
Di suatu tempat di lembah yang tersembunyi
Tepatnya di sekte Langit Hitam
Malam sudah menunjukan waktu larut terlihat dari bulan yang bersinar terang
Meskipun malam sudah larut tapi di sekte kecil itu tak terlihat sepi
Malah sebaliknya keadaan di sekte itu cukup ramai
Sekitar 60 orang lebih terlihat sedang berkumpul membuat lingkaran di lapangan sekte itu
Di tengah-tengah mereka terlihat ada sebuah Altar yang terbuat dari Giok Hitam dengan dililit oleh rantai yang cukup besar
Mereka semua kinis terlihat dan terdengar seperti sedang merapalkan mantra-mantra aneh
Yang di pimpin oleh sesok manusia namun nemiliki dua tanduk di keningnya dan satu tanduknya terlihat hanya setengah saja
"Ohh Kaisar Iblis yang agung,Malam ini Hambamu akan membangkitkan Putra mu Raja Iblis,Wahai Kaisar Iblis yang agung hamba menyerahkan Tumbal untukmu pada malam ini sebagai tanda jika hamba bersungguh-sungguh dalam pengabdian ini,Tolong kau bangkitkan putramu untuk membalaskan dendamnya yang terpendam selama ini"Kata Si sesok aneh itu
"Wahai kaisar iblis yang agung bantu lah kami untuk membangkitkanya"Tambah sosok aneh itu
Setelah beres dengan kata-katanya si sesok yang di sebut Lopeng oleh Ta Mui itu bersujud tiga kali di hadapan Altar tersebut
Lalu di ikuti oleh semua yang ada di sana
"Giring tumbal itu sekarang"Perintah Lopeng kepada Mo Tian yang ada tepat di belakangnya
__ADS_1
Lalu Mo Tian pergi ke sebuah bangunan yang terdapat di sekte
Tak lama setelah itu ia keluar kembali sambil menggiring anak-anak yang terlihat masik kecil dan gadis-gadis perawan yang banyaknya sekitar 100 orang
Tawanan itu tak menunjukan exspresi apapun tatapanya kosong tak mengandung gairah hidup
Itu di sebabkan karna mereka semua sudah di berikan sebuah ramuan oleh pihak Sekte Langit Hitam
"Wahai Kaisar Iblis yang agung Persembahan untukmu sudah kami bawa"Kata Lopeng
Lalu Mo Tian mengumpulkan semua tawanan itu di dekat Altar tersebut
Setelah terkumpul di sana lopeng berkomat kamit seperti sedang membaca sesuatu namun tak tau apa itu lalu ia menggores tanganya dengan pisau kecil darah langsung keluar dari tanganya
Lalu ia meneteskan darah itu ke atas altar tersebut
"Semuanya cepat lakukan,kita harus cepat-cepat,Aku merasakan ada sesuatu yang mengancam kita"Kata Lopeng
Namun yang pasti setelah selesai Lopeng selesai dengan ritualnya itu Tiba-tiba saja langit bergemuruh dengan kilatan-kilatan petir hitamnya
Angin bertiup dengan kencang seperti akan menerbangkan apa saja yang ada di sana
"Wahai Kaisar Iblis yang agung terimalah persembahan dari hambamu ini"Teriak Lopeng di antara gemuruh petir itu
Tak selang beberapa lama langit tiba-tiba menghitam,Bulan yang tadinya terang seketika menghitam
Bumi bergoncang mengeluarkan suara bergemuruh yang menyeramkan
__ADS_1
Lalu petir tiba-tiba menyambar dengan kencang ke atas Altar tersebut yang menimbulkan kabut yang berwarna hitam
Tanah yang sudah bergoncang itu tiba-tiba terbelah dengan besar
Lalu terdengar suara jeritan dari anak-anak dan para wanita,Namun itu tak lama karna sekejap kemudian suara itu sudah tak terdengar lagi
Lambat laun kabut hitam itu pudar,Setelah kabut itu hilang terlihat di atas Altar sesok manusia sedang berdiri dengan gagahnya
Dan sekarang para anak-anak dan wanita disana sudah tak terlihat lagi,Tanah yang tadi terbelahpun sudah tak ada
Meskipun ia seperti seorang manusia namun di keningnya terdapat satu tanduk yang runcing yang menandakan jika di adalah seorang iblis
Jubah hitamnya berkibar karna tertiup angin yang kencang
"Hahahahaha,Lopengg ayahku sudah menerima persembahan darimu,Kini saatnya kau membuka segelnya aku sudah tak sabar untuk bebas kembali"Kata Sesok iblis itu
"Hamba laksanakan Tuan"Kata Lopeng
Lalu lopeng membaca sebuah mantra untuk membuka segelnya
Lopeng menggerak-gerakan tanganya dengab cukup lama
Setelah cukup lopeng mendekati Altar tersebut lalu menempelkan tanganya di atas altar itu
"Segel Iblis:Iblis menentang surga"
Seketika cahaya putih keluar dari Altar tersebut yang membuat siapa saja yang melihatnya menjadi silau
__ADS_1
#O
Sedangkan Di Lain Tempat