Penantian CEO Tampan

Penantian CEO Tampan
32.# Ciuaman


__ADS_3

Tok tok tok


"Masuk" ucap Raffa sambil melihat kearah pintu karena penasaran dengan siapa yang datang.


Cekleeeekkk pintu terbuka


Tampaklaahh Chara yang sedang terseyum lebar dengan memakai seragam OB dan sebuah paper bag ditanganya.


"Selamat pagi Tuan" ucapa Chara sopan.


Raffa yang tadi ingin marah langsung terseyum lebar dan langsung berjalan kearah Chara.


Tanpa berlama lama Raffa langsung membawa Chara kedalam pelukannya, sejenak Raffa menutup mata sambil menghirup wangi rambu wanita yang Ia rindukan dari semalam.


Belum puasa dengan berpelukan itu, Raffa menghujani wajab Chara dengan ciuamannya, berulang kali Raffa mencium kening, mata, pipi dan hidung, sesaat Ia berhenti pandangannya tertuju pada bibil mungil yang ada dihadapannya.


Perlahan Ia mendekatkan wajahnya lagi, dalam sekejap kedua bibi itu saling bertemu, Chara yang kaget matanya melotot lebar, Raffa terseyum lalu menutup mata Chara dengan tangannya dan langsung melancarkan akhirnya.


Chara yang memang masih polos, tidak membalas ciuman itu, setelah merasa puas Raffa pun melepas bibir mungil itu, lalu menempelkan dahinya pada dahi Chara.


Sambil terseyum Raffa membersihkan bibir Chara yang basah akibat ulahnya.


"Maaf" ucap Raffa lalu mencium kening Chara lagi.


Chara terseyum, pertanda Ia tidak protes dengan perlakuan Raffa.


"udah sarapan? nih Ibu nitip sarapan" ucap Chara sambil menunjukan paper bag ditangannya.


"Ibu mertua tau aja menantunya belum sarapan" ucap Raffa sambil merangkul bahu Chara lalu berjalan kesofa.


"Masih calon, kan belum dinikahin" protes Chara


"Ayoo" ucap Raffa sambil menggenggam tangan Chara.


"Kemana?" tanya Chara bingung.


"Pengen dinikahin kan?" tanya balik Raffa


"Mau, tapi gak sekarang juga kali, sekertaris Chris aja masi belum pulang dari rumah sakit" sahut Chara.


"Oh jadi setelah Chris pulang boleh langsung nikah?" tanya Raffa lagi.


"Gak tau, tanya dulu sama Ibu sana" sahut Chara.


"Yang mau nikah siapa?" tanya Raffa


"Aku" sahur Chara

__ADS_1


"Trus?" tanya Raffa lagi


"Maksudnya ijin dulu sama ibu, gitu aja gak paham" ucap Chara sambil memoyongkan bibirnya.


"Baiklaahh, bererti setelah dapat ijin dari ibu boleh langsung nikah?" lagi lagi Raffa bertanya.


"Iyaa gendut, bawel bangat sih, cepatan makan" sahut Chara sambil menyodorkan nasi yang telah Ia buka.


"Udah keren gini masi dikatai gendut" ucap Raffa lalu mengambil nasi itu dan langsung memakannya.


Chara terseyum mendengar ucapan Raffa.


"Entah kebaikan apa yang kulakukan dimasa lalu, sehingga Tuhan mengirimkanmu padaku" batin Chara menatap tak berkedip Raffa yang sedang makan disampinnya.


"Apa kamu mulai menyukai ku?" tanya Raffa tanpa menole karena Ia menyadari Chara yang sejak tadi melihatnya


"Apa siihh" sahut Chara dengan muka memerah karena ketahuan.


Setelah Raffa selesai makan, Chara berpamitan keluar untuk melanjutkan pekerjaanya, kini Chara sedang berjalan keruang karyawan untuk mengambil peralatan bersih bersih.


"Wah wah wah ini Dia upik abu rasa sindirela" ucap Beti menyetop langkah Chara.


Chara yang mendengan ucapa Beti itu memutar bola mata jengah, tak ingin meladenin ucapan Beti Chara pun hendak melanjukan jalannya.


