
Chara yang merasakan keberadaan suaminya pun langsung membalas pelukan itu, dan pasangan suami istri itu tidur dengan posisi sambil berpelukan hingga pagi hari.
Chara menggeliat, perlahan membukan matanya, Chara terseyum ketika menyadari kepalanya berbantalkan lengan kekar suaminya, sejenak ia menatap kagum wajah tampan suaminya, lalu perlahan ia bangun dan hendak turun dari atas ranjang.
"Mau kemana?" ucap Raffa dengan mata tertutup sambil memegang tangan Chara.
"Mau mandi, aku harus kerja sekarang" sahut Chara.
"Mendekatlah, penuhi ucapanmu semalam" lanjut Raffa dengan posisi yang sama.
"Haaahh, ucapan yang mana?" tanya Chara bingung
"Jangan pura pura lupa nona muda" ucap Raffa lalu menarik tangan Chara kedalam pelukannya.
Kini posisi Chara berada diatas tubuh suaminya, jantung Chara berdetak kencang menatap pria dibawanya itu, matanya berkedip berulang kali sambil berusaha mengaturnya detak jantungnya.
"Bukan kah Anda sendiri yang meminta hukuman nona?" ucap Raffa tatapan terfokus pada bibir titip Chara
"Hukuman mu adalah, ulangi apa yang kamu lakukan semalam setiap pagi, dan waktumu dimulai dari sekarang" ucap Raffa terseyum nakal.
"Apa? harus tiap pagi?" ucap Chara tidak percaya, namu ia juga pasrah.
"Yah, bahkan itu belum cukup karena semalam aku berpuasa" sahut Raffa
"Puasa?, bukan semalam kita makan bersama?" tanya Chara polos
Raffa yang merasa gemas, langsung menarik tekung Chara hendak minciumnya.
"Jangan" cegat Chara sambil menutup mulut Raffa
"Maksud ku jangan sekarang, nanti aja setelah sikat gigit" jelas Chara cepat karena takut Raffa tersinggung.
"Baiklaahh nona muda, kali ini ku kepaskan tapi tidak untuk lain waktu" ucap Raffa sambil melepas pelukannya,
Ketika Chara hendak berdiri Raffa kembali menahan tangannya.
__ADS_1
"Mau ditemani mandi?" goda Raffa.
"Tidaakk mau" ucap Chara menarik tangannya lalu berlari masuk kamar mandi dengan muka memerah.
Jam dinding menunjukan pukul 06:00 pagi hari, Chara yang telah selesai bersiap berinisiatif menyiapkan baju untuk suaminya.
"Aku siapin aja kali ya baju si gendut" ucap Chara merasa bingung karena belum tahu gaya berpakaian suaminya, sesaat Chara berpikir, akhirnya ia memutuskan untuk menyiapkannya, entah mau dipakai Raffa atau pun tidak, intinya Chara telah berusaha menjadi istri yang baik.
Setelah menyiapkan baju, Chara mencari suaminya untuk berpamitan, namun tidak menemukannya dikasur.
"Kemana Raffa" ucap Chara pelan, karena waktu semakin mepet Chara pun langsung turun kebawa.
"Pagi bi Ira, ada sarapan gak?" tanya Chara.
"Pagi juga nona muda, silakan duduk, tuan Raffa telah meminta menyiapkan ini untuk nona " sahut bi Ira terseyum sambil nenujuk sepiring pancake berisi madu dan beberapa potong daging diatas meja makan.
Chara menatap makanan itu seperti tidak berselara.
"Bi ada nasi gak? mana bisa kenyang sampe siang kalo hanya makan ini" ucap Chara sedikit cemberut.
Karena kebiasa Raffa yang tidak makan nasi dipagi hari, sehingga bi Ira tidak penah memasak nasi atau pun lauk di pagi hari.
"Gak masalah Bi, tolong bawakan aku sepiring" ucap Chara terseyum, bi Ira pun langsung kebelakang untuk mengambilkan nasi goreng yang diminta Chara.
"Makasi bi" ucap Chara sambil menerima nasi goreng dari tangan bi Ira, dan mulai memakannnya.
Selesai makan Chara langsung berjalan keluar rumah, sebenarnya Chara penasaran dan ingin bertanya pada bi Ira dimana suaminya, namum Chara urungkan niatnya, Chara tidak ingin bi Ira berpikir yang aneh aneh tentang mereka.
Karena waktunya yang semakin mepet, Chara memilih langsung berangkat, ia akan bertanya pada Raffa dikantor nanti.
Saat sampai diluar, matanya menangkap sosok yang ia cari sejak tadi, Raffa sedang duduk diatas sebuah motor harley dan disamping terparkir sebuah motor ninja berwarna merah, perlahan Chara berjalan mendekat dengan mata tidak terlepas dari 2 motor itu.
"Kamu suka?" tanya Raffa sambil menggoyangkan kunci ditangannya.
Chara mengangguk denga mata berbinar.
__ADS_1
"Mau?" tanya Raffa lagi sambil menunjuk pipinya mengisiratkan Chara untuk memciunnya.
Rasa kangen Chara yang ingin mengendarai motor begitu besar, ditamba lagi motor kesayangannya juga telah ikut hancur saat penyerangan sasana, tanpa berpikir panjanng Chara langsung mendekatkan wajahnya.
Saat bibirnya hampir menyetuh pipi Raffa, pria itu dengan sengaja berbalik kearanya, akhirnya bibir mereka lah yang bertemu, wajah Chara memerah, ia merasa malu karena berciumannya diluar rumah, sedangkan Raffa teryum geli karena berhasil mengerjain istrinya.
"Ayo brangkat" ucap Raffa
"Kita berangkat berdua?" tanya Chara
"Iyaaahh, mana mungkin aku biarin kamu berangkat sendian" sahut Raffa sambil memakaikan helm pada Chara
"Ingat jangan kebut kebutan dijalan" lanjut Raffa
"Siap bos" sahut Chara bersemangat
Setelah memakaikan Chara helm, Raffa juga memakainkan sebuah jaket kulit padanya, jaket berwarna hitam yang senada dengan yang ia pakai, sehingga mereka berdua seragam, lalu mereka pun menancap kas dan melajukan motor masing masing menuju gedung Aditama group.
"Nikmatilah waktu mu sekarang sayang, karena setelah sandiwara ini selesai, aku tidak akan mengijikan mu lagi mengendarainya sendiri" batin Raffa sambil mengikuti Chara dari belakang.
Setelah mengatar Chara, dan memastikan Chara masuk kedalam area kantor, Raffa langsung pulang kerumah, untuk bersiap siap dan kembali lagi kekantor.
Beberapa menit kemudian Raffa telah sampai dirumah, setelah memarkirkan motor, Raffa langsung bergegas kekamar.
...:...
...:...
...:...
Trimakasi yang sudah setia menunggu up atau pun yang baru mampir🙏🙏🙏. Trimakasi juga untuk suport kalian smua😘😘.
Jangan lupa terus dukung Author dengan LIKE & COMENTAR kalian 🥰🥰
Love U All❤🖤
__ADS_1