarinya membuka lembar demi lembar isi binder itu, Ia masi ingat dengan jelas setiap gambar didalam binder itu, kini Chara sadar bahwa Raffa tidak membohonginya sama sekali.
tatapannya terfokus pada halaman terakhir, dimana ada gambar seorang gadis kecil yang sedang duduk ditepi danau, dan dibawa gambar itu ada tulisan "KELAK AKU AKAN MENIKAHI MU DAN MENJADIKAN MU RATU DALAM ISTANA KU" tulisan itu menggunkan huruh kapital, seolah menegaskan bahwa itu bukan hanya sekedar tulisan.
__ADS_1
Air matanya menetes begitu saja, ketika membaca tulisan itu, Chara merasa bersalah karena telah meragukan suami nya, tanpa menunggu lama Chara menyingkap selimut nya lalu turun dari ranjang dan berlari keluar kamar untuk mencari suaminya.
"Bi Ira dimana tuan Raffa?" tanya Chara pada bi Ira yang berada diruang makan.
"Tuan Raffa ada di taman belakang nona" sahut bi Ira
"Trimakasi Bi" ucap Chara lalu melangkah cepat ke taman belakang.
Sesampainya ditaman Chara melihat suamainya sedang berdiri sambil melihat kearah bunga bunga ditaman, dengan kedua tangan disaku celana nya.
Tanpa berpikir panjang, Chara langsung berlari dan memeluk Raffa dari belakang.
"Maafkan aku karena sudah meragukanmu" ucap Chara terisak dibelakang suaminya
Raffa diam tidak merespon ucapan Chara, sudut bibirnya terangkat membentuk sebuah senyuman, ia merasa legah akhirnya Chara menyadarinya, namun ia juga tidak langsung memaafkan Chara.
"Katakan sesuatu, kamu boleh menghukum ku apa saja, asal jangan diamin aku" lanjut Chara sambil melepesa pelukannya lalu membalikan badan Raffa menghadapa kearahnya.
Sebenarnya Raffa tidak membutuhkan pengakuan itu, tapi melihat sikap Chara, Raffa merasa perlu mengerjainya sedikit.
Chara mengangguk sambil menunduk, pertanda Ia mencintai Raffa.
"Angkat kepalamu dan katakan dengan jelas, anggukanmu tidak membuktikan apapun" lanjut Raffa serius
Chara mengangkat kepala dan memberanikan diri menatapa Raffa, tanpa menjawan pertanyaan suaminya, Chara berjinjit lalu menarik leher suaminya dan mencium bibir suaminya dengan nakal, Chara sedikit bermain dengan bibir pink suaminya.
Sementara Raffa yang diserang tiba tiba, membulatkan matanya lebar lebar, merasa tidak percaya dengan apa yang dilakukan istrinya, tapi ia juga merasa senang dan membiarkan Chara melakukan aksinya.
Setelah beberapa saat, Chara melepas ciuam itu, dan langsung menyembunyikan mukanya didada bidang suami nya, ia merasa sangat malu dengan kelakuannya sendiri, entah dorongan dari mana sontak saja ia mencium bibir suaminya.
__ADS_1
"Kenapa cuman sebentar, ayo lanjukan lagi" goda Raffa sambil membalas pulakan Chara
"Kamu tidak marah lagi?" tanya Chara mendongak kan kepala menatap Raffa
"Mana tahan kalo dirayu nya dengan cara begini" sahut Raffa lalu mengecup bibir Chara
"Ayo makan, lanjutnya nanti saja dikamar" lanjut Raffa sambil terseyum nakal, lalu melepas tangan Chara yang ada pinggangnya, dan membawanya ke ruang makan.
Pipi Chara memerah mendengar ucapa Raffa, dengan seyum malu malu Chara bergandangan dengan suaminya menuju meja makan.
Jam dinding menunjukan pukul 09:00 malam, pasangan suami istrinya baru mulai makan malam, setelah menyelesaikan kesalapahaman mereka, selesai makan Raffa berpamitan pada Chara pergi kerung kerja untuk memeriksa beberapa berkas, sementara Chara langsung menuju kamar.
Tanpa Raffa sadari ia sudah menghabiskan waktu 2 jam di ruang kerjanya, selesai dengan kerjaannya Raffa langsung pergi kekamar.
Saat membuka pintu matanya menangkap istrinya yang telah terlalap dalam tidurnya, Raffa mematikan lampu kamar, lalu berjalan masuk kekamar mandi.
Setelah dari kamar mandi, Raffa langsung naik keatas ranjang, lalu mengecup seluruh wajah istrinya dan membawa Chara kedalam pelukannya.
Chara yang merasakan keberadaan suaminya pun langsung membalas pelukan itu, dan pasangan suami istri itu tidur dengan posisi sambil berpelukan hingga pagi hari.
... :...
... :...
... :...
Trimakasi yang sudah setia menunggu up, atau pun yang baru mampir🙏🙏🙏🙏
Lagi lagi Author ingatkan dan paksakan😆😆, jangan lupa tinggalkan jejak dengan LIKE & COMENTAR kalian.🥰🥰
__ADS_1
Dan jangan lupa pesan Kakek, readers yang baik disayang Author😘😘
Love U All❤🖤