"Ada ya orang ke elu yang gak tau malu, udah berhari hari gak masuk kerja masi punya muka juga balik kisini" ucapa salah satu teman OB yang tidak menyukai Chara juga.


Beti semakin geram melihat tingkah Chara.


"Tunggu saja kau OB sialan, kali ini akan ku buat kau tidak brani angkat muka didepan umum" batin Beti dengan rahang mengeras sambil meramas kedua tangannya.


Entah apa lagi yang akan direncanakan Beti.


...****************...


Sementara disebuah rumah mewah, seorang pria sedang mengamuk, pria itu melempar habis semua isi rumah seperti orang gila.


"Sekertaris sialan, lagi lagi kau menggagalkan rencanaku" ucap pria itu lalu membanting guci mahal yang ada didepannya.


"Cari tau siapa penghianat diantara kalian, dan bawakan kepalanya kehadapanku" ucap pria itu dengan rahang mengeras sambil menarik kerah baju salah satu orang kepercayaannya.


"Baik Tuan" sahut orang itu lalu melangkah keluar meninggal rumah mewah yang sudah seperti kapal pecah itu


"Tuan Raffa Aditama kali ini kau boleh terseyum bahagia, tapi selanjutnya akan ku pastikan kau menangis darah" uca pria itu dengan mata penuh dendam, sambil memecahkan 1 gelas dalam genggamannya.


...****************...


Jam dinding menunjukan pukul 12:00 siang hari, pertanda semua karyawan berhenti sejenak untuk memgisi energi mereka.

__ADS_1


Raffa dengan semangat menyesaikan pekerjaannya pagi tadi, karena mood booster nya berada bersamanya ditempat yang sama.


Raffa mengangkat sudut bibirnya membentuk sebuah terseyum ketika melihat jam tangannya menunjukan pukul 12:00, lalu Ia memegang gagang telefon dan menghubungi bagian HDR.


"Tolong panggilkan Cha, maksud saya Annie kerungan saya sekarang" ucap Raffa hampir salah sebut setelah telefon itu diangkat dan langsung menaruhnya kembali tanpa menunggu jawaban.


Sementara diruang karyawan Beti sedang mencari Chara untuk memintanya membelikan makan siang.


"Heehh OB tolong belikan aku makan siang" ucap Beti sambil menyerahkan selembar uang.


Karena bertepatan dengan Chara yang ingin mencari makan diluar, Chara pun tidak protes dan hendak mengambil uang itu dari tangan Beti.


Namum belum sempat tangan Chara menyuntuh uang itu, Beti sudah melepasnya terlebih dahulu.


"Uupppsss sorry gak sengaja" ucap Beti setelah dengan sengaja melepas uang itu.


"Annie" panggil Ibu Dian manager HDR menghentika Chara yang sedang menunduk hendak mengambil uang itu.


"Kamu diminta keruangan Tuan Raffa sekarang" lanjut Ibu Dian


"Maafkan saya nona Beti, sepertinya panggilan Tuan Raffa lebih penting" ucap Chara terseyum mengejek kearah Beti yang mukanya mulai tidak beraturan karena Chara dipanggil keruangan Raffa.


Chara pun langsung berjalan keruang Raffa, Beti yang tak mau kalah pun langsung berjalan mengikuti Chara.


"Tuan Raffa Jika Anda membutuhkan sesuatu katakan padaku, aku siap melakukan apapun untuk" ucap Beti yang ikut menyerobot masuk keruangan Raffa.


Raffa mengerutkan dahinya mendengar ucapan Beti.


"Sudah selesai bicaranya? keluar sekarang" ucap Raffa


"Tapi Tuan Dia" sahut Beti sambil menujuk kearah Chara


"Selesaikan saja pekerjaamu tidak perlu mencampuri urusan orang lain" ucap Raffa lagi


Beti yang tak tau malu itu pun berjalan keluar sambil menatap tajam kearah Chara.


... :...


... :...


... :...


Trimakasi yang sudah setia menunggu up, atau pun yang baru mampir🙏🙏🙏🙏


Jangan lupan Dukung Author selalu dengan LIKE & COMENTAR kalian semua🥰🥰


Ingat selalu pesan Nenek berbagi itu indah😘😘

__ADS_1


Love U All❤🖤


__ADS_2