Penantian CEO Tampan

Penantian CEO Tampan
40.# Kerja sama


__ADS_3

Ibu Siska mengangguk mendengar ucap menantunya, lalu mereka pun diantar oleh para pengawal Chris hingga duduk didalam pesawat.


Setelah mengantarkan mertua nya, Raffa langsung pergi ke kantor karena ada meething penting yang harus ia persiapkan dengan perusahaan baru yang akan bekerja sama dengan perusahaannya.


Sementara Chara dan Rima, diantar pulang oleh salah satu orang kepercayaan Chris, karena hari sudah siang, Chara akan meluai bekerja lagi besok pagi.


Untuk memancing musu keluar Chara akan tetap bekerja dengan posisi yang sama, sebenarnya Raffa keberatan dengan ide Chris yang tetap membiarkan Chara bekerja dibagian kebersihan, tapi setelah dijelaskan oleh Chrih bahwa, agar musu tidak curiga maka maka Chara harus tetap pada posisinya.


Dan Chris juga mengatakan, dirinya akan lebih muda bertemu dengan istrinya tanpa ada yang curiga, mendengar penjelasan terakhir Chris Raffa langsung menyetujuinya.


...****************...


Sementar diperkiran sebuah Cafe mewah, seorang wanita cantik turun dari mobil dan berjalan dengan anggun masuk kedalam Cafe.


Saat matanya menangkap sosok yang ia cari, wanita itu pun langsung menuju kesana, wanita itu adalah Kayla, Kayla sedang janjian bertamu dengan pria yang pernah menemuinya di parkiran Restoran waktu itu.


"Katakan apa rencanamu, jangan coba coba mempermainkan ku Roy" ketus kayla pada pria itu, yang ternyata bernama Roy.


Kayla merasa dipermainkan oleh pria itu, bagaimna tidak, waktu pria itu meminta untuk mengikutinya ke Hotel, Roy bukannya membahas soal rencana kerja sama mereka, tapi Roy mala mengajaknya nya bercinta dengan alasan imbalan atas kerja sama mereka.


Kayla yang sudah sangat terobsesi dengan Raffa mampu melakukan apapun, asal ia bisa mendapatkan Raffa, dengan kehidupan bebas yang Kayla jalani diluar Negeri, bercinta satu malam dengan seorang pria bukanlah hal baru baginya, Kayla dengan muda melakukannya bahka ikut menikmatinya.


"Slowly baby, apa perlu kita mengulang malam panas itu agar kau lebih santai?" ucap pria bernama Roy itu sambil menatap nakal kearah Kayla.


"Tutup mulutmu, capat katankan" sahut Kayla dengan muka emosi.


"Baik lah dengarkan aku baik baik. Tugus mu mendekati wanita itu, ceritakan semua masa masa indahmu bersama Raffa padanya, katakan semua tentang perasaanmu pada Raffa, usahakan sedramatis mungkin agar Dia merasa iba padamu" jelas Roy panjng lebar.


"Katakan apa tujuanmu melakukan semua ini?" tanya Kayla serius.


"Tidak penting apa tujuanku, lakukan saja tugas mu bila ingin bersama orang yang kau cintai, sisanya menjadi urusanku" sahut Roy santai


"Apapun tujuan Anda, jangan sampai melukai Raffaku, karena aku tidak akan memaafkan Anda" ucap Kayla sambil mendekatkan wajahnya pada Roy lalu mengambil tas nya dan melangkah keluar dari Cafe itu.


"Tunggulah Tuan Aditama, permainan akan segera dimulai" ucap Roy terseyum licik sambil menatap kepergian Kayla, beberapa detik kemudian wajahnya berubah menjadi penuh dendam ketika bayangan seorang anak kecil menangis sendiri dipingggirr jalan sambil memanggil manggil ayah dan ibunya.


Setelah mengendalikan diri, Roy keluar dari Cafe itu dan melajukam mobilnya menuju suatu tempar.

__ADS_1


Roy Fernandes adalah pemimpin perusahaan Company profile, Roy lah orang yang selama ini mengincar Raffa, entah dendam apa yang ia simpan terhadap Raffa.


...****************...


"Sudah kau persiapkan semuanya?" tanya Raffa yang sedang duduk di kursi kebesarannya.


"Sudah Tuan" sahut Chirs.


"Bgaus, jangan sampai kita melakukan kesalahan" ucap Raffa


"Baik Tuan" sahut Chris lalu mengudurkan diri untuk memastikan lagi persiapan meething nanti.


30 menit berlalu, dari pintu masuk seorang pria bertubuh tegap berjalan memasuki gedung Aditama Group dengan satu tangan disaku celana dan kaca mata hitam melekat dimatnya dan diikuti oleh dua orang pria dibelakangnya.


"Selamat datang Tuan Fernandes, suata kehormatan bagi kami menyambut kedatangan Anda" ucap Chris sedikit membungkuk memberi hormat


"Mari saya antar, Tuan Raffa sudah menunggu kedatangan Anda" lanjut Chris lalu mempersilakan tuan Fernandea dan anak buahnya masuk kedalam lift.


Ting, pintu lift terbuka


Chris langsung membawa mereka keruangan rapat yang telah sediakan.


"Trimakasi Tuan Aditama, senang bertemu dengan Anda" sahut tuan Fernandes sambil menerima uluran tangan Raffa


"Silakan duduk" lanut Raffa mempersilakan duduk


Satu jam berlalu, Raffa telah menyelesaikan presentasi untung rugi berkerja sama dengan perusahaannya.


"Cukup menarik, saya tertarik bekejar sama tapi dengan satu syarat" ucap tuan Fernandes.


"Baik lah, katakan apa syaray Anda Tuan Fernandes?" tanya Raffa.


"Sala satu orang kepercayaan saya akan bekerja disini, untuk mengawasi jalannya kerja sama kita, bagaimna?" ucap tuan Fernandes.


"Tidak masala, itu bukan hal yang dilakukan, ada lagi siarat Anda Tuan Fernandes? tanya Raffa lagi.


"Tidak ada, saya rasa itu sudah cukup. Mana berkas yang harus saya tanda tangani?" sahut tuan Fernandes mantap.

__ADS_1


Chris pun langsung menyerahkan berkas yang harus ditanda tangani oleh tuan Fernandes.


"Ini Aldi, orang kepercayaanku yang akan bekerja disini" ucap tuan Fernandes memperkanal orang kepercayaanya, setelah menanda tangani berkas kontrak itu.


"Baik lah, selamat untuk kerja sama kita Tuan Fernandes, semoga semuanya berjalan lancar" ucap Raffa bersalaman dengan tuan Fernandes.


Roy mengangguk sambil sambil terseyum penuh kemenangan.


"Selamat untuk awal kehancuran anda Tuan Aditama" batin Roy, sambil menggoyang goyang tangan Raffa yang menyalaminya.


Selesai meething Roy pun langsung pergi meniggalkan gedung Aditama group.


******


Kini kedua pria tampan tapi dingin telah berada diruangan Raffa.


"Apa kau mengenali sesuatu darinya?" tanya Raffa pada Chris dengan ekspresi yang sulit diartikan.


Waktu di ruang meething Raffa berusha menahan diri, untuk tidak menghajar pria itu, melihat wajah pria itu bayangan Chara yang bersimbah darah kemabali muncul di kepalanya.


Kalau saja Raffa tau apa tujuan pria itu, dan sudah mempunyai cukup bukti, Raffa akan menghajarnya habis habisan, lalu menjobloskannya kedalam penjara.


"Tidak ada Tuan, mungkin Dia salah satu pesaing bisnis yang pernah Tuan kalahkan" sahut Chris.


"Terus memantaunya, jangan sampai kita kecolongan, sekarang cepatlah pesakan makan siang. Aku akan menyesaikan pekerjaanku" ucap Raffa lalu kembali kekursi kebesarannya.


Raffa ingin secepat mungkin menyelesaikan pekerjaannya, ia ingin segera pulang untuk bertemu istri tercintanya.


... :...


... :...


... :...


... Trimakasi yang sudah sabar menunggu up atau pun yang baru mampir🙏🙏🙏...


... Ingat selalu dukung Author dengan LIKE & COMENTAR kalian, agar Author lebih semangat up nya🥰🥰😘😘...

__ADS_1


... Love You All My Dear Reader❤🖤...


__ADS_2