
Raffa dan Chris melangkah kembali kemobil dengan rasa kecewa dan marah, Raffa merasa dirinya begitu bodoh bisa termakan permainan orang orang itu begitu saja.
"Kita kembali ketempat kejadian pagi tadi" perintah Raffa, saat ini mereka telah berada didalam mobil.
Raffa merasa belum puas jika belum menemukan pelakunya dan memberi pelajaran pada mereka, Raffa akan mencari dan menemukan para pelaku itu hari ini juga.
20 menit berlalu, Chris dan Raffa telah sampai dilokasi kejadian yang dialami Raffa pagi tadi, mereka berdua pun mulai mencari petunjuk yang bisa membawa mereka menemukan para pelaku itu, Raffa dan Chris terus melayang pandangan mencari Cctv disekiran tempat itu, tapi sayang tidak ada satu Cctv pun yang mereka temui disekitaran situ.
"Siiiaaallll" ucap Raffa, ketika merasa mereka telah dikelabui.
Tak jauh dari lokasi kejadian itu terdapat sebuah Restoran mewah yang bisa dipastikan ada CCtv yang mengarah kearah mereka, Raffa dan Chris saling berpandangan, seperti memiliki pemikiran yang sama, kedua pria itu pun melangkah cepat menuju Restoran itu.
Tanpan berbasa basi Chris langsung memberitahukan tujuan mereka kesitu, manager Restoran yang mengenal betul siapa dua pria yang sadang berdiri dihadapannya itu langsung mempersilakan Raffa dan Chris menuju ruangan Cctv.
"Silakan Tuan" ucap manager itu sopan mempersilakan Raffa dan Chris masuk, dalam ruangan Cctv itu terdapat seorang pria yang memakai pakaian Securyti dan duduk menghadap layar monitor.
Mata kedua pria tampan itu terlihat jeli menatap layar monitor yang sedang menyala dihadapan mereka, tidak ada tanda tanda mencurigakan dari isi vidio itu, semua tampak mulus tidak ada kesalahan atau petunjuk apapun. Sepertinya orang yang menjebak Raffa telah mempersiapkan semuanya sesempuna mungkin.
"Stop, coba di zoom" ucap Raffa menahan tangan securyti itu yang sedang memegang mouse, Securyti itu menurut dan melakukan sesuai permitaan Raffa.
Raffa mulai memperhatikan kejadian pada saat dua orang datang dan mengaku sebagai anak dari nenek yang ia tambarak itu, Raffa yang melihat dua orang itu datang dengan mengendarai motor pun langsung memperhatikan plat motornya. Chris yang paham dengan keadaan langsung memotret plat motor itu dari layar monitor, lalu mengirimkannya pada orang kepercayaan mereka untuk segera dilacak.
Karena tidak ada bukti apapun lagi, Raffa dan Chris pun keluar dari ruangan Cctv itu, tak butuh waktu lama orag kepercaya Chris pun telah mendapatkan nama dan alamat motor para pelaku itu.
Tanpa menunggu lagi Chris langsung melajukan mobilnya kealamat yang dikirim oleh orang orangnya, hampir sejam mereka menempuh perjalanan akhirnya mereka pun tiba dialamat yang dituju, karena tempat itu memasuki gang Raffa dan Chris harus turun dari mobil dan berjalan masuk kedalam.
Dari jarak 5 meter, Raffa dan Chris bisa melihat dengan jelas motor yang mereka cari sedang terpakir dihalaman sebuah rumah sederhana, kedua pria itu pun lebih mempercapat langkah kaki mereka.
Beberapa kali Chris menggedor pintu rumah itu, tapi tidak ada seorang pun yang keluar dari dalam rumah itu, sampai akhirnya tetangga datang menghapiri mereka berduam
"Cari siapa Pak?" tanya tetangga itu.
__ADS_1
"Pemilik rumah ini kemana ya Bu?" tanya Chris.
"Rumah ini sudah lama tidak berpenghuni Pak, pemiliknya sudah lama meninggal" sahut tetangga itu yang teryata adalah seorang ibu ibu.
"Lalu motor ini?" tanya Raffa, mulai terlihat emosi karena merasa lagi lagi dipermaikan.
"Motor ini sudah lama dijual sebelum pemiliknya meninggal Pak, tapi tadi pagi ada seorang pria yang datang dan memarkirkan motor itu disitu, lalu pria itu langsung pergi lagi" jelas ibu tetangga itu.
Setelah berterimakasi pada ibu itu, Raffa dan Chris pun kembali kemobil dengan eskpresi yang sulit diartikan.
"Bagaimana dengan meethingnya?" tanya Raffa, saat mereka telah berada didalam mobil.
"Klien marah besar dan membatal kerja samanya, sepertinya smua ini sudah direncanakan oleh mereka " sahut Chris.
Raffa menarik nafas dalam dengan kedua rahang mengeras, bagaimna bisa mereka dipermainkan seperti ini, lalu ingatannya tertuju pada sikap istrinya pagi tadi.
"Apa mungkin ini jawabannya atas sikap Chara pagi tadi?" batin nya bertanya.
Lama panggilan itu tersambung, namun tak kunjung diangkat oleh Chara, Raffa kembali mencobanya hinggal panggilan ketiga Chara pun belum juga mengangkat panggilanya, Raffa menatap layar ponselnya dengan dahi sedikit mengkerut, mungkin saja istrinya sedang tidur, begitulah isi pikiran Raffa.
Karena merasa tidak tenang Raffa pun menghubungi nomer telefon rumahnya, tak lama telefon itu tersambung seseorang pun mengucapkan halo dari balik telefon.
"Bu, dimana Chara?" tanya Raffa pada ibu Siska yang mengangkat telefonnya.
"Bukannya nak Raffa menyuruh orang untuk menjemput Chara?" sahut ibu Siska dari balik telefon.
"Maksud Ibu?" tanya Raffa karena belum paham.
"Tadi siang nak Aldi kesini menjemput Chara. Katanya nak Raffa yang memintanya menjemput Chara untuk makan siang berdua" jelas ibu Siska.
"Apaaahhh" kaget Raffa sedikit berteriak, dan mulai panik
__ADS_1
"Apa yang terjadi Nak Raffa, dimana Chara?" tanya ibu Siska dengan nada kawatir.
"Ibu tenang dulu, semuanya baik baik saja, saya sedang dalam perjalanan pulang" sahut Raffa berusaha menenangkan agar ibu Siska tidak semakin kwatir, lalu memutuskan sambungan telefonya.
"Chris tamba kecepatan" ucap Raffa terlihat gelisah.
"Ada apa Tuan?" tanya Chris
"Chara tidak ada dirumah" sahut Raffa lalu menjelaskan percakapannya dengan ibu Siska pada Chris.
"Aldi" ucap Chris pelan dengan rahang mengeras, ia tak habis pikir Aldi berhianat pada mereka.
Chris melajukan mobil itu dengan kecepat tinggi, agar mereka cepat sampai dirumah, kedua pria itu sama sama terdiam seakan merenungi apa yang baru saja terjadi, mereka dengan mudah masuk dalam permainan itu.
Raffa dan Chris merasa benar benar bodoh kali ini, semua kejadian yang menimpa Raffa hanyalah sebagai umpan untuk memuluskan rencana para penjahat itu yang sebenarnya.
"Aaaakkkkk" Raffa menarik rambutnya frustasi memikirkan dimana istrinya sekarang apalagi Chara dalam keadaan hamil.
... :...
... :...
... :...
Trimakasi untuk kalian semua yang masi setia menunggu up ataupun yang baru mampir๐๐๐
Jangan lupa jempolnya digoyang untuk memberi LIKE, COMENTAR & VOTE ditambahin bunga dan jantung juga boleh ko๐คญ๐คญ๐๐.
Tarik nafas sebentar gengs, jangan tegang tegang cukup otor aja yang tegang saat ngetik๐๐.
Lobe U Allโค๐ค.
__ADS_1