Pendekar Topeng Emas

Pendekar Topeng Emas
Santai


__ADS_3

Beberapa minggu setelah terpilihnya Yu Cheng sebagai pemimpin kultivator di benua awan keadaan kembali membaik


Kultivator Aliran Hitam menjadi waspada dengan terdengar kabar jika Kultivator Aliran Putih memiliki Pemimpin


Terlebih lagi Yu Cheng yang menjadi pemimpinya dikabarkan mampu mengimbangi Pertapa Suci


Semakin gegerlah Kultivator Aliran Hitam di Benua Awan,Sehingga beberapa minggu setelah itu terjadilah pertemuan dadakan para pemimpin sekte aliran hitam untuk membicarakan masalah yang sedang melanda mereka


#O


Sedangkan di istana kekaisaran


Terlihat keadaan tenang-tenang saja meskipun Kaisar sudah mengetahui jika Aliran Hitam sedang mengadakan pertemuan besar dadakan


Kini Kaisar bersama dengan keluarganya sedang santai di taman istana yang sangat indah dengan dipenuhi pohon bunga-bunga dan pohon buah-buahan


Terlihat Kaisar sedang mau makan buah Aple,Sedangkan Kin Rong istrinya sedang memperhatikan kedua putranya yang sedang bermain


Ya meskipun Sun Long dan Feng Yin sudah besar mereka masih suka bermain layaknya anak kecil


Tak jarang kedua pangeran Kekaisaran Tanah Surga ini sering membuat onar dan masalah di istana


"Ka coba aku lihat pusaka pemberian ayah itu,Masa pusaka tingkat dewa hanya sebuah seruling" Kata Feng Yin


Lali Sun Long mengeluarkan pusaka pemberian ayahnya itu


"Indah juga bentuknya,Aku suka meskipun ini sebuah seruling,Tapi indah juga buat di jadikan pajangan" Kata Sun Long

__ADS_1


"Hehehe itu lebih indah di jadikan pajangan daripada senjata ka" Kata Feng Yin


"Apa kau mau mencobanya,Bertarunglah denganku ayo" Tantang Sun Long


"Siapa takut ayo" Kata Feng Yin menyambut tantangan kakanya itu


Sun Long tersenyum mengerikan mendengar tantanganya di terima oleh adiknya itu


"Hehehe akan ku buat dia menangis hihihi" Batin Sun Long sambil menyeringai seperti serigala


"Ayo mulai" Kata Feng Yin


Keduanya langsung saring serang satu sama lain,Sun Long menyerang adiknya itu dengan menggunakan pusaka tingkat dewa sehingga ketika seruling itu di ayunkan


Terjadilah gelombang angin yang sangat kencang menerpa Feng Yin


Tapi Feng Yin sudah siap dengan datangnya serangan dari kakanya itu sehingga Gelombang Angin itu tak berpengaruh kepada Feng Yin karna kekuatan Fisiknya yang sudah di atas rata-rata


Sedangkan Feng An dan Kin Rong yang melihat tingkah kedua putranya itu hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya saja


"Long'er Yin'er kemari kalian berdua sudah dulu latihanya" Kata Feng An


Kedua putranya langsung mengehentikan perkelahianya itu


"Huhh mengganggu saja dasar orang tua" Umpat Sun Long karna kesenanganya di ganggu oleh ayahnya


Lalu keduanya menghampiri Feng An

__ADS_1


"Ada apa ayah" Kata mereka serempak


"Kompak amat kalian" Kata Feng An


"Ya memang kita harus Kompak bukan begitu adik" Kata Sun Long sambil menyenggol adiknya dengan tanganya


"Benar sekali" Jawab Feng Yin


"Yaaa baiklah kalian memang harus seperti itu,Ouyah Yin'er ayah mau memberikan kau sesuatu yang sudah ayah janjikan kemarin" Kata Feng An


Mata Feng Yin langsung berbinar mendengar perkataan ayahnya itu


"Wahh ayah apa kau serius" Kata Feng Yin


"Apa muka ayah terlihat sedang berbohong" Kata Feng An


"Hehehe tidak ayah" Kata Feng Yin


"Yasudah" Kata Feng An


Lalu terlihat Feng An mengeluarkan sesuatu dari cincin penyimpananya


Barang yang ia keluarkan adalah sebuah kitab yang dulu di berikan Dewi Giok Khayangan


"Wahh ayah bukankah ini kitab yang kau janjikan itu" Kata Feng Yin sambil memasang wajah berbinar dan tak sabar


"Benar ini adalah kitab yang ayah janjikan untukmu,Supaya kau bisa bertarung seperti kakamu" Kata Feng An

__ADS_1


"Hehehe ayah aku sudah bisa bertarung,Bukankah kita sering bertarung ka bersama para perajurit" Kata Feng Yin


"Betullll" Jawab Sun Long sambil mengacungkan Jempolnya


__ADS_2