Pendekar Topeng Emas

Pendekar Topeng Emas
Pertarungan Tak Bisa Di Hindari


__ADS_3

Feng An mentap tajam sesok kake tua yang mengaku jika diriny itu adalah Kaisar Benua Awan


Ia masih tak menyangka jika di benua yang melah ini memiliki sesok manusia yang mempunyai kekuatan begitu besar


"Apa kompensasi yang kau inginkan dari ku senior,Katakanlah selagi aku bisa melakukanya aku akan melaksanakanya"Kata Feng An masih dengan Exspresi kalem meskipun sebenarnya nafasnya masih terasa sesak meskipun tak sehebat tadi


"Bagus,Aku ingin kau melenyapkan kembali kekaisaran mu ini,Lalu kau bunuh bawahanmu yang sudah menghancurkan dua kekaisaran itu,Lalu setelah itu kau kelurgamu dan yang terakhir Kau Bunuh Dirimu Sendiri"Kata Kaisar Benua dengan mantap


Mendengar permintaan Kake tua itu sontak Feng An melotot tak percaya


Bagaimana mungkin ia bisa memberikan kompensasi seperti itu


"Maaf senior junior ini tak bisa melakukan permintaan senior tersebut"Kata Feng An


"Baiklah Kalau begitu biar aku saja yang melakukanya sendiri,Pertama-tama aku harus melenyapkanmu"Kata Kaisar Benua


Lalu terlihat kaisar benua mengangkat kedua tanganya ke atas


Seketika Aura kembali menjadi sangat mencekam bahkan melebihi Aura yang tadi


"Uhukk"


Sura batuk Feng An terdengar sepertinya ia terkena dampak Aura besar itu


Dan benar saja,Kini keadaan Feng An sedikit mengkhawatirkan,Wajahnya yang tampan putih bersih berubah menjadi aga memucat


Dari sela-sela bibirnya terlihat darah segar mengalir


"Hari ini aku terpaksa mengelurkan kembali kekutanku yang sudah ku pendam ribuan tahun lamanya ini"Kata Kaisar benua yang tiba-tiba saja suranya berubah bukan lagi terdengar seperti suara kake tua

__ADS_1


Melainkan suara orang Dewasa,Tapi penampilanya masih sesok kake tua


Dari telapak tangan Kaisar Benua terlihat memancar Cahaya putih yang menyilaukan mata siapapun yang melihatnya


Lalu ia menghentakan kakinya ke lantai yang sudah hancur


Sesaat kemudian Aura yang lebih besar lagi datang menerpa apapun yang ada di sana


Sehingga benda yang berjarak 100 meter jauhnya pun Hancur berkeping-keping terkena dampak Aura besar yang keluar dari tubuh kaisar benua


Tak terkecuali Feng An,Ia pun sama terkena dampak Aura tersebut sehingga dirinya terlempar cukup jauh menabrak bangunan sehingga bangunan itu roboh seketika


"Brakk"


"Akhhh"


Teriakan Feng An terdengar menyayat hati


Disusul dengan suara batuk,Lalu terlihat ia berdiri dengan tertatih-tatih


Bajunya sudah hancur terkoyak hanya menyisakan celananya Saja


Rambut putihnya terlihat acak-acakan,Dari bibirnya darah segar mengalir cukup banyak


Nafasnya memburu cukup cepat itu semua menandakan jika dirinya terluka dalam yang cukup parah


Sedangkan Kaisar Benua,Keadanya kini sungguh berubah


Cahaya putih itu lambat laun meredup,Lalu sesaat kemudian menampakam sesok manusia dewasa yang cukup tampan

__ADS_1


Pakaianya sangat bersih dan rapih bahkan terkesan sangat mewah


Jubah berwarna putih yang terbuat dari sutra,Berlukiskan Awan di sekitar jubah putih itu


Di atas kepalanya terpampang mahkota berukuran kecil yang terbuat dari mutiara menambah ketampanan wajahnya


Di tanganya terlihat ia memegang sebuah Kipas berwarna putih pula dengan lukisan Awan


Lalu ia berjalan dengan anggun menghampiri Feng An


"Hmmm ternyata kau masih bisa bertahan anak muda"Kata Pemuda itu yang tak lain adalah kaisar benua yang kini menjelma menjadi sesok yang sebenarnya


Sesok seorang Kaisar yang Agung


Aura yang menindas masih belum hilang sehingga keadaan Feng An bertambah Parah


"Se-senior dengarkan dulu penjelasan saya, Saya mempunyai alasan tertentu kenapa menghancurkan dua kekaisaran itu senior"Kata Feng An Terbata-bata


"Hahaha Alasan, Yaa Alasan dan aku sekarang ingin melenyapakanmu karna aku juga mempunyai alasan anak muda"Kata Kaisar Benua


Feng An tak mampu menjawb perkataan Kaisar Benua itu


"Mungkin tak ada cara lain,Aku tak ingin mati konyol oleh dia aku harus melawanya, Sial di Ranah Apa di sebenarnya kultivasinya itu kenapa aku tak bisa mengetahuinya"Batin Feng An


"Tamat lah riwayatmu manusia sombong"Kata Kaisar Benua menghentakan Kipasnya ke arah Feng An


Seketika Angin yang sangat besar menerjang Feng An


Tapi untung Feng An berhasil menghindarinya tepat waktu dengan menggunakan Ilmu Ruang Dan Waktunya

__ADS_1


"Hoho kau rupanya menguasai Ilmu Ruang Dan Waktu"Kata Kaisar Benua mengejek Feng An


__ADS_2