
Untuk merayakan kebahagia mereka, Roy mengajak mereka semunya makan bersama dipinggir pantai besok sore, semua tampak setuju tapi para orang tua memilih untuk tinggal dirumah, karena merasa angin pantai tidak bagus untuk kesehatan mereka.
Selesai berbincang, Roy dan Rima berpamitan untuk pulang, karena sudah larut malam Chara meminta tolong pada Roy untuk menantar Rima pulang.
"Motornya tinggalin aja disini Ri, lo pulangnya sama Bang Roy aja, diantar pake mobil" ucap Chara
Rima ingin menolak, tapi ibu Siska dan yang lain pun setuju dengan ucapa Chara, akhirnya Rima menurut dan hendak pulang bersama Roy.
Chris melangkah keluar dari dalam, tanpan berbasa basi lagi pria itu langsung memegang tangan Rima.
"Biar saya saja yang mengantar Rima" ucap Chris langsung menarik Rima membawa kembilnya.
Roy mengangkat kedua bahunya pada Raffa dan Chara yang berada disitu, lalu berjalan masuk kemobilnya.
"Ada apa dengan sekertarismu?" tanya Chara.
"Biarkan saja itu urusan anak muda, ayo masuk" sahut Chara sambil merangkul istrinya membawa masuk kedalam rumah, sementara Chara yang semakin bingung mendengar jawaban suaminya.
Dalam perjalanan pulang, tidak ada pembicaraan diantara mereka berdua. Hening, itulah yang menjadi teman dalam perjalanan mereka, sampai akhirnya mobil itu sampai dihalaman rumah Rima.
"Trimakasi" ucap Rima lalu keluar dari dalam mobil Chris
"Hemmmm" sahut pria dingin itu lalu melajukan mobilnya pulang.
"Tuh orang kenapa sih, susah skali ditebak" ucap Rima merasa bingung dengan sikap Chris, lalu melangkah maksuk kedalam rumahnya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Weekend adalah hari libur untuk sebagian besar para pekerja, bayak diantara mereka yang menghabiskan waktu bersama keluaga dirumah atau pun pergi berjalan jalan keluar. Dan ada juga yang menghabiskan weekendnya dengan tiduran sepanjang hari atau bermalas malasan didalam kamar, tentu hal itu hanya dilakukan oleh mereka yang masih berstatus single saja.
Bedahalnya dengan si pemilik nama lengkap Christian Grey itu, pria dingin yang sering disapa Chris atau yang dikenal semua orang sebagai tangan kanan pimimpin Aditama Group.
Biasanya ditiap weekend Chris akan menghabiskan waktunya untuk berolaraga dan melakukan hal hal positif lainnya, tetapi tidak untuk kali ini, Chris benar benar tidak mengharapakan weeken kali ini, pasalnya hati dan pikiran sedang betarung keras untuk menetukan pilihannya.
Chris terus memperhati kertas yang ada ditangannya, sudah puluhan kali ia membaca isi kertas itu, berkali kali juga ia memperhatikan jam dinding yang kini sudah menunjukan pukul 04:30 sore hari, artinya Chris hanya memiliki waktu 30 menit untuk bertemu dengan wanita masalalunya.
Jujur saja Chris penasaran ingin bertemu dengan wanita itu, selain untuk menanya alasana kenapa wanita itu meninggalkannya, Chris juga ingin memastikan perasaannya.
Setelah berpikir keras akhirnya Chris memutuskan untuk pergi kesana, karena waktu yang ia punya tidak banyak Chris memutuskan untuk menggunakan motor Harleynya.
30 menit berlalu, akhir Chris sampai ditempat biasa yang sering ia habiskan waktu bersama wanita masalalunya, Chris melihat jam ditangannya ternyata ia telah telat hampir 30 menit, Chris terlihat sedikit kecewa ketika tidak menemukan sosok yang ia cari.
__ADS_1
"Kau selalu saja terlambat" suara itu terdengar jelas dan tidak asing ditelinga Chris, pria itu langsung membalikan badannya.
Chris menatap mala pada wanita yang beridir dihadapanya, tampak wanita itu sudah sangat berubah dari 5 tahun lalu, rambutnya tak lagi pendek dan penampilan lebih terlihat berkelas dari sebelumnya, namun hal yang membuat Chris merasa aneh kenapa hatinya biasa saja saat melihat wanita itu, entah kenapa Chris mala memikirkan Rima dan merasa bersala pada gadis itu.
"Bagaimana kabarmu?" tanya Chris tetap berdiri ditempat.
"Aku baik, kami sendiri?" ucap Anggi sambil berjalan mendekat kearah Chris.
"Aku merindukanmu" spotan Anggi langsung memeluk Chris.
Chris mengerutkan dahinya, merasa wanita itu sudah sangat berubah, karena dengan lancangnya memeluk dirinya.
"Iiihh masi kaku aja, ayo ikut" ucap Anggi sambil melepas pelukannya lalu mengaja Chris ke sebuah tempat yang telah ia persiapkan.
"Surprise" ucap Anggi sambil menujukan meja dinner yang telah ia persiapkannya.
"Ayoo duduk" lanjut Anggi menarikan kursi untuk Chris.
Chris diam dan menurut pada wanita itu, entah apa yang ia pikirkan yang pasti Chris tidak menikmati semua itu, mereka berdua pun mulai makan bersama.
Selesai makan, Anggi mengajak Chris untuk berdansa, rupanya wanita itu telah mempersiapkan semuanya dengan baik.
"Maafkan aku karena pergi tanpa kabar, tapi percayalah aku melakukan semua itu demi masadepanku, dan sekarang aku kembali untukmu" lanjut Anggi terseyum diakhir kalimatnya.
Chris tak berucap apapun, ia membiarkan wanita itu untuk melakukan apapun yang ia mau, Chris ingin menguji perasaannya sendiri.
"Aku mau kita dekat seperti dulu lagi, tapi kali ini aku mau hubungan kita ada kejelasan" ucap Anggi lagi lalu menghentikan dansa mereka.
Anggi menatap lekat wajah Chris yang juga menatapnya.
"Aku mau kita berpacaran" lanjut Anggi, gadis itu dengan beraninya menarik tengkuk Chris dan hendak menciumnya.
"Maaf, aku tidak bisa" ucap Chris sambil mendorong pelan tubuh Anggi.
"Kenapa? bukanya kau mencintaiku?" tanya Anggi tak percaya.
"Mungkin itu dulu Anggi, sekarang sudah ada orang lain yang menempati hatiku. Maaf aku harus pergi sekarang" ucap Chris lalu melangkah pergi begitu saja tanpa mempedulikan Anggi yang terus saja memanggil namanya.
Tanpa Chris sadari sepasang mata memantau mereka sejak tadi, Rima menutup mulutnya tak percaya ketika mengenali wajah gadisnya itu, wajah yang sama yang pernah ia lihat didalam vidio milik Chris. Rima yang tak sanggup ketika melihat Anggi menarik tengkuk Chris, gadis itu langsung berlari meninggal tempat itu dengan berderai air mata.
Rima yang tidak mlihat kejdian itu sampai akhir langsung salah paham begitu saja dan pergi dengan perasaan kacau.
__ADS_1
Saat Chris sedang berjalan menuju motornya, ponselnya berdering pertanda ada sebuah telefon masuk, Chris langsung menggeser tombol hijua ketika melihat Raffa yang menelpon.
"Apa?" kaget Chris saat mendengar Raffa mengatakan bahwa mereka berada dipantai yang sama denganya.
Setelah sambungan telefon itu terputus Chris langsung berlari kearah Raffa dan yang lainnya, Chris tak menyaka ternyata mereka berada ditemap yang sama.
"Dimana Rima?" tanya Chris saat ia sampai.
"Rima" sahut Chara sambil melihat sekelilingnya. Chara baru menyadari tidak melihat sahabatnya itu sajak tadi.
"Iyaa yaah dimana Rima" lanju Chara karena tidak menemuka Rima dimana pun.
"Sayang bukanya Rima tadi pamitan sama kamu buat beli minum" sahut Raffa.
"Astaga aku lupa, tapi kenapa dia lama skali?" ucap Chara sambil menepuk jidatnya.
"Kearah mana?" tanya Chris dengan nata kawatir, entah kenapa firasatnya semakin tak enak.
"kesana" sahut Chara sambil meunjuk kemana arah Rima pergi.
Deeeggggg
Persaan Chris smakin kacau, ia semakin yakin Rima melihat semua yang ia lakukan dengan Anggi.
"Kalian lanjutlah, aku akan cari Rima. kalau Dia balik kesini tolong hubungi aku" ucap Chris lalu melangkah pergi menyusuri jalan dimna Rima lewati.
Chara, Roy dan juga Aldi menatap heran pada sikap Chris, seakan bertanya ada apa dengan pria itu? sementara Raffa sendiri terlihat santai, Raffa samakin yakin Chris memiliki perasaan yang lebih pada Rima.
...:...
...:...
...:...
Trimakais yang sudah setia menunggu up, atau pun yang baru mampir🙏🙏🙏🙏
Jangan lupa dukungannya buat Author ya, dengan cara LIKE COMENTAR & VOTE🥰🥰🥰😘
Love U All❤🖤
__ADS_1