Penantian CEO Tampan

Penantian CEO Tampan
30.# Diterima


__ADS_3

"Chara" panggil suara seorang wanita dari arah samping


Chara berhenti saat mendengar suara itu, suara yang tidak asing ditenganya, karena penasaran Chara pun menoleh.


Chara mematung, menatap tak percaya wanita yang Ia lihat, tampak Ibu nya sedang tersyum kearahnya sambil merentangkan kedua tangannya dengan mata berkaca kaca.


"Ibu" teriak Chara setelah sadar dan langsung berlari memeluk erat Ibunya


"Ibu tidak apa apa? bagaimana Ibu bisa ada disini?" tanyanya


Lalu melepas pelukannya dan memeriksa seliruh badan Ibunya.


Ibu Siska menggeleng sambil terseyum


"Ibu tidak apa sayang"


"Tapi foto Ibu" tanya Chara merasa bingung


Saat dalam perjalanan menuju tempat acara, pesan yang masuk ada foto Ibunya yang sedang diikat, dan bertuliskan jika ingin Ibunya selamat Chara diminta menolak lamaran itu dan pergi sejauh mungkin dari hidup Raffa.


"Jangan dikirkan, Ibu sudah disini, temuilah Tuan Raffa sebelum semuanya terlambat" ucap Ibu Siksa sambil mehapus sisa sisa air mata diwajah anaknya.


Chara menatap Ibunya dalam, entah apa yang ada dibenaknya.


"Pergilah, jangan biarkan Tuan Raffa menunggu lagi" ucap Ibu siska menyakinkan anaknya


Mendengar Ibunya begitu nyakin, Chara mengangguk sambil terseyum, dan langsung berlari kearah Raffa.


Chara meliha Raffa yang sedang berlutur lemas dibawa dengan kedua tangan mengepal.


"Raffa" panggil Chara


Raffa yang mendengar ucapan itu langsung tersadar, matanya melihat sepasang kaki berdiri tepat dihadapnya.


Perlahan Ia mengangkat muka, tampaklah Chara yang sedang terseyum dan mengulurkan tangan padanya.


Raffa tak percaya, apa itu benar benar Chara atau Ia hanya berhalusinasi, Ia meraih tangan itu lalu berdiri.


"Kamu kembali untukku?" tanyanya dengan mata berkaca kaca, perlahan tangannya meraih kedua pipi Chara.


Chara mengangguk terseyum dengan derai air mata


"Aku disini, dan tidak akan meninggalkan mu lagi" ucapa Chara sambil memegang tangan Raffa yang berada dipipinya.

__ADS_1


mendengan ucpan Chara, Raffa tersadar dan langsung membawa Chara kedalam pelukannya.


"Maafkan aku" ucap Chara dicela Raffa memeluknya.


"Tidak, aku yang seharusnya minta maaf, mungkin semua ini terlalu cepat untukmu, aku akan menunggu sampai kapan kau siap" sahut Raffa sambil melepas pelukannya.


Chara menggeleng lalu menyodokan tangan kanan, Raffa yang tidak mengerti maksud Chara lanhsung mencium punggung tangan Chara berkali.


Sudah puluhan kali Raffa mencium tangan itu namu Chara tak kunjung menurunkanya, Chara merasa gemas dengan ketidak pekaan Raffa, Chara pun membuka suara.


"Apa Anda tidak jadi melamar saya Tuan?"


Raffa yang baru menyadari maksud Chara terseyum lalu cepat cepat mengeluarkan kotak cicin dari kantong celananya.


Setelah menyematkan cincin itu dijari manis Chara, Raffa langsung mengendong Chara ala bridal Style lalu berputar putar penuh bahagia.


Sontak semua yang hadir disitu langsung bertepuk tangan, termasuk Rima dan Ibu Siska.


Chris yang melihat wajah bahagia Raffa merasa legah.


