Penantian CEO Tampan

Penantian CEO Tampan
52.# Kayla kabur??


__ADS_3

Setelah kepergian Chris dan Rima, Raffa mulai mengintrogasi istrinya.


"Kenapa kamu langsung pergi saat kayla menghubungimu? kenapa tidak bilang dulu ke aku atau Chris?" tanya Raffa dengan nada serius


"Kaylah dalam bahaya, mana sempat aku mikir kesana" sahut Chara


"Tapi nyatanya kamu dijebak, dan itu membahayakan diri mu"


"Yaah aku kan gak tau kalo Dia cuman pura pura" sahut Chara sabil menunduk


"Apa kamu tidak memikirkan keselamatanmu? bagaimana perasaan ibu mu jika tau kamu dalam bahaya? Raffa terus melontarkan pertanyaan agar otak istrinya terbuka dan tidak muda percaya pada orang lain.


Chara diam memikirkan ucapan suaminya, ia semakin tidak berani menatap wajah suaminya.


"Setelah ini, apa kamu akan langsung pergi bila ada yang menelpon dan meminta bantuanmu?" tanya Raffa lagi, dan terus memandang istrinya yang menunduk.


Chara mengeleng dengan posisi tetap menunduk bagai seorang anak kecil yang sedang dimarahi ibunya.


"Apa kamu tau seberapa besar cemasnya aku ketika kamu menghilang begitu saja? untung lah bi Ira cepat menghubungi ku, kalo tidak mungkin aku sudah dipenjaga karena telah membunuh seseoarng" lanjut Raffa, sengaja menakut nakuti istrinya.


Chara mengangkat kepalanya dan menatap suaminya dengan mata berkaca kaca lalu ia memeluk erat suaminya, Chara merasa sedih saat mendengar kata dipenjara.


"Maafkan aku"


Raffa terseyum mendapat pelukan dari istrinya.


"Kamu takut aku dipenjara?" tanya Raffa, Chara pun mengangguk dengan posisi tetap memeluk suaminya.


"Ternyata istriku mulai takut kehilangan aku" goda Raffa membalas pelukan Chara.


Chara terseyum sambil mengerat pelukannya, ia merasa bahagia memiliki suami seperti Raffa.


...----------------...


Sementara ditempat lain, seorang wanita sedang dimarahi habis habisan oleh seorang pria.


"Dasar bodoh, siapa yang menyurungmu bertidak sendiri, hah? kau pikir Chara itu wanita lemah dan bodoh seperti mu?" ucap Roy, pria itu benar benar marah saat mendengar cerita bodoh Kayla.

__ADS_1


Ketika preman preman itu menelfon dan menceritakan bahwa Chara telah kabur, bahkan Chara memukul habis mereka semua, kayla terduduk lemas diatas kasur, seluruh badannya terasa remuk, ia tidak bisa membayangkan bagaimana jika Raffa tau dirinya yang telah menculik Chara.


Harapannya saat itu hanyalah Roy Fernandes, Kayla berharap pria itu bisa membantunya dengan cara mengkerahkan seluruh anak buahnya untuk mencari Chara, karena Kayla yakin Chara masi terjebak didalam hutan itu.


Namun harap nya tinggalah harapan, bukannya membantu Roy mala memakinya habis habisan, Kayla tertunduk sambil memaikan jari jarinya, dirinya benar benar dalam bahaya besar saat ini, ia tahu betul siapa Raffa, pria itu tidak akan mengampuni saiap pun yang berani mengusik hidupnya.


Penyesalan pun tak bisa ia hindari, karena obsesinya pada Raffa, membuat ia bertindak sejauh itu.


"Segera tinggalkan Negara ini jika kau tidak mau dikuliti oleh Raffa" lanjut Roy lalu melangkah meninggal Kayla sendirian.


Kayla tersadar mengangkat kepalanya ketika mendengar ucapan Roy, kabur adalah hal terbaik yang bisa ia lakukan saat ini, agar Raffa tidak menemukannya, tanpa menunggu lama Kayla langsung mengangkat tasnya dan berjalan keluar meninggalkan rumah Roy.


Dalam perjalanan pulang, kayla menghubungi orang rumahnya untuk mempersiapkan semua barang barangnya, kayla juga menghubungi sala satu temannya untuk memesankan tiket pesawat keluar Negeri sore itu juga.


Beberapa menit kemudian mobil Kaylah telah terparkir dihalam rumahnya, Kayla pun langsung buru buru turun dan masuk kedalam untuk mengambil barang barangnya yang telah disiap oleh pelayan rumah.


"Apakabar nona Kayla" ucap Chris telah berdiri tepat dibelakang Kayla.


Kayla mematung, Suara itu seperti sebuah pisau tajam yang menusuk pada pendengarannya, sehingga mebuat aliran darahnya seakan berhenti mengalir.


"Ada perlu apa Anda kesini?" tanya kayla dengan nada sedikit meninggi berusaha menutupi ketakutannya.


"Saya tidak ada urusannya dengan Anda, cepat pergi dari rumah saya" lanjut Kayla masi tetap berpura pura keras.


"Anda mau mengikuti saya dengan baik baik, atau perlu saya seret" ucap Chris dengan wajah serius.


"Anda jangan macam macam, ini dirumah saya pergi sekarang juga" ucap Kayla berjalan mundur perlahan dan hendak berlari kekamar, namun dua orang pengawal langsung menghandang nya ditangga.


"Jangan mendekat atau saya akan teriak" ancam Kayla pada dua orang pengawal itu.


Chris merasa geram melihat tingkah Kayla, ia berjalan maju dan langsung mencengkram kuat lengan Chara.


"Akting Anda cukup bagus nona, tapi sayang Anda belum lulus" ucap Chris lalu merik paksa Kayla keluar.


Semua pelayan rumah itu hanya melihat, tidak ada yang berani menolong majikan mereka, jangankan mendekat melihat pengawal Chris yang berpakian serba hitam dan muka tanpa expresi saja mereka semua sudah gemetar ketakutan.


"Lepaskan aku sekertaris sialan" ucap Kayla, tidak peduli lagi ia langsung memakin dihadapa Chris.

__ADS_1


Chris tidak memperdulikan ocehan Kayla, ia trus menyeretnya dan memasukannya kedalam mobil pengawalnya.


"Kalian boleh menyentuhnya sesuka hati kalian jika Dia melawan" ucap Chris sengaja mengeraskan suatanya agar kayla dengar, lalu berjalan masuk kedalam mobilnya dan langsung melajukannya menuju basecamp.


****


Sementara di mansion utama, Raffa sedang menggoda dan bermanjaan pada istrinya, Raffa terus mengikuti kemana pun Chara pergi, bahkan saat Chara masuk kamar mandi pun ia tunggui didepan pintu.


"Sayang cepatan, kenapa lama skali" ucap Raffa terus menggedor pintu kamar mandi


"Iyaa sabar, bentar lagi" teriak Chara dari dalam


"Sayang kamu mengeram ya didalam" teriak Raffa lagi.


"Iyaahh, ini udah selesai kamu kenapa sih?" tanya Chara saat membuka pintu.


"Tanggung jawab sekarang" sahut Raffa


" Tanggung jawab apa?" tanya Chara bingun


Tanpa menjawab pertanyaan istinya, Raffa langsung menggendong Chara dan membawanya keranjang, Raffa tidak bisa menahan hasratnya lagi, ia sudah sangat merindukan pergulatan panas bersana istri.


Saat hendak mencium bibir istrinya, ponselnya bergetar pertandan ada sebuah pesan masuk, Raffa menole sebentar ketika melihat nama Chris yang muncul, ia langsung meraih ponselnya dan membaca isi pesan itu.


Raffa membuang nafas kasar, lagi lagi ia harus menahan keinginan batinnya.


...:...


...:...


...:...


Trimakasi yang sudah setia menunggu up atau pun yang baru mampir๐Ÿ™๐Ÿ™


Jangan lupa selalu dukung Athor dengan Jempol kalian, LIKE COMENTAR & VOTE, ๐Ÿ˜๐Ÿ˜ othor serakah ya main minta dan ingatin terus๐Ÿ˜€๐Ÿ˜œ๐Ÿ˜˜๐Ÿฅฐ


Love U Allโค๐Ÿ–ค

__ADS_1


"


__ADS_2