Penantian CEO Tampan

Penantian CEO Tampan
58.# Tentang Chris


__ADS_3

"Oohh" ucap Chris lalu mengeluar beberapa lembar uang dan memberikannya pada si tukang bakso itu, lalu ia kembali kemobilnya dan menancap gas pulang kerumah.


Karena jalanan mulai sepih, Chris melajukan mobil sedikit cepat, tak butuh waktu lama Chris pun sampai dikawasan apartamen dimana ia tinggal.


Chris memiliki sebuah mansion yang tak kalah mewahnya dari mansion milik Raffa. Dimansionnya, Chris memperkerjakan beberapa pelayan untuk menjaga dan membersikan mansion itu, dari penjaga gerbang hingga tukang kebun semuanya berjumlah 25 orang, Chris hanya sesekali berkunjung kemansionnya untuk memastikan keadaan disana lalu ia pergi lagi.


Chris lebih memilih tinggal di apartamen karena ia tidak suka jika ada banyak orang disekelilingnya, pria lebih senang menyendiri apalagi saat saat pulang kerja, lebih tepatnya Chris membutuhkan ketenangan.


Raffa terkenal dingin dan tertutup namum siapa sangka sekertarisnya jauh lebih tertutup darinya, Chris tidak mengijikan siapa pun untuk masuki apartamennya apalagi memasuki kehidupan pribadinya, Chris hanya menugaskan seorang pelayan untuk membersikan apartamennya disiang hari, itu pun salah satu pelayan tertua yang bekerja di mansionnya.


Chirs benar benar tertutup, dari kisah masalalunya yang kelamnya membuat dirinya tidak percaya pada siapapun, bagi Chris semua orang adalah penjilat, mendakat ketika ada maunya atau pun ada apanya, Chris hanya mempercayai satu orang yaitu Raffa.


Ting, pinti lift terbuka.


Chris telah sampai didepan pintu unit apartamennya, setelah memasukan kode akses pintu pun membuka, Chris berjalan masuk dan langsung menuju kamarnya.


Tampak pria tampan itu sedang membuka jasnya, lalu menggulung lengan bajunya, dan berjalan masuk kekamar mandi untuk membersihkan diri.


15 menit telah berlalu Chris telah selesai mandi, pria tampan itu berjalan keluar dari kamar mandi dengan handuk putih yang melilit dipinggangnya, bentuk tubuh atletisnya terlihat jelas menunjukan bahwa pria itu rajin berolaraga.


Chris berjalan kearah kaca besar yang berada disemping ranjangnya, lalu ia mulai berpose ala ala atlet binaraga, sudut bibirnya terangkat membetuk sebuah senyuman manis, tampaknya ia merasa puas dengan hasil olaraganya selama ini, namun sedetik kemudian seyuman itu lenyap begitu saja, dahi sedikit mengkerut ketika mengingat permintaan nona Chara siang tadi.


Chris memajukan mukanya lebih dekat kekaca, ia memperhatikan rahang kiri dan kananya, lalu mulai berlatih seyum, semua jenis seyuman sudah ia lalukan dari seyum simpul hingga seyum lepas, tapi tak ada satu seyum pun yang ia rasa cocok diwajahnya.


Chris menggelangkan kepala dengan muka sedikit kesal, lalu ia berjalan kearah lemari untuk mengambil pakiannya, setelah mengganti baju, Chris langsung naik keatas ranjang untuk mengistirahatkan otot ototnya, tak butuh waktu lama pria tampan itu telah masuk kealam mimpinya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Pagi yang cerah kembali menyapa para penghuni bumi, mentari pagi yang mulia menembus gorden jendela kamar, tidak mengurungkan niat seorang wanita yang masi meringkuk dibawa selimut untuk bangun.


Chara semakin masuk kedalam selimut, rasa ia malas sekali untuk bangun pagi ini, bahkan pikirannya untuk kerja pun tidak mampu membangunnyakan dari kasur empuk itu.


Raffa yang baru selesai berolaraga, terlihat berjalan kearah ruang makan untuk mengambil minuman.


"Bi dimana istriku?" tanya Raffa pada bi Ira yang sedang menata makanan diatas meja


"Nona muda belum turun Tuan" sahut bi Ira sopan


Tanpa menjawab ucapa bi Ira, Raffa langsung berjalan menaiki anak tangga menuju kamar, saat membuka pintu matanya melihat sang istri tercinta masi terlelap dibawa selimut.


Raffa mendekat lalu menyentuh kening Chara, dahinya mengkerut tidak biasanya istrinya bangun sesiang itu.


"Sayang ayo bangun, ini udah jam 7" ucap Raffa sambil menoel noel hidung Chara.


"Kamu kelelahan? yaa udah hari kamu gak usah kerja dulu ya" ucap Raffa sambil mengelus lembut kepapa Chara.


Mendengar ucapan suaminya sontak saja Chara bangun dan langsung tertududuk, matanya menatap tajam pada Raffa yang berada disampingnya.


"Apa katamu barusan? aku disuruh diam dirumah gitu? biar apa? biar kamu bisa bebas main mata sama karyawan wanitamu dikantor? omel Chara panjang lebar, entah apa yang ada didepalanya.


"Haaah?" ucap Raffa dengan muka bingung ketika mendengar perkataan istrinya.


"Gitu ya kamu, belum juga 3 bulan nikah udah mau macam macam aja" lanjut Chara dengan nada sedikit bergetar dan meneteskan air mata begitu saja.


Raffa terkejut melihat Chara yang tiba tiba memangis, apa mungkin perkataannya itu melukai perasaan Chara.

__ADS_1


"Sayang, heeii jangan menangis, maaf jika kata kataku menyinggung mu. Percayalah aku hanya mencintaimu, dan aku hanya mau melihat dirimu" ucap Raffa sambil memegang bahu bahu Chara, karena wanita itu telah membelakanginya.


mendengar ucapa suaminya, Chara langsung menghentikan tangisannya, lalu berbalik menghadap Raffa.


"Benaran kamu gak akan macam macam dibelakangku?" tanya Chara memastikan masi sedikit cemberut.


"Benaran sayang, cubit telingaku kalo aku macam macam" ucap Raffa sambil memegang kedua telinganya.


"Enak bener cuman cubit telinga, ini sosi lo gua cincang jadiin nasi goreng" ucap Chara menunjuk kearah bawa celana suaminya.


"Sayang" ucap Raffa menelan kasar silavanya dengan kedua tangan menutup dibawa celananya.


Chara tertawa puas melihat expresi suaminya, entah kenapa ia merasa senang melihat wajah takut sumuanya, lalu ia berjalan kekamarmandi.


"Kamu mulai nakal ya kerjain suami" ucap Raffa mengejar istrinya lalu menggendongnya kedalam kamar mandi dan langsung mengunci pintunya, pasangan suami istri itu pun mandi bersama dan melakuka apa yang ingin mereka lakukan.


...:...


...:...


...:...


Trimakasi semua yang sudah setia menunggu up atau pun yang baru mampir🙏🙏🙏


Jangan lupa dukung Author selalu dengan LIKE & CONMENTAR kalian, hari ini Author gak mau seraka dulu jadi gak minta VOTE, tapi kalo dikasi Author mau koh😆😆😆( Sama aja bohong😜😜)


Ingat ya pesan Ibu, berbagi dan bersabar itu Ibadah🥰🥰😘

__ADS_1


Love U All❤🖤


__ADS_2