"Semoga sampai hari pernihan nanti tidak ada penghalang seperti ini lagi" batin Chris terus metap haru kebahagia Tuannya. sambil mengingat kejadian siang tadi.


...Flashback on...


Setelah sampai parkiran, Chirs langsung melanjukan mobil dengan kecepatan tinggi menuju kesebuah temapt, terlihat mobilnya memasuki sebuah bangunan mewah, setelah mobil itu terparkir dengan sempurna Chris langsung buru buru masuk kedalam.


"Tuan" sapa seorang palayan pria dirumah itu.


Chris mengangguk dan langsung naik keatas.


Tibalah chris disebuah depan pintu, dimana pintu itu hanya bisa dibuka olehnya, karena menggunkan scan wajahnya.


setelah Chris berdiri didepan pintu itu, pintu pun terbuka Chris langsung melangkah masuk, tampaklah disana berbagai macam senjata, dari yang kecil hinggap paling besar.


Chris mengambil 2 pistol, 5 isi ulung peluru, dan 5 pisau kecil, Chris benar benar gelap mata, ketenangan Tuan nya telah diusik, tak lupa Ia juga mengenakan rompi anti peluru.


Selesai bersiap, Chris langsung cepat cepat berlari menurini anak tangga, sambil mehungi anggotanya.


Chris melajuka mobilnya dengan kecepatan tinggi, mengejar mobil penculik yang hendak membawa Ibu Siska keluar kota.


"Stay on positian" ucap Chris pada handsfree ditelinganya


Chris yang telah berhasil mengejar para penjahat itu, langsung mengepungnya

__ADS_1


"Sialan, siapa yang brani menghalangi jalanku" ucap salah satu penjan yang berada paling depan


Karena telah dikepung, smua penjahat itu turun dari mobil dengan senjata ditangan masing masing.


"now" ucap Chris langsung keluar dari dalam mobil dengan kedua senjata ditangannya.


Aksi tembak tembakan pun terjadi ditemapt itu, semua anggota Chris bersembunyi dibali mobil, untuk menlindungi Chris yang sedang berjalan dengan gaganya mendekati penjahat penjahat itu.


Dalah hitingan menit smua penjahat itu jatuh bersimbah dara diaspal, namun tanpan mereka sadari masi ada 1 orang penjahat yang tersisa.


Satu tembakan pun lolos mengenai lengan Chris.


"Bos kau tidak apa apa?" tanya sala satu anggotanya.


"Tidak" sahutnya lalu berjalan kearah mobil yang ada Ibu Chara, tanpa mempedulikan luka dilengannya.


"Tuan lepaskan saya, saya buka orang kaya" mohon Ibu Siska karena berpikir Chris gerombolan perampok.


"Tenang, kami akan membantu Ibu" sahut Chris


Ibu Siska pun menurut, lalu turun mengikuti Chris.


Saat berada didalam mobil Chris mencerita semua kejadian pada Ibu Siska, penyebab Ia diculik.


Awalnya Ibu Chara menolak Chara berhubungan dengan Raffa, karena Ia takut kejadian seperti ini terjadi lagi, tapi Chirs berusaha menyakinkannya, bahwa Ia akan berdiri digaris paling depan untuk melindung mereka semua.


Chris pun menceritakan siapa Raffa sebenaranya, dengan segala kesabaran dan penantiannya selama 20 tahun, akhirnya Ibu Siska pun luluh, dan menerima hubungan mereka.


Tanpa menunggu lama Chris langsung membawa Ibu Siska kempat acara, untunglah Chara belum pergi dari tempat itu.


... Flashback of...


... :...


... :...


... :...


Trimakasi yang sudah setia menggu up atau pun yang baru mampir🙏🙏🙏


Nih Author langsung setor, soalnya dada Author gak kuat baca komen dipart sebelumnya😄😄✌..


Jangan pada kabur, dunia halu juga butu konflik gengsss,, Inagatkan pesan Kakek sabar itu Indah😘🥰

__ADS_1


Love u all❤🖤


__ADS_2