Penantian CEO Tampan

Penantian CEO Tampan
56.# Rencana Chara


__ADS_3

"Kamu mulai nakal ya kerjain suami" ucap Raffa mengejar istrinya lalu menggendongnya kedalam kamar mandi dan langsung mengunci pintunya, pasangan suami istri itu pun mandi bersama dan melakuka apa yang ingin mereka lakuka.


satu jam berlalu, pasangan suami istri itu baru keluar dari kamar mandi, Chara memasang wajah sedikit cemberut sambil terus mengomel, kebiasaan mandinya yang hanya 15 menit harus terulur sampai satu jam karena ulah suaminya, Walau sedikit kesel Chara tetap mengambilkan baju untuk suaminya, lalu ia juga ikut bersiap.


30 menit kemudian, Raffa dan Chara berjalan menuruni anak tangga dalam keadaan telah rapi dengan pakian kerja mereka.


Chris yang telah menunggu dibawa sejak tadi memperhatikan kedua majikannya, Chris merasa senang melihat wajah Raffa yang selalu berbinar, sejak menikahbTuannya itu sering sekali terseyum, apalagi saat bersama istrinya.


"Semoga Anda akan selalu bahagia Tuan" lagi lagi Chris mengucapkan sebuah doa dalam hatinya.


"Pagi Tuan, pagi Nona" sapa Chris dari ruang tengah


"Pagi sekertaris Chris" sahut Chara berhenti sejenak lalu mereka berjalan ke ruang makan, selesai sarapan mereka pun langsung berangkat kekantor.


Kini mereka telah berada didalam mobil, posisi Chara duduk bersadar dilengan kekar suaminya, pria itu benar benar tidak menyisakan jarak diantara mereka.


"Sayang besok aku sama Chris ada urusan diluar, kamu mau ikut?" tanya Raffa sambil mencium cium wangi rambut Chara, Raffa sengaja mengajak Chara karena besok adalah hari libur.


"Urusan kerjaan?" tanya Chara melihat ke arah Raffa


Raffa mengangguk menanggapi pertanyaa istrinya Chara terdiam sejenak memikirkan ajakan suaminya, lalu pikirannya tertuju pada pertandingan yang akan diadakan besok, Chara terseyum, sepertinya ia tidak perlu bersusa susa mencari alasan untuk pergi besok.


"Aku gak ikut deh, tapi boleh ya aku keluar sama Rima" ucap Chara sedikit memelas.


"Mau kemana?" tanya Raffa dengan dahi sedikit mengkerut.

__ADS_1


"Paling juga ke mall, makan, nonton, cuci mata bentar trus pulang deh" sahut Chara sesantai mungkin agar suaminya tidak curiga.


"Cuci mata maksud?" tanya Raffa karena tidak mengerti.


Chara memukul jidatnya, ia lupa suami siapa suaminya itu, mana paham dengan istilah cuci mata.


"Maksudnya jalan jalan kelili dalam mall gitu loh" jelas Chara.


"Oooh" sahut Raffa sambil mengelurkan dompetnya lalu mengambil salah kartu atm dan memberikannya pada Chara.


"Untuk apa?" tanya Chara bingung.


"Pakai ini, bersenang senanglah besok, nikamati hari liburmu sayang, nanti aku akan menjemputmu setelah acara selesai" ucap Raffa penuh sayang.


Chara terdiam mendengar ucapa suaminya, ia merasa bersala karena harus membongi suaminya, Chara tak punya pilihan, ia tidak punya keberanian untuk berkata jujur pada suaminya, Chara berharap kali ini ia memiliki keberuntungan yang sama seperti sebelumnya, yaitu menang dalam pertandingan tanpa memar sedikit pun diwajah.


"Tapi aku...." ucap Chara terpoyong oleh suaminya


"Suuutt tidak ada tapi tapian, simpan kartu itu dan beli apapun yang kamu inginkan, ingat kalo ada apa apa langsung hubungi aku" ucap Raffa sambil membawa Chara kedalam pelukannya.


Chara ingin menolak karena kartu atm yang pernah diberikan oleh Raffa saja belum pernah ia gunakan sama sekali, Chara bukanlah wanita sosialita yang membutuh barang barang baru setiap bulan, sehingga ia tidak tau uang dari suaminya harus diapakan, semua kebutuhannya setalah disediakan, ibu sama bibinya juga telah ditanggung, bahkan sisa dari gajinya pun ia tabung karena tidak ada yang perlua ia beli lagi.


Tanpa Raffa dan Chara sadari, mobil mewah itu telah sampai diparkiran Khusus pemimpi Aditama group, Chris sengaja langsung membawa mobil itu keparkiran, agar tidak ada yang melihat Chara dan Raffa yang berada disatu mobil, agar tidak menimbulkan gosip yang tidak diinginkan. Karena biasanya Chara selalu berangkat lebih awal dengan mengendarai motor ninjanya, tentu selalu ditemani oleh Raffa dengan motor harleynya.


Mereka bertiga turun dari mobil, lalu berjalan melewati tangga darurat, dimana tangga itu hanya dikhusu untuk pemimpi tertinggi perusahaan itu, karena tangga itu langsung terhubung dengan sebuah lift yang langsung mengantarkan mereka kelantai atas dimana ruang Raffa berada.

__ADS_1


Chara berjalan disamping suaminya dengan muka sedikit bingung, karena ini pertama kalinya ia melihat jalan itu. Setelah menaiki lift itu mereka pun sampai dilantai atas.


Waktu berjalan berjalajan begitu cepat, 8 jam kerja tidak terasa karena mereka semua disibukan dengan kerjaan, besok adalah hari libur semua karyawan Aditama Group sehingga mereka semua berusaha untuk menyelesai pekerjaan mereka, agar hari libur bis digunakan untuk bersantai.


Tanpa terasa waktu sudah menunjukan pukul 05:00 sore hari, semua karyawan tampak sibuk mengemasi barang barang mereka untuk pukul, termasuk Raffa dan Chara.


"Ri, ingat omongan kita tadi, pokoknya besok lo harus temani gua" ucap Chara yang sudah lebih dulu keluar dari ruangan Raffa, ia sedikit berbisik agar tidak didengar oleh orang lain terutama Raffa dan Chris.


"Iyaaahh baweelll" sahut Rima, sebenarnya ia tidak mau membantu Chara namun ia tidak punya pilihan karena sahabatnya itu mengancamnya, entah ancaman apa yang diberikan oleh Chara.


Karena Raffa telah keluar dari ruangannya, Chara pun berpamitan pada Rima untuk lebih dulu pulang, Mereka berdua pun berjalan memasuki lift dan diikuti Chris dari belakang.


Chris melajukan mobil mewah itu membela keramaian kota sore itu, karena besok adalah hari libur setelah mengatar Raffa dan Chara, Chris langsung berpamitan untuk pulang.


...:...


...:...


...:...


Trimakasi yang sudah setia menunggu up, atau pun yang baru mampir๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™.


Ingat Ingat jangan sampai kelewat jempolnya untuk LIKE, COMEN & VOTE๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜, biar pop Author semakin bertamba ya gengs๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„.


Love U Allโค๐Ÿ–ค

__ADS_1


__ADS